'A Black Episode of My Life: Enslaved !' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Dec 15, 2017 - Home of 21224 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

A Black Episode of My Life: Enslaved !

By Tommy Rinaldo Vito

submitted March 8, 2005

Categories: In Indonesian

Text Size:

Slavery is still very much exist in the world. Bounded labour, indenture labour, child labour, you name it! All of them are forms of modern slavery.Even the real slavery- just like being practiced in the eighteen century - is still in existence today. What I had endured is just the worst part of my life i.e. when I was enslaved! I was enslaved mentally,physically,and sexually! I was also stripped naked, sexually abused, and tortured!

Banyak orang yang tidak percaya bahwa perbudakan masih ada di dunia.Tetapi apa yang aku ceritakan akan membuktikan bahwa benar(!) perbudakan masih dipraktekkan di dunia, bahkan di seluruh dunia.

Pelanggaran disiplin adalah hal biasa terjadi di kalangan militer. Pelanggaran seperti ini bisa ringan bisa berat.Hukumannya juga bisa sekedar dijatuhi hubungan disiplin seperti dihajar oleh atasan yang berhak menghukum (Ankum) atau masuk sel untuk beberapa hari dengan pengurangan jatah makanan.Atau bisa juga tidak diberi makanan sama sekali dua tiga hari, sambil tentu saja secara periodik diberi siasaan seperti: dicambuk,diberi sengatan listrik atau disundut dengan besi panas sampai semaput - pingsan.

Pelanggaran disiplin tertentu seperti desersi, pencurian,atau pembunuhan, bisa dikenakan pidana militer. Bagi anggota militer yang sempat jadi tersangka atau tertuduh, maka perkaranya akan diproses melalui Oditurat Militer untuk diadili oleh pengadilan militer.

Tapi proses pengadilan di negara terkebelakang manapun biasanya makan waktu sangat lama dan tak jarang sampai sang tersangka atau tertuduh yang tidak bersalah sudah mati [karena sakit alamiah atau akibat disiksa keterlaluan] pengadilan itu pun belum dimulai. Untuk mencapai proses itu tersangka ditahan di Rumah Tahanan Militer (RTM).

Aku pernah ditahan di RTM di suatu negara yang tak perlu aku sebut namanya. Kesalahanku cukup berat yaitu desersi. Aku ditangkap oleh Polisi Militer (POM) setelah sekitar setahun aku kabur meninggalkan kesatuanku. Waktu itu aku berumur 30 tahun dan berpangkat bintara (Sersan). Ketika aku berdinas militer aku sempat menyelesaikan pendidikan S1. Itu pula yang mendorong aku kabur dari kesatuanku,yaitu banyak pekerjaan lain yang jauh lebih menarik. Usahaku untuk kabur ke luar negeri juga gagal akibat penangkapan diriku oleh POM.

Setelah berhasil ditangkap, aku langsung saja dijebloskan ke suatu RTM. Yang pertama dilakukan para penjaga RTM adalah melucuti seluruh penutup tubuhku (pakaian) sehingga aku telanjang bulat dan merampas barang-barangku seperti dompet dan arloji. Kemudian mereka memasangkan borgol besi berantai di pergalangan tangan dan kakiku. Aku merasa benar-benar seperti budak-budak Afrika yang dibawa ke Amerika pada abad ke 17-18 yaitu telanjang bulat dan dirantai.

Aku digiring kedalam RTM dan dimasukkan ke suatu sel berukuran 3 X 3 meter. Didalamnya sudah ada 3 orang tahanan laki-laki, semuanya bertelanjang bulat dan dalam keadaan tangan dan kaki dirantai seperti aku!

Seperempat dari luas sel yang 3 X 3 m itu sudah terambil oleh kloset jongkok dan tempat mandi yang dilengkapi keran dan ember untuk menampung air.Sungguh sel itu terlalu sempit untuk 4 orang laki-laki dewasa,yaitu aku,Erik,Alex dan Jeffri. Ternyata kami berempat sama-sama berpangkat bintara dan juga melakukan pelanggaran yang sama yaitu : desersi!

Untungnya keadaan di RTM tidak sama dengan di Rumah Tahanan (Rutan) biasa dimana setiap penghuni baru harus dipelonco atau harus melalui suatu masa perkenalan (inisiasi) dalam bentuk pengeroyokan, pemukulan, penghinaan atau juga perkosaan! Mereka baik-baik saja dan juga tidak complain atas kehadiranku. Ternyata sebelumnya memang mereka sudah biasa berempat.Penghuni satu lagi dipindah ke sel lain, ditukar dengan aku.

Hampir tiga tahun aku berada dalam RTM itu dan selama tiga tahun itu pula kami berempat tidak pernah diberi pakaian atau penutup apapun juga. Bahkan borgol dan rantai kami pun tidak pernah dibuka. Borgol itu agak longgar, sehingga tidak melukai kulit kami.

Perkara kami juga tidak pernah diproses.Sekali-sekali kami diinterogasi. Tapi kami tidak pernah melihat interogator menuliskan sesuatu. Bahkan boleh dibilang kami hanya disiksa dengan macam-macam siksaan saja selama 1- 2 jam diinterogasi itu.

Para penyiksa itu paling hobby mencambuki tubuh kami yang telanjang bulat - sampai penuh bilur, lebam, dan lecet.Kemudian memasangakan penyengat listrik ke organ-organ tubuh kami yang sensitif seperti kontol, biji peler,lobang pantat, puting susu dan ketiak. Sampai kami kejet-kejet, mulas-mulas, pingsan-semaput atau bahkan sampai pejuh kami muncrat berceceran! Kalau pejuh kami sampai muncrat kelantai,sudah pasti kami harus menjilat ceceran pejuh kami dengan lidah sampai bersih!

Dari pagi sampai sore, praktis kami tidak pernah istirahat.Ada saja yang harus kami kerjakan atau kami rasakan. Baik dihajar atau disiksa, dipaksa senam, olahraga atau angkat beban, disuruh mengerjakan sesuatu,seperti membersihkan gedung, mencuci mobil, membersihkan halaman RTM.

Semua itu kami lakukan bertelanjang bulat dan dirantai serta dibawah ayunan pecut,sodokan besi panas atau sengatan listrik para petugas RTM! Setiap malam luka-luka kami "diobati" dengan alkohol dan yodium tinctur supaya kami kelojotan karena kepedihan dan kesakitan [Ta'i!]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Tommy Rinaldo Vito

This true story took place in the City of Batam, a city across Singapore which is separated by the Strait of Philips. This is about Alex - a handsome and muscular guy who works as private body-guard and his client Steve, a good looking, well built body,rich and young Eurasian business-man. Alex is 165 cm - 70 Kg, in his 27 and Steve is in his 30 years of age with almost the same size as Alex.... read more

Tokoh Alex adalah tokoh nyata. Ada orangnya dan sekarang masih hidup. Kisah-kisah tentang Alex adalah kisah nyata. Aku [Tommy Tjokro] adalah teman Alex.Kami adalah sahabat dekat. Karena itu Alex tidak ragu curhat kepadaku tentang apa saja.Tentang hidupnya, baik yang susah dan senang.Tentang pengalamannya jadi body-guard, mengawal macam-macam orang. Tentang kecenderungannya dan orientasi... read more

Although Alex was very busy guarding Steve and acted as his sexual partner, however Alex still had chances to experiment sexual encounter with others. Steve was doing business in the City of Batam - a neighbour city of Singapore. While sitting in the hotel lobby and guarding Steve - who was having a business meeting - Alex met Joko. Alex had been hired as a body-guard by Steve. Alex worked... read more

Before joining the Security Agency, Alex was with Abdul [Abdul Rahman Rasyid].Abdul was a rich gay man who had various kinds of businesses - which included operating gay bars.Gay bar actually was not common in Indonesia, although a couple of bars in Jakarta was once considered as gay bars. Because gays used to frequent the bars. Alex was once a security officer in Abdul owned gay bars.... read more

Alex was a good boy. His "mistake" was that he was such a good looking guy with beautiful body and a big cock. These provoked his martial art coach to always found reasons to punish him in order "to discipline" him. Meanwhile, Ab [his martial art coach] had always good reasons to inflict severe punishments upon him - for just minor infractions.But these punishments had made Alex a real man! ... read more

The Malay Dilema is the book written by Mahathir Mohammad. I have never read the book, nor have I seen it. But once I have to face the dilema to choose between two handsome and muscular Malay guys. Berkeliling dan berwisata di rantau ini adalah suatu pengalaman yang menggetarkan jiwaku yang kotor dan doyan sejenis ini.Di Nusantara ini ada beberapa negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei... read more

Accompanying Steve in a tour in the Peninsular Malaysia was really very enjoyable for my body and soul.Steve was such a passionate, homosexual and hypersexual guy.Everynight he asked me to be allowed to suck my cock and eat my cum.Luckily I am use to have abundant sperm in my balls,which was enough to cum twice or thrice daily without feeling weak! He asked me also to masturbate his huge... read more

Bang Abdulrahman Rasyid adalah seorang olahraga-wan. Dalam usianya yang baru 35 tahun dia sudah menyandang berbagai gelar kejuaraan dan berbagai kualifikasi ilmu beladiri. Meskipun mempunyai ijazah doktor tehnik kimia dari luar negeri [Jerman] tapi kecintaannya pada ilmu bela diri menyebabkan dia lebih memilih untuk mengembangkan ilmu bela diri dari pada menerapkan keahliannya di bidang... read more

It is very common that the side-walk in Jakarta is used by the vendors to make their living. So, most of the time people cannot walk on the side-walk because it is occupied by newspaper, fruit, food vendors or even street restaurants. After the economic crisis started in 1997, this has become worse and worse. I have always been interested in watching the street restaurants start their... read more

Bogor is a cool and beautiful city located about 60 km from Jakarta. During the Dutch Colonial Administration time - it was called Buitenzorg. It was then the second seat of the colonial government - after Batavia [now Jakarta] since the Governor General of the Dutch Indies lived in Bogor Palace. The incident told in this story took place in a camp located at the surrounding of Bogor. The... read more



Efforts of the government to stop the practice of brutality, sexual assault, torture and violence in STPDN has come to a complete failure. STPDN is a school run by the government for bureaucrats at the Local Governments. But, "Tradition cannot be stopped" said one of STPDN students,"We enjoy S/M in our school". 1. Lobang Pantat Praja Muda Usaha untuk mengakhiri kebejatan di STPDN gagal... read more

Telanjang bulat semua. Demikianlah kondisi para calon parjurit taruna (capratar)ini waktu mereka sedang "dijajakan" oleh para taruna senior untuk disewakan. Yang boleh menyewa adalah para taruna senior dan para perwira efektif alias perwira aktif. Perbudakan sementara ini merupakan "tradisi" di Akmil (Akademi Militer). Para capratar ini adalah pemuda-pemuda yang baru saja diterima atau... read more

The harsh whipping on naked bodies is one of the barbaric methods used in the boot camp.The whips are liberally used to maintain discipline of the recruits. Proding the recruit naked bodies with hot irons and giving electroshocks to their genital, ass hole, armpit are also very commonly done. The muscular instructors seems to have no mercy at all. Kami tiba di "Kawah Candradimuka" [yaitu... read more

The new recruits had never imagined that being members of the armed forces meant they are bound by a contract for miserable torture. They were just aware of it when the boot camp was started and when suddenly they found they were stripped naked and tortured! As new recruits they had to be naked almost all the time. It was meant to make them aware that they were men and to make them... read more

Film Indonesia nyaris punah,kalau saja tidak ada produsen yang berani memulai produksi film untuk layar lebar seperti: "Cau Bau Kan" dan "Arisan". Seberapa jauh investasi yang dikeluarkan untuk kedua film tersebut? Apakah sebanding dengan film berjudul "Tora!Tora!Tora!" tentang serangan Angkatan Udara Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii - tidak jelas. Film "Arisan" terasa amat indah karena di... read more

Jeffri masih tergantung di tiang pencambukan. Tubuhnya yang telanjang bulat,putih,atletis dan ketat berotot itu penuh bilur, lembam dan lecet berdarah. Ia baru saja mewakili teman-temannya satu angkatan menerima "Lecutan Pertama". Kedua lengannya terangkat ke atas dan bergantung pada rantai besi yang mencekal borgol di masing-masing pergelangan tangannya.Kakinya mengangkang dan masing-masing... read more

Nafsu menjadi budak seakan tertanam dalam otakku sejak lahir. Keinginan jadi budak seorang lelaki muncul saja tiba-tiba dalam diriku yang kemudian makin lama meningkat, makin kental dalam diriku. Tidak ada yang lebih nikmat selain menjadi budak Tommy Tjokro dan Abdul Rahman Rasyid.Kedua cowok itu ganteng tapi sadiss(!)-nya bukan main!Tommy maupun bang Abdul,keduanya ahli mengayun pecut! ... read more

BUKAN KHAYALAN SEMATA Ada yang mengira penulis cerita sialan ta'i ini berkhayal atau berfantasi. Padahal, ini adalah kisah nyata yang senyata-nyatanya - seperti ta'i di lobang kakus - nyata dan bau ta'i (!) dan apa adanya! Nyata! Seperti halnya seorang pemuda remaja yang barusan mimpi basah. Mula-mula terasa kancutnya basah sewaktu dia terbangun. Ketika dilihat, ter-nyata memang... read more

PERJUMPAAN PERTAMA Aku berjumpa di kantor dengan Yopi ketika dia melamar pekerjaan.Umurnya 18 tahun dengan ijazah SMA.Aku ingin menerima Yopi bekerja di kantorku, pertama:karena Yopi cowok ganteng,tegap atletis dan yang kedua:karena aku ingin menolong dia. Jadi memang nafsu sudah mengatasi niat baikku. Sebetulnya aku bisa saja menerima dia bekerja di kantorku, sebab aku orang... read more

MENGHAJAR PRAJURIT Rudiyanto [Rudy] adalah anak buahku di batalyon. Umurnya 18 tahun. Dia tamatan SMU dan lazimnya tamatan SMU melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi tekanan ekonomi mengharuskan dia memilih jalan lain.Dia berpangkat Prada[Prajurit Dua].Jadi,ijazah yang dipunyai jauh lebih tinggi dari yang seharusnya menjadi persyaratan seorang tamtama. Sejak pertama aku jumpa... read more



PECUT, CAMBUK, DAN CEMETI Sewaktu masih taruna senior dan setelah aku jadi pelatih taruna di Akmil,cemeti,pecut atau cambuk adalah alat favoritku untuk mendisiplin pemuda-pemuda yang sedang dibentuk untuk jadi militer sejati.Betapa indah dan nikmatnya melihat pemuda remaja yang tengah menanjak dewasa itu telanjang dada atau telanjang bulat, tampak menggelinjang, kaget kesakitan saat lecutan... read more

TAHANAN YANG TAMPAN, BEROTOT KETAT Tahanan itu berpangkat bintara [sersan]. Tubuhya tinggi besar,atletis dan berotot ketat.Tidak ada segumpal lemak pun yang tampak di tubuhnya yang saat itu sedang telanjang bulat tidak berpenutup selembar benang pun.Tidak jelas apa kesalahannya atau pasal apa dari hukum militer yang dilanggar-nya. Bisa jadi dia tidak bersalah. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia... read more

MAGANG Apprenticeship atau "magang" adalah suatu proses dimana seseorang belajar atau berlatih untuk mampu bekerja dalam profesi tertentu. Misalnya, untuk menjadi pandai besi maka seseorang bekerja dan belajar pada seorang pandai besi senior.Pada saatnya kelak si pemagang dapat berdiri sendiri dan bekerja sebagai pandai besi profesional. Pada waktu aku jadi Capratar [Calon Prajurit... read more

Siapapun pasti akan malu jika harus melepas baju dan celananya di depan orang banyak, meskipun di depan sesama jenis.Itulah perasaan yang aku rasa-kan sewaktu jadi "new recruit",yaitu waktu untuk pertama kalinya masuk kampus kawah Candradimuka sebagai kadet baru yang disebut : calon prajurit taruna [Capratar]. Candradimuka adalah suatu kampus akademi militer di suatu negara di dunia.... read more

ANAK TUNGGAL Meskipun anak tunggal,tetapi aku bukan tipe anak yang manja.Entah karena kedua orangtuaku pandai mendidik anak ataukah aku memang anak baik. Dari segi kelaki-lakian dan kontol, aku disunat sejak kecil.Jadi aku tak pernah melihat kulupku sendiri seumur hidup. Kata teman-temanku yang pernah mandi bareng dengan aku, kontolku besar. Mungkin sama besar dengan kontol Ricardo... read more

PROFESI SADO-MASOCHIST Aku amat menikmati profesiku sebagai militer! Suatu profesi yang dasarnya adalah membunuh atau dibunuh.Profesi yang jadi jiwa,raga,sukmaku dan jadi panggilan nafsu sex sejenis serta dorongan sado-masochist-ku. Aku juga bersyukur bahwa aku terlahir jadi laki-laki jantan yang kuat fisik dan mental sehingga cocok jadi anggota militer. Tidak heran jika aku bisa survive... read more

Pecut itu aku ayun-putarkan ke atas dan ujungnya aku lecutkan ke bagian bawah perut prajurit yang telanjang bulat itu, tepat di bagian pertumbuhan jembutnya : Whetttt!Cettarr! Suara dengung pecut itu segera diikuti dengan suara ujung pecut yang beradu dengan kulit yang ditumbuhi jembut sang prajurit:Cettarr! bagaikan bunyi letusan pistol dan..: AAAAGH!, si prajurit menjerit tertahan, amat... read more

PENGANTAR Siapa yang tak suka menyiksa? Bohong besar kalau ada yang mengatakan dirinya tidak suka menyiksa! Nyatanya kalau ada maling tertangkap di jalan, pasti akan berebutan orang datang untuk ramai-ramai menghajar maling sialan itu. Terlepas dari apakah yang dihajar itu benar-benar maling atau bukan! Bahkan ada maling yang sekalian disiram bensin badannya lalu dibakar hidup-hidup sampai... read more

LETNAN BENNY Letnan Benny adalah salah seorang perwira yang bertugas sebagai mentor. Mentor atau pembimbing bertindak untuk mempersiapkan para pemuda sipil yang segera akan dimiliterkan [militerisasi]. Karena itu pada waktu-waktu tertentu ia harus bertugas di kawah Candradimuka - suatu kampus akademi militer, dimana pemuda-pemuda dibentuk jadi militer sejati.Tentu saja dengan penyiksaan... read more

Bang Das [Dasrizal] adalah pelatih fitness-ku. Aku kenal Bang Das sekitar setahun yang lalu di tempat fitness. Waktu itu badan Bang Das belum seketat sekarang. Tetapi berkat latihan intens selama setahun dengan barbel dan berbagai mesin olah raga lainnya maka tubuh Bang Das sekarang sudah "jadi", ketat amat berotot dan nyata sekali dia seorang binaragawan. Otot dadanya sangat menonjol ke... read more



Page 1 of 4

   1 2 3 4