'A Beach For Film Shooting Location !' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Dec 14, 2017 - Home of 21224 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

A Beach For Film Shooting Location !

By Tommy Rinaldo Vito

submitted March 13, 2005

Categories: In Indonesian

Text Size:

Film Indonesia nyaris punah,kalau saja tidak ada produsen yang berani memulai produksi film untuk layar lebar seperti: "Cau Bau Kan" dan "Arisan".

Seberapa jauh investasi yang dikeluarkan untuk kedua film tersebut? Apakah sebanding dengan film berjudul "Tora!Tora!Tora!" tentang serangan Angkatan Udara Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii - tidak jelas.

Film "Arisan" terasa amat indah karena di situ ada adegan cipokan antara dua orang cowok homo sex yang bejat,sialan,ta'i! Itulah untuk pertama kalinya film Indonesia memuat adegan cipokan antara sesama jenis!

Adegan sialan ini diteruskan oleh kedua bintang cowok itu di luar script film.Mereka masuk kamar berdua, pura-pura mau tidur atau mau "istirahat" katanya, padahal saling menikmati kelaki-lakian masing-masing.Kontol, bool dan mulut mereka jadi andalan hubungan fisik sejenis mereka.Telanjang bulat mereka berpelukan,bergesekan,saling sedot, jilat, kocok, pompa dan entot Mereka seakan naik ke surga nirwana, seakan jiwanya moksa dan baru turun lagi ke bumi - ketika pejuh mereka berdua muncrat dari lubang kencing di ujung kontol mereka yang besar dan disunat ketat itu. Ta'i!

Sebagai seorang pekerja film, tentu saja mata pencaharianku sangat ditentukan ada atau tidak nya produksi film. Untunglah sejak dua dasawarsa terakhir ini media elektronik berkembang pesat. Sehingga rumah produksi yang dulu membuat film, layar lebar, sekarang bisa membuat sinetron dan iklan TV.

Namaku Erik [ditulis dengan "k", bukan "c"] ayah ku pengagum bintang film Eric Estrada yang ber main sebagai polisi di film serial California Highway Patrol (CHIP). Tidak heran jika ketika aku lahir, aku diberi nama Erik [tanpa Estrada].

Eric Estrada adalah seorang bintang film Latino yang tampan dan kekar. Berbeda dengan para pria Latinos di Amerika Serikat yang kontolnya tidak sunat, kontol Eric Estrada disunat ketat [high and tight] sehingga nikmat sekali untuk dilihat dan dijilat atau dikocok-kocok sampai pejuhnya muncrat! Jembut Eric Estrada dan bulu keteknya tumbuh serasi dengan ketampanan dan keketatan otot tubuhnya, sehingga nikmat untuk dilihat.

Tidak aneh jika foto Eric Estrada yang sedang bertelanjang dada sangat populer dipakai sebagai obat perangsang atau "Tombo Loco" alias obat untuk ngeloco para cowok homosex sialan - ta'i!.

Sambil memandangi foto itu, sang cowok homosex mengocok-ngocok kontolnya dengan nikmat, sampai akhirnya dia tidak bisa lagi menahan desakan pejuhnya untuk keluar dari lobang kencing di ujung kontolnya - dan akhirnya .. CROOOOOOOOOOT! CROOOOOOOOOOT CROOOOOOOOOOT! Pejuh sang cowok muncrat berceceran kemana-mana! Ta'i!

Ayahku adalah seorang tentara yang amat memuja kelakian-lakian dan tubuh ketat berotot. Mau tidak mau,aku anak tunggalnya, terpengaruh juga. Kebiasaan ayahku untuk angkat berat dan latihan otot rutin setiap hari menular pada diriku.Hanya bedanya,jika ayahku adalah seorang lelaki tulen yang heterokseksual - aku adalah seorang homosex tulen-tulenan dengan nilai 5[yang tidak terpikat sedikit pun pada perempuan] Ta'i!Untunglah kedua orang-tuaku tidak tahu tentang "kelainan" pada diriku.Kalau beliau-beliau tahu, entah apa kata mereka di Alam Baqa sana!

Aku tahu bahwa kedua orang-tuaku,terutama ayahku bangga pada diriku - terutama karena sikap dan penampilanku yang kelaki-lakian, ditambah lagi dengan wajahku yang lumayan [ tampan - kata orang!]. Meskipun hanya tamatan UT - Universitas Terbuka - aku juga punya ijazah S1. Tapi yang membikin aku bisa survive di Jakarta - bukan ijazah S1 - melainkan kesungguhan dan kemauanku untuk bekerja apa saja - dari mulai pekerjaan kacung, sopir, satpam sampai... gigolo! [Ta'i!]

Rumah produksi tempat aku bekerja adalah sarang homosex! Tak heran jika film yang mengangkat isu homosex diproduksi di rumah produksi ini. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa dunia showbiz - panggung selebriti memang kental dengan berbagai jenis manusia, termasuk manusia-manusia dengan berbagai jenis kelainan, baik fisik, mental dan seksual! Jadi kentalnya homoseksualitas bukan jadi monopoli tempatku bekerja saja, tapi dimana-mana juga begitu. Kata orang sok alim: "Tunggu saja datangnya bencana seperti di Sodom dan Gomorrah!" - [Ta'i!].

Setiap kali rumah produksi tempatku bekerja memproduksi film, sinetron atau iklan selalu ada saja cowok yang terpikat padaku. Kalau kebetulan aku berselera - aku layani, tapi kalau aku tidak berselera - aku tolak baik-baik.

Untunglah, tidak ada cowok homosex yang panik karena tergila-gila padaku, sampai mau membunuh atau melukai aku.Sebab, biasanya aku coba obati kerinduan mereka pada tubuhku dengan memberikan pelukan sayang atau remasan dengan jemariku yang kekar. Yang seperti itu ternyata amat membantu mereka untuk mengobati kerinduan mereka pada tubuhku yang ketat! [Ta'i!]

Ada sebuah film layar lebar yang baru selesai dibuat oleh rumah produksi tempatku kerja. Ada dua bintang yang sedang naik daun yang berperan jadi tokoh utama dalam film itu. Salah seorang di antaranya adalah bintang cowok.Sang cowok ini lumayan ganteng dan menawan dengan dua mata yang besar amat menarik. Tubuhnya ramping tapi ketat -pasti merangsang penggemar sex sejenis! Meskipun aku senang memandanginya tapi aku tidak jatuh cinta pada, sebut saja namanya : Taurat - supaya tidak terlalu vulgar dan terlalu terbuka.

Kebetulan, untuk produksi film kali ini tugasku adalah membantu Taurat. Shooting film dilakukan di suatu kota kecil di selatan Jawa Barat di tepi pantau. Dua rumah dikontrak untuk crew dan pemain film.

Para bintang terkenal biasanya punya tim sendiri yang terdiri dari manajer, asisten, penata gaya, penata pakaian dan entah apa lagi. Tapi bintang tertentu tidak punya manajer, apalagi tim.Mereka bekerja sendiri dan menangani semua urusannya sendiri. Jika ada bintang yang seperti ini maka biasanya aku ditugasi untuk jadi semacam asisten merangkap ajudan, bodyguard, pelayan,m anajer, supir dan entah apa lagi selama proses shooting.

Cukup menyenangkan bekerja untuk Taurat. Karena dia tampan, jantan, ramah baik hati dan tidak rewel. Justru karena Taurat seperti itulah maka aku mau mendedikasikan diriku untuk kelancaran tugas dan pekerjaannya di film.Aku tidur sekamar dengan Taurat. Dia di tempat tidur, aku tidur di bawah beralas karpet. Itu hal biasa - bagiku!

Seperti umumnya para selebritis, Taurat tidur mengenakan kancut. Jika dia merasa gerah, maka tidak jarang kancutnya dilepas dan dia tidur telanjang bulat! Seperti semua cowok normal yang seumur Taurat.Setiap bangun tidur pagi hari,maka kontolnya ngaceng, tegak keatas seperti sangkur terhunus, dengan kepala kontolnya [glans penis] merah berkilat!Lobang kencingnya menganga bagai mulut ikan,siap memuncratkan pejuhnya yang kental

Kalau Taurat tidur telanjang bulat, terkadang aku bisa melihat lobang kencingnya basah oleh setetes mazie[pre-cum ]terutama jika dia ngaceng teramat ketat dan tegang !

Taurat tak ragu untuk telanjang bulat di hadapan aku. Karena setiap mandi dan berak pun aku yang bantu.Dia amat manja. Setiap kali berak aku yang harus menceboki lobang pantatnya dan menyiram ta'i-nya di lobang WC. Bahkan kalau Taurat baru kencing pun aku lah yang harus menyiram ujung kontolnya dengan air, agar dia tetap suci dan tidak ada tetesan kencing di lobang kencing di ujung kontolnya - yang membikin wudu'nya tidak sah!

Taurat bangun jam 05:00 subuh. Biasanya aku yang bangun duluan dan sudah menyiapkan pakaian olah raga untuk Taurat. Akulah yang harus menentukan pakaiannya setiap pagi. Kadang aku menyiapkan celana pendek dengan kaos - atau dengan singlet atau trainingspak dengan kaos atau kaos singlet.

Kalau Taurat akan mengenakan singlet biasanya aku sudah mencabuti bulu keteknya dulu, paling tidak aku rapikan.Sehingga tampak rapi dan tidak berantakan. Terkadang bulu keteknya aku cabuti semua sehingga - keteknya mulus seperti ketek perawan.

Aku sendiri menyesuaikan diri dengan pakaian yang dipakai Taurat. Tiap pagi kami olah raga selama 60 menit.Di antaranya lari pagi 30 menit, sisa waktu untuk latihan beban ditambah untuk peregangan otot-otot. Untuk latihan beban memang sengaja kami bawa peralatan seperlunya, termasuk beberapa mesin oleh raga. Peralatan seperti ini sangat diperlukan aktor cowok. Untuk menjaga kebugaran dan keketatan otot mereka yang jantan dan kelaki-lakian itu. Ta'i!

Di samping membantu berbagai keperluan Taurat selama shooting, aku juga tidak keberatan untuk melakukan hal-hal yang sangat pribadi.Setiap dua hari sekali Taurat harus ngeloco, untuk sekedar mengentengkan pejuh yang menumpuk dikedua belah biji pelernya.Pejuh Taurat banyak, karena setiap hari dia aku beri ramuan yang dapat meningkatkan produksi pejuh di kedua biji pelernya. Pagi : aku beri ramuan Pasak Bumi, siang : Tongkat Ali, malamnya ramuan : madu, merica, telor ayam rebus campur kecap dan kopi.

Itu masih ditambah kapsul Kuku Bima tiga kali sehari dan Irex seminggu tiga kali. Tak heran jika kontol Taurat tegang terus, kadang-kadang saking tegangnya, Taurat merasa pegal sampai-sampai ke akar biji pelernya. Tapi dia merasa nikmat bukan main dan merasa benar-benar jadi lelaki sejati. Nanti selesai shooting Taurat bisa mengentoti isterinya beebrapa kali sehari sampai lecet-lecet! Ta'i!

Selama shooting dia cukup mengosongkan pejuhnya dengan cara aku kocok-kocok kontolnya. Terkadang dia minta aku isap [blow job]. Yach, siapa yang tidak senang diberi kesempatan untuk mengisap kontol aktor besar, ganteng dan kelaki-lakian seperti Taurat itu. Tentu saja aku mau! Ta'i!

Kalau Taurat ingin mengeluarkan pejuhnya, maka dia minta aku mengisap kontolnya agar dia merasa nikmat waktu tegang. Maka kontolnya aku kocok pelan-pelan dan sekali-sekali aku jilat dan juga sedot.Taurat amat kenikmatan sampai dia melenguh seperti kerbau sedang memamah biak : "MMMMMMMPH MMMMMMPH! MMMMMMMPH!".Begitulah terus aku kocok, kocok,nkocok, jilat, jilat, jilat, sedoooot dan akhirnya : AAAGH ! CROOOOOOOOOOOT! CROOOOOOOOOT! CROOOOOOOOOOOOOOOOT!CROOOOOOOOOOOOOOT! Pejuhnya muncrat berceceran keman-mana! Ta'i!

Kalau sempat, pejuhnya aku tampung dengan mulut ku atau dengan gelas atau cangkir yang ada di sekitar tempat perlocoan itu. Tapi kalau tidak, maka pejuh Taurat dimuncratkan begitu saja di seprei. Sehingga setelah Taurat diloco, terpaksa aku beres-beres untuk mencuci seprei yang penuh diceceri pejuh Taurat. Maka bau pejuh Taurat pun terasa semerbak .. KHAS PEJUH... di kamar sialan itu! Ta'i! Kontol! Jembut! Pejuh,pejuh,pejuuuh!

Dua kali sehari aku harus massage tubuh Taurat, yaitu pagi hari setelah olah raga pagi dan malam hari sebelum tidur.Taurat selalu ingin dimassage dalam kedaan telanjang bulat. Dia selalu minta pijatan dibagian otot dadanya aku lama-lamain, karena dia amat menikmati ketika puting susunya aku elus-elus, biasanya kontolnya jadi ngaceng dan harus aku isap sampai pejuhnya muncrat!

Dia juga suka kalau lobang pantatnya aku sodok-sodok-sodok dengan jari telunjukku sampai kena ke kelenjar prostatnya. Dia keenakan, terkadang sampai pejuhnya muncrat keluar karena aku laku kan pijatan kelenjar prostat.

Tapi, meskipun Taurat muncrat dua kali sehari, dia tidak pernah merasa lemesss.Malahan tubuhnya makin fit saja dan biji pelernya juga makin banyak memproduksi pejuh.Vitalitasnya juga terus meningkat.Dasar Taurat, aktor berbakat, cowok hebat dan mesin syahwat [SEX MACHINE]. Ta'i!

Demikianlah pengalamanku melayani Mas Taurat - terutama melayani nafsu aurat dari seorang cowok hebat tapi sangat kuat di bagian syahwat! Bejat!

[AMORAL! TA'I!]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Tommy Rinaldo Vito

This true story took place in the City of Batam, a city across Singapore which is separated by the Strait of Philips. This is about Alex - a handsome and muscular guy who works as private body-guard and his client Steve, a good looking, well built body,rich and young Eurasian business-man. Alex is 165 cm - 70 Kg, in his 27 and Steve is in his 30 years of age with almost the same size as Alex.... read more

Tokoh Alex adalah tokoh nyata. Ada orangnya dan sekarang masih hidup. Kisah-kisah tentang Alex adalah kisah nyata. Aku [Tommy Tjokro] adalah teman Alex.Kami adalah sahabat dekat. Karena itu Alex tidak ragu curhat kepadaku tentang apa saja.Tentang hidupnya, baik yang susah dan senang.Tentang pengalamannya jadi body-guard, mengawal macam-macam orang. Tentang kecenderungannya dan orientasi... read more

Although Alex was very busy guarding Steve and acted as his sexual partner, however Alex still had chances to experiment sexual encounter with others. Steve was doing business in the City of Batam - a neighbour city of Singapore. While sitting in the hotel lobby and guarding Steve - who was having a business meeting - Alex met Joko. Alex had been hired as a body-guard by Steve. Alex worked... read more

Before joining the Security Agency, Alex was with Abdul [Abdul Rahman Rasyid].Abdul was a rich gay man who had various kinds of businesses - which included operating gay bars.Gay bar actually was not common in Indonesia, although a couple of bars in Jakarta was once considered as gay bars. Because gays used to frequent the bars. Alex was once a security officer in Abdul owned gay bars.... read more

Alex was a good boy. His "mistake" was that he was such a good looking guy with beautiful body and a big cock. These provoked his martial art coach to always found reasons to punish him in order "to discipline" him. Meanwhile, Ab [his martial art coach] had always good reasons to inflict severe punishments upon him - for just minor infractions.But these punishments had made Alex a real man! ... read more

The Malay Dilema is the book written by Mahathir Mohammad. I have never read the book, nor have I seen it. But once I have to face the dilema to choose between two handsome and muscular Malay guys. Berkeliling dan berwisata di rantau ini adalah suatu pengalaman yang menggetarkan jiwaku yang kotor dan doyan sejenis ini.Di Nusantara ini ada beberapa negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei... read more

Accompanying Steve in a tour in the Peninsular Malaysia was really very enjoyable for my body and soul.Steve was such a passionate, homosexual and hypersexual guy.Everynight he asked me to be allowed to suck my cock and eat my cum.Luckily I am use to have abundant sperm in my balls,which was enough to cum twice or thrice daily without feeling weak! He asked me also to masturbate his huge... read more

Bang Abdulrahman Rasyid adalah seorang olahraga-wan. Dalam usianya yang baru 35 tahun dia sudah menyandang berbagai gelar kejuaraan dan berbagai kualifikasi ilmu beladiri. Meskipun mempunyai ijazah doktor tehnik kimia dari luar negeri [Jerman] tapi kecintaannya pada ilmu bela diri menyebabkan dia lebih memilih untuk mengembangkan ilmu bela diri dari pada menerapkan keahliannya di bidang... read more

It is very common that the side-walk in Jakarta is used by the vendors to make their living. So, most of the time people cannot walk on the side-walk because it is occupied by newspaper, fruit, food vendors or even street restaurants. After the economic crisis started in 1997, this has become worse and worse. I have always been interested in watching the street restaurants start their... read more

Bogor is a cool and beautiful city located about 60 km from Jakarta. During the Dutch Colonial Administration time - it was called Buitenzorg. It was then the second seat of the colonial government - after Batavia [now Jakarta] since the Governor General of the Dutch Indies lived in Bogor Palace. The incident told in this story took place in a camp located at the surrounding of Bogor. The... read more



Efforts of the government to stop the practice of brutality, sexual assault, torture and violence in STPDN has come to a complete failure. STPDN is a school run by the government for bureaucrats at the Local Governments. But, "Tradition cannot be stopped" said one of STPDN students,"We enjoy S/M in our school". 1. Lobang Pantat Praja Muda Usaha untuk mengakhiri kebejatan di STPDN gagal... read more

Telanjang bulat semua. Demikianlah kondisi para calon parjurit taruna (capratar)ini waktu mereka sedang "dijajakan" oleh para taruna senior untuk disewakan. Yang boleh menyewa adalah para taruna senior dan para perwira efektif alias perwira aktif. Perbudakan sementara ini merupakan "tradisi" di Akmil (Akademi Militer). Para capratar ini adalah pemuda-pemuda yang baru saja diterima atau... read more

The harsh whipping on naked bodies is one of the barbaric methods used in the boot camp.The whips are liberally used to maintain discipline of the recruits. Proding the recruit naked bodies with hot irons and giving electroshocks to their genital, ass hole, armpit are also very commonly done. The muscular instructors seems to have no mercy at all. Kami tiba di "Kawah Candradimuka" [yaitu... read more

The new recruits had never imagined that being members of the armed forces meant they are bound by a contract for miserable torture. They were just aware of it when the boot camp was started and when suddenly they found they were stripped naked and tortured! As new recruits they had to be naked almost all the time. It was meant to make them aware that they were men and to make them... read more

Slavery is still very much exist in the world. Bounded labour, indenture labour, child labour, you name it! All of them are forms of modern slavery.Even the real slavery- just like being practiced in the eighteen century - is still in existence today. What I had endured is just the worst part of my life i.e. when I was enslaved! I was enslaved mentally,physically,and sexually! I was also stripped... read more

Jeffri masih tergantung di tiang pencambukan. Tubuhnya yang telanjang bulat,putih,atletis dan ketat berotot itu penuh bilur, lembam dan lecet berdarah. Ia baru saja mewakili teman-temannya satu angkatan menerima "Lecutan Pertama". Kedua lengannya terangkat ke atas dan bergantung pada rantai besi yang mencekal borgol di masing-masing pergelangan tangannya.Kakinya mengangkang dan masing-masing... read more

Nafsu menjadi budak seakan tertanam dalam otakku sejak lahir. Keinginan jadi budak seorang lelaki muncul saja tiba-tiba dalam diriku yang kemudian makin lama meningkat, makin kental dalam diriku. Tidak ada yang lebih nikmat selain menjadi budak Tommy Tjokro dan Abdul Rahman Rasyid.Kedua cowok itu ganteng tapi sadiss(!)-nya bukan main!Tommy maupun bang Abdul,keduanya ahli mengayun pecut! ... read more

BUKAN KHAYALAN SEMATA Ada yang mengira penulis cerita sialan ta'i ini berkhayal atau berfantasi. Padahal, ini adalah kisah nyata yang senyata-nyatanya - seperti ta'i di lobang kakus - nyata dan bau ta'i (!) dan apa adanya! Nyata! Seperti halnya seorang pemuda remaja yang barusan mimpi basah. Mula-mula terasa kancutnya basah sewaktu dia terbangun. Ketika dilihat, ter-nyata memang... read more

PERJUMPAAN PERTAMA Aku berjumpa di kantor dengan Yopi ketika dia melamar pekerjaan.Umurnya 18 tahun dengan ijazah SMA.Aku ingin menerima Yopi bekerja di kantorku, pertama:karena Yopi cowok ganteng,tegap atletis dan yang kedua:karena aku ingin menolong dia. Jadi memang nafsu sudah mengatasi niat baikku. Sebetulnya aku bisa saja menerima dia bekerja di kantorku, sebab aku orang... read more

MENGHAJAR PRAJURIT Rudiyanto [Rudy] adalah anak buahku di batalyon. Umurnya 18 tahun. Dia tamatan SMU dan lazimnya tamatan SMU melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi tekanan ekonomi mengharuskan dia memilih jalan lain.Dia berpangkat Prada[Prajurit Dua].Jadi,ijazah yang dipunyai jauh lebih tinggi dari yang seharusnya menjadi persyaratan seorang tamtama. Sejak pertama aku jumpa... read more



PECUT, CAMBUK, DAN CEMETI Sewaktu masih taruna senior dan setelah aku jadi pelatih taruna di Akmil,cemeti,pecut atau cambuk adalah alat favoritku untuk mendisiplin pemuda-pemuda yang sedang dibentuk untuk jadi militer sejati.Betapa indah dan nikmatnya melihat pemuda remaja yang tengah menanjak dewasa itu telanjang dada atau telanjang bulat, tampak menggelinjang, kaget kesakitan saat lecutan... read more

TAHANAN YANG TAMPAN, BEROTOT KETAT Tahanan itu berpangkat bintara [sersan]. Tubuhya tinggi besar,atletis dan berotot ketat.Tidak ada segumpal lemak pun yang tampak di tubuhnya yang saat itu sedang telanjang bulat tidak berpenutup selembar benang pun.Tidak jelas apa kesalahannya atau pasal apa dari hukum militer yang dilanggar-nya. Bisa jadi dia tidak bersalah. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia... read more

MAGANG Apprenticeship atau "magang" adalah suatu proses dimana seseorang belajar atau berlatih untuk mampu bekerja dalam profesi tertentu. Misalnya, untuk menjadi pandai besi maka seseorang bekerja dan belajar pada seorang pandai besi senior.Pada saatnya kelak si pemagang dapat berdiri sendiri dan bekerja sebagai pandai besi profesional. Pada waktu aku jadi Capratar [Calon Prajurit... read more

Siapapun pasti akan malu jika harus melepas baju dan celananya di depan orang banyak, meskipun di depan sesama jenis.Itulah perasaan yang aku rasa-kan sewaktu jadi "new recruit",yaitu waktu untuk pertama kalinya masuk kampus kawah Candradimuka sebagai kadet baru yang disebut : calon prajurit taruna [Capratar]. Candradimuka adalah suatu kampus akademi militer di suatu negara di dunia.... read more

ANAK TUNGGAL Meskipun anak tunggal,tetapi aku bukan tipe anak yang manja.Entah karena kedua orangtuaku pandai mendidik anak ataukah aku memang anak baik. Dari segi kelaki-lakian dan kontol, aku disunat sejak kecil.Jadi aku tak pernah melihat kulupku sendiri seumur hidup. Kata teman-temanku yang pernah mandi bareng dengan aku, kontolku besar. Mungkin sama besar dengan kontol Ricardo... read more

PROFESI SADO-MASOCHIST Aku amat menikmati profesiku sebagai militer! Suatu profesi yang dasarnya adalah membunuh atau dibunuh.Profesi yang jadi jiwa,raga,sukmaku dan jadi panggilan nafsu sex sejenis serta dorongan sado-masochist-ku. Aku juga bersyukur bahwa aku terlahir jadi laki-laki jantan yang kuat fisik dan mental sehingga cocok jadi anggota militer. Tidak heran jika aku bisa survive... read more

Pecut itu aku ayun-putarkan ke atas dan ujungnya aku lecutkan ke bagian bawah perut prajurit yang telanjang bulat itu, tepat di bagian pertumbuhan jembutnya : Whetttt!Cettarr! Suara dengung pecut itu segera diikuti dengan suara ujung pecut yang beradu dengan kulit yang ditumbuhi jembut sang prajurit:Cettarr! bagaikan bunyi letusan pistol dan..: AAAAGH!, si prajurit menjerit tertahan, amat... read more

PENGANTAR Siapa yang tak suka menyiksa? Bohong besar kalau ada yang mengatakan dirinya tidak suka menyiksa! Nyatanya kalau ada maling tertangkap di jalan, pasti akan berebutan orang datang untuk ramai-ramai menghajar maling sialan itu. Terlepas dari apakah yang dihajar itu benar-benar maling atau bukan! Bahkan ada maling yang sekalian disiram bensin badannya lalu dibakar hidup-hidup sampai... read more

LETNAN BENNY Letnan Benny adalah salah seorang perwira yang bertugas sebagai mentor. Mentor atau pembimbing bertindak untuk mempersiapkan para pemuda sipil yang segera akan dimiliterkan [militerisasi]. Karena itu pada waktu-waktu tertentu ia harus bertugas di kawah Candradimuka - suatu kampus akademi militer, dimana pemuda-pemuda dibentuk jadi militer sejati.Tentu saja dengan penyiksaan... read more

Bang Das [Dasrizal] adalah pelatih fitness-ku. Aku kenal Bang Das sekitar setahun yang lalu di tempat fitness. Waktu itu badan Bang Das belum seketat sekarang. Tetapi berkat latihan intens selama setahun dengan barbel dan berbagai mesin olah raga lainnya maka tubuh Bang Das sekarang sudah "jadi", ketat amat berotot dan nyata sekali dia seorang binaragawan. Otot dadanya sangat menonjol ke... read more



Page 1 of 4

   1 2 3 4