'Cemeti: Alat efektif mendisiplinkan pemuda' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Nov 16, 2018 - Home of 21348 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Cemeti: Alat efektif mendisiplinkan pemuda

By Tommy Rinaldo Vito

submitted March 30, 2005

Categories: In Indonesian

Text Size:

PECUT, CAMBUK, DAN CEMETI

Sewaktu masih taruna senior dan setelah aku jadi pelatih taruna di Akmil,cemeti,pecut atau cambuk adalah alat favoritku untuk mendisiplin pemuda-pemuda yang sedang dibentuk untuk jadi militer sejati.Betapa indah dan nikmatnya melihat pemuda remaja yang tengah menanjak dewasa itu telanjang dada atau telanjang bulat, tampak menggelinjang, kaget kesakitan saat lecutan cemetiku menghajar kulit punggung mereka:CETTARR! CETTARR! CETTARR!

Bunyi pecut beradu dengan kulit pemuda remaja bagaikan suara letusan pistol dan setelah itu segera terdengar jerit amat kesakitan tertahan : AAAGH! dari sang pemuda yang sedang kuhajar itu!

Kalau aku menyiksa atau menghajar taruna, mereka selalu harus bertelanjang bulat, supaya aku bisa leluasa memilih bagian tubuh mana yang akan aku hajar dengan pecutku keras-keras-nya dengan kekuatan ototku : JEPPRETT! Biasanya langsung di bagian yang kena pecut itu membiaskan lecet dan mengeluarkan darah segarr! Sadiss! Tapi tampak jantan dan amat kelaki-lakian.

Sesuai peraturan di Akmil,aku dilarang mencambuk kontol dan biji peler taruna, aku juga dilarang menghajar wajah atau bagian kepalanya.Sedangkan, bagian tubuh selain itu,aku bebas melecuti semau-mauku!Aku paling suka mencambuki kedua puting susu taruna yunior, sampai pecah dan berdarah!

Aku juga suka melecuti kulit taruna bagian bawah perut yang ditumbuhi jembut lebat dan hitam.Paha taruna yang putih dan kekar juga menyenangkan untuk dilecuti sampai penuh bilur,lebam, lecet berdarah-darah!Juga, punggung dan bagian bokong mereka! Bokong adalah bagian yang sensitif, jika bokong dihajar dengan ujung pecut terasa lebih pedih dibandingkan bagian tubuh lainnya. Karena itu, di Inggris, Singapura dan Malaysia, kedua bokong [buttocks] merupakan bagian yang dipilih untuk dihajar dengan rotan pada pelaksanaan hukuman cambuk!

Ada berbagai jenis pecut yang disediakan di Akmil untuk menghajar taruna, tapi yang paling aku sukai adalah pecut biasa yang dalam Bahasa Inggris disebut sebagai "cat o'nine tail", yaitu cambuk dengan tangkai dan satu bagian pelecut.

Ada jenis cambuk lain yang mempunyai beberapa pelecut, yang bila dihunjamkan ke tubuh korban, tentu terasa lebih nyeri, karena ada beberapa tempat di tubuh korban yang kena lecut dalam satu kali hantaman cambuk.Aku tidak suka dengan pecut dengan pelecut ganda itu!

Di Ingrris dikenla birch, yaitu cambuk atau alat pemukul dari tangkai tanaman dengan cabang-cabang yang berduri. Dulu birch dipakai untuk menghajar kelasi-kelasi muda di kapal Angkatan Laut Inggris dan juga dipakai di Pulau Man untuk menghukum para pelanggar hukum tertentu. Hajaran dengan birch mudah meninggalkan jejas berdarah, karena adanya duri-duri pada alat siksa itu.

Pada tahun 1950 - 1960 para Taruna AMN sering dicambuk dengan pecut kawat oleh para seniornya. Lecutan pecut kawat itu meninggalkan bekas atau parut di kulit taruna! Di samping sering dihajar dengan pecut kawat.Para taruna yunior juga boleh dihajar dengan popor senapan oleh para taruna senior! Supaya tegap, mereka juga dipaksa selalu menyandang ransel berisi dua buah batu bata yang cukup berat.Selama kuliah mereka harus duduk di kursi tanpa sandaran - agar berpostur TEGAPP!

Aku juga senang melecuti para taruna yang sedang senam balok.Senam balok dilakukan bertelanjang dada. Satu batang balok diangkat oleh 2 taruna.

Balok yang berat itu diangkat ke atas dengan berbagai gerakan. Sementara dengan alasan yang dicari-cari, sekali-sekali aku melecuti tubuh-tubuh taruna yang ketat berotot, berkilat-kilat oleh basahnya cucuran keringat. Aku bisa melihat wajah-wajah yamh menarik muka amat kesakitan dan kelelahan dari taruna muda remaja yang merupakan pemuda pilihan baik fisik, psikologis, akademis, maupun penampilan lahiriahnya! Setelah aku hajar dengan pecut, maka tubuh mereka yang berkilat akan tampak penuh bilur, lebam, lecet berdarah - hasil hajaran pecutku yang kuayun keras dengan seluruh tenaga dan kekuatan ototku yang terlatih dengan latihan beban rutin!Agh, sungguh terasa indah,jantan, sadiss dan amat kelaki-lakian. Aku amat sangat menyukai pemandangan "indah" itu!

KESEMPATAN MENYIKSA TARUNA

Setelah tamat pendidikan perwira, aku mendaftar-kan diri jadi pelatih para taruna di Akmil atau Akademi Militer [Tapi tidak perlu aku sebut di akademi militer mana dan di negara mana].Banyak teman-teman se-angkatanku yang mengatakan bahwa menjadi pelatih tidak akan memberi pengalaman lapangan.Karena para taruna pasti menurut untuk diapakan saja dan diperintah apa saja oleh para pelatih. Sedangkan jika bertugas pasukan, akan diperoleh lebih banyak pengalaman dalam memimpin anggota dengan berbagai tantangannya.

Tapi aku memang bukan mau mencari pengalaman. Alasanku jadi tentara dan perwira adalah untuk memuaskan nafsu sex sejenisku dan nafsu sadisku, syukur-syukur aku bisa melampiaskan nafsu sado-masochistku!

Sebagai tentara aku akan selalu berada dalam lingkungan kehidupan macho,jantan, kelaki-lakian dan hanya akan dikelilingi lelaki saja. Aku juga akan punya banyak kesempatan bertelanjang bulat bersama,baik pada waktu mandi di asrama militer, maupun waktu medical check up. Aku juga punya banyak kesempatan melihat pemuda-penmuda remaja harapan bangsa dengan fisik pilihan atau anggota tentara lainnya dalam kekadaan telanjang bulat atau telanjang dada. Lebih asyik lagi, sebagai pelatih atau atasan langsung dan atasan yang berhak menghukum [ankum], aku berhak menyiksa siswa militer atau taruna atau bawahan lainnya - sesukaku!

[Oleh karena itu bagi para pemuda remaja homosex yang ingin menikmati hidup sambil membina karier yang kelaki-lakian, jadilah anggota militer!]

Aku menghukum tentara dengan hajaran pecut dalam keadaan mereka telanjang bulat! Sehingga setiap hajaran pecutku ke badan mereka, aku menikmati gelinjang tubuh mereka yang kaget dan kesakitan!

Seperti halnya Praja Muda STPDN Jatinangor, pada waktu aku dan teman-temanku masih jadi taruna, kami juga sering dihajar dan disiksa oleh para taruna senior dan pelatih. Terutama pada waktu baru saja masuk Akmil dan masih berstatus Calon Prajurit Taruna [Capratar] yaitu pada tiga bulan pertama masa pendidikan.

Berbeda dengan new-recruit dari US Marine Corps yang hanya boleh disiksa dengan memerintahkan mereka melakukan kegiatan fisik berat, seperti lari belasan kilometer, push up atau sit up ratusan kali - tetapi new recruits tidak boleh disentuh tubuhnya oleh para pelatih - maka para Capratar boleh diapakan saja - juga dicambuki dengan cemeti dalam keadaan telanjang bulat atau diberi sengatan listrik pada kontol, biji peler, puting susu dan ketiak mereka. Kalui mau, bisa juga ditempeli besi panas pahanya! Semua itu tentu dengan alasan : (1) untuk mendisiplinkan, (2) menjadikan mereka laki-laki dan militer sejati, (3) melatih daya tahan fisik dan mental mereka [endurance], atu (4) sebagai hukuman atas pelanggaran disiplin - yang bisa juga sekedar alasan yang dicari-cari oleh atasan atau senior, misalnya : berdiri kurang tegap, rambut ketiak [bulu ketek]tidak dicabuti sampai bersih, jembut tumbuh berantakan tidak tidak rapi [trimmed]!

Pencambukan yang sering terus-menerus [frequent floggings] juga dilakukan pada tentara Sparta di zaman Yunani Kuno. Bahkan setiap tahun diadakan upacara ujian ketahanan fisik [endurance] para pemuda remaja laki-laki dengan cara mencambuki mereka dalam keadaan telanjang bulat. Tak jarang ada yang mati,karena tidak kuat fisiknya dihajar dengan cambuk secara gila-gilaan begitu!

Para Capratar atau taruna adalah cowok pilihan yang pada waktu baru masuk Akmil berumur 18 - 20 tahun.Pada usia itu,jembut dan bulu ketek mereka sudah tumbuh sempurna. Kontol mereka juga sudah mencapai ukuran maksimal sedangkan pejuh mereka sudah diproduksi sejak 5 tahun sebelumnya, dalam biji peler mereka!

MENGOCOK KONTOL DI HADAPAN ORANG BANYAK

Pada waktu masuk,mereka dites akademis, physical fitness,psikologis,dan juga penampilan lahiriah. Mereka diparadekan dalam keadaan telanjang bulat di hadapan suatu Tim Penguji untuk diperiksa semua bagian-bagian tubuh mereka, termasuk juga keketatan otot mereka,bentuk pertumbuhan jembut/ bulu ketek/ bulu kaki,bentuk dan ukuran kontol, biji peler,lobang pantat dan puting susu mereka!

Selain diambil contoh darah dan kencing mereka, mereka juga disuruh menyerahkan air mani [pejuh] mereka untuk diperiksa. Ta'i!

Pemeriksaan kesehatan untuk taruna dan calon prajurit taruna dilakukan di alam terbuka atau di aula. Tidak ada tempat untuk bersembunyi dari ketelanjangan, semuanya harus terbuka dan harus bisa dilihat oleh semua yang hadir.

Begitu pula saat mereka menampung air kencing dan waktu mengocok kontol mereka untuk mengambil contoh pejuh. Mula-mula mereka mengocok-ngocok kontol mereka, lalu kontol mereka itu jadi makin tegang, makin tegang, dan akhirnya tampak mereka merasa kenikmatan pada puncak syahawat mereka.

Sebagian pemuda ada yang tampak kemalu-maluan sewaktu mengocok kontol dan mulai akan mencapai puncak syahwat, apalagi dalam keadaan mereka telanjang bulat, berkeringat dan banyak yang melihat.Tapi ada juga yang tenang saja menikmati perlocoan kontolnya masing-masing [Kontolll!].

Pada akhirnya,mereka tak bisa menahan lebih lama lagi kenikmatan di kontol mereka, akibat pejuh mereka sudah mendesak keluar, lalu pejuhnya pun dimuncratkan : CROOOOOOT! CROOOOOOT! CROOOOOOT langsung ditampung dalam botol tempat pejuh!Maka tempat pemeriksaan kesehatan itu akan semerbak bau pejuh yang baru muncrat! Para pemuda itu masih muda remaja dan vitalitas mereka masih tinggi.Karena itu pancaran pejuh mereka seakan tidak henti-hentinya, berdenyut-denyut di kontol mereka yang saat itu masih tegang kencang dan ujungnya merah berkilat-kilat. Lendir pejuh itu masih terus meleleh sampai beberapa lama, dari lobang kencing di ujung kontol mereka. Di tempat pemeriksaan kesehatan itu tak disediakan ada air apalagi tissue.Sementara itu hawa terasa panas menyengat.Apalagi para pemuda calon taruna itu di suruh menunggu di alam terbuka tanpa peneduh. Tak heran jika tubuh dan tangan para pemuda itu berlumuran keringat,air kencing dan pejuh! Indah sekali. Ta'i! Ta'i! Ta'i!

Kelak kalau mereka berhasil diterima,mereka akan sering dihajar, dicambuk dan disiksa oleh para senior dan pelatihnya [seperti Praja STPDN] dan bagi mereka yang belum disunat [kontolnya masih berkulup],pada akhir tingkat-1 wajib digunting kelupnya tanpa anestesi. Rasa pedih-nyeri kulup digunting tanpa pemati rasa akan 1000 kali lebih nyeri dan pedih dari pada rasanya bokong dihajar dengan pecut, kontol disetrum listrik atau pun paha ditempeli besi panas. Amat sangat pedih luar biasa [excruciating pain]!

[KONTOL YANG SEDANG MEMUNCRATKAN PEJUH: CROOOOT!]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Tommy Rinaldo Vito

This true story took place in the City of Batam, a city across Singapore which is separated by the Strait of Philips. This is about Alex - a handsome and muscular guy who works as private body-guard and his client Steve, a good looking, well built body,rich and young Eurasian business-man. Alex is 165 cm - 70 Kg, in his 27 and Steve is in his 30 years of age with almost the same size as Alex.... read more

Tokoh Alex adalah tokoh nyata. Ada orangnya dan sekarang masih hidup. Kisah-kisah tentang Alex adalah kisah nyata. Aku [Tommy Tjokro] adalah teman Alex.Kami adalah sahabat dekat. Karena itu Alex tidak ragu curhat kepadaku tentang apa saja.Tentang hidupnya, baik yang susah dan senang.Tentang pengalamannya jadi body-guard, mengawal macam-macam orang. Tentang kecenderungannya dan orientasi... read more

Although Alex was very busy guarding Steve and acted as his sexual partner, however Alex still had chances to experiment sexual encounter with others. Steve was doing business in the City of Batam - a neighbour city of Singapore. While sitting in the hotel lobby and guarding Steve - who was having a business meeting - Alex met Joko. Alex had been hired as a body-guard by Steve. Alex worked... read more

Before joining the Security Agency, Alex was with Abdul [Abdul Rahman Rasyid].Abdul was a rich gay man who had various kinds of businesses - which included operating gay bars.Gay bar actually was not common in Indonesia, although a couple of bars in Jakarta was once considered as gay bars. Because gays used to frequent the bars. Alex was once a security officer in Abdul owned gay bars.... read more

Alex was a good boy. His "mistake" was that he was such a good looking guy with beautiful body and a big cock. These provoked his martial art coach to always found reasons to punish him in order "to discipline" him. Meanwhile, Ab [his martial art coach] had always good reasons to inflict severe punishments upon him - for just minor infractions.But these punishments had made Alex a real man! ... read more

The Malay Dilema is the book written by Mahathir Mohammad. I have never read the book, nor have I seen it. But once I have to face the dilema to choose between two handsome and muscular Malay guys. Berkeliling dan berwisata di rantau ini adalah suatu pengalaman yang menggetarkan jiwaku yang kotor dan doyan sejenis ini.Di Nusantara ini ada beberapa negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei... read more

Accompanying Steve in a tour in the Peninsular Malaysia was really very enjoyable for my body and soul.Steve was such a passionate, homosexual and hypersexual guy.Everynight he asked me to be allowed to suck my cock and eat my cum.Luckily I am use to have abundant sperm in my balls,which was enough to cum twice or thrice daily without feeling weak! He asked me also to masturbate his huge... read more

Bang Abdulrahman Rasyid adalah seorang olahraga-wan. Dalam usianya yang baru 35 tahun dia sudah menyandang berbagai gelar kejuaraan dan berbagai kualifikasi ilmu beladiri. Meskipun mempunyai ijazah doktor tehnik kimia dari luar negeri [Jerman] tapi kecintaannya pada ilmu bela diri menyebabkan dia lebih memilih untuk mengembangkan ilmu bela diri dari pada menerapkan keahliannya di bidang... read more

It is very common that the side-walk in Jakarta is used by the vendors to make their living. So, most of the time people cannot walk on the side-walk because it is occupied by newspaper, fruit, food vendors or even street restaurants. After the economic crisis started in 1997, this has become worse and worse. I have always been interested in watching the street restaurants start their... read more

Bogor is a cool and beautiful city located about 60 km from Jakarta. During the Dutch Colonial Administration time - it was called Buitenzorg. It was then the second seat of the colonial government - after Batavia [now Jakarta] since the Governor General of the Dutch Indies lived in Bogor Palace. The incident told in this story took place in a camp located at the surrounding of Bogor. The... read more



Efforts of the government to stop the practice of brutality, sexual assault, torture and violence in STPDN has come to a complete failure. STPDN is a school run by the government for bureaucrats at the Local Governments. But, "Tradition cannot be stopped" said one of STPDN students,"We enjoy S/M in our school". 1. Lobang Pantat Praja Muda Usaha untuk mengakhiri kebejatan di STPDN gagal... read more

Telanjang bulat semua. Demikianlah kondisi para calon parjurit taruna (capratar)ini waktu mereka sedang "dijajakan" oleh para taruna senior untuk disewakan. Yang boleh menyewa adalah para taruna senior dan para perwira efektif alias perwira aktif. Perbudakan sementara ini merupakan "tradisi" di Akmil (Akademi Militer). Para capratar ini adalah pemuda-pemuda yang baru saja diterima atau... read more

The harsh whipping on naked bodies is one of the barbaric methods used in the boot camp.The whips are liberally used to maintain discipline of the recruits. Proding the recruit naked bodies with hot irons and giving electroshocks to their genital, ass hole, armpit are also very commonly done. The muscular instructors seems to have no mercy at all. Kami tiba di "Kawah Candradimuka" [yaitu... read more

The new recruits had never imagined that being members of the armed forces meant they are bound by a contract for miserable torture. They were just aware of it when the boot camp was started and when suddenly they found they were stripped naked and tortured! As new recruits they had to be naked almost all the time. It was meant to make them aware that they were men and to make them... read more

Slavery is still very much exist in the world. Bounded labour, indenture labour, child labour, you name it! All of them are forms of modern slavery.Even the real slavery- just like being practiced in the eighteen century - is still in existence today. What I had endured is just the worst part of my life i.e. when I was enslaved! I was enslaved mentally,physically,and sexually! I was also stripped... read more

Film Indonesia nyaris punah,kalau saja tidak ada produsen yang berani memulai produksi film untuk layar lebar seperti: "Cau Bau Kan" dan "Arisan". Seberapa jauh investasi yang dikeluarkan untuk kedua film tersebut? Apakah sebanding dengan film berjudul "Tora!Tora!Tora!" tentang serangan Angkatan Udara Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii - tidak jelas. Film "Arisan" terasa amat indah karena di... read more

Jeffri masih tergantung di tiang pencambukan. Tubuhnya yang telanjang bulat,putih,atletis dan ketat berotot itu penuh bilur, lembam dan lecet berdarah. Ia baru saja mewakili teman-temannya satu angkatan menerima "Lecutan Pertama". Kedua lengannya terangkat ke atas dan bergantung pada rantai besi yang mencekal borgol di masing-masing pergelangan tangannya.Kakinya mengangkang dan masing-masing... read more

Nafsu menjadi budak seakan tertanam dalam otakku sejak lahir. Keinginan jadi budak seorang lelaki muncul saja tiba-tiba dalam diriku yang kemudian makin lama meningkat, makin kental dalam diriku. Tidak ada yang lebih nikmat selain menjadi budak Tommy Tjokro dan Abdul Rahman Rasyid.Kedua cowok itu ganteng tapi sadiss(!)-nya bukan main!Tommy maupun bang Abdul,keduanya ahli mengayun pecut! ... read more

BUKAN KHAYALAN SEMATA Ada yang mengira penulis cerita sialan ta'i ini berkhayal atau berfantasi. Padahal, ini adalah kisah nyata yang senyata-nyatanya - seperti ta'i di lobang kakus - nyata dan bau ta'i (!) dan apa adanya! Nyata! Seperti halnya seorang pemuda remaja yang barusan mimpi basah. Mula-mula terasa kancutnya basah sewaktu dia terbangun. Ketika dilihat, ter-nyata memang... read more

PERJUMPAAN PERTAMA Aku berjumpa di kantor dengan Yopi ketika dia melamar pekerjaan.Umurnya 18 tahun dengan ijazah SMA.Aku ingin menerima Yopi bekerja di kantorku, pertama:karena Yopi cowok ganteng,tegap atletis dan yang kedua:karena aku ingin menolong dia. Jadi memang nafsu sudah mengatasi niat baikku. Sebetulnya aku bisa saja menerima dia bekerja di kantorku, sebab aku orang... read more



MENGHAJAR PRAJURIT Rudiyanto [Rudy] adalah anak buahku di batalyon. Umurnya 18 tahun. Dia tamatan SMU dan lazimnya tamatan SMU melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi tekanan ekonomi mengharuskan dia memilih jalan lain.Dia berpangkat Prada[Prajurit Dua].Jadi,ijazah yang dipunyai jauh lebih tinggi dari yang seharusnya menjadi persyaratan seorang tamtama. Sejak pertama aku jumpa... read more

TAHANAN YANG TAMPAN, BEROTOT KETAT Tahanan itu berpangkat bintara [sersan]. Tubuhya tinggi besar,atletis dan berotot ketat.Tidak ada segumpal lemak pun yang tampak di tubuhnya yang saat itu sedang telanjang bulat tidak berpenutup selembar benang pun.Tidak jelas apa kesalahannya atau pasal apa dari hukum militer yang dilanggar-nya. Bisa jadi dia tidak bersalah. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia... read more

MAGANG Apprenticeship atau "magang" adalah suatu proses dimana seseorang belajar atau berlatih untuk mampu bekerja dalam profesi tertentu. Misalnya, untuk menjadi pandai besi maka seseorang bekerja dan belajar pada seorang pandai besi senior.Pada saatnya kelak si pemagang dapat berdiri sendiri dan bekerja sebagai pandai besi profesional. Pada waktu aku jadi Capratar [Calon Prajurit... read more

Siapapun pasti akan malu jika harus melepas baju dan celananya di depan orang banyak, meskipun di depan sesama jenis.Itulah perasaan yang aku rasa-kan sewaktu jadi "new recruit",yaitu waktu untuk pertama kalinya masuk kampus kawah Candradimuka sebagai kadet baru yang disebut : calon prajurit taruna [Capratar]. Candradimuka adalah suatu kampus akademi militer di suatu negara di dunia.... read more

ANAK TUNGGAL Meskipun anak tunggal,tetapi aku bukan tipe anak yang manja.Entah karena kedua orangtuaku pandai mendidik anak ataukah aku memang anak baik. Dari segi kelaki-lakian dan kontol, aku disunat sejak kecil.Jadi aku tak pernah melihat kulupku sendiri seumur hidup. Kata teman-temanku yang pernah mandi bareng dengan aku, kontolku besar. Mungkin sama besar dengan kontol Ricardo... read more

PROFESI SADO-MASOCHIST Aku amat menikmati profesiku sebagai militer! Suatu profesi yang dasarnya adalah membunuh atau dibunuh.Profesi yang jadi jiwa,raga,sukmaku dan jadi panggilan nafsu sex sejenis serta dorongan sado-masochist-ku. Aku juga bersyukur bahwa aku terlahir jadi laki-laki jantan yang kuat fisik dan mental sehingga cocok jadi anggota militer. Tidak heran jika aku bisa survive... read more

Pecut itu aku ayun-putarkan ke atas dan ujungnya aku lecutkan ke bagian bawah perut prajurit yang telanjang bulat itu, tepat di bagian pertumbuhan jembutnya : Whetttt!Cettarr! Suara dengung pecut itu segera diikuti dengan suara ujung pecut yang beradu dengan kulit yang ditumbuhi jembut sang prajurit:Cettarr! bagaikan bunyi letusan pistol dan..: AAAAGH!, si prajurit menjerit tertahan, amat... read more

PENGANTAR Siapa yang tak suka menyiksa? Bohong besar kalau ada yang mengatakan dirinya tidak suka menyiksa! Nyatanya kalau ada maling tertangkap di jalan, pasti akan berebutan orang datang untuk ramai-ramai menghajar maling sialan itu. Terlepas dari apakah yang dihajar itu benar-benar maling atau bukan! Bahkan ada maling yang sekalian disiram bensin badannya lalu dibakar hidup-hidup sampai... read more

LETNAN BENNY Letnan Benny adalah salah seorang perwira yang bertugas sebagai mentor. Mentor atau pembimbing bertindak untuk mempersiapkan para pemuda sipil yang segera akan dimiliterkan [militerisasi]. Karena itu pada waktu-waktu tertentu ia harus bertugas di kawah Candradimuka - suatu kampus akademi militer, dimana pemuda-pemuda dibentuk jadi militer sejati.Tentu saja dengan penyiksaan... read more

Bang Das [Dasrizal] adalah pelatih fitness-ku. Aku kenal Bang Das sekitar setahun yang lalu di tempat fitness. Waktu itu badan Bang Das belum seketat sekarang. Tetapi berkat latihan intens selama setahun dengan barbel dan berbagai mesin olah raga lainnya maka tubuh Bang Das sekarang sudah "jadi", ketat amat berotot dan nyata sekali dia seorang binaragawan. Otot dadanya sangat menonjol ke... read more



Page 1 of 4

   1 2 3 4