'Gelinjang tamtama yang dihajar dalam keadaan telanjang' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Oct 19, 2017 - Home of 21184 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Gelinjang tamtama yang dihajar dalam keadaan telanjang

By Tommy Rinaldo Vito

submitted March 27, 2005

Categories: In Indonesian

Text Size:

MENGHAJAR PRAJURIT

Rudiyanto [Rudy] adalah anak buahku di batalyon. Umurnya 18 tahun. Dia tamatan SMU dan lazimnya tamatan SMU melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi tekanan ekonomi mengharuskan dia memilih jalan lain.Dia berpangkat Prada[Prajurit Dua].Jadi,ijazah yang dipunyai jauh lebih tinggi dari yang seharusnya menjadi persyaratan seorang tamtama.

Sejak pertama aku jumpa Rudy aku sudah tertarik. Betapa tidak, Rudy tegap dan tampan, kulitnya coklat terang, tubuhnya atletis. Aku sering menyuruh Rudy menemani aku jogging, badminton, latihan renang, latihan karate,latihan beban dan berbagai olah raga kegemaranku.

Kadang-kadang,Rudy juga aku suruh menyupir mobil dinasku, sementra itu Kopral Sukimin, supir yang biasa melayani aku, aku suruh istirahat di rumah mengeloni isterinya atau momong dua orang anak-nya yang masih kecil-kecil. Rudy masih bujangan. Aturan di batalyon kami adalah,mereka yang masih berpangkat Prada belum dizinkan menikah, sampai naik pangkat jadi Pratu [Prajurit Satu].

Karena sering bersama-sama Rudy, aku jadi hafal bagian-bagian tubuhnya. Seperti aku bilang, Rudy bertubuh atletis dan berotot ketat. Biseps dan trisepsnya amat bagus, besar dan ketat.Otot dada-nya juga menonjol kedepan ketat,dengan dua buah puting susu yang tegang ketat melenting seakan menancap di masing-masing belahan dadanya. Otot perutnya rata bertonjolan membentuk six packs! Dengan wajah yang tampan, seharusnya Rudy bukan jadi tamtama, tapi jadi model,presenter, bintang film atau bintang sinetron.

Sayang sekali Rudy jadi tamtama,alangkah baiknya jika dia jadi perwira atau sekurang-kurangnya bintara.Tapi, yach! Peraturan tinggal peraturan dan dasar nasib Rudy memang seperti itu!

Selepas tiap latihan renang aku selalu mengajak Rudy mandi bersama, membilas badan. Tentu saja kami bertelanjang bulat. Bukan hal yang istimewa buat dua orang tentara mandi bersama telanjang bulat. Karena itu aku juga tahu ukuran kontol Rudy yang besarnya kira-kira sama dengan ukuran kontol kuda Arab. Kontol Rudy disunat ketat [high and tight] seperti sunatnya kontol anggota Green Berret US Army [Tentara Amerika Serikat].

Jembutnya hitam tebal tumbuh dan luas melatar belakangi kontolnya yang besar dan disangga oleh dua buah biji peler yang besar dan membulat ber-gantung di bawah kontolnya! Rambut ketiaknya tumbuh sekedarnya bagaikan garis hitam tipis di tengah kedua belah keteknya. Jantan dan kelaki-lakian!

Meskipun aku dekat dengan Rudy,aku tetap menjaga jarak dan batas atasan dan bawahan. Kalau Rudy berbuat kesalahan, sekali-sekali Rudy aku tampar pipinya. Terkadang kena mulutnya sampai bibir atau gusinya pecah berdarah. Sehingga mulutnya merah seperti orang makan sirih,karena air ludah bercampur darah, dan membikin air ludah, gigi dan bibirnya merah! Tapi, Rudy tentara sejati, tahan banting dan tahan hajar. Dia tidak pernah punya "hard feeling" kepadaku, setiap kali baru aku hajar dengan kejam.Dia tetap saja hormat dan ramah, bersahabat kepadaku.

Aku sering menghajar bawahanku - terutama yang tamtama.Karena mereka masih harus banyak belajar disiplin militer.Aku suka menyiksa mereka dengan kejam kalau mereka berbuat kesalahan, terutama jika mereka melanggar disiplin militer.Aku punya beberapa alat penyiksa, seperti: pecut,penyengat listrik, batangan besi untuk dipanaskan [dan di-joskan ke paha anak buahku], penjepit jari dan banyak lagi lainnya, termasuk rantai dan borgol bergerigi, serta penjepit bergigi buaya.

Favoritku adalah pecut atau cemeti.Tiap kali aku akan menghajar anak buahku yang tamtama dengan pecut,aku suruh mereka telanjang bulat.Lalu aku gantung dalam posisi spread eagled, barulah aku hajar tubuhnya dengan cemeti sampai badan mereka penuh bilur, lebam dan lecet berdarah-darah. Tak jarang sampai pingsan, semaput,tak sadarkan diri karena aku menghajar mereka keterlaluan!

Aku senang melihat reaksi mereka saat dipecut. Waktu pecut aku hajarkan dengan sekuat tenaga ke tubuh emreka yang telanjang bulat itu, mula-mula terdengar suara pecut yang beradu kulit tamtama CETTARRR! Keras sekali! Mereka kaget,lalu tubuh mereka yang sedang telanjang itu terguncang dan menggelinjang karena kesakitan. Pemandangan itu terasa amat merangsangku sehingga membikin aku ngaceng dan makin bernafsu untuk terus-terusan melecuti tubuh telanjang mereka sejadi-jadinya dan sepuas-puasku! Setiap kali pecutku menghajar kulit tamtama,langsung akan meninggalkan bilur, lebam atau lecet berdarah.

Pelanggaran berat, aku hukum dengan Lari Cambuk, yaitu tamtama yang dihukum disuruh lari sambil bertelanjang dada,mengenakan celana lapangan dan sepatu lapangan [sepatu militer, boot, laars].

Mereka aku suruh lari 5 - 10 km dengan cara lari mengelilingi lapangan olah raga batalyon berkali-kali. Sementara itu aku atau salah satu perwira bawahanku mengikuti si tamtama sialan itu naik pick up dengan bak terbuka.Sambil berdiri di bak belakang yang terbuka,aku atau perwira bawahanku menghajar tubuh tamtama sialan itu dengan pecut.

Aku bisa melihat geliat dan gelinjang kesakitan si tamtama sialan itu. Kalau target 5 - 10 km belum tercapai tapi si tamtama sudah berhenti karena kepayahan,maka aku tidak ragu memberikan semangat dengan lecutan-lecutan keras bertubi-tubi ditubuhnya atau dengan enteng aku selomot pahanya dengan besi panas! Biasanya mereka akan menjerit AAAAGH! Keras sekali, karena kesakitan amat sangat!

Pecut, cambuk, atau cemeti merupakan alat yang andalanku dalam membina anak buahku yang tamtama. Para perwira bawahanku juga aku wajibkan untuk menyimpan dan membawa pecut jika melatih dan menghukum anak buahnya.

Penggunaan cemeti sangat efektif, apalagi jika dilecutkan dengan keras sampai lecet berdarah! Tubuh tamtama bawahanku semuanya berotot ketat bak binaragawan! Itu berkat penggunaan cemeti waktu latihan beban dan binaraga!Di samping itu, tentu kulit tubuh mereka juga banyak mempunyai parut-parut, yaitu bekas lecutan-lecutanku dan lecutan perwira lainnya yang mengakibatkan luka lecet. Biasanya jika sembuh luka lecet akibat lecutan cemeti itu akan berbekas parut!

KOMANDAN BATALYON DAN NAFSU MENYIKSA

Aku seorang perwira berpangkat Letnan Kolonel di suatu negara dan aku menjabat sebagai Komandan Batalyon suatu pasukan tempur. Tidak perlu aku sebutkan aku berada di negara mana.Yang penting aku menceritakan tentang kejadian-kejadian yang aku alami dan kelakuan-kelakuan yang aku perbuat!

Komandan Batalyon [Danyon] pasukan tempur adalah orang penting. Aku membawahi beberapa Kompi yang dipimpin oleh para perwira pertama [Letnan atau Kapten].Para Komandan Kompi [Danki]ini membawahi beberapa Peleton yang dipimpin para perwira remaja usia sekitar 24-25 tahun.Anggota Peleton adalah para bintara [Sersan] dan tamtama yaitu Parjurit sampai Kopral.

Tidak ada tempat yang lebih bebas melampiaskan nafsu sadis dan homoseksual selain di lingkungan militer. Akademi Militer West Point dan berbagai kesatuan militer di Amerika Serikat juga punya tradisi hazing [perpeloncoan]yang lengkap dengan proses-prosedur penyiksaan bagi para new-recruit atau juniors!

Di Peru, para kadet atau taruna Akademi Militer juga disiksa oleh para senior mereka pada masa awal pendidikan.Bahkan ada yang disetrum listrik dalam kedaan telanjang bulat. Setiap tahun pasti ada kadet yang mati karena dihajar gila-gilaan oleh seniornya dalam suatu orgy penyiksaan.

Di Kanada, calon pasukan khusus juga disiksa pada masa inisiasi [perpeloncoan - mapram] oleh para seniornya bahkan ada yang dipaksa mengisap kontol temannya[blowjob] sampai pejuhnya muncrat berceceran kemana-mana.

Di Korea Selatan, setiap tahun ada 1000 tentara yang mati karena dihajar oleh atasannya atau pelatihnya,atau dipaksa melakukan latihan fisik berat gila-gilaan!

Kebebasan menyiksa di lingkungan militer juga dibuktikan dengan kejadian di Penjara Abu Ghraib Irak,yaitu dimana tentara Amerika asyik menyiksa tahanan Irak yang dipaksa harus telanjang bulat. Para tahanan laki-laki itu bahkan dipaksa harus bertelanjang bulat selama mereka dalam tahanan. Disuruh berpelukan telanjang bulat dan ngeloco.

Hasil analisis dari pemeriksaan psikiatris dan psikologis terhadap pelaku penyiksaan di Abu Ghraib, menunjukkan bahwa penyiksaan yang dilakukan oleh tentara Amerika itu merupakan pelampiasan nafsu sadis dan homoseksual mereka. Menurut penelitian, sekitar 30% pria di Amerika pernah melakukan hubungan sejenis sekali dalam hidupnya.

Kejadian di Abu Ghraib hanyalah puncak gunung es atau "trop of the ice berg", karena perbuatan serupa juga dilaporkan di berbagai institusi militer Amerika Serikat, di penjara-penjara dan di rumah-rumah piatu, bahkan di perguruan tinggi seperti di asrama khusus laki-laki yang disebut fraternity atau frat!

Tentu saja pelampiasan nafsu sadis homoseksual bukan hanya monopoli Amerika Serikat,tetapi juga terjadi di berbagai bagian dunia, termasuk di Tanah Air-ku.Tetapi tidak etis jika aku menyebut secara terbuka, dimana letak Tanah Air-ku itu.

Acara-acara hazing yang sekarang sudah dilarang di banyak negara, kini masih saja dipraktekkan dengan leluasa di STPDN dan AMN. Video tentang penghajaran Praja Yunior di STPDN Jatinangor merupakan bukti konkrit masih berlangsungnya kebiadaban di institusi itu!

Dengan cerita praktek-praktek sadis aku harap Pembaca MOTN bisa menikmati cerita cabul erotis sadis merangsang yang merupakan kisah nyata, dan senyata-nyatanya, yang terang bak matahari dan nyata bak ta'i di lobang kakus! Bau!!!

MENYIKSA RUDY

Suatu kali, Rudy melanggar disiplin.Dia bermalam di luar asrama tanpa izin. Aku paling benci jika bawahanku melanggar disiplin,apalagi kalau sudah cenderung desersi - seperti bermalam di luar asrama tanpa izin.

Karena itu Rudy tidak aku beri ampun. Begitu dia datang di asrama,langsung aku hukum Lari Cambuk. Aku turun langsung mencambuki dia, karena aku ingin memberi dia pelajaran yang berharga! Aku pilih pecut kawat untuk menghajar tubuh Rudy waktu sedang menjalani Lari Cambuk. Seharusnya lecutan hanya dihajarkan sekali-sekali saja pada Lari Cambuk. Tapi aku ingin memberikan hukuman berat pada Rudy, karena itu dia aku suruh lari hanya mengenakan supporter saja. Supaya aku bisa melecuti paha dan bokongnya dengan leluasa.

Demikianlah, begitu Rudy mulai lari, pick up aku suruh berjalan dekat Rudy dan dengan asyik aku mencambuki Rudy dengan pecut kawat. Dari gerakan gelinjang tubuhnya,tampak sekali bahwa Rudy amat kesakitan dan menderita aku cambuki dengan pecut kawat.Suara pecut kawat beradu dengan kulit Rudy terdengar seperti suara : Whhett! Whhett! Whhett! Tiap kali kawat tajam beradu kulit Rudy langsung membiaskan luka lecet berdarah segarrr!

Baru 2 kali lari putaran lapangan olahraga,Rudy sudah pingsan.Mungkin kesakitan.Segera aku ambil pecut biasa dan aku hajar tubuhnya sejadi-jadi-nya : Cetarr!Cetarr!Cetarr! Puluhan kali, tapi dia tidak siuman juga. Terpaksa aku suruh dia diangkut ke klinik! Tubuhnya yang ketat berotot itu,basah kuyup berkilat-kilat oleh keringat dan babak belur berlumuran darah penuh lecet bekas lecutan cemeti berujung kawat tajam! Biar tahu rasa! Mampus dia! Begitulah cara mendisiplinkan tamtama di batalyonku!

[KONTOL!]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Tommy Rinaldo Vito

This true story took place in the City of Batam, a city across Singapore which is separated by the Strait of Philips. This is about Alex - a handsome and muscular guy who works as private body-guard and his client Steve, a good looking, well built body,rich and young Eurasian business-man. Alex is 165 cm - 70 Kg, in his 27 and Steve is in his 30 years of age with almost the same size as Alex.... read more

Tokoh Alex adalah tokoh nyata. Ada orangnya dan sekarang masih hidup. Kisah-kisah tentang Alex adalah kisah nyata. Aku [Tommy Tjokro] adalah teman Alex.Kami adalah sahabat dekat. Karena itu Alex tidak ragu curhat kepadaku tentang apa saja.Tentang hidupnya, baik yang susah dan senang.Tentang pengalamannya jadi body-guard, mengawal macam-macam orang. Tentang kecenderungannya dan orientasi... read more

Although Alex was very busy guarding Steve and acted as his sexual partner, however Alex still had chances to experiment sexual encounter with others. Steve was doing business in the City of Batam - a neighbour city of Singapore. While sitting in the hotel lobby and guarding Steve - who was having a business meeting - Alex met Joko. Alex had been hired as a body-guard by Steve. Alex worked... read more

Before joining the Security Agency, Alex was with Abdul [Abdul Rahman Rasyid].Abdul was a rich gay man who had various kinds of businesses - which included operating gay bars.Gay bar actually was not common in Indonesia, although a couple of bars in Jakarta was once considered as gay bars. Because gays used to frequent the bars. Alex was once a security officer in Abdul owned gay bars.... read more

Alex was a good boy. His "mistake" was that he was such a good looking guy with beautiful body and a big cock. These provoked his martial art coach to always found reasons to punish him in order "to discipline" him. Meanwhile, Ab [his martial art coach] had always good reasons to inflict severe punishments upon him - for just minor infractions.But these punishments had made Alex a real man! ... read more

The Malay Dilema is the book written by Mahathir Mohammad. I have never read the book, nor have I seen it. But once I have to face the dilema to choose between two handsome and muscular Malay guys. Berkeliling dan berwisata di rantau ini adalah suatu pengalaman yang menggetarkan jiwaku yang kotor dan doyan sejenis ini.Di Nusantara ini ada beberapa negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei... read more

Accompanying Steve in a tour in the Peninsular Malaysia was really very enjoyable for my body and soul.Steve was such a passionate, homosexual and hypersexual guy.Everynight he asked me to be allowed to suck my cock and eat my cum.Luckily I am use to have abundant sperm in my balls,which was enough to cum twice or thrice daily without feeling weak! He asked me also to masturbate his huge... read more

Bang Abdulrahman Rasyid adalah seorang olahraga-wan. Dalam usianya yang baru 35 tahun dia sudah menyandang berbagai gelar kejuaraan dan berbagai kualifikasi ilmu beladiri. Meskipun mempunyai ijazah doktor tehnik kimia dari luar negeri [Jerman] tapi kecintaannya pada ilmu bela diri menyebabkan dia lebih memilih untuk mengembangkan ilmu bela diri dari pada menerapkan keahliannya di bidang... read more

It is very common that the side-walk in Jakarta is used by the vendors to make their living. So, most of the time people cannot walk on the side-walk because it is occupied by newspaper, fruit, food vendors or even street restaurants. After the economic crisis started in 1997, this has become worse and worse. I have always been interested in watching the street restaurants start their... read more

Bogor is a cool and beautiful city located about 60 km from Jakarta. During the Dutch Colonial Administration time - it was called Buitenzorg. It was then the second seat of the colonial government - after Batavia [now Jakarta] since the Governor General of the Dutch Indies lived in Bogor Palace. The incident told in this story took place in a camp located at the surrounding of Bogor. The... read more



Efforts of the government to stop the practice of brutality, sexual assault, torture and violence in STPDN has come to a complete failure. STPDN is a school run by the government for bureaucrats at the Local Governments. But, "Tradition cannot be stopped" said one of STPDN students,"We enjoy S/M in our school". 1. Lobang Pantat Praja Muda Usaha untuk mengakhiri kebejatan di STPDN gagal... read more

Telanjang bulat semua. Demikianlah kondisi para calon parjurit taruna (capratar)ini waktu mereka sedang "dijajakan" oleh para taruna senior untuk disewakan. Yang boleh menyewa adalah para taruna senior dan para perwira efektif alias perwira aktif. Perbudakan sementara ini merupakan "tradisi" di Akmil (Akademi Militer). Para capratar ini adalah pemuda-pemuda yang baru saja diterima atau... read more

The harsh whipping on naked bodies is one of the barbaric methods used in the boot camp.The whips are liberally used to maintain discipline of the recruits. Proding the recruit naked bodies with hot irons and giving electroshocks to their genital, ass hole, armpit are also very commonly done. The muscular instructors seems to have no mercy at all. Kami tiba di "Kawah Candradimuka" [yaitu... read more

The new recruits had never imagined that being members of the armed forces meant they are bound by a contract for miserable torture. They were just aware of it when the boot camp was started and when suddenly they found they were stripped naked and tortured! As new recruits they had to be naked almost all the time. It was meant to make them aware that they were men and to make them... read more

Slavery is still very much exist in the world. Bounded labour, indenture labour, child labour, you name it! All of them are forms of modern slavery.Even the real slavery- just like being practiced in the eighteen century - is still in existence today. What I had endured is just the worst part of my life i.e. when I was enslaved! I was enslaved mentally,physically,and sexually! I was also stripped... read more

Film Indonesia nyaris punah,kalau saja tidak ada produsen yang berani memulai produksi film untuk layar lebar seperti: "Cau Bau Kan" dan "Arisan". Seberapa jauh investasi yang dikeluarkan untuk kedua film tersebut? Apakah sebanding dengan film berjudul "Tora!Tora!Tora!" tentang serangan Angkatan Udara Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii - tidak jelas. Film "Arisan" terasa amat indah karena di... read more

Jeffri masih tergantung di tiang pencambukan. Tubuhnya yang telanjang bulat,putih,atletis dan ketat berotot itu penuh bilur, lembam dan lecet berdarah. Ia baru saja mewakili teman-temannya satu angkatan menerima "Lecutan Pertama". Kedua lengannya terangkat ke atas dan bergantung pada rantai besi yang mencekal borgol di masing-masing pergelangan tangannya.Kakinya mengangkang dan masing-masing... read more

Nafsu menjadi budak seakan tertanam dalam otakku sejak lahir. Keinginan jadi budak seorang lelaki muncul saja tiba-tiba dalam diriku yang kemudian makin lama meningkat, makin kental dalam diriku. Tidak ada yang lebih nikmat selain menjadi budak Tommy Tjokro dan Abdul Rahman Rasyid.Kedua cowok itu ganteng tapi sadiss(!)-nya bukan main!Tommy maupun bang Abdul,keduanya ahli mengayun pecut! ... read more

BUKAN KHAYALAN SEMATA Ada yang mengira penulis cerita sialan ta'i ini berkhayal atau berfantasi. Padahal, ini adalah kisah nyata yang senyata-nyatanya - seperti ta'i di lobang kakus - nyata dan bau ta'i (!) dan apa adanya! Nyata! Seperti halnya seorang pemuda remaja yang barusan mimpi basah. Mula-mula terasa kancutnya basah sewaktu dia terbangun. Ketika dilihat, ter-nyata memang... read more

PERJUMPAAN PERTAMA Aku berjumpa di kantor dengan Yopi ketika dia melamar pekerjaan.Umurnya 18 tahun dengan ijazah SMA.Aku ingin menerima Yopi bekerja di kantorku, pertama:karena Yopi cowok ganteng,tegap atletis dan yang kedua:karena aku ingin menolong dia. Jadi memang nafsu sudah mengatasi niat baikku. Sebetulnya aku bisa saja menerima dia bekerja di kantorku, sebab aku orang... read more



PECUT, CAMBUK, DAN CEMETI Sewaktu masih taruna senior dan setelah aku jadi pelatih taruna di Akmil,cemeti,pecut atau cambuk adalah alat favoritku untuk mendisiplin pemuda-pemuda yang sedang dibentuk untuk jadi militer sejati.Betapa indah dan nikmatnya melihat pemuda remaja yang tengah menanjak dewasa itu telanjang dada atau telanjang bulat, tampak menggelinjang, kaget kesakitan saat lecutan... read more

TAHANAN YANG TAMPAN, BEROTOT KETAT Tahanan itu berpangkat bintara [sersan]. Tubuhya tinggi besar,atletis dan berotot ketat.Tidak ada segumpal lemak pun yang tampak di tubuhnya yang saat itu sedang telanjang bulat tidak berpenutup selembar benang pun.Tidak jelas apa kesalahannya atau pasal apa dari hukum militer yang dilanggar-nya. Bisa jadi dia tidak bersalah. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia... read more

MAGANG Apprenticeship atau "magang" adalah suatu proses dimana seseorang belajar atau berlatih untuk mampu bekerja dalam profesi tertentu. Misalnya, untuk menjadi pandai besi maka seseorang bekerja dan belajar pada seorang pandai besi senior.Pada saatnya kelak si pemagang dapat berdiri sendiri dan bekerja sebagai pandai besi profesional. Pada waktu aku jadi Capratar [Calon Prajurit... read more

Siapapun pasti akan malu jika harus melepas baju dan celananya di depan orang banyak, meskipun di depan sesama jenis.Itulah perasaan yang aku rasa-kan sewaktu jadi "new recruit",yaitu waktu untuk pertama kalinya masuk kampus kawah Candradimuka sebagai kadet baru yang disebut : calon prajurit taruna [Capratar]. Candradimuka adalah suatu kampus akademi militer di suatu negara di dunia.... read more

ANAK TUNGGAL Meskipun anak tunggal,tetapi aku bukan tipe anak yang manja.Entah karena kedua orangtuaku pandai mendidik anak ataukah aku memang anak baik. Dari segi kelaki-lakian dan kontol, aku disunat sejak kecil.Jadi aku tak pernah melihat kulupku sendiri seumur hidup. Kata teman-temanku yang pernah mandi bareng dengan aku, kontolku besar. Mungkin sama besar dengan kontol Ricardo... read more

PROFESI SADO-MASOCHIST Aku amat menikmati profesiku sebagai militer! Suatu profesi yang dasarnya adalah membunuh atau dibunuh.Profesi yang jadi jiwa,raga,sukmaku dan jadi panggilan nafsu sex sejenis serta dorongan sado-masochist-ku. Aku juga bersyukur bahwa aku terlahir jadi laki-laki jantan yang kuat fisik dan mental sehingga cocok jadi anggota militer. Tidak heran jika aku bisa survive... read more

Pecut itu aku ayun-putarkan ke atas dan ujungnya aku lecutkan ke bagian bawah perut prajurit yang telanjang bulat itu, tepat di bagian pertumbuhan jembutnya : Whetttt!Cettarr! Suara dengung pecut itu segera diikuti dengan suara ujung pecut yang beradu dengan kulit yang ditumbuhi jembut sang prajurit:Cettarr! bagaikan bunyi letusan pistol dan..: AAAAGH!, si prajurit menjerit tertahan, amat... read more

PENGANTAR Siapa yang tak suka menyiksa? Bohong besar kalau ada yang mengatakan dirinya tidak suka menyiksa! Nyatanya kalau ada maling tertangkap di jalan, pasti akan berebutan orang datang untuk ramai-ramai menghajar maling sialan itu. Terlepas dari apakah yang dihajar itu benar-benar maling atau bukan! Bahkan ada maling yang sekalian disiram bensin badannya lalu dibakar hidup-hidup sampai... read more

LETNAN BENNY Letnan Benny adalah salah seorang perwira yang bertugas sebagai mentor. Mentor atau pembimbing bertindak untuk mempersiapkan para pemuda sipil yang segera akan dimiliterkan [militerisasi]. Karena itu pada waktu-waktu tertentu ia harus bertugas di kawah Candradimuka - suatu kampus akademi militer, dimana pemuda-pemuda dibentuk jadi militer sejati.Tentu saja dengan penyiksaan... read more

Bang Das [Dasrizal] adalah pelatih fitness-ku. Aku kenal Bang Das sekitar setahun yang lalu di tempat fitness. Waktu itu badan Bang Das belum seketat sekarang. Tetapi berkat latihan intens selama setahun dengan barbel dan berbagai mesin olah raga lainnya maka tubuh Bang Das sekarang sudah "jadi", ketat amat berotot dan nyata sekali dia seorang binaragawan. Otot dadanya sangat menonjol ke... read more



Page 1 of 4

   1 2 3 4