'Kuli Logging Lebih Dahsyat, Part 3' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Aug 16, 2018 - Home of 21291 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Kuli Logging Lebih Dahsyat, Part 3

By kontolgatal

submitted March 3, 2004

Categories: In Indonesian

Text Size:

Matahari telah keluar dari peraduannya, demikian pula kuli logging pada berkeluaran dari bedengnya masing masing, ada 5 bedeng dilokasi penebangan kayu tersebut, bedeng A sampai bedeng E, sama kumuh dan sama sempitnya, berisi rata rata 6 orang kuli per bedeng. Hari ini hari Minggu merupakan hari istirahat mereka, namun oleh karena lokasi terpencil ditengah hutan dan ketiadaan sarana transportasi ke pemukiman terdekat apalagi ke kota maka tetap saja kuli logging tersebut menghabiskan hari istirahat dengan berada di sekitar bedeng. Keberadaanku di bedeng C malam itu rupanya menjadi perhatian kuli bedeng lain, terlihat mereka adu argumentasi dengan kuli bedeng C entah apa yang mereka bicarakan namun aku merasa sekali bahwa akulah yang jadi pokok permasalahan dalam argumentasi mereka. Bodo ah! pikirku sambil selonjoran di dipan dalam bedeng mengingat permainan seks biadab tadi malam, perutku kenyang oleh muncratan pejuh kuli logging sehingga aku merasa tak perlu lagi mencari sarapan pagi karena protein dari pejuh yang masuk ketubuhku tadi malam hingga subuh sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan energi harian seorang manusia. Matahari bersinar tapi hujan turun gerimis membasahi lokasi, cuaca memang aneh seaneh kehidupanku sebagai seorang homo selalu kesepian ditengah keramaian. Banyak cewek yang menggodaku namun tak seeorangpun yang menarik minat kecuali mungkin suatu saat nanti aku akan tertarik pada seorang cewek sepanjang dia punya kontol, ha ha ha anehkan? Tapi itulah kenyataan hidup seorang homo tulen pemuja kontol yang taat, setia ? non sense tak seorangpun homo tulen yang setia terhadap pasangannya, mereka hanya taat dan setia pada kontol saja... ya setia pada kontol, tak perduli siapapun pemilik kontol tersebut. Keramaian terjadi di sekitar lokasi bedeng, dalam gerimis hujan dengan matahari bersinar terang mereka membentuk lingkaran dan ada 2 orang kuli berdiri ditengah, oww... pertarungan gulat dua orang kuli muda kekar berotot kenyal ketat perkasa diarena berlumpur ditengah hutan. Mungkin inilah hiburan bagi mereka, mengisi hari istirahat sambil menguji kemampuan fisik atau perebutan hirarki kekuasaan sebagaimana laiknya hewan di tengah hutan belantara, atau... ada hal lain? Aku tertarik melihat kegiatan mereka beranjak dari dipan aku menuju pintu bedeng dan mengamati kerumunan itu sambil duduk di ambang pintu. Kedua kuli yang bertarung mulai saling renggut saling dorong dan tarik membuat otot mereka bertonjolan basah oleh keringat dan hujan dan pakaian merekapun semakin robek nggak karuan berlumpur lengket ketubuh masing masing petarung karena bergulat di arena berlumpur diiringi dengan teriakan memberi semangat dari kelompok kuli yang berada di lingkaran yang juga basah kuyup karena hujan dan berlumpur karena percikan lumpur yang dihasilkan oleh kedua petarung di dalam lingkaran, namun mereka kelihatannya tak perduli dengan penampilan dan cukup bergairah menyaksikan pergulatan kedua kuli di tengah arena. Sampai salah seorang kuli petarung terkunci oleh lawannya, dengan kedua tangan terkunci dalam posisi tertelikung kebelakang dan punggungnya melenting membentuk busur dengan tonjolan kontolnya merupakan bagian terdepan, satu tangan yang bebas dari lawannya merobek celananya dan ploph! kontol berlumpur tegak ngaceng keluar, kontol itu mulai diloco oleh lawannya semakin kencang semakin kuat semakin tegang kontol itu berdiri tegak dan semakin meringis muka kuli yang diloco dengan tangan tertelikung dibelakang badan serta memakin melenting pula busur tubuhnya dan crroooth crroooth arrrgh pejuhnya muncrat tinggi diiringi oleh sorak sorai kuli yang menonton pertandingan gulat lumpur kedua kuli tersebut. Ternyata gulat lumpur itu masih berlanjut dengan dua orang kuli lain yang kini berada ditengah arena, mulai saling menjatuhkan lawan, penuh lumpur, pakaian robek semakin nggak karuan karena renggutan lawan dan berakhir dengan kuncian lawan dituntaskan dengan ngloco lawan yang kalah dan crroooth crroooth arrrgh pejuhnya muncrat tinggi diiringi oleh sorak sorai lagi. Kedua pemenang yang sudah berlumpur tadi kini berhadapan pula agaknya untuk menentukan the best championnya fikirku, petarung antar dua pemenang petarung pertama ternyata lebih ganas lagi, boleh dikatakan keduanya nyaris telanjang bulat penuh lumpur dengan kontol gede berayun kesana kemari mengikuti gerakan siempunya kontol ketika bergulat saling berusaha menjatuhkan dan terkadang saling berusaha menangkap kontol lawannya untuk diloco, membuat kedua petarung tersebut semakin horny apalagi di tingkahi dengan sorak sorai dan kata kata jorok dari kelompok kuli penonton di sekeliling arena. Dua petarung gulat hampir telanjang kini dengan kontol gede berlumpur ngaceng sempuna hampir nempel di perut mereka masing masing semakin liar dan buas berusaha menjatuhkan lawan, sementara hujan semakin deras pula membuat arena semakin licin dan lumpur semakin banyak. Kemana petarung yang kalah di babak pertama? ternyata sebagai hukuman mereka dihadiahkan oleh lawannya yang menang untuk nungging dientot oleh kuli yang ditunjuk oleh pemenang, ditonton rame rame pula oleh kuli lain sambil berkomentar jorok tentang segala sesuatu mengenai perkentotan petarung yang kalah dengan kuli yang ditunjuk oleh petarung yang menang. Dua kuli kekar penuh lumpur nungging pasrah dientot kontol gede dengan dua petarung pemenang sedang bergulat nyaris telanjang bulat berlumuran lumpur ditengah arena dikelilingi oleh kuli logging lain yang basah kuyup dengan kontol ngaceng semua bahkan ada yang mulai ngloco atau minta diloco oleh temannya membuat kontol dan lobang pantatku kembali berdenyut denyut melihat pemandangan mesum yang dahsyat itu... sampai salah satu petarung dapat terkunci 69 oleh lawannya dan kontolnya yang udah ngaceng berat diloco abis oleh lawannya crroooth crroooth arrrgh pejuhnya muncrat tinggi diiringi lagi oleh sorak sorai sementara kontol lawannya yang juga ngaceng berat berlumMatahari telah keluar dari peraduannya, demikian pula kuli logging pada berkeluaran dari bedengnya masing masing, ada 5 bedeng dilokasi penebangan kayu tersebut, bedeng A sampai bedeng E, sama kumuh dan sama sempitnya, berisi rata rata 6 orang kuli per bedeng. Hari ini hari Minggu merupakan hari istirahat mereka, namun oleh karena lokasi terpencil ditengah hutan dan ketiadaan sarana transportasi ke pemukiman terdekat apalagi ke kota maka tetap saja kuli logging tersebut menghabiskan hari istirahat dengan berada di sekitar bedeng. Keberadaanku di bedeng C malam itu rupanya menjadi perhatian kuli bedeng lain, terlihat mereka adu argumentasi dengan kuli bedeng C entah apa yang mereka bicarakan namun aku merasa sekali bahwa akulah yang jadi pokok permasalahan dalam argumentasi mereka. Bodo ah! pikirku sambil selonjoran di dipan dalam bedeng mengingat permainan seks biadab tadi malam, perutku kenyang oleh muncratan pejuh kuli logging sehingga aku merasa tak perlu lagi mencari sarapan pagi karena protein dari pejuh yang masuk ketubuhku tadi malam hingga subuh sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan energi harian seorang manusia.

Matahari bersinar tapi hujan turun gerimis membasahi lokasi, cuaca memang aneh seaneh kehidupanku sebagai seorang homo selalu kesepian ditengah keramaian. Banyak cewek yang menggodaku namun tak seeorangpun yang menarik minat kecuali mungkin suatu saat nanti aku akan tertarik pada seorang cewek sepanjang dia punya kontol, ha ha ha anehkan? Tapi itulah kenyataan hidup seorang homo tulen pemuja kontol yang taat, setia ? non sense tak seorangpun homo tulen yang setia terhadap pasangannya, mereka hanya taat dan setia pada kontol saja... ya setia pada kontol, tak perduli siapapun pemilik kontol tersebut.

Keramaian terjadi di sekitar lokasi bedeng, dalam gerimis hujan dengan matahari bersinar terang mereka membentuk lingkaran dan ada 2 orang kuli berdiri ditengah, oww... pertarungan gulat dua orang kuli muda kekar berotot kenyal ketat perkasa diarena berlumpur ditengah hutan. Mungkin inilah hiburan bagi mereka, mengisi hari istirahat sambil menguji kemampuan fisik atau perebutan hirarki kekuasaan sebagaimana laiknya hewan di tengah hutan belantara, atau... ada hal lain? Aku tertarik melihat kegiatan mereka beranjak dari dipan aku menuju pintu bedeng dan mengamati kerumunan itu sambil duduk di ambang pintu.

Kedua kuli yang bertarung mulai saling renggut saling dorong dan tarik membuat otot mereka bertonjolan basah oleh keringat dan hujan dan pakaian merekapun semakin robek nggak karuan berlumpur lengket ketubuh masing masing petarung karena bergulat di arena berlumpur diiringi dengan teriakan memberi semangat dari kelompok kuli yang berada di lingkaran yang juga basah kuyup karena hujan dan berlumpur karena percikan lumpur yang dihasilkan oleh kedua petarung di dalam lingkaran, namun mereka kelihatannya tak perduli dengan penampilan dan cukup bergairah menyaksikan pergulatan kedua kuli di tengah arena. Sampai salah seorang kuli petarung terkunci oleh lawannya, dengan kedua tangan terkunci dalam posisi tertelikung kebelakang dan punggungnya melenting membentuk busur dengan tonjolan kontolnya merupakan bagian terdepan, satu tangan yang bebas dari lawannya merobek celananya dan ploph! kontol berlumpur tegak ngaceng keluar, kontol itu mulai diloco oleh lawannya semakin kencang semakin kuat semakin tegang kontol itu berdiri tegak dan semakin meringis muka kuli yang diloco dengan tangan tertelikung dibelakang badan serta memakin melenting pula busur tubuhnya dan crroooth crroooth arrrgh pejuhnya muncrat tinggi diiringi oleh sorak sorai kuli yang menonton pertandingan gulat lumpur kedua kuli tersebut. Ternyata gulat lumpur itu masih berlanjut dengan dua orang kuli lain yang kini berada ditengah arena, mulai saling menjatuhkan lawan, penuh lumpur, pakaian robek semakin nggak karuan karena renggutan lawan dan berakhir dengan kuncian lawan dituntaskan dengan ngloco lawan yang kalah dan crroooth crroooth arrrgh pejuhnya muncrat tinggi diiringi oleh sorak sorai lagi.

Kedua pemenang yang sudah berlumpur tadi kini berhadapan pula agaknya untuk menentukan the best championnya fikirku, petarung antar dua pemenang petarung pertama ternyata lebih ganas lagi, boleh dikatakan keduanya nyaris telanjang bulat penuh lumpur dengan kontol gede berayun kesana kemari mengikuti gerakan siempunya kontol ketika bergulat saling berusaha menjatuhkan dan terkadang saling berusaha menangkap kontol lawannya untuk diloco, membuat kedua petarung tersebut semakin horny apalagi di tingkahi dengan sorak sorai dan kata kata jorok dari kelompok kuli penonton di sekeliling arena. Dua petarung gulat hampir telanjang kini dengan kontol gede berlumpur ngaceng sempuna hampir nempel di perut mereka masing masing semakin liar dan buas berusaha menjatuhkan lawan, sementara hujan semakin deras pula membuat arena semakin licin dan lumpur semakin banyak.

Kemana petarung yang kalah di babak pertama? ternyata sebagai hukuman mereka dihadiahkan oleh lawannya yang menang untuk nungging dientot oleh kuli yang ditunjuk oleh pemenang, ditonton rame rame pula oleh kuli lain sambil berkomentar jorok tentang segala sesuatu mengenai perkentotan petarung yang kalah dengan kuli yang ditunjuk oleh petarung yang menang.

Dua kuli kekar penuh lumpur nungging pasrah dientot kontol gede dengan dua petarung pemenang sedang bergulat nyaris telanjang bulat berlumuran lumpur ditengah arena dikelilingi oleh kuli logging lain yang basah kuyup dengan kontol ngaceng semua bahkan ada yang mulai ngloco atau minta diloco oleh temannya membuat kontol dan lobang pantatku kembali berdenyut denyut melihat pemandangan mesum yang dahsyat itu... sampai salah satu petarung dapat terkunci 69 oleh lawannya dan kontolnya yang udah ngaceng berat diloco abis oleh lawannya crroooth crroooth arrrgh pejuhnya muncrat tinggi diiringi lagi oleh sorak sorai sementara kontol lawannya yang juga ngaceng berat berlumpur tebal digsok gosokkan kemukanya arrrghh... mau dong.

Pemenang pertarungan gulat lumpur berdiri tegak gagah perkasa dengan otot masih menggelembung akibat pergulatan yang baru selesai berlumuran lumpur berteriak keras menandakan kemenangannya terhadap lawanya yang telah terkulai lemes tergolek ditengah arena berlumpur karena baru aja muncrat abis diloco lawannya. Si pemenang menunjuk salah seorang kuli bercawat yang lagi terengah engah karena horny berat sehingga cawatnya tak mampu lagi menutupi kontol gedenya yang ngaceng itu untuk menyelesaikan tugas mengentotin petarung yang kalah dan si pemenang berjalan keluar arena, membersihkan lumpur disekujur tubuhnya dibawah cucuran air hujan dari atap bedeng, dan dengan tubuh telanjang bulat yang telah bersih dari lumpur kontol gede item berkilat masih ngaceng berat hingga hampir menempel kekulit perutnya yang six pack rata berjalan menuju arahku... wow ternyata pergulatan lumpur tadi dalam rangka memperebutkan diriku untuk dientot oleh kelompok bedeng lain, pantas pemimpin kelompok bedeng C yang telah puas menghajar mulut dan lobang pantatku tadi malam tidak ikut dalam pertarungan gulat lumpur tadi, aku sumringah berdebar kaya perawan desa ketika pemenang petarung menghampiriku di ambang pintu bedeng C "Ayo cil, kau sekarang milikku, ikut ke bedeng A" tangannya yang kekar meraih tubuhku menggiring diriku kearah bedengnya, kontolnya yang ngaceng keras gede kaya pentungan itu aku elus elus ketika berjalan beriringan dalam rengkuhan pelukan tangan kekarnya dipinggangku.

"Ai ai aii gede bangeeth, muat nggak ya di lobang pantatku"

Hari itu aku menjadi miliknya luar dalam, ternyata kuli logging yang satu ini seorang SM berat, babak belur tubuhku dihajar dengan pecutan, sundutan rokok bahkan bogem mentah berkali kali mendarat ditubuhku. Semakin aku merintih semakin sadis pula dia mengentotinku, semakin menggelupur menggeliat dan menggelijang pula tubuhku menikmati gesekan kontolnya didalam rongga pantat dan rongga mulutku, dengan kedua tangan terikat diambang pintu bedengnya dan kedua kakiku terkangkang terikat diujung bawah kusen pintu dia memerintahkan anggota kelompoknya satu persatu mengentotin lobang pantatku yang terkuak lebar, sementara didepanku dia perintah kuli lain untuk mengisep mengemut dan nglocoin lagi kontol nya sehingga ngaceng penuh dan memuncratkan pejuhnya ketubuhku. Satu persatu kuli bedeng A menggagahiku secara terbuka di depan pintu bedeng ditonton oleh kuli logging dari bedeng lain di siang bolong berhujan deras di tengah rimba belantara... live show biadab dari seorang homo tulen di tengah kelompok kuli logging pur tebal digsok gosokkan kemukanya arrrghh... mau dong. Pemenang pertarungan gulat lumpur berdiri tegak gagah perkasa dengan otot masih menggelembung akibat pergulatan yang baru selesai berlumuran lumpur berteriak keras menandakan kemenangannya terhadap lawanya yang telah terkulai lemes tergolek ditengah arena berlumpur karena baru aja muncrat abis diloco lawannya. Si pemenang menunjuk salah seorang kuli bercawat yang lagi terengah engah karena horny berat sehingga cawatnya tak mampu lagi menutupi kontol gedenya yang ngaceng itu untuk menyelesaikan tugas mengentotin petarung yang kalah dan si pemenang berjalan keluar arena, membersihkan lumpur disekujur tubuhnya dibawah cucuran air hujan dari atap bedeng, dan dengan tubuh telanjang bulat yang telah bersih dari lumpur kontol gede item berkilat masih ngaceng berat hingga hampir menempel kekulit perutnya yang six pack rata berjalan menuju arahku... wow ternyata pergulatan lumpur tadi dalam rangka memperebutkan diriku untuk dientot oleh kelompok bedeng lain, pantas pemimpin kelompok bedeng C yang telah puas menghajar mulut dan lobang pantatku tadi malam tidak ikut dalam pertarungan gulat lumpur tadi, aku sumringah berdebar kaya perawan desa ketika pemenang petarung menghampiriku di ambang pintu bedeng C "Ayo cil, kau sekarang milikku, ikut ke bedeng A" tangannya yang kekar meraih tubuhku menggiring diriku kearah bedengnya, kontolnya yang ngaceng keras gede kaya pentungan itu aku elus elus ketika berjalan beriringan dalam rengkuhan pelukan tangan kekarnya dipinggangku. "Ai ai aii gede bangeeth, muat nggak ya di lobang pantatku" Hari itu aku menjadi miliknya luar dalam, ternyata kuli logging yang satu ini seorang SM berat, babak belur tubuhku dihajar dengan pecutan, sundutan rokok bahkan bogem mentah berkali kali mendarat ditubuhku. Semakin aku merintih semakin sadis pula dia mengentotinku, semakin menggelupur menggeliat dan menggelijang pula tubuhku menikmati gesekan kontolnya didalam rongga pantat dan rongga mulutku, dengan kedua tangan terikat diambang pintu bedengnya dan kedua kakiku terkangkang terikat diujung bawah kusen pintu dia memerintahkan anggota kelompoknya satu persatu mengentotin lobang pantatku yang terkuak lebar, sementara didepanku dia perintah kuli lain untuk mengisep mengemut dan nglocoin lagi kontol nya sehingga ngaceng penuh dan memuncratkan pejuhnya ketubuhku. Satu persatu kuli bedeng A menggagahiku secara terbuka di depan pintu bedeng ditonton oleh kuli logging dari bedeng lain di siang bolong berhujan deras di tengah rimba belantara... live show biadab dari seorang homo tulen di tengah kelompok kuli logging



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From kontolgatal

Kuli Gudang Dolog

Feb 23, 2004

Sore itu aku berada di depan gudang Dolog di bilangan Jakarta Timur, berjalan jalan menghirup udara sore hari melepas kepenatan setelah lima hari bekerja di kantor. Ada 2 buah truk penuh berisi beras import yang sedang diturunkan oleh sekelompok kuli keluar masuk dari truk kedalam gudang memanggul 2 atau 3 karung beras dipundak mereka yang kekar, kuat dan perkasa hmm... sangat menarik perhatianku... read more

Malam itu film India ditayangkan di bioskop tersebut, tak banyak lagi peminat bioskop semenjak sarana hiburan telah masuk langsung ke ruang tamu masing masing keluarga berupa TV, VCD maupun DVD. Hanya ada beberapa orang yang sedang menunggu di lobby sederhana bioskop tersebut menunggu loket karcis buka, termasuk aku yang sengaja datang ke bioskop tersebut untuk menyalurkan hobbyku menyedot kontol... read more

Perjalanan menuju lokasi logging sangat melelahkan, 2 hari 3 malam berada di dalam mobil Land Rover menempuh jalanan tanah berlubang, berlumpur, tak terawat, menembus rimba belantara yang telah rusak tercabik, bersama 2 orang staf perusahaan kayu yang hendak melakukan audit di lapangan karena hasil penebangan sudah semakin tak menguntungkan perusahaan sehingga dirasa perlu untuk meninjau lapangan... read more

Sore menjelang malam aku menuju barak C sesuai yang diperintahkan oleh kuli logging yang mengembat abis mulutku siang tadi, rahangku masih terasa pegel oleh karena terlalu lama menganga penuh untuk menerima sodokan kontol item gede sepergelangan tanganku. Sementara lelehan pejuh dicelanaku sudah mengering, membentuk gambaran tersendiri dicelanaku dan bila aku bersendawa maka uap pejuh kental... read more

Aku masih terikat diambang pintu, telanjang bulat, jejas bilur sabetan dan bogem mentah serta bekas sundutan rokok dan cupang menghiasi sekujur tubuh, dengan pejuh berceceran diseluruh tubuhku, bahkan mengalir perlahan keluar dari anus membentuk aliran di selangkanganku turun ke buah pelerku dan menetes, turun juga ke kedua pahaku sampai ke betis, aliran pejuh hangat geli geli basah akhhh...... read more

PETI, penambangan tanpa ijin merupakan skandal terbesar di negeri ancur ancuran seperti di Indonesia ini. Lokasi penambangan emas dibangun, lobang penggalian dibuat dengan dana pemerintah yang tidak sedikit dan kemudian dinyatakan ditutup karena konon katanya tak menghasilkan dan selanjutnya penambang liar yang di kordinir oleh oknum PT Aneka Tambang yang mengoperasikan lobang tambang tersebut... read more

Betapa tidak, sebuah lokasi penambangan emas illegal dimana semua aturan dan norma hukum yang lazim dalam sebuah masyarakat yang beradab tidak berlaku termasuk tanpa pengawasan dari aparat penegak keadilan, hanya hukum rimba yang kuat mengalahkan yang lemah, yang kuat menjadi berhak atas eksplotasi yang lemah luar dalam, maka tempat itu mejadi benar benar menjadi swarga yang indah bagi kaum gay,... read more

Seperti yang telah aku ceritakan terdahulu bahwa di lokasi penambangan emas liar banyak sekali fihak yang berkepentingan, menangguk keuntungan dari keboborokan sistem negeri brengsek ini dengan segala tipu daya dan muslihat menjungkir balikkan logika akal sehat, memeras tenaga gurandil sampai kering kerontang tak meninggalkan bekas apapun untuk kemajuan mereka apalagi untuk kemajuan masyarakat... read more

Kebrutalan di lokasi penambangan emas liar merupakan kisah lama yang selalu berulang dari abad ke abad sepanjang tragedi kehidupan manusia. Pengasapan lobang penggalian hingga berakhir dengan kematian para gurandil merupakan hal yang dianggap lumrah saja oleh karena persaingan antar kelompok yang sama rakus sama tamak sama biadab sehingga nyawa manusia tak lebih sama saja dengan nyawa tikus got... read more

Dua orang kuli memanggul peralatan galian berjalan di depan kamar kostku, ditengah hujan deras yang melanda Jakarta. Mereka berjalan sambil bercanda satu sama lain ditengah hujan lebat, entah apa yang mereka bicarakan namun kelihatan mereka sangat happy dan yang jelas kontol mereka berdua tampak ngaceng berat tercetak dengan tegas dibalik pakaian mereka yang basah kuyup itu. Aku sendiripun lagi... read more



Setelah beberapa saat aku berada telanjang bulat diantara pelukan dua kuli serabutan yang baru saja menumpahkan pejuh kedalam mulut dan kedalam lobang pantatku, perutku mulai keroncongan. Maklumlah banyak sudah energi yang keluar apalagi diluar udara dingin dengan tiupan angin mengiringi hujan petir yang belum juga berhenti dari tadi membasahi bumi Jakarta, aku bangkit menuju pojokan dapur masih... read more

Koh Tjiang memanggilku untuk menyampaikan maksudnya memperluas bidang usaha bar&pub miliknya di bilangan Mangga Besar, yaitu menambah side wing eksklusif untuk gay. Untuk itu ia merasa perlu untuk melakukan seleksi ketat terhadap calon "waiter paripurna" yang akan mengisi lowongan tersebut, dan ia menetapkan beberapa syarat agar aku dapat mencarikan tepat sesuai keinginannya serta berjanji akan... read more

Ke enam calon terpilih memasuki kampus Akademi Fantasi Gay. Seragam kaos buntung ketat dengan celana boxer tipis membayang, Adi kulit sawo matang pakaian warna merah, Bonar sawo matang pakaian warna jingga, Cokro kulit kuning pakaian warna kuning, Don kulit hitam pakaian warna hijau, Edmond kulit putih kuning pakaian warna biru dan Fred kulit hitam pakaian warna ungu. Warna warni pelangi, bendera... read more

Masa training hampir berakhir, sudah 3 bulan ke 6 akademia berada dalam kampus dan tak satupun tereliminasi oleh karena kemampuan mereka sangat baik dalam menerima latihan yang diberikan olehku, Gugun dan Koh Tjiang sangat teramat puas pada performance mereka, terutama setelah orgy yang dilakukan mereka bersama Koh Tjiang. Penampilan para akademia harus mendapat sentuhan agar layak jual pada... read more

Minggu depan para peserta akademia akan mulai bertugas di bar&pub milik Koh Tjiang di bilangan Mangga Besar Jakarta, berarti kampus Akademi Fantasi Gay akan kosong entah untuk berapa lama aku belum mendapat order lain dari Koh Tjiang. Upacara yudisium untuk melepaskan para akademia akan segera diselenggarakan di kampus, kami sudah merencanakan sedetil mungkin tahap demi tahap jalannya upacara... read more

Jam 00.00 pada hari Minggu pembukaan bar& pub milik Koh Tjiang di bilangan Mangga Besar. Undangan telah berdatangan hadir, aku melihat tokoh gay Indonesia dari Surabaya juga hadir malam itu dan banyak selebriti, pejabat, mantan pejabat, pebisnis, profesional muda dan juga atlit yang hadir malam itu. Acara dimeriahkan oleh sekelompok grup entertainer gay yang sudah kondang di Jakarta dengan penari... read more

"Oo it's ooo" awal kampanye pemilu sudah dimulai, entah apa yang di kampanyekan oleh puluhan partai yang tak jelas juntrungannya di negara republik drakula ini, hanya sekelompok petualang politik picisan yang berlomba untuk mendapatkan kesempatan menguras habis kekayaan yang berlimpah di negeri yang konon kabarnya gemah ripah loh jinawi tata tentrem karta raharja ini. Pesta demokrasi katanya,... read more

Salah satu keanehan mungkin satu satunya di dunia adalah pembentukan satgas pengamanan oleh masing masing partai setiap menjelang pemilu. Kan ada instansi resmi yang mengurusi masalah keamanan dan pengamanan, tapi entahlah semua partai di negara ini merasa penting membentuk satgas pengamanan sendiri yang terkadang justru membuat situasi menjadi tidak aman. Satgas yang dibentuk umumnya terdiri... read more

Semenjak awal kampanye hingga hari ini banyak sekali kegiatan calon legislatif dari masing masing partai yang berhamburan di negeri ini, umumnya segala cara dilakukan untuk menjaring massa calon pemilih agar mencoblos partainya dan gambarnya sebagai orang yang dipercaya untuk menyalurkan aspirasi mereka dalam pemerintahan yang akan datang. Bar&pub milik Koh Tjiang (baca : Akademi Fantasi Gay ) di... read more

"Deg deg ser..." hatiku bergetar tatkala melihat salah seorang juru kampanye diantara segerombolan jurkam diatas sebuah pentas. Masih muda diantara jurkam tua bangkotan perut buncit muka berminyak namun jurkam yang satu ini lain dan seakan aku pernah ketemu tetapi entah dimana. Kemarin dia ada juga disana tetapi sebagai juru kampanye partai lain, apakah aku salah lihat, deja vu?, entahlah... read more



Urusan logistik pemilu? Oo it's ooo... Hmm... membuat kita lebih sedih lagi melihat sistem kerja bangsa ini. Pemilu itukan sudah dijadwalkan setiap lima tahun, tapi selalu saja persiapannya on the last minute sehingga segala sesuatu dikerjakan terburu buru penuh masalah banyak task force den tentunya akn banyak penyimpangan dibanding bila dikerjakan secara apik rapi terprogram sejak lima tahun... read more

Ya... keinginan kuat untuk mempertontonkan kontol biji peler, lobang kencing dan lobang pantat kepada sesama lelaki merupakan sumber kenikmatan tersendiri bagiku, apalagi disertai dengan manipulasi manual pada zona erotik tersebut dan mendapat reaksi terhadap aksiku dari sesama lelaki yang melihat baik reaksi positif artinya menikmati tontonan yang aku suguhkan maupun reaksi negatif dengan kening... read more

Memberikan sinyal rangsangan seksual kepada sesama lelaki merupakan kenikmatan dan kebahagiaan tersendiri bagi seorang homo tulen bin sejati seperti diriku. Tak perduli apakah rangasangan seksual tersebut menjelma menjadi permainan entot mengentot atau hanya cukup menyebabkan kontol penerima sinyal menjadi ngaceng berat, hal itu tak menjadi persoalan karena untuk selanjutnya toh pengalaman... read more

Betapa bahagianya aku ketika membuka lemari yang berisikan barang cenderamata yang bernilai erotik bagiku yang semakin hari semakin bertambah. Dari mulai topi penutup kepala sampai dengan sepatu karet rombeng, dari sapu tangan bekas ngelap pejuh sampai dengan celana jeans robek, pokoknya segala macam pernak pernik barang yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kegiatan entot mengentot namun... read more

! Fetish; Dinas Luar

Mar 19, 2004

"Lagi bertugas mas?" "Dinas luar..." jawaban pendek tegas dari seorang seorang anggota polisi, namanya tertera dibaju seragam coklat, Sumarjo. Anggota polisi yang satu ini sangat menarik perhatianku, mungkin juga menarik perhatian anda yang mempunyai selera yang sama, "!" kontol ngaceng seorang homo fetish. Betapa tidak, anak muda gagah tinggi berbadan segitiga abis man, dada bidang kekar... read more

Seperti umumnya seorang homo ekshibisionis sejati maka segala sesuatu tindakan dan perbuatannya selalu saja mengisyaratkan "fuck me if you can", entotlah aku bila kau mau, tentu saja aksi akan mendapatkan reaksi dari sesama lelaki homo ekshibisionis maupun homo voyeurism "i'm really greedy to fuck you, man", gua demen banget ngentotin loe. Nah, klop bukan bila mendapatkan hal tersebut, dimana... read more

! Attention!

Mar 20, 2004

"!", sebuah tanda baca yang mempunyai banyak arti, awas, hati hati, attention, beware, achtung dan sejuta makna dapat mengartikan tanda baca"!". Bagiku seorang homoseksual gay sejati maka "!" adalah kontol ngaceng,ya kontol ngaceng tegak berdiri siap untuk mengentot siapa saja yang menghendaki kontol ngaceng tersebut baik di mulut maupun di lobang pantat tapi tidak di memek. Homoseksual sebuah... read more

"Aku tidak bersalah apapun" protesku "Nanti saja urusannya, pokoknya ikut ke kantor" "Anda tidak berhak menahanku" "Melawan petugas ya!" ancam petugas tramtib ketika mereka menertibkan kawasan liar di pinggiran rel kereta api, dua tangan kekar mencengkeram lenganku dikiri dan kanan dan menggelandang aku masuk kedalam mobil tahanan bersama beberapa orang lagi yang sudah berada didalam mobil... read more

Sasana tinju merupakan tempat favoritku memuaskan pandangan mata mengisi perbendaharaan fantasi seorang homo tulen seperti diriku, tempat dimana sekelompok lelaki muda kekar berbentuk segitiga abis berotot ketat kenyal dada bidang dengan otot dada menggelembung dihiasi pentil yang melenting perut rata berotot six pack kaya papan cucian pinggang ramping dengan daging buah pantat yang padat kenyal... read more

Komplek latihan calon tamtama itu berada diluar kota, sepi, jauh dari kesibukan masyarakat umum, dikejauhan terdengar suara orang yang sedang latihan khas dengan nyanyian para militer yang datar dan tegas mengikuti oleh gerak mereka. Aku mengantarkan titipan barang yang ditujukan kepada sersan Bimo, instruktur calon tamtama disana, melapor di gerbang masuk, periksa identitas, barang titipan di... read more



Page 1 of 3

   1 2 3