'Kuli PETI (Gurandil) Haus Seks' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Aug 16, 2018 - Home of 21291 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Kuli PETI (Gurandil) Haus Seks

By kontolgatal

submitted March 5, 2004

Categories: In Indonesian

Text Size:

Seperti yang telah aku ceritakan terdahulu bahwa di lokasi penambangan emas liar banyak sekali fihak yang berkepentingan, menangguk keuntungan dari keboborokan sistem negeri brengsek ini dengan segala tipu daya dan muslihat menjungkir balikkan logika akal sehat, memeras tenaga gurandil sampai kering kerontang tak meninggalkan bekas apapun untuk kemajuan mereka apalagi untuk kemajuan masyarakat daerah yang telah luluh lantak di eksploitasi. Yang ada hanyalah kerusakan sistem, kerusakan lingkungan dan kerusakan moral yang merata diseluruh sektor, termasuk para aparat keamanan penegak keadilan malah menjadi becking terang terangan dari setiap kelompok yang ada dilokasi tersebut. Umumnya aparat baju hijau tersebut adalah desertir dari kesatuannya, yang mencari peluang untuk keuntungan pribadi dengan memakai seragam dan senjata kesatuannya bertahun tahun meninggalkan kesatuannya tanpa ada yang mencarinya atau malah kesatuannya nggak tahu kalau ada anggotanya yang desersi akibat kekacauan sistem administrasi. Mereka mendapatkan privelese yang tinggi di lokasi yak bertuan tersebut, mereka dapat seenaknya menentukan hidup mati seorang gurandil dan mereka dapat berbuat sekehendak hati tanpa ada yang berani menentang.

Siang hari yang sangat terik panas dengan kelembaban yang tinggi membuat semua orang basah berkeringat ditengah lapangan terbuka beberapa orang aparat yang menjadi becking salah satu kelompok mengadakan hajatan, tanding gulat antara gurandil yang menjadi jago untuk diadu. Sebuah plastik biru agaknya bekas tenda dihamparkan ditengah lapangan dengan tumpahan oli bekas berhamburan diatasnya, dua orang gurandil yang juga berlumuran oli sedang diadu di kelilingi oleh sejumlah gurandil lain duduk berjongkok dipinggir plastik menonton tanding gulat oli ramai bersorak memberi semangat kepada petarung, sedangkan dikursi yang tersedia duduk 3 orang aparat berbaju hijau yang memakai kacamata hitam sambil merokok, merekalah yang menjadi penyelenggara tanding gulat oli tersebut dan mereka pula yang menunjuk masing masing dua gurandil untuk menjadi jagonya. Aturan permainan sederhana saja, diatas arena berlumuran oli mereka diharuskan bergulat saling menelanjangi lawannya sampai salah seorang terkunci dan pemenang meloco petarung yang terkunci sampai muncrat. Muncrat berarti kalah dan petarung yang kalah menjadi hak pemenang untuk dientotin lobang pantatnya ditengah arena atau pemenang dapat menunjuk gurandil lain dari penonton untuk menggantikan posisinya untuk mengentoti petarung yang kalah tersebut. Aku ikut menonton acara tersebut bersama gurandil yang baru saja selesai menyetubuhiku di bedeng tadi pagi, terpukau melihat atraksi erotik tersebut.

Kedua petarung gurandil muda dengan postur yang hampir sama, tinggi berotot badan berbentuk segitiga, dada bidang pinggang ramping, memakai wearpack butut robek disana sini berlumuran oli pula sehingga lengket ke kulit tubuh mereka seakan tak ada lagi bagian tubuh mereka yang dapat disembunyikan karena seluruh lika liku otot tubuh termasuk kontol dan biji peler mereka tercetak tegas dibalik wearpack basah kuyup oleh lumuran oli tersebut. Mereka saling merenggut baju lawan hingga menambah lebar robekan wearpack yang dipakai saling berusaha menjatuhkan lawan sambil menjaga diri agar tidak jatuh pula karena arena pertandingan sangat licin akibat lumuran oli diatas plastik, dan mereka akhirnya bergumul dengan buas saling berusaha mengunci lawan sambil berusaha mengenggam kontol lawan untuk diloco, buset gua jadi ngaceng lagi nih mengingat permaianan mereka arrrgh... otot kekar mereka bertonjolan baju wearpack semakin robek nggak karuan dan kontol merekapun keluar dengan gagah dari robekan itu dan akhirnya seorang gurandil terkunci lawannya kontolnya yang tegang gede mengeras tegak mulai diloco oleh gurandil yang menang dengan ganas, muka gurandil yang kalah berkerut kerut mencoba melepaskan diri namun sia sia karena akhirnya dengan diiringi oleh lenguhan panjang kaya kerbau digorok dia menyemprotkan pejuhnya berkali kali muncrat tinggi ditingkahi oleh sorak sorai gurandil penonton. Sementara gurandil pemenang juga tak kalah gede ukuran kontolnya juga ngaceng berat tak terhalangi lagi oleh wearpacknya, yang hanya tinggal rangka saja yaitu bagian kerah leher bagian kancing turun ke bagian ikat pinggang dan rangka luar celana, menikmati kemenangannya.

"Entot, entot, entot..." penonton bersorak sorai memberinya semangat untuk mengentotin lawannya yang sudah kalah, yang terkulai telanjang bulat berlumuran oli ditas arena plastik licin beroli tersebut.

"Nungging lo!" katanya pada petarung yang kalah, dan petarung tersebut dengan segera mengarahkan kontol gede ngaceng berkilat item berlumuran oli tersebut tanpa ampun menembus lobang pantat petarung yang kalah setelah mendapat anggukan restu dari aparat baju ijo yang menjadi beckingnya. Dua gurandil muda kekar berlumuran oli melakukan perkentotan di tonton khalayak ramai tanpa merasa risih sedikitpun, sementara beberapa gurandil penonton ikut pula terangsang dan ngloco kontolnya masing masing yang udah berontak dari tadi. Aku mengelus kontol ngaceng keluar dari celana gurandil yang duduk disebelahku dan tangan gurandil itu ngloco kontolku yang udah tegang mengeras sambil terkadang jarinya yang gede berbuku buku kapalan terkadang masuk kelobang pantatku yang masih licin akibat pejuh kuli gurandil yang menyodomiku pagi tadi... phhheeew. Diiringi teriakan kemenangan gurandil pemenang berkali kali memuncratkan pejuhnya kedalam lobang pantat gurandil yang kalah.

Petarungan babak kedua menyusul, gurandil muda melawan gurandil lebih tua diakhiri dengan entotan gurandil yang lebih tua terhadap lawannya yang nungging tak berdaya dan akhirnya petarungan babak ketigapun tiba. Aku melihat ketiga aparat baju ijo udah pada mengeluarkan kontolnya yang gede terpacak tegang dan salah seorang aparat menunjuk aku untuk segera mendatangi mereka

"Ada apa pak" tanyaku ketika mendekat kursi mereka

"Isep kontol kami sampe muncrat!" perintahnya padaku, dan akupun mulai melaksanakan tugasku menyelomoti kontol aparat yang gede berurat sementara pertandingan gulat oli sedang berlangsung dan satu per satu ketiga aparat itu memuncratkan pejuh anget kental deliciousnya kedalam mulutku, aku telan abis, kontol gede tentara aku jilatin aku emut aku isep dan aku telan sampai kepangkal batang kontolnya. Dan ketika pertandingan ketiga berakhir pemenangnya diperintahkan untuk menyodomi aku ditengah arena sementara petarung yang kalah harus merelakan lobang pantatnya diembat olehku, kontol kuli pemenang berlumuran oli mengentoti lobang pantatku aww... aww enak sekali licin karena oli dan pejuh bila dicampur didalam lobang pantat akan menghasilkan kenikmatan yang tak terperikan "Genjotannya nge-joss banget mas... arrrgh"

"Hnngghh... lobang pantat loe lebih enak dari memek"

"Lebih kuat mas, lebih kencang mas ai ai aiii lebih dalam mas, aduh enak sekaleeee..." apalagi kegiatan entot di entotku ditonton oleh gurandil lain ditengah arena yang licin beroli ditingkahi dengan teriakan seruan kata kata cabul dan kotor mereka membuat aku sangat bergairah memuaskan nafsu rendah binatang jalang, sampai berkali kali aku muncrat oh berkali kali aku muncrat dan berkali kali didalam lobang pantat petarung yang kalah, sementara gurandil yang mengentotinku mengejang badannya membentuk busur dengan kontol gede beroli masih tertancap dalam lobang pantatku kedua kakinya dan kedua tangannya terangkat tinggi keudara, berkali kali dia muncrat di dalam lobang pantatku diiringi erangan panjang dari tepukan tangan yang meriah dari gurandil penonton



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From kontolgatal

Kuli Gudang Dolog

Feb 23, 2004

Sore itu aku berada di depan gudang Dolog di bilangan Jakarta Timur, berjalan jalan menghirup udara sore hari melepas kepenatan setelah lima hari bekerja di kantor. Ada 2 buah truk penuh berisi beras import yang sedang diturunkan oleh sekelompok kuli keluar masuk dari truk kedalam gudang memanggul 2 atau 3 karung beras dipundak mereka yang kekar, kuat dan perkasa hmm... sangat menarik perhatianku... read more

Malam itu film India ditayangkan di bioskop tersebut, tak banyak lagi peminat bioskop semenjak sarana hiburan telah masuk langsung ke ruang tamu masing masing keluarga berupa TV, VCD maupun DVD. Hanya ada beberapa orang yang sedang menunggu di lobby sederhana bioskop tersebut menunggu loket karcis buka, termasuk aku yang sengaja datang ke bioskop tersebut untuk menyalurkan hobbyku menyedot kontol... read more

Perjalanan menuju lokasi logging sangat melelahkan, 2 hari 3 malam berada di dalam mobil Land Rover menempuh jalanan tanah berlubang, berlumpur, tak terawat, menembus rimba belantara yang telah rusak tercabik, bersama 2 orang staf perusahaan kayu yang hendak melakukan audit di lapangan karena hasil penebangan sudah semakin tak menguntungkan perusahaan sehingga dirasa perlu untuk meninjau lapangan... read more

Sore menjelang malam aku menuju barak C sesuai yang diperintahkan oleh kuli logging yang mengembat abis mulutku siang tadi, rahangku masih terasa pegel oleh karena terlalu lama menganga penuh untuk menerima sodokan kontol item gede sepergelangan tanganku. Sementara lelehan pejuh dicelanaku sudah mengering, membentuk gambaran tersendiri dicelanaku dan bila aku bersendawa maka uap pejuh kental... read more

Matahari telah keluar dari peraduannya, demikian pula kuli logging pada berkeluaran dari bedengnya masing masing, ada 5 bedeng dilokasi penebangan kayu tersebut, bedeng A sampai bedeng E, sama kumuh dan sama sempitnya, berisi rata rata 6 orang kuli per bedeng. Hari ini hari Minggu merupakan hari istirahat mereka, namun oleh karena lokasi terpencil ditengah hutan dan ketiadaan sarana transportasi... read more

Aku masih terikat diambang pintu, telanjang bulat, jejas bilur sabetan dan bogem mentah serta bekas sundutan rokok dan cupang menghiasi sekujur tubuh, dengan pejuh berceceran diseluruh tubuhku, bahkan mengalir perlahan keluar dari anus membentuk aliran di selangkanganku turun ke buah pelerku dan menetes, turun juga ke kedua pahaku sampai ke betis, aliran pejuh hangat geli geli basah akhhh...... read more

PETI, penambangan tanpa ijin merupakan skandal terbesar di negeri ancur ancuran seperti di Indonesia ini. Lokasi penambangan emas dibangun, lobang penggalian dibuat dengan dana pemerintah yang tidak sedikit dan kemudian dinyatakan ditutup karena konon katanya tak menghasilkan dan selanjutnya penambang liar yang di kordinir oleh oknum PT Aneka Tambang yang mengoperasikan lobang tambang tersebut... read more

Betapa tidak, sebuah lokasi penambangan emas illegal dimana semua aturan dan norma hukum yang lazim dalam sebuah masyarakat yang beradab tidak berlaku termasuk tanpa pengawasan dari aparat penegak keadilan, hanya hukum rimba yang kuat mengalahkan yang lemah, yang kuat menjadi berhak atas eksplotasi yang lemah luar dalam, maka tempat itu mejadi benar benar menjadi swarga yang indah bagi kaum gay,... read more

Kebrutalan di lokasi penambangan emas liar merupakan kisah lama yang selalu berulang dari abad ke abad sepanjang tragedi kehidupan manusia. Pengasapan lobang penggalian hingga berakhir dengan kematian para gurandil merupakan hal yang dianggap lumrah saja oleh karena persaingan antar kelompok yang sama rakus sama tamak sama biadab sehingga nyawa manusia tak lebih sama saja dengan nyawa tikus got... read more

Dua orang kuli memanggul peralatan galian berjalan di depan kamar kostku, ditengah hujan deras yang melanda Jakarta. Mereka berjalan sambil bercanda satu sama lain ditengah hujan lebat, entah apa yang mereka bicarakan namun kelihatan mereka sangat happy dan yang jelas kontol mereka berdua tampak ngaceng berat tercetak dengan tegas dibalik pakaian mereka yang basah kuyup itu. Aku sendiripun lagi... read more



Setelah beberapa saat aku berada telanjang bulat diantara pelukan dua kuli serabutan yang baru saja menumpahkan pejuh kedalam mulut dan kedalam lobang pantatku, perutku mulai keroncongan. Maklumlah banyak sudah energi yang keluar apalagi diluar udara dingin dengan tiupan angin mengiringi hujan petir yang belum juga berhenti dari tadi membasahi bumi Jakarta, aku bangkit menuju pojokan dapur masih... read more

Koh Tjiang memanggilku untuk menyampaikan maksudnya memperluas bidang usaha bar&pub miliknya di bilangan Mangga Besar, yaitu menambah side wing eksklusif untuk gay. Untuk itu ia merasa perlu untuk melakukan seleksi ketat terhadap calon "waiter paripurna" yang akan mengisi lowongan tersebut, dan ia menetapkan beberapa syarat agar aku dapat mencarikan tepat sesuai keinginannya serta berjanji akan... read more

Ke enam calon terpilih memasuki kampus Akademi Fantasi Gay. Seragam kaos buntung ketat dengan celana boxer tipis membayang, Adi kulit sawo matang pakaian warna merah, Bonar sawo matang pakaian warna jingga, Cokro kulit kuning pakaian warna kuning, Don kulit hitam pakaian warna hijau, Edmond kulit putih kuning pakaian warna biru dan Fred kulit hitam pakaian warna ungu. Warna warni pelangi, bendera... read more

Masa training hampir berakhir, sudah 3 bulan ke 6 akademia berada dalam kampus dan tak satupun tereliminasi oleh karena kemampuan mereka sangat baik dalam menerima latihan yang diberikan olehku, Gugun dan Koh Tjiang sangat teramat puas pada performance mereka, terutama setelah orgy yang dilakukan mereka bersama Koh Tjiang. Penampilan para akademia harus mendapat sentuhan agar layak jual pada... read more

Minggu depan para peserta akademia akan mulai bertugas di bar&pub milik Koh Tjiang di bilangan Mangga Besar Jakarta, berarti kampus Akademi Fantasi Gay akan kosong entah untuk berapa lama aku belum mendapat order lain dari Koh Tjiang. Upacara yudisium untuk melepaskan para akademia akan segera diselenggarakan di kampus, kami sudah merencanakan sedetil mungkin tahap demi tahap jalannya upacara... read more

Jam 00.00 pada hari Minggu pembukaan bar& pub milik Koh Tjiang di bilangan Mangga Besar. Undangan telah berdatangan hadir, aku melihat tokoh gay Indonesia dari Surabaya juga hadir malam itu dan banyak selebriti, pejabat, mantan pejabat, pebisnis, profesional muda dan juga atlit yang hadir malam itu. Acara dimeriahkan oleh sekelompok grup entertainer gay yang sudah kondang di Jakarta dengan penari... read more

"Oo it's ooo" awal kampanye pemilu sudah dimulai, entah apa yang di kampanyekan oleh puluhan partai yang tak jelas juntrungannya di negara republik drakula ini, hanya sekelompok petualang politik picisan yang berlomba untuk mendapatkan kesempatan menguras habis kekayaan yang berlimpah di negeri yang konon kabarnya gemah ripah loh jinawi tata tentrem karta raharja ini. Pesta demokrasi katanya,... read more

Salah satu keanehan mungkin satu satunya di dunia adalah pembentukan satgas pengamanan oleh masing masing partai setiap menjelang pemilu. Kan ada instansi resmi yang mengurusi masalah keamanan dan pengamanan, tapi entahlah semua partai di negara ini merasa penting membentuk satgas pengamanan sendiri yang terkadang justru membuat situasi menjadi tidak aman. Satgas yang dibentuk umumnya terdiri... read more

Semenjak awal kampanye hingga hari ini banyak sekali kegiatan calon legislatif dari masing masing partai yang berhamburan di negeri ini, umumnya segala cara dilakukan untuk menjaring massa calon pemilih agar mencoblos partainya dan gambarnya sebagai orang yang dipercaya untuk menyalurkan aspirasi mereka dalam pemerintahan yang akan datang. Bar&pub milik Koh Tjiang (baca : Akademi Fantasi Gay ) di... read more

"Deg deg ser..." hatiku bergetar tatkala melihat salah seorang juru kampanye diantara segerombolan jurkam diatas sebuah pentas. Masih muda diantara jurkam tua bangkotan perut buncit muka berminyak namun jurkam yang satu ini lain dan seakan aku pernah ketemu tetapi entah dimana. Kemarin dia ada juga disana tetapi sebagai juru kampanye partai lain, apakah aku salah lihat, deja vu?, entahlah... read more



Urusan logistik pemilu? Oo it's ooo... Hmm... membuat kita lebih sedih lagi melihat sistem kerja bangsa ini. Pemilu itukan sudah dijadwalkan setiap lima tahun, tapi selalu saja persiapannya on the last minute sehingga segala sesuatu dikerjakan terburu buru penuh masalah banyak task force den tentunya akn banyak penyimpangan dibanding bila dikerjakan secara apik rapi terprogram sejak lima tahun... read more

Ya... keinginan kuat untuk mempertontonkan kontol biji peler, lobang kencing dan lobang pantat kepada sesama lelaki merupakan sumber kenikmatan tersendiri bagiku, apalagi disertai dengan manipulasi manual pada zona erotik tersebut dan mendapat reaksi terhadap aksiku dari sesama lelaki yang melihat baik reaksi positif artinya menikmati tontonan yang aku suguhkan maupun reaksi negatif dengan kening... read more

Memberikan sinyal rangsangan seksual kepada sesama lelaki merupakan kenikmatan dan kebahagiaan tersendiri bagi seorang homo tulen bin sejati seperti diriku. Tak perduli apakah rangasangan seksual tersebut menjelma menjadi permainan entot mengentot atau hanya cukup menyebabkan kontol penerima sinyal menjadi ngaceng berat, hal itu tak menjadi persoalan karena untuk selanjutnya toh pengalaman... read more

Betapa bahagianya aku ketika membuka lemari yang berisikan barang cenderamata yang bernilai erotik bagiku yang semakin hari semakin bertambah. Dari mulai topi penutup kepala sampai dengan sepatu karet rombeng, dari sapu tangan bekas ngelap pejuh sampai dengan celana jeans robek, pokoknya segala macam pernak pernik barang yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kegiatan entot mengentot namun... read more

! Fetish; Dinas Luar

Mar 19, 2004

"Lagi bertugas mas?" "Dinas luar..." jawaban pendek tegas dari seorang seorang anggota polisi, namanya tertera dibaju seragam coklat, Sumarjo. Anggota polisi yang satu ini sangat menarik perhatianku, mungkin juga menarik perhatian anda yang mempunyai selera yang sama, "!" kontol ngaceng seorang homo fetish. Betapa tidak, anak muda gagah tinggi berbadan segitiga abis man, dada bidang kekar... read more

Seperti umumnya seorang homo ekshibisionis sejati maka segala sesuatu tindakan dan perbuatannya selalu saja mengisyaratkan "fuck me if you can", entotlah aku bila kau mau, tentu saja aksi akan mendapatkan reaksi dari sesama lelaki homo ekshibisionis maupun homo voyeurism "i'm really greedy to fuck you, man", gua demen banget ngentotin loe. Nah, klop bukan bila mendapatkan hal tersebut, dimana... read more

! Attention!

Mar 20, 2004

"!", sebuah tanda baca yang mempunyai banyak arti, awas, hati hati, attention, beware, achtung dan sejuta makna dapat mengartikan tanda baca"!". Bagiku seorang homoseksual gay sejati maka "!" adalah kontol ngaceng,ya kontol ngaceng tegak berdiri siap untuk mengentot siapa saja yang menghendaki kontol ngaceng tersebut baik di mulut maupun di lobang pantat tapi tidak di memek. Homoseksual sebuah... read more

"Aku tidak bersalah apapun" protesku "Nanti saja urusannya, pokoknya ikut ke kantor" "Anda tidak berhak menahanku" "Melawan petugas ya!" ancam petugas tramtib ketika mereka menertibkan kawasan liar di pinggiran rel kereta api, dua tangan kekar mencengkeram lenganku dikiri dan kanan dan menggelandang aku masuk kedalam mobil tahanan bersama beberapa orang lagi yang sudah berada didalam mobil... read more

Sasana tinju merupakan tempat favoritku memuaskan pandangan mata mengisi perbendaharaan fantasi seorang homo tulen seperti diriku, tempat dimana sekelompok lelaki muda kekar berbentuk segitiga abis berotot ketat kenyal dada bidang dengan otot dada menggelembung dihiasi pentil yang melenting perut rata berotot six pack kaya papan cucian pinggang ramping dengan daging buah pantat yang padat kenyal... read more

Komplek latihan calon tamtama itu berada diluar kota, sepi, jauh dari kesibukan masyarakat umum, dikejauhan terdengar suara orang yang sedang latihan khas dengan nyanyian para militer yang datar dan tegas mengikuti oleh gerak mereka. Aku mengantarkan titipan barang yang ditujukan kepada sersan Bimo, instruktur calon tamtama disana, melapor di gerbang masuk, periksa identitas, barang titipan di... read more



Page 1 of 3

   1 2 3