'Kuli PETI (Gurandil) Permainan Brutal' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated May 20, 2018 - Home of 21259 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Kuli PETI (Gurandil) Permainan Brutal

By kontolgatal

submitted March 7, 2004

Categories: In Indonesian

Text Size:

Kebrutalan di lokasi penambangan emas liar merupakan kisah lama yang selalu berulang dari abad ke abad sepanjang tragedi kehidupan manusia. Pengasapan lobang penggalian hingga berakhir dengan kematian para gurandil merupakan hal yang dianggap lumrah saja oleh karena persaingan antar kelompok yang sama rakus sama tamak sama biadab sehingga nyawa manusia tak lebih sama saja dengan nyawa tikus got yang mati bergelimpangan ketika lobangnya diasapi... demikian pula dengan permainan seks mereka, tak ada norma sama sekali yang kuat dapat saja memperlakukan yang lemah sekehendak hati dalam memuaskan fantasi seks, semua sah sah saja.

"Kau dipanggil boss!" dua orang gurandil tinggi tegap mendatangiku dan langsung saja menggiringku ke tenda boss mereka, ternyata di dalam tenda tersebut milik ke 3 orang aparat yang menyelenggarakan permainan gulat oli tadi "Ngapain elo berada di lokasi ini!"

mereka mulai menginterogasiku karena baru sadar bahwa aku bukanlah salah seorang dari kelompok gurandil. Semakin lama semakin intens pertanyaan mereka dan berakhir dengan diikatnya kedua tangan dan kedua kakiku pada balok kayu berbentuk silang X, demikian pula pinggangku diikat erat hingga terfiksasi ke balok kayu tersebut dan mereka merogoh sekujur tubuhku seolah mencari senjata tajam, alat komunikasi atau benda berbahaya lain seakan aku ini seorang teroris yang berbahaya dan shrieek... bajuku dirobek dibagian dada sehingga putingku terpampang, dan kembali shrieek... celana boxerku dirobek selangkangannya sehingga pantat dan kontolku terbuka karena aku tak memakai CD! Kedua putingku dijepit dengan penjepit baju aww... atiiit! dan leher kepala kontolku diikat dengan karet gelang... arrrgh!

Setelah yakin dan puas bahwa aku bukan seorang yang berbahaya, tetapi seorang homo gay tulen yang sedang melakukan petualangan saja, merekapun tersenyum dan... didepan aku yang lagi terikat ketiga militer berpangkat balok itu mulai melakukan aksinya dengan saling meraba tubuh satu sama lain bercipokan ala french kiss dan seorang diantaranya berlutut dihadapan dua militer lain mulai mengisap kontol temannya yang mulai ngaceng keluar dari celana seragam. Satu persatu kontol ngaceng temannya yang mekar mengembang item gede berurat kehijauan dijilat diemut dan diisap bergantian terkadang sekali gus dua kontol masuk kemulutnya yang terkuak lebar, dengan mata setengah terpejam menikmati setiap denyutan kedua kontol temannya. Aku tak dapat menahan agar tidak ngaceng melihat permainan ketiga militer tersebut didepan mata, apalagi salah seorang dari mereka demikian tegap berotot dan penuh bulu disekujur tubuhnya bagaikan rajangan daun tembakau akh...

Kini pengisap kontol doggy style, kontol temannya masih tertancap dalam dimulutnya, deep throat sampai ke pangkal batang kontol sehingga jakunnya tambah gede naik turun dan hidungnya terbenam dalam jembut yang basah item tebal bergerumbul sementara militer berbulu beranjak kearah pantatnya dan shrieek...! celana militer si pengisap kontol dirobek dibagian pantat, iapun melakukan rimming dengan penuh nikmat sementara kontol yang diemut temannya mulai keluar masuk menyodomi mulut... gila! aku menjadi sangat tersiksa melihat ulah mereka didepanku yang tak berdaya sama sekali karena terikat erat dibalok kayu sementara kontol dan lobang pantatku sudah berdenyut denyut pengen untuk segera dientot. Mereka melakukannya dengan baju militer masih melekat ditubuh, basah berkeringat karena udara didalam tenda cukup panas dan semakin panas pula akibat aktifitas seks yang mereka lakukan.

"Ikut dong..." pintaku dengan lirih

"Diam loe anjing!, lonte homo bajingan" sergah militer yang berbulu yang kini mulai mengembat lobang pantat temannya yang udah basah kuyup karena air liurnya ketika melakukan rimming tadi dengan menyodokkan kontolnya yang gede item berbulu lebat dipangkal kontol tegak ngaceng berat yang keluar dari celana militernya yang sempit ngepas dipaha masih melekat erat, sama seperti kontol temannya yang mengentotin mulut. Butiran keringat sebesar jagung bercucuran membasahi ketiga orang militer jahanam yang sedang mengentot didepanku sampai tiba tiba seorang gurandil masuk ke tenda untuk menyerahkan uang setoran.

Gila... benar benar gila, tanpa sedikitpun merasa risih militer berbulu menerima uang setoran gurandil sambil tetap menancapkan kontol gedenya dilobang pantat dan menghitung lembar demi lembar rupiah yang disetorkan diatas punggung basah teman yang dikentotnya, sementara militer yang mengentotin mulut temannya tetap saja merojok rojokan kontol kemulut temannya tanpa merasa terganggu dengan kehadiran gurandil yang sedang menyetorkan uang tersebut. Aku memandang gurandil tersebut, tonjolan kontolnya mulai ngaceng membesar membentuk tenda didepan celananya yang berlumpur "Entotin gue juga dong...!" pintaku pada gurandil tersebut "Nggak! loe kagak boleh apapun, dasar homo babi doyan kontol" sergah militer berbulu itu padaku dan "Keluar loe!" dia memerintahkan gurandil ngaceng berlumpur penyetor uang upeti setelah selesai menghitung uang tersebut.

Temannya yang dientot muka belakang kiri berdiri tegak tak lagi dalam posisi doggy style, temannya yang satu kini mengoral kontolnya dan sementara militer berbulu masih saja mengentotin lobang pantatnya keluar masuk. Terkadang kontol yang keluar masuk lobang pantat itu menyeruak melalui selangkangan yang dientot dan masuk kemulut temannya yang sedang mengoral sehingga kontol item gede berbulu itu keluar masuk lobang pantat - mulut - lobang pantat - mulut dan kontol itu semakin berkilat oleh karena dibasahi ludah dan semakin keras dan tegang pula.

"Please,... lepasin gue dong, gue pengeeen!" aku menghiba meminta belas kasihan mereka agar mengijinkan aku untuk ikut bareng menyalurkan hasrat yang telah menggelegak sampai ke ubun ubun "Sekali lagi loe ngomong gue cincang abis loe!" kata salah seorang dari mereka Kini militer berbulu berbaring dilantai tenda dengan kontol gedenya ngaceng tegak perkasa keluar dari celana, seorang temannya duduk menunggangi kontol berbulu itu sambil mengeol geolkan pantatnya dengan nikmat dan seorang lagi mulai ikut menyodokkan kontolnya untuk masuk bareng dengan kontol berbulu yang telah lebih dulu tertancap dilobang pantat itu, sehingga double penetration di depanku dan sengaja posisi mereka arahkan sedemikian rupa sehingga aku dapat melihat dengan jelas kedua kontol keluar masuk lobang pantat temannya di depan mata kepalaku sementara aku tak dapat berbuat apapun bahkan sedemikian terfiksasinya tubuhku pada balok X tersebut untuk sekedar menggoyangkan kontolku yang udah ngaceng berat itupun aku nggak bisa. Sebagai seorang homo sejati anda pasti dapat rasakan betapa brutalnya mereka menyiksaku, melihat tiga laki laki tegap berotot ketat basah kuyup berkeringat membasahi seragam militer yang masih melekat melakukan permainan seks liar di depan mata tanpa anda dapat berbuat apapun bahkan untuk sekedar ngloco sendiri untuk melepaskan muncratan pejuh dari kontol yang udah ngaceng beratpun anda nggak bisa... sadis banget khan.

Diiringi oleh lenguhan panjang berulang kasli satu persatu militer jahanam itu memuncratkan pejuhnya kedalam lobang pantat temannya yang udah terkuak lebar akibat masuknya dua kontol gede dan dia sendiripun ikut muncrat akibat diloco oleh temannya yang sedang mengentotin lobang pantatnya itu dan pejuh yang berhamburan dilantai diraupnya dengan kedua tangannya dan dioles dan disapunya ke muka dan kesekujur tubuhnya yang basah kuyup oleh keringat itu.

Sejenak mereka terdiam lemas berpelukan masih dengan dua kontol tertancap dalam di lobang pantat terengah engah mengatur nafas, sementara aku tak berkutik memandang tubuh tiga lelaki perkasa berotot lengkap dengan seragam militer yang basah kuyup lengket ketubuh mereka berpelukan erat didepan mata, kontol dan biji pelerku sakit sekali rasanya karena ngaceng terus menerus namun tak bisa mengeluarkan pejuh... ohh tersiksa betul rasanya aku saat itu sampai aku berfikir bila aku mati nanti aku akan berwasiat minta tubuhku di kremasi lengkap dengan dildo kontol kontolan ekstra large tertancap mantap di lobang pantatku dan dimulutku agar roh ku tetap dapat melayang layang sambil menikmati kontol gede di lobang pantat dan di mulut, crazy man. Astaga kini mereka mulai lagi, saling mengisap kontol posisi 69 dengan baju basah kuyup sampai kecelana, dada terbuka tak berkancing, kontol gede ngaceng kembali keluar tegak keluar dari celana, sementara yang seorang lagi ngentotin lobang pantat temannya yang lagi asyik 69 melalui robekan celana dibagian pantat.

Suara kecipak kecipok kontol basah berludah diemut dan suara kontol basah berlumuran sisa pejuh campur keringat keluar masuk lobang pantat diiringi dengan desahan erangan dan lenguhan jantan, menggigil mengejang menggeliat menggelinjang bergantian dan bergantian mereka melakukannya sampai orgasme berkali kali masih didepan mataku yang sudah merebak air mata tanpa sedikitpun merasa kasihan kepadaku yang masih terikat erat dibalok kayu X dengan kedua pentil terjepit jepitan pakaian dan kontol ngaceng terus mencuat keluar dari robekan celana boxer tanpa bisa ngecret karena leher kepala kontolku masih terikat karet gelang sialaaan... permainan brutal dilokasi penambangan emas liar (Udah ah, mau ngloco kontol gw ngaceng berat nih)



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From kontolgatal

Kuli Gudang Dolog

Feb 23, 2004

Sore itu aku berada di depan gudang Dolog di bilangan Jakarta Timur, berjalan jalan menghirup udara sore hari melepas kepenatan setelah lima hari bekerja di kantor. Ada 2 buah truk penuh berisi beras import yang sedang diturunkan oleh sekelompok kuli keluar masuk dari truk kedalam gudang memanggul 2 atau 3 karung beras dipundak mereka yang kekar, kuat dan perkasa hmm... sangat menarik perhatianku... read more

Malam itu film India ditayangkan di bioskop tersebut, tak banyak lagi peminat bioskop semenjak sarana hiburan telah masuk langsung ke ruang tamu masing masing keluarga berupa TV, VCD maupun DVD. Hanya ada beberapa orang yang sedang menunggu di lobby sederhana bioskop tersebut menunggu loket karcis buka, termasuk aku yang sengaja datang ke bioskop tersebut untuk menyalurkan hobbyku menyedot kontol... read more

Perjalanan menuju lokasi logging sangat melelahkan, 2 hari 3 malam berada di dalam mobil Land Rover menempuh jalanan tanah berlubang, berlumpur, tak terawat, menembus rimba belantara yang telah rusak tercabik, bersama 2 orang staf perusahaan kayu yang hendak melakukan audit di lapangan karena hasil penebangan sudah semakin tak menguntungkan perusahaan sehingga dirasa perlu untuk meninjau lapangan... read more

Sore menjelang malam aku menuju barak C sesuai yang diperintahkan oleh kuli logging yang mengembat abis mulutku siang tadi, rahangku masih terasa pegel oleh karena terlalu lama menganga penuh untuk menerima sodokan kontol item gede sepergelangan tanganku. Sementara lelehan pejuh dicelanaku sudah mengering, membentuk gambaran tersendiri dicelanaku dan bila aku bersendawa maka uap pejuh kental... read more

Matahari telah keluar dari peraduannya, demikian pula kuli logging pada berkeluaran dari bedengnya masing masing, ada 5 bedeng dilokasi penebangan kayu tersebut, bedeng A sampai bedeng E, sama kumuh dan sama sempitnya, berisi rata rata 6 orang kuli per bedeng. Hari ini hari Minggu merupakan hari istirahat mereka, namun oleh karena lokasi terpencil ditengah hutan dan ketiadaan sarana transportasi... read more

Aku masih terikat diambang pintu, telanjang bulat, jejas bilur sabetan dan bogem mentah serta bekas sundutan rokok dan cupang menghiasi sekujur tubuh, dengan pejuh berceceran diseluruh tubuhku, bahkan mengalir perlahan keluar dari anus membentuk aliran di selangkanganku turun ke buah pelerku dan menetes, turun juga ke kedua pahaku sampai ke betis, aliran pejuh hangat geli geli basah akhhh...... read more

PETI, penambangan tanpa ijin merupakan skandal terbesar di negeri ancur ancuran seperti di Indonesia ini. Lokasi penambangan emas dibangun, lobang penggalian dibuat dengan dana pemerintah yang tidak sedikit dan kemudian dinyatakan ditutup karena konon katanya tak menghasilkan dan selanjutnya penambang liar yang di kordinir oleh oknum PT Aneka Tambang yang mengoperasikan lobang tambang tersebut... read more

Betapa tidak, sebuah lokasi penambangan emas illegal dimana semua aturan dan norma hukum yang lazim dalam sebuah masyarakat yang beradab tidak berlaku termasuk tanpa pengawasan dari aparat penegak keadilan, hanya hukum rimba yang kuat mengalahkan yang lemah, yang kuat menjadi berhak atas eksplotasi yang lemah luar dalam, maka tempat itu mejadi benar benar menjadi swarga yang indah bagi kaum gay,... read more

Seperti yang telah aku ceritakan terdahulu bahwa di lokasi penambangan emas liar banyak sekali fihak yang berkepentingan, menangguk keuntungan dari keboborokan sistem negeri brengsek ini dengan segala tipu daya dan muslihat menjungkir balikkan logika akal sehat, memeras tenaga gurandil sampai kering kerontang tak meninggalkan bekas apapun untuk kemajuan mereka apalagi untuk kemajuan masyarakat... read more

Dua orang kuli memanggul peralatan galian berjalan di depan kamar kostku, ditengah hujan deras yang melanda Jakarta. Mereka berjalan sambil bercanda satu sama lain ditengah hujan lebat, entah apa yang mereka bicarakan namun kelihatan mereka sangat happy dan yang jelas kontol mereka berdua tampak ngaceng berat tercetak dengan tegas dibalik pakaian mereka yang basah kuyup itu. Aku sendiripun lagi... read more



Setelah beberapa saat aku berada telanjang bulat diantara pelukan dua kuli serabutan yang baru saja menumpahkan pejuh kedalam mulut dan kedalam lobang pantatku, perutku mulai keroncongan. Maklumlah banyak sudah energi yang keluar apalagi diluar udara dingin dengan tiupan angin mengiringi hujan petir yang belum juga berhenti dari tadi membasahi bumi Jakarta, aku bangkit menuju pojokan dapur masih... read more

Koh Tjiang memanggilku untuk menyampaikan maksudnya memperluas bidang usaha bar&pub miliknya di bilangan Mangga Besar, yaitu menambah side wing eksklusif untuk gay. Untuk itu ia merasa perlu untuk melakukan seleksi ketat terhadap calon "waiter paripurna" yang akan mengisi lowongan tersebut, dan ia menetapkan beberapa syarat agar aku dapat mencarikan tepat sesuai keinginannya serta berjanji akan... read more

Ke enam calon terpilih memasuki kampus Akademi Fantasi Gay. Seragam kaos buntung ketat dengan celana boxer tipis membayang, Adi kulit sawo matang pakaian warna merah, Bonar sawo matang pakaian warna jingga, Cokro kulit kuning pakaian warna kuning, Don kulit hitam pakaian warna hijau, Edmond kulit putih kuning pakaian warna biru dan Fred kulit hitam pakaian warna ungu. Warna warni pelangi, bendera... read more

Masa training hampir berakhir, sudah 3 bulan ke 6 akademia berada dalam kampus dan tak satupun tereliminasi oleh karena kemampuan mereka sangat baik dalam menerima latihan yang diberikan olehku, Gugun dan Koh Tjiang sangat teramat puas pada performance mereka, terutama setelah orgy yang dilakukan mereka bersama Koh Tjiang. Penampilan para akademia harus mendapat sentuhan agar layak jual pada... read more

Minggu depan para peserta akademia akan mulai bertugas di bar&pub milik Koh Tjiang di bilangan Mangga Besar Jakarta, berarti kampus Akademi Fantasi Gay akan kosong entah untuk berapa lama aku belum mendapat order lain dari Koh Tjiang. Upacara yudisium untuk melepaskan para akademia akan segera diselenggarakan di kampus, kami sudah merencanakan sedetil mungkin tahap demi tahap jalannya upacara... read more

Jam 00.00 pada hari Minggu pembukaan bar& pub milik Koh Tjiang di bilangan Mangga Besar. Undangan telah berdatangan hadir, aku melihat tokoh gay Indonesia dari Surabaya juga hadir malam itu dan banyak selebriti, pejabat, mantan pejabat, pebisnis, profesional muda dan juga atlit yang hadir malam itu. Acara dimeriahkan oleh sekelompok grup entertainer gay yang sudah kondang di Jakarta dengan penari... read more

"Oo it's ooo" awal kampanye pemilu sudah dimulai, entah apa yang di kampanyekan oleh puluhan partai yang tak jelas juntrungannya di negara republik drakula ini, hanya sekelompok petualang politik picisan yang berlomba untuk mendapatkan kesempatan menguras habis kekayaan yang berlimpah di negeri yang konon kabarnya gemah ripah loh jinawi tata tentrem karta raharja ini. Pesta demokrasi katanya,... read more

Salah satu keanehan mungkin satu satunya di dunia adalah pembentukan satgas pengamanan oleh masing masing partai setiap menjelang pemilu. Kan ada instansi resmi yang mengurusi masalah keamanan dan pengamanan, tapi entahlah semua partai di negara ini merasa penting membentuk satgas pengamanan sendiri yang terkadang justru membuat situasi menjadi tidak aman. Satgas yang dibentuk umumnya terdiri... read more

Semenjak awal kampanye hingga hari ini banyak sekali kegiatan calon legislatif dari masing masing partai yang berhamburan di negeri ini, umumnya segala cara dilakukan untuk menjaring massa calon pemilih agar mencoblos partainya dan gambarnya sebagai orang yang dipercaya untuk menyalurkan aspirasi mereka dalam pemerintahan yang akan datang. Bar&pub milik Koh Tjiang (baca : Akademi Fantasi Gay ) di... read more

"Deg deg ser..." hatiku bergetar tatkala melihat salah seorang juru kampanye diantara segerombolan jurkam diatas sebuah pentas. Masih muda diantara jurkam tua bangkotan perut buncit muka berminyak namun jurkam yang satu ini lain dan seakan aku pernah ketemu tetapi entah dimana. Kemarin dia ada juga disana tetapi sebagai juru kampanye partai lain, apakah aku salah lihat, deja vu?, entahlah... read more



Urusan logistik pemilu? Oo it's ooo... Hmm... membuat kita lebih sedih lagi melihat sistem kerja bangsa ini. Pemilu itukan sudah dijadwalkan setiap lima tahun, tapi selalu saja persiapannya on the last minute sehingga segala sesuatu dikerjakan terburu buru penuh masalah banyak task force den tentunya akn banyak penyimpangan dibanding bila dikerjakan secara apik rapi terprogram sejak lima tahun... read more

Ya... keinginan kuat untuk mempertontonkan kontol biji peler, lobang kencing dan lobang pantat kepada sesama lelaki merupakan sumber kenikmatan tersendiri bagiku, apalagi disertai dengan manipulasi manual pada zona erotik tersebut dan mendapat reaksi terhadap aksiku dari sesama lelaki yang melihat baik reaksi positif artinya menikmati tontonan yang aku suguhkan maupun reaksi negatif dengan kening... read more

Memberikan sinyal rangsangan seksual kepada sesama lelaki merupakan kenikmatan dan kebahagiaan tersendiri bagi seorang homo tulen bin sejati seperti diriku. Tak perduli apakah rangasangan seksual tersebut menjelma menjadi permainan entot mengentot atau hanya cukup menyebabkan kontol penerima sinyal menjadi ngaceng berat, hal itu tak menjadi persoalan karena untuk selanjutnya toh pengalaman... read more

Betapa bahagianya aku ketika membuka lemari yang berisikan barang cenderamata yang bernilai erotik bagiku yang semakin hari semakin bertambah. Dari mulai topi penutup kepala sampai dengan sepatu karet rombeng, dari sapu tangan bekas ngelap pejuh sampai dengan celana jeans robek, pokoknya segala macam pernak pernik barang yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kegiatan entot mengentot namun... read more

! Fetish; Dinas Luar

Mar 19, 2004

"Lagi bertugas mas?" "Dinas luar..." jawaban pendek tegas dari seorang seorang anggota polisi, namanya tertera dibaju seragam coklat, Sumarjo. Anggota polisi yang satu ini sangat menarik perhatianku, mungkin juga menarik perhatian anda yang mempunyai selera yang sama, "!" kontol ngaceng seorang homo fetish. Betapa tidak, anak muda gagah tinggi berbadan segitiga abis man, dada bidang kekar... read more

Seperti umumnya seorang homo ekshibisionis sejati maka segala sesuatu tindakan dan perbuatannya selalu saja mengisyaratkan "fuck me if you can", entotlah aku bila kau mau, tentu saja aksi akan mendapatkan reaksi dari sesama lelaki homo ekshibisionis maupun homo voyeurism "i'm really greedy to fuck you, man", gua demen banget ngentotin loe. Nah, klop bukan bila mendapatkan hal tersebut, dimana... read more

! Attention!

Mar 20, 2004

"!", sebuah tanda baca yang mempunyai banyak arti, awas, hati hati, attention, beware, achtung dan sejuta makna dapat mengartikan tanda baca"!". Bagiku seorang homoseksual gay sejati maka "!" adalah kontol ngaceng,ya kontol ngaceng tegak berdiri siap untuk mengentot siapa saja yang menghendaki kontol ngaceng tersebut baik di mulut maupun di lobang pantat tapi tidak di memek. Homoseksual sebuah... read more

"Aku tidak bersalah apapun" protesku "Nanti saja urusannya, pokoknya ikut ke kantor" "Anda tidak berhak menahanku" "Melawan petugas ya!" ancam petugas tramtib ketika mereka menertibkan kawasan liar di pinggiran rel kereta api, dua tangan kekar mencengkeram lenganku dikiri dan kanan dan menggelandang aku masuk kedalam mobil tahanan bersama beberapa orang lagi yang sudah berada didalam mobil... read more

Sasana tinju merupakan tempat favoritku memuaskan pandangan mata mengisi perbendaharaan fantasi seorang homo tulen seperti diriku, tempat dimana sekelompok lelaki muda kekar berbentuk segitiga abis berotot ketat kenyal dada bidang dengan otot dada menggelembung dihiasi pentil yang melenting perut rata berotot six pack kaya papan cucian pinggang ramping dengan daging buah pantat yang padat kenyal... read more

Komplek latihan calon tamtama itu berada diluar kota, sepi, jauh dari kesibukan masyarakat umum, dikejauhan terdengar suara orang yang sedang latihan khas dengan nyanyian para militer yang datar dan tegas mengikuti oleh gerak mereka. Aku mengantarkan titipan barang yang ditujukan kepada sersan Bimo, instruktur calon tamtama disana, melapor di gerbang masuk, periksa identitas, barang titipan di... read more



Page 1 of 3

   1 2 3