'Persahabatan yang tumbuh ketika praktek kerja lapangan.' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Sep 30, 2016 - Home of 20926 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Persahabatan yang tumbuh ketika praktek kerja lapangan.

By Julio Fernandez

submitted April 1, 2010

Categories: In Indonesian

Text Size:

TANAH-TANAH PERTANIAN YANG HABIS DIJUAL

Evan[Evander] terpaksa harus DO [drop out] karena orang-tuanya miskin, tidak ada biaya. Padahal Evan sudah kelas-2 high-school [SMU ?] dan di sekolahnya Evan termasuk anak yang cerdas dan pandai. Meskipun Evan sangat kecewa, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa,selain pasrah. Boleh jadi, secara diam-diam Evan sempat juga menangis atau sempat menangisi nasibnya.Tapi dengan menangis,tak ada yang akan berubah. Tetap saja orang-tuanya tidak punya biaya dan tetap saja Evan tak bisa sekolah.

Orang-tua Evan buruh tani dan sejak beberapa tahun sebelum Evan harus DO, memang berhektar-hektar tanah pertanian di desanya sudah diborong oleh orang-kota. Sehingga para buruh tani di desa itu dan desa-desa sekitarnya harus kehilangan mata-pencarian mereka.Kejadian semacam ini bukanlah yang pertama kalinya.Sudah pernah terjadi sebelumnya di daerah lain.Tapi tak pernah ada langkah apapun juga dari pemerintah yang bersangkutan, untuk mencegah munculnya kejadian seperti ini,baik dari Pemerintah Pusat [Central Government] apalagi dari Pemerintah Daerah[Local Government] yang para pejabatnya hanya sibuk mengurusi kantong sendiri dan kantong keluarga serta kerabatnya saja.

Demikianlah,kemiskinan menjadi lingkaran-setan[vicious circle - circulus vitiosus] yang seperti tidak pernah akan berakhir, diturunkan dari generasi ke generasi. Ayah dan Ibu Evan sempat tamat primary-school atau elementary-school [SD ?]. Tapi pendidikan yang rendah seperti itu agaknya tak cukup buat merubah nasib keluarga mereka. Untunglah mereka hanya punya seorang anak saja, sehingga beban ekonomi mereka tidak seberat jika mereka punya anak beberapa orang,

Sebelumnya, ada episode dalam kehidupan mereka dimana mereka bisa hidup cukup. Karena mereka sempat mengerjakan tanah seorang kaya yang baik hati. Orang kaya itu memberi modal untuk membeli rumah dan dagang kecil-kecilan. Tapi meskipun akhirnya rumah sempat terbeli,agaknya waktu tidak cukup untuk mengangkat ekonomi keluarga mereka.Sebab,si orang-kaya tiba-tiba meninggal dan hartanya dibagi di antara ahli-warisnya. Tanah-pertanian yang biasanya dikerjakan orang-tua Evan dengan bagi-hasil,tidak bisa lagi diolah karena sudah dijual para ahli waris dan hanya dijadikan lahan-tidur oleh pemiliknya yang baru. Rencana dagang kecil-kecilan juga batal dilaksanakan karena penyandang-dana untuk modal mereka meninggal dunia.Di awal episode itu Evan lahir dan ayahnya memberinya nama Evander, mengambil nama Evander Holyfield, nama petinju Amerika yang pernah terkenal pada masa itu. Ketika Evan naik ke kelas-2 SMU si orang-kaya pemilik tanah itu meninggal dunia akibat serangan-jantung. Kalau saja si pemilik-tanah itu tinggal di kota besar mungkin nyawanya bisa tertolong Tapi di desa tidak ada sarana kesehatan yang bisa mengatasi serangan jantung mendadak seperti itu.

Walaupun berasal dari desa dan dari keluarga miskin tapi Evan adalah seorang pemuda yang tampan. Meskipun ayah-ibu Evan penampilannya biasa-biasa saja - tapi Evan istimewa ! Mungkin Evan mewarisi ketampanan dari para nenek-moyang atau leluhurnya. Evan lahir di rumah, ditolong dukun, jadi tidak mungkin jika Evan adalah bayi yang tertukar.

Sejak di SLTP Evan sudah rajin menjaga fisiknya.Evan belajar dari seorang guru olah-raganya di SLTP yang menanamkan tentang pentingnya latihan fisik untuk menjaga kesehatan, kebugaran dan penampilan.Oleh karena itu,selain tampan, tubuh Evan juga bagus : atletis, ketat dan lumayan berotot! Seandainya saja ada pencari-bakat sinetron atau bakat artis yang sempat ketemu Evan,mungkin akan mengambil Evan untuk dibina menjadi aktor terkenal. Tapi rupanya tidak seperti itu yang terjadi pada Evan !

PRAKTEK KERJA LAPANGAN (FIELD WORK)

Untungnya [atau sialnya?] kejadian itu bersamaan dengan masuknya sekelompok mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan yang disebut praktek kerja lapangan atau field work.Seperti lazimnya pada masa-sialan itu maka para mahasiswa itu melakukan praktek lapangan dari bidang studi yang mereka tekuni di fakultas masing-masing dan penduduk desa diajak bekerjasama dengan mereka. Entah para mahasiswa itu dari jurusan apa saja.Ada di antaranya yang mengerjakan "proyek-proyek" di desa.Antara lain membuat batas-desa, jembatan di selokan, menggali parit-parit, membuat dinding sumur, dan mengaspal jalan-desa.Biaya untuk itu dikumpulkan dengan gotong-royong dan di antara mahasiswa itu juga ada yang membawa bahan bangunan dan uang.Di samping membangun sarana umum, ada juga mahasiswa yang mengumpulkan data [survei] sosial-ekonomi, bahasa, budaya, kesehatan dan pendidikan di kalangan penduduk.

Proyek-proyek itu dikerjakan bersama oleh penduduk desa,aparat desa dan para mahasiswa. Penduduk desa itu sudah mahfum bahwa sebagai orang-kota maka para mahasiswa itu banyak yang tidak bisa atau tidak biasa kerja kasar.Seperti mencangkul atau mengaduk semen. Di samping mereka tampak canggung, para mahasiswa itu juga cepat lelah. Tenaganya tidak sekuat orang desa. Meskipun ada juga di antara para mahasiswa yang tubuhnya cukup kuat dan mampu kerja keras dan kerja kasar.Mahasiswa yang kuat-kuat tubuhnya adalah mereka yang jadi anggota klub pencinta alam atau klub bela diri seperti : karate, kempo, yudo. dan binaraga. Ternyata di kampus mereka juga ada klub binaraga atau body building, sesuatu yang jarang dijumpai di kampus-kampus.

Para mahasiswa yang jadi anggota klub bela diri dan binaraga itu suka bekerja atau berkeliaran sambil bertelanjang-dada,sehingga tubuh-indah mereka yang ketat-berotot itu tampak nyata dan bermakna.Tanpa ragu, sekali-sekali mereka mengangkat tangannya ke atas untuk melakukan sesuatu,sehingga bulu-ketek mereka yang lebat dapat dilihat dengan jelas,tumbuh di dataran ketiaknya.Otot-lengan [biseps] mereka umumnya tampak besar, kekar, dan berotot. Terkesan jantan, kelaki-lakian dan amat menggoda! Ada kesan bahwa mereka lebih suka bertelanjang-dada.Mungkin karena mereka merasa lebih santai tanpa baju dan merasa tidak panas [tidak gerah] bekerja kasar dengan bertelanjang dada saja. Atau boleh-jadi mereka ingin memamerkan tubuh indah mereka dan juga bulu-ketek mereka yang lebat.

Ada sebagian laki-laki yang menganggap bulu-ketek mereka sebagai tanda-bukti kelaki-lakian.Pemuda-pemuda Filipina bangga dengan bulu-keteknya dan dalam buku-kenangan [memories] perguruan tinggi atau sekolah menengah atas [high-school] Filipina banyak alumni lelaki yang tampil dalam foto kenangan telanjang-dada dan tangan mereka sengaja diangkat ke atas untuk memamerkan bulu-keteknya. Persis seperti pose-favorit atau gaya-favorit foto lelaki homo di situs-situs homo-cabul internet ! Ta'i !

Mahasiswa yang suka telanjang-dada itu banyak yang otot tubuhnya sudah "jadi" dan otot-tubuhnya tampak amat ketat - sehingga puting-susu mereka terkesan tegang-melenting.Sebagian dari mereka tampak sekali-sekali meraba-raba atau mengelus-elus puting-susu mereka kiri dan kanan dengan ujung jemari mereka. Mungkin karena mereka merasa puting-susunya ketat, sehingga rasanya perlu diraba-raba.Atau boleh jadi mereka juga sedang mencari-cari atau merasakan kenikmatan surgawi yang ada di kedua puting-susu mereka itu ! Ta'i ! Jika para mahasiswa muda-remaja yang rata-rata berusia 20-an tahun itu sedang bekerja kasar,maka tampak tubuh mereka jadi berkilat-kilat oleh keringat yang membanjir.

Untunglah rombongan itu hanya terdiri dari mahasiwa [laki-laki] saya sehingga mereka tidak perlu merasa risih bertelanjang dada di hadapan teman yang lawan jenisnya. Meskipun, bisa jadi ada juga mahasiswa lelaki yang homosex di antara mereka dan mahasiswa homo ini tentu menikmati pemandangan yang lumayan merangsang dan membangkitkan gairah untuk onani [coli] pada malam harinya. Sedangkan bagi penduduk desa itu, lelaki berkeliaran bertelanjang-dada adalah hal biasa. Sebagian lelaki di desa itu juga ada yang suka telanjang dada saja di rumah atau waktu mereka sedang bekerja di kebun atau di ladang. Buat mereka adanya sekelompok mahasiswa yang berkeliaran telanjang-dada di desa mereka bukanlah sesuatu yang istimewa: Not a big deal !

BANG LUKAS.

Di antara anggota rombongan mahasiswa yang datang kerja lapangan di desa Evan ada seorang lelaki yang berwajah tampan dan berkulit putih bersih. Para mahasiswa sering bertanya atau minta pendapat laki-laki itu dan dia dipanggil dengan panggilan Mas Lukas atau Bang Lukas. Bisa jadi dia adalah pimpinan atau ketua kelompok mahasiswa itu atau mungkin dosen atau asisten dosen.

Bang Lukas selalu ikut bekerja membantu pelaksanaan proyek-proyek sialan itu dan dia juga termasuk yang suka bertelanjang dada.Tubuh Bang Lukas memang indah - atletis,ketat, berotot. Otot-dadanya amat menonjol ke depan dihiasi oleh sepasang puting-susu yang tegang-melenting. Lengannya [biseps], besar,kekar dan berotot,indah sekali. Pinggangnya ramping dan perutnya rata, tetapi dihiasi tonjolan otot-otot yang membentuk six-packs. Jika Bang Lukas oleh sesuatu hal mengangkat tangannya ke atas [untuk melakukan sesuatu],maka tampaklah bulu -keteknya yang lumayan lebat,tapi enak dilihat dan cukup merangsang! Mungkin pola perumbuhan bulu-ketek Bang Lukas mirip dengan pola pertumbuhan bulu-ketek Henky Setiawan - salah seorang pesinetron yang ganteng dan sexy yang sering muncul di siaran TV Swasta. Bulu ketek Bang Lukas yang berwarna hitam itu terjepit di bawah lengannya yang kekar dan putih bersih.Bulu-keteknya yang hitam itu kontras sekali dengan lengannya yang putih bersih ! Ta'i !

Bang Lukas selalu mengenakan celana blue-jeans bertelanjang-dada.Terkadang dia bekerja di proyek-proyek sialan itu tanpa alas-kaki. Bagian-bawah celananya kiri-kanan digulung sehingga bulu-kakinya yang indah dan hitam itu jadi kelihatan dan Bang Lukas terkesan makin jantan dan sexy saja!

Para mahasiswa sialan itu menginap di rumah-rumah penduduk.Kebetulan,meski orang-tua Evan miskin tapi rumahnya agak baik dan bersih. Maklumlah rumah-baru, walaupun hanya rumah desa.Karena itulah Bang Lukas menginap di rumah orang-tua Evan. Seperti umumnya rumah-rumah di desa itu,rumah orang-tua Evan juga hanya terdiri dari 3 bagian, yaitu : bagian depan, bagian tengah, dan bagian belakang yang merangkap dapur. Kamar mandi dan WC ada di luar dan letaknya terpisah dari rumah yang setengah-tembok dan setengah-papan itu. Pada malam hari Bang Lukas tidur bareng Evan di ruangan depan di atas balai-balai bambu yang hanya dialas tikar.Ada dua bantal unuk alas kepala.Balai-balai bambu itu biasa digunakan untuk duduk-duduk keluarga,Evan bahkan juga untuk duduk-makan dan menerima tamu. Kedua orang-tua Evan tidur di kamar tengah.

Sebagian penduduk desa mandi di pancuran, karena mereka tidak punya sumur. Air melimpah di desa itu, bersih dan berkualitas. Ada beberapa pancuran yang sering dipakai penduduk buat keperluan sehari-hari.Salah satu pancuran, agak terpencil lokasinya,sebab itu jarang dikunjungi penduduk.Agar tidak mengganggu aktifitas penduduk desa itu, maka Bang Lukas menganjurkan agar rombongan mahasiswa yang dipimpinnya itu memanfaatkan pancuran yang terpencil, meski letaknya sedikit lebih jauh. Kata Bang Lukas kepada para mahasiswa :

"Tidak apa-apa. Sedikit agak jauh. Sekalian olah-raga. Supaya kita bisa lebih leluasa". Tak jelas, apa yang dimaksud dengan kata-kata Bang Lukas :"Supaya kita bisa lebih leluasa".

Maka selama dua-bulan kerja-lapangan di desa itu para mahasiswa dan Bang Lukas datang ke pancuran itu dua kali sehari. Pagi-pagi sebelum mulai kegiatan, sekitar pukul 06:00 dan sore hari sekitar pukul 17:00. Mereka biasa berangkat bareng atau berkelompok sambil bercanda. Umumnya mereka berangkat ke pancuran bertelanjang-dada. Rata-rata mengenakan celana-pendek.Tetapi ada juga yang hanya bersarung-handuk. Walaupun di bawah handuknya mereka mungkin mengenakan kancut juga ! Ta'i !

Pada awal kerja lapangan , para mahasasiwa memasang dua buah WC [latrine slab] sekitar 10 meter dari pancuran. Mereka mendemonstrasikan kepada para penduduk desa itu bagaimana membuat latrine slab, memasang leher angsa dan membuat atau menggali septik tank. Kedua WC yang dijadikan sebagai peraga itu kemudian dimanfatkan oleh para mahasiswa selama mereka tinggal di desa, Kedua WC dipasang bersebelahan itu tidak dibuatkan atap atau tembok tetapi berada di balik semak-semak.

Karena tidak ada penduduk desa yang mandi di pancuran itu maka Bang Lukas dan para mahasiwanya tidak ragu untuk mandi telanjang-bulat saja. Mereka pun bergantian berak di WC bekas alat-peraga, juga bertelanjang bulat!Agar mereka dapat cebok, mereka membeli dua buah ember dan gayung plastik. Yang akan berak,berjalan ke WC membawa ember yang sudah diiisi air dan gayung supaya setelah berak mereka dapat cebok.

Sebagai orang-kota mereka sudah "cukup maju" dan menganggap tak masalah untuk telanjang-bulat di depan sesama laki-laki.Mereka mandi sambil bercanda, saling siram-siraman air atau pun membandingkan ukuran kontol dan biji-peler mereka atau mempersoalkan jembut atau bulu-ketek di antara mereka. Rupanya kebersamaan mereka selama kerja-lapangan di desa itu makin meng-erat-kan pertemanan mereka. Karena mereka semua sesama laki-laki, mereka juga tidak risih untuk membicarakan masalah sex, termasuk onani [coli, masturbasi].

Bahkan lama-kelamaan mereka pun tidak ragu untuk menyingkir ke balik semak-semak untuk sekedar onani melepaskan syahwat mereka yang sudah naik ke otak. Dengan demikian, setelah onani mereka dapat langsung mandi-junub di pancuran itu.Tak jarang ada mahasiswa yang baru selesai onani dan kontolnya tampak masih tegang dengan kepala kontol [glans penis] yang merah-membara dan berkilat karena pejuhnya baru-saja dimuncratkan dengan teramat nikmat dari lobang -kencingnya. Sekali-sekali ada mahasiswa - yang berteman dekat - yang ngeloco bareng, dua atau tiga orang, di balik semak.

Beberapa mahasiswa yang PD [Percaya Diri] dengan tenang,tanpa ragu, ngeloco di hadapan teman-temannya dan di hadapan Bang Lukas - tanpa membalikkan tubuhnya, melainkan mereka menghadapkan tubuhnya frontal, ke arah mereka yang ada di pancuran itu.Sehingga semua yang hadir disitu dapat melihat proses perlocoannya : pengocokan kontol sampai dengan saat tergelinjang-kejangnya tubuh mahasiswa itu sewaktu akan mencapai saat puncak syahwat dan pejuhnya dimunratkan keluar : CROOOOOOT! CROOOOOOOT! CROOOOOOT! Melihat temannya mencapai puncak syahwat seperti itu,sebagian mahasiswa lainnya jadi terangsang ingin ngeloco juga.Tapi karena mereka tidak cukup PD,maka mereka pun terpaksa pergi ke balik semak-semak untuk onani !

Mahasiswa yang disiplin dengan latihan fisik rutin mereka, tidak ragu untuk push up dan sit up ratusan kali dalam keadaan telanjang-bulat di rerumputan sekitar pancuran itu. Setelah selesai push up dan sit up telanjang-bulat begitu biasanya kontol mereka juga jadi tegang [ngaceng],tapi tampaknya mereka tidak merasa perlu untuk malu!Karena mereka laki-laki dan yang ada disitu lelaki semua! Bang Lukas termasuk anggota rombongan yang juga rajin push dan sit up ratusan kali sebelum mandi pagi dan sore tentu saja bertelanjang-bulat!Selesai praktek kerja lapangan ada salah seorang mahasiswa yang menceritakan pada temannya, katanya :

"Wah, waktu kerja-lapangan suasananya cowok banget !". .

PERTEMANAN DENGAN EVAN

Waktu rombongan mahasiswa itu masuk desa, Evan baru saja DO. Evan harus keluar dari sekolah, karena sudah enam-bulan tidak bayar uang sekolah.Secara teoritis seakan-akan Evan masih bisa sekolah - jika orang-tuanya mau mencari pinjaman uang.Tapi pada kenyataannya tidak seperti itu !Keluarga Evan sangat miskin. Berhutang hanya akan membuat mereka makin terpuruk, Selain itu,tidak ada orang yang mau meminjamkan uang pada buruh-tani [petani penggarap] miskin seperti mereka. Menjual rumah mereka juga bukan perbuatan bijak dan akan membuat mereka makin sengsara ! Di samping itu Evan harus membantu orang-tuanya untuk bertahan hidup.Ketiganya: ayahnya, ibunya dan Evan harus bekerja untuk mencari uang.

Sebetulnya, kedatangan rombongan mahasiswa itu meringankan beban keluarga Evan. Bang Lukas memberikan sejumlah uang kepada keluarga Evan. Ibu Evan juga mebantu memasak untuk sebagian rombongan mahasiswa itu - untuk makan tiga kali sehari.Jadi,paling tidak selama dua bulan itu keluarga Evan bisa makan cukup.

Hubungan pertemanan Bang Lukas dengan Evan juga makin erat. Keduanya punya banyak persamaan, meskipun beda umur mereka terpaut jauh.Evan umur jalan enam-belas tahun dan usia Bang Lukas hampir 30 tahun. Tidur bareng di atas balai-balai tiap malam dalam keadaan gelap-gulita juga makin mendekatkan kedua lelaki dewasa itu. Waktu tidur malam,Bang Lukas selalu menggenggam tangan Evan. Mula-mula Evan menganggap hal itu hanya "persahabatan-biasa saja".Tapi di malam-malam berikutnya Bang Lukas mulai suka memeluk lengan Evan yang kekar itu dan sekali-sekali Bang Lukas menciumi lengan dan jemari Evan dengan mesra !

Seminggu setelah mereka tidur bareng, Bang Lukas mulai melumat bibir Evan yang merah-merona ranum dan amat kelaki-lakian itu.Sebelum tidur, Evan selalu gosok gigi dan ..katanya ...Bang Lukas suka dengan bau harum pasta gigi Evan. Evan membiarkan saja perbuatan Bang Lukas itu. Mungkin karena Bang Lukas dianggap tamu.Bisa juga karena Bang Lukas sering memberinya uang.Akibatnya Evan jadi permissive !

Berikutnya, Bang Lukas sering memasukkan tangannya ke dalam kancut Evan dan memain-mainkan kontol Evan sampai kontol Evan jadi mengeras,ngaceng ! Evan selalu mandi bersama para mahasiswa dan Bang Lukas [telanjang-bulat] di pancuran yang terpencil itu.Karena itu Bang Evan sudah tahu bahwa kontol Evan berukuran besar - lebih besar dari ukuran kontol rata-rata lelaki kebanyakan dan kontol Evan disunat ketat [high and tight].

Suatu malam akibat kontol Evan dirangsang agak intens oleh Bang Lukas maka keterusan - sehingga pejuh Evan muncrat keluar - perlahan tapi pasti : CROOT! CROOT.. .CROOT ,..CROOT! Ketika itu Bang Lukas dapat merasakan denyutan di kontol Evan - saat kontol itu memancarkan pejuh-perdananya akibat diloco ! Bang Lukas dengan sengaja menampung muncratan pejuh Evan yang hangat itu dengan tangannya.Lalu,dengan diam-diam Bang Lukas menarik tangannya dan menjilati ceceran pejuh Evan yang ada telapak tangan, dengan lidahnya!Tentu saja Evan tidak tahu apa yang diperbuat Bang Lukas, karena kamar itu gelap gulita, Di rumah petani miskin itu belum ada aliran listrik dan lampu-minyak tanah yang biasa dipakai untuk penerang di rumah itu sudah dipadamkan untuk penghematan.Evan memang sudah beberapa kali mimpi basah tapi baru pertama kali itu dia merasakan kontolnya diloco. Evan memang belum pernah ngeloco ! Maklum umurnya baru enam-belas tahun.Evan memang masih dalam tahap awal "spermy youth" [masa remaja yang penuh pancaran pejuh].

Demikianlah, makin lama perbuatan Bang Lukas makin jauh ! Kontol Evan bukan hanya sering diloco Bang Lukas,pada malam hari waktu mereka tidur bareng,tapi sempat juga diisapnya [blow -job] ! Tentu saja sampai pejuh Evan muncrat tidak tertahankan :.. CROOOOOOOT..CROOOOOOOOOT! ..CROOOOOOOT! Evan amat menikmati diloco oelh Bnag Lukas seperti itu. Oleh karena itu pada malam-malam berikutnya,jika Bang Lukas mengobok kontolnya dia membiarkannya saja!

Diam-diam Bang Lukas sempat memperhatikan bahwa ternyata Evan mampu mengeluarkan pejuhnya tiap hari - bahkan lebih dari sekali dalam sehari. Suatu kali Bang Lukas juga sempat hampir menyodomi lobang-pantat [bo'ol] Evan.Tapi sebagai seorang dosen yang tahu psikologi dan andragogi [cara mendidik orang dewasa ], maka Bang Lukas tidak mau membuat Evan mengalami trauma karena merasakan sakitnya waktu silit [bool,lobang pantat] dirojok kontol!Oleh karena itu Bang Lukas hanya sekedar menggesek-gesekkan kontolnya di belahan pantat Evan sampai pejuh Bang Lukas keluar: CRROOOOT ! CRROOOT! CROOOOT! Agh !Nikmat juga ! Demikian, pikir Bang Lukas.

EPILOG

Akibat percabulan yang diperbuatnya setiap malam terhadap Evan, sang remaja tampan itu, agaknya Bang Lukas merasa tidak mungkin lagi berpisah dengan Evan. Maka seminggu sebelum praktek kerja lapangan itu berakhir, Bang Lukas minta Evan untuk pindah ke kota dan tinggal di rumah Bang Lukas, Bang Lukas akan membiayai sekolah Evan sampai tamat perguruan tinggi. Bukan itu saja, Bang Lukas juga akan memberi modal untuk berdagang kepada orang-tua Evan agar dapat melanjutkan rencana mereka - yang sempat terhambat - untuk mulai berdagang kecil-kecilan.

Demikianlah, agaknya kisah tentang EVan akan berakhr dengan happy ending. Apakah nanti ketika Evan tinggal di rumah Bang Lukas, setiap malam dia akan digauli, dicabuli, diloco, diisap kontolnya dan digosok belahan silitnya dengan kontol Bang Lukas ? Kita lihat saja nanti ! Let us wait and see ! Tentu saja kita berharap semua yang terbaik untuk Evan, orang-tua Evan dan tentu juga ....... untuk Bang Lukas sendiri, sang dosen ganteng dan atletis yang homosex itu !

Apakah Evan seorang lelaki straight, homosex atau bi-sex?Tidak jelas!Yang pasti Evan merasa lega[relieve] persoalan ekonomi keluarganya sudah diatasi dan dia bisa sekolah lagi. Meskipun Evan harus pindah sekolah ke kota dan dia harus menyesuaikan diri dengan pelajaran maupun pergaulan pola kota-besar. Demi masa depannya dia serahkan tubuh, kontol, dan silitnya untuk dinikmati Bang Lukas sepuas-puas nafsunya. Sekali-sekali, Bang Lukas juga minta Evan untuk menyedot kontolnya dan Evan lama-lama sudah terbiasa mengisap kontol Bang Lukas. Untunglah Bang Lukas bukan lelaki homosex sadis. Jadi,Evan tidak perlu merasakan lecutan-cemeti, tamparan, pukulan,sengatan listik atau pun tempelan besi-panas membara atau sundutan rokok menyala. Pola sunat kontol Evan juga sudah high and tight.Jadi,tak ada kulupnya yang tersisa sedikit pun. Semuanya sudah dikudung [dipotong] habis waktu dia sunat pada usia balita. Kebetulan waktu itu ada acara sunatan masal di desanya dan Evan disunat oleh dokter muda - mahasiswa kedokteran yang sedang praktek kerja lapangan dengan pola high and tight. Jadi tak ada alasan bagi Bang Lukas untuk menyunat ulang Evan secara militer [yang nyerinya luar biasa karena dilakukan tanpa anestesi itu] !

Agaknya sudah jadi nasib Evan hidupnya terkait dengan praktek kerja lapangan. Pada usia balita kulupnya disunat oleh mahasiswa waktu praktek kerja lapangan dan ketika dia remaja kontolnya dinikmati ketua rombongan mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan di desa asalnya ! Agh ! Tai !

[JULIO FERNANDEZ]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Julio Fernandez

ENRIKO ANAK TUNGGALEnriko anak tunggal. Ayahnya karyawan bank dan ibunya bekerja jadi sekretaris di suatu perwakilan negara asing [kedutaan]. Walaupun Enriko anak-tunggal tetapi dia mampu hidup mandiri, karena orang-tuanya mendidiknya untuk bisa mandiri.Oleh karena itu Enriko tidak pernah punya masalah dalam pergaulan dan Enriko tidak pernah merasa kesepian walaupun dia tak punya kakak... read more

PERKEMBANGAN KARIR BANG WILLYBang Willy adalah ajudan seorang pejabat. Tepatnya pejabat tinggi militer.Entah nasib apa yang membawa Bang Willy harus menjadi ajudan dalam karirnya di dunia militer.Tetapi Bang Willy tidak punya pilihan selain menjalankan perintah dengan sebaik-baiknya, jika dia tak mau terkena hukum disiplin militer. Waktu ituBang Willy berpangkat Letnan - entah Kapten... read more

MENCARI ORANG BERSIHSeperti lazimnya semua cowok-gay atau lelaki-homosex maka aku harus selalu berganti-ganti pasangan sex-sejenis. Itu bukan mauku.Hal itu terjadi karena lelakimemang punya naluri untuk terbang-bebas.Mereka tak mau dikungkung dirumah,seperti perempuan dan setiap hari dijadikan pemuas nafsu pasangan sesama jenisnya.Selain itu lobang-pantat diciptakan untuk saluran keluar... read more

LUKAS PEMUDA PILIHANLucas [dibaca... read more

DASWIN FERDYSebagai anggota aparat keamanan aku sering gemas melihat kelakuan para demonstran.Sialnya [atau untungnya?] aku justru ditugaskan di suatu kota besar dimana demo [demonstrasi] oleh siapa saja dengan alasan apa saja amat sering terjadi. Apakah itu demo pelajar, mahasiswa, pemuda, buruh, wanita, karyawan dan entah apa lagi. Dengan alasan kebebasan mengemukakan pendapat dan... read more

BINTARAAku baru dua tahun bertugas di dunia militer. Pangkatku hanya bintara.Sebetul-nya aku punya ijazah D-3, tapi apa daya?Peluang yang ada ketika aku lulus D-3hanya bintara [sersan, sergeant]. Aku tidak mau mengambil risiko menunggu-nunggu kesempatan mendapatkan pekerjaan lain, sementara kebetulan ketika itu ada peluang masuk tentara. Jadi jangan sampai aku bersikap seperti kata... read more

OPERASI MILITER DI PERBATASANAkhirnya kami tiba juga di tempat penugasan atau pos kami di pulau terluar. Adabeberapa pulau yang harus dijaga. Kesatuan kami adalah kesatuan setingkat kompi atau dalam Bahasa Inggris disebut: company.Markas kompi kami di daerahoperasi ini ditempatkan di pulau yang terdepan, terluar atau paling luar. Semua pulau yang berada dalam pengawalan atau penjagaan... read more

JATUH HATIPada dasarnya seorang cowok-gay atau lelaki-homosex macam aku tak pernah jatuh-cinta atau jatuh-hati pada seseorang [cowok] . Yang terjadi adalah, terbit nafsu atau muncul syahwat pada seorang lelaki yang disukainya. Demikian juga yang terjadi dalam diriku pada Fahri seorang pegawai baru atau karyawan baru.Waktu itu Fahri baru bekerja kira-kira tiga bulan di perusahaan... read more

MASUK SEKOLAH MILITERWalaupun orang-tuaku sudah kerja keras menyekolahkan aku, tetapi aku hanya bisa sekolah sampai tingkat SMU/ SMA [high-school]. Orang-tuaku tidak punyauang jutaan rupiah untuk membayar pendaftaran masuk perguruan tinggi. Jumlahuang yang harus disediakan untuk masuk perguruan tinggi [termasuk perguruan tinggi negeri ] tidak masuk akal sehatku dan tidak masuk otak... read more

DARAH BIRUOrang yang berdarah bangsawan [noblemen,nobility] sering disebut juga sebagaiorang yang berdarah biru [blue blood].Tidak semua lelaki berdarah biru berwajahtampan dan menawan. Ada yang berwajah biasa saja, bahkan ada juga yang buruk lupa [bertampang jelek].Orang yang berdarah bangsawan memang punya peluang berwajah tampan dan menawan,karena pada masa mereka masih punya... read more



BENGKEL LANGGANANSebetulnya aku jarang berurusan dengan bengkel. Sebab, secara periodik dua atau tiga tahun sekali aku selalu ganti mobil.Oleh sebab itu mobil yang aku miliki tidak sering ngadat dan tidak jago mogok.Di samping itu,aku selalu menyerahkanmaintenance[perawatan] mobilku pada bengkel yang memang mempunyai lisensi untuk merawat dan memperbaiki mobil yang sesuai dengan merek... read more

PAGI HARI YANG SEPISejak malam sebelumnya hujan sangat lebat, bahkan hingga pagi itu hujan masihturun rintik-rintik diseling dengan guyuran yang cukup lebat.Pagi itu kantor masih sepi,padahal jam sudah menunjukkan pukul 09:00.Mungkin jalanan banyak yangmacet.Atau boleh jadi banyak pegawai yang mencoba menunggu dan berharap hujan akan segera reda.Ataukah ada wilayah kota yang terkena... read more

DUNIA MAHASISWAMemasuki dunia mahasiswa merupakan... read more

VIVALDINamanya bagus, tapi agak aneh:... read more

BLOCK MANAGERJabatanku di hotel itu adalah Block Manager, suatu jabatan yang hanya ada di hotel itu.Tanggung-jawabku adalah mengurus atau mengelola... read more

AFRI SAHABATKUMenurut Afri dia lahir di salah satu negara di Afrika Timur. Itulah sebabnya orang-tuanya memberinya nama Afri dari kata... read more

ALDO [ REYNALDO ]Di dekat rumahku ada bakery atau bahasa lazimnya toko roti. Seperti umumnyatoko roti yang levelnya bakery maka toko-roti dekat rumahku itu cukup laku atau bahkan mungkin sangat laku. Padahal harga roti yang dijual di situ tidak murah. Tidak heran jika para pembelinya rata-rata orang kaya yang datang naik mobilmewah.Walaupun aku bukan orang-kaya,tapi sekali-sekali aku... read more

ANDRE PRADANA Andre adalah sahabatku sejak aku duduk di SMU [high-school].Nama aslinya Cun A Fong [ atau Tjun A Fong ]. Di rumahnya,Andre dipanggil... read more

JUFRISudah lama aku terpikat pada Jufri, pegawai baru itu. Terkadang aku bertanya-tanya,kenapa ada cowok yang aku jatuh hati padanya pada pandangan pertama.Padahal menurut seleraku rasanya Jufri tidak tampan, tetapi rasanya pandangan mataku tak ingin lepas dari wajah dan tubuhnya, setiap kali aku jumpa Jufri atau sewaktu dia lewat di depanku. Setelah aku pikir-pikir,mungkin tubuh Jufri... read more

ENERONamanya Enero, orang-tuanya memberi nama Enero,karena katanya dia lahir di bulan Januari.... read more



MAXMILLIANSeperti lazimnya sorang manusia, meskipun aku seorang cowok homosex [gay], aku juga bisa jatuh-hati atau jatuh-cinta [?] tanpa sebab. Kata orang aku terkena panah Amor. Itulah yang aku alami dengan Eliyan. Sebetulnya, nama panjang Eliyan adalah Maxmillian. Tapi di rumah dan di kantor dia dipanggil Eliyan.Seperti umumnya pemuda sekarang,Eliyan kerja sambil kuliah.Entah kuliah di... read more

KAMAL BIN SULTHAN AL MALIKITemanku Kamal Bin Sulthan Al Maliki adalah orang Arab asal suatu negara TimurTengah yang tidak perlu aku sebut namanya.Sebagai waga negara Arab yang kaya minyak maka Kamal boleh hidup bermewah-mewah nyaris tanpa kerja. Apalagi ia anggota Keluarga Kerajaan [Royal Family] yang berkuasa di negara Timur Tengah sialan itu.Kamal mendapat gaji atau tujangan yang... read more

ANAK PELAYANSebagai anak orang miskin atau berasal dari keluarga sederhana, aku tahu diri dan selalu berusaha menempatkan diri. Meskipun bukan anak orang-kaya tapi aku bukan anak bodoh, nyatanya aku sering juara kelas.Tapi karena terkendalabiaya maka aku harus kerja sambil kuliah. Mula-mula aku kerja di perusahaan swasta,setelah aku punya ijazah S-1 aku berhasil lulus testing dan... read more

ANAK DESAMenurut ceritanya Idham anak-desa. Tapi orang-tuanya yang miskin dan petani itu bertekad agar anaknya maju dan sukses. Dengan berbekal tanah orang-tua-nya yang luasnya tak seberapa untuk digarap,akhirnya berhasil juga Idham lulus SMA/SMU dan kemudian meraih ijazah D-3.Suatu kali paman Idham yang bekerja di kantorku menanyakan apakah aku bisamenolong Idham memberinya... read more

ANAK JENIUSSejak kecil Wiliam, yang sehari-hari dipanggil Bill, sudah dideteksi sebagai anak jenius.Karena William lahir di negara maju [Amerika Serikat], maka dia mendapat-kan pendidikan anak dengan kebutuhan khusus. Berkat pendidikan yang tepat yang telah diberikan kepada William maka kecerdasan dan kemampuan berpikir William berkembang pesat. William atau Bill adalah seorang pemuda... read more

CURHATCerita ini aku tulis berdasar curhat [mencurahkan isi hati] dari seorang sahabat-ku yang namanya harus aku rahasiakan. Sahabatku itu adalah seorang jenius dengan IQ entah seratus berapa atau berapa ratus.Berkat kepakarannya dalam bidang ilmunya dia dipercaya oleh orang yang berkuasa untuk memimpin suatu instansi yang strategis.Tetapi memang tidak ada manusia yang sempurna dan... read more

KARYAWAN TV SWASTADalih Abraham [Ab] adalah teman dekatku. Sebetulnya Ab teman salah-seorang sepupuku.Tapi karena aku bekerja di bidang yang sama,maka kami sering jumpadan sering tukar-pikiran tentang berbagai masalah.Termasuk tentang peralatan elektronik yang berkembang dengan pesat.Pada suatu hari Ab datang ke rumah-ku bercerita tentang pengalamannya di luar kota. Ab memang sering... read more

JULIAN Julian adalah anak-tetanggaku. Kami tinggal di gedung apartemen yang sama. Walaupun umurku dengan Julian terpaut jauh - tetapi aku kenal-baik dia - seperti teman.Sebab,kami terkadang nge-gym bareng dan jogging bareng. Julian masih duduk di SMA/SMU [High-School].Aku suka Julian, karena dia anak baik dan rajin belajar - dia juga seorang cowok yang cakep.Meskipun begitu,Julian bukan... read more

JADI MILITERAku selalu memanggil teman-temanku dari kalangan aparat berseragam [militer] dengan panggilan... read more

VILLAREALAku punya teman namanya Villareal. Sehari-hari dia dipanggil Varil dan temanku itu bekerja di hotel,dia menjabat manajer.Entah manajer apa [mungkin banquet manager?],aku tak tahu.Villareal atau Varil, dua bersaudara,kakaknya bernama Villaverde.Kata Varil, ayahnya hobbi bahasa asing. Oleh karena itu anak-anak-nya diberi nama asing [Spanyol]. Seperti aku, Varil juga punya... read more



Page 1 of 2