'Bang Jeffri yang kejam, sadis dan berdarah dingin.' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Jan 21, 2018 - Home of 21232 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Bang Jeffri yang kejam, sadis dan berdarah dingin.

By Tommy Rinaldo Vito

submitted April 2, 2005

Categories: In Indonesian

Text Size:

TAHANAN YANG TAMPAN, BEROTOT KETAT

Tahanan itu berpangkat bintara [sersan]. Tubuhya tinggi besar,atletis dan berotot ketat.Tidak ada segumpal lemak pun yang tampak di tubuhnya yang saat itu sedang telanjang bulat tidak berpenutup selembar benang pun.Tidak jelas apa kesalahannya atau pasal apa dari hukum militer yang dilanggar-nya. Bisa jadi dia tidak bersalah. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia ditahan di RTM itu, semalaman dia dihajar dan disiksa oleh Komandan. Mungkin juga dia diinterogasi sambil disiksa, supaya dia mau mengakui perbuatan yang dilakukannya [atau yang tidak dilakukannya sama sekali].Apakah Sang Komandan menyiksa tahanan itu untuk interogasi bersama Tim Oditur atau sekedar ingin menyiksa dia,aku tidak tahu! Biasanya, kalau mau menyiksa tahanan, Sang Komandan memerintahkan aku untuk ikut hadir dan "membantu" menyiksa !Tapi malam itu aku dapat tugas keluar kota! Paginya aku dapat tugas "menengok" tahanan itu.Untuk melihat apakah dia masih perlu disiksa lebih jauh dengan siksaan yang lebih berat, lebih kejam dan lebih sadiss lagi!

Tahanan itu berdiri di tengah kamar siksa Rumah Tahanan Militer [RTM] itu. Ruangan itu resminya adalah Kamar Periksa atau Kamar Interogasi, tapi dalam prakteknya berfungsi 100% sebagai ruangan untuk menyiksa dan menghajar tahanan militer!

Ruangan itu juga kedap suara, jadi para penyiksa bisa leluasa melampiaskan nafsu sadisnya disitu! Karena, jeritan, teriakan, lolong atau tangisan kesakitan tahanan tidak akan terdengar keluar! Begitu juga suara-suara cemeti yang diayun keras dan beradu dengan kulit tahanan: CETAR! CETAR! atau JEPPRETT! JEPPRETT!atau Whett!Whett!Whett! dijamin 100% tidak terdengar keluar!

Kedua pergelangan bintara itu diborgol,terangkat ke atas. Borgolnya bersambung dengan rantai yang bergantung di tiang siksa atau tiang penyiksaan [whipping post],sehingga aku bisa melihat dengan jelas pola pertumbuhan bulu atau rambut ketiak-nya. Sebaris rambut hitam halus menghiasi bagian tengah kedua belah ketiaknya.Hanya sedikit saja, seakan hanya untuk bukti kedewasaan dan kelaki-lakiannya yang sempurna!

Kakinya mengangkang dan pergelangan kakinya diborgol ke tiang penyiksaan di sebelah kiri dan kanan. Sekali-sekali,tahanan itu tampak seperti mau berjinjit, mungkin untuk mengurangi rasa nyeri pada jepitan di borgol tangannya atau rasa nyeri di bagian tubuh lainnya yang luka - lecet berdarah akibat dihajar dengan pecut semalam. Wajahnya juga sekali-sekali tampak mengernyit atau menyeringai kesakitan.Borgol logam di kedua pergelangannya menjepit kulitnya - karena harus menyangga tubuhnya yang beratnya hampir 70 kg itu! Mungkin kulit pergelangan tangannya juga sudah lecet berdarah oleh jepitan borgol logam itu! Wajahnya yang tampan tampak sayu, karena amat kelelahan dan kesakitan. Semalaman dia kena hajar dan disiksa!

Bekas lecutan cemeti tampak membias di bagian-bagian tubuhnya yang ketat,telanjang bulat serta basah berkilat-kilat oleh keringat!Bilur, lebam, lecet berdarah dan lepuh menghiasi kulit tubuh-nya yang coklat terang.Di pahanya ada luka lepuh akibat sundutan besi panas. Luka bakar kecil-kecil juga tampak di berbagai bagian tubuhnya, bekas sundutan rokok menyala. Puting susunya sebelah kanan tampak pecah berdarah, mungkin akibat kena lecutan keras cemeti atau dijepit dengan penjepit dokumen. Hanya wajah,kontol,biji pelernya yang tidak diganggu. Mungkin kontolnya diberi sengatan listrik [disetrum] tadi malam tapi tidak ada bekasnya! Kalau Komandan menyiksa tahanan,biasanya dia menyetrum ketiak dan lobang pantat tahanan.Saat itu,kontolnya yang besar itu menunduk - tidak ngaceng - tetapi tampak agak kencang. Karena, semalam dia dipaksa minum obat perangsang dari India yang terkenal yaitu Majun [Ma'joon].Sejak kemarin tahanan itu tidak diberi makan dan minum.Dia hanya diberi obat perangsang nafsu sex seperti kapsul Kuku Bima,Irex, Tongkat Ali, Tongkat Wasiat Madura, Pasak Bumi dan Extra Joss!

Tadi malam, waktu disiksa kontolnya amat tegang sekali! Sehingga selesai disiksa dia diturunkan dari tiang penyiksaan lalu dipaksa mengocok kontolnya sampai pejuhnya muncrat berceceran di lantai kamar siksa,banyak sekali.Sekarang lantai sudah bersih dari ceceran pejuhnya, karena tadi malam Sang Komandan memaksanya itu membersihkan lantai dari ceceran pejuh dengan jilatan lidah!

Bintara itu sungguh seorang laki-laki istimewa dan sempurna.Wajahnya tampan,kontolnya berukuran besar[sebesar kontol kuda Arab]dan disunat ketat[high and tight] seperti cara menyunat kontol anggota Green Berret tentara Amerika Serikat [US Army].Kedua biji pelernya membulat tergantung di bawah kontolnya yang berlatar belakang jembut hitam,lebat dan tumbuh luas dibagian bawah perut-nya yang rata bertonjolan membentuk six pakcs. Kulit tubuhnya coklat terang, tampak jantan amat kelakian-lakian. Tekstur kulit tubuhnya seperti kulit jeruk Garut yang sekarang sudah punah akibat hama tanaman.

Dia bernama bernama Alex. Di kesatuannya Alex adalah olahragawan andalan dan kebanggaan. Dia bukan hanya berprestasi, tapi dia juga pelatih [coach] olahraga yang baik.Bentuk tubuh perwira, bintara dan tamtama dikesatuannya,semua atletis, ketat dan berotot berkat bimbingan dan latihan Alex.

Kebetulan komandan kesatuan Alex seorang yang gila olahraga dan pemuja tubuh indah jantan dan kelaki-lakian. Sang Komandan mewajibkan semua anggota di kesatuannya harus berpenammpilan amat kelaki-lakian. "Motto" Sang Komandan adalah ada beberapa, antara lain adalah:(1)"Pria yang tidak berotot bukan laki-laki",(2) "Lelaki yang tidak sunat, belum jadi lelaki sempurna", dan motto yang palimg sadiss adalah :(3) "Tentara tidak mengenal rasa sakit".

BANG JEFFRI, PENYIKSA ULUNG

Aku adalah anggota angkatan bersenjata [armed forces] dari suatu negara. Tapi aku merasa tidak perlu menyebut aku berada di negara mana. Yang penting, cerita cabul sadis sialan amoral ini benar-benar bisa dinikmati oleh Pembaca Budiman dari situs cabul bejat amoral MOTNES ini.Syukur-syukur Pembaca Budiman bisa ngaceng kontolnya dan terdorong untuk ingin ngeloco, sehingga akan menikmati muncratnya pejuh masing-masing segera: CROOOOT!CROOOOT CROOOOT! Tak henti-henti,seperti muntahnya lava dari gunung berapi [volcano]! Setelah berakhirnya puncak syahwat dan selesai pejuhnya muncrat, semoga pejuh Pembaca Budiman masih saja meleleh-leleh tidak henti-hentinya sampai lama!. Seperti orang sakit kencing nanah [gonorrhoea]. Ta'i!

Atasanku, aku panggil "Bang Jeffri". Beliau ada lah Komandan RTM, pangkat militernya Pamen alias Perwira Menengah. Aku bernama Erik [ditulis dengan "k" bukan dengan huruf "c"}. Bang Jeffri, tinggi besar, ganteng, berotot ketat dan biseps-triseps-nya serta otot dada dan otot perutnya istimewa bagusnya! Tubuh beliau mirip Jeffri - pelatih fitness, presenter acara Bodylife Lativi [dulu]. Tapi wajah beliau gantengnya,mirip Eric Estrada [Latino] bintang film "CHIP" [California Highway Patrol] yang disiarkan TVRI tahun 70-an sampai 80-an!Meskipun aku bernana Erik,tapi yang tampangnya mirip Eric Estrada justru Bang Jeffri.

Aku dekat sekali dengan Bang Jeffri,sebab banyak kecocokan. Meski Bang Jeffri punya isteri cantik dan punya seorang anak laki-laki 17 tahun yang ganteng,tapi beliau masih saja suka sex sejenis. Tentu saja kesukaan sex sejenis beliau merepot-kan! Untungnya ada aku, anak buahya yang loyal 100% dan setia habis-habisan.Betapa tidak, cowok homosex mana yang tidak akan menyerah-pasrahkan dirinya 100% pada lelaki tampan, jantan, hebat dan sadiss seperti Bang Jeffri? Apalagi beliau seorang perwira!

Demikianlah, dalam 24 jam sehari mungkin lebih dari 12 jam waktuku aku habiskan bersama Bang Jeffri. Sekitar jam 05:00 pagi aku sudah lari pagi, senam pagi, latihan beban dengan Bang Jeffri. Pada jam kerja aku bersama Bang jeffri, sore hari kami latihan bela diri atau tenis atau renang atau olah raga lain. Boleh dibilang aku lebih sering bersama-sama Bang Jeffri dari pada anak isterinya. Tentu saja, itu hal yang biasa bagi seorang tentara.

Seperti halnya aku, bang Jeffri juga gila olah raga dan pemuja tubuh indah! Karena itu kami berdua berlatih ketat untuk menjaga penampilan tubuh dan otot-otot kami berdua.

Kami berdua juga suka sekali s/M!Kami beruntung, karena nafsu sadis kami bisa kami salurkan dan lampiaskan dengan jalan menyiksa dan menghajar tahanan-tahanan militer sialan itu! Terutama yang berpangkat tamtama dan bintara! Supaya kami puas menyiksa dan menghajar mereka, maka para tahanan RTM yang diawasi Bang Jeffri ini wajib dan dipaksa untuk latihan beban untuk membentuk otot-otot mereka! Dengan alasan untuk menjaga kesehatan dan kesemaptaan jasmani mereka sebagai militer!Bang Jeffri dan aku melatih sendiri para tahanan sialan itu,tentu saja dengan alat bantu yang jadi favorit kami yaitu pecut atau cambuk alias cemeti!

Jadi pekerjaan kami berdua, adalah menghajar dan menyiksa tahanan setiap hari.Alasan sah-nya ada dua yaitu(1) "Pemeriksaan" atau (2) "Hukuman". Para tahanan itu takut sekali pada aku dan Bang Jeffri, karena kekejaman, kesadisan kami!

Karena Bang Jeffri seorang yang hipersex, maka disamping menyiksa tahanan,kadang-kadang beliau berselera juga menyiksa dan menghajar aku.Karena itu aku juga sering disiksa Bang Jeffri. Khusus-nya pada saat aku akan dicabuli beliau! Tapi aku amat bangga dan bahagia serta merasa amat sangat nikmat jika dihajar, disiksa dan dicabuli Bang Jeffri! Ta'i!

Tahanan biasanya tidak kam cabuli.Tapi mereka tak diizinkan berpakaian selama dalam tahanan. Mereka telanjang bulat selama 24 jam. Tangan mereka juga diborgol sepasang-sepasang, supaya memaksa mereka mau saling bekerjasama dan agar lebih sukar kalau mereka ingin berkelahi.Siksaan boleh dilakukan kapan saja oleh:Bang Jeffri, aku atau Perwira lain menginginkan,tanpa ada alasan! Aku dan Bang Jeffri tidak pernah mau mencabuli tahanan. Tapi kami kadang-kadang memaksa antara tahanan saling mencabuli.

Yang bertubuh besar dan kekar kami paksa untuk mencabuli tahanan yang lebih kecil atau lebih lemah. Cara itu sangat baik untuk mengurangi dan mencegah agresifitas di RTM! Ta'i!

[NGENTOTTT!]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Tommy Rinaldo Vito

This true story took place in the City of Batam, a city across Singapore which is separated by the Strait of Philips. This is about Alex - a handsome and muscular guy who works as private body-guard and his client Steve, a good looking, well built body,rich and young Eurasian business-man. Alex is 165 cm - 70 Kg, in his 27 and Steve is in his 30 years of age with almost the same size as Alex.... read more

Tokoh Alex adalah tokoh nyata. Ada orangnya dan sekarang masih hidup. Kisah-kisah tentang Alex adalah kisah nyata. Aku [Tommy Tjokro] adalah teman Alex.Kami adalah sahabat dekat. Karena itu Alex tidak ragu curhat kepadaku tentang apa saja.Tentang hidupnya, baik yang susah dan senang.Tentang pengalamannya jadi body-guard, mengawal macam-macam orang. Tentang kecenderungannya dan orientasi... read more

Although Alex was very busy guarding Steve and acted as his sexual partner, however Alex still had chances to experiment sexual encounter with others. Steve was doing business in the City of Batam - a neighbour city of Singapore. While sitting in the hotel lobby and guarding Steve - who was having a business meeting - Alex met Joko. Alex had been hired as a body-guard by Steve. Alex worked... read more

Before joining the Security Agency, Alex was with Abdul [Abdul Rahman Rasyid].Abdul was a rich gay man who had various kinds of businesses - which included operating gay bars.Gay bar actually was not common in Indonesia, although a couple of bars in Jakarta was once considered as gay bars. Because gays used to frequent the bars. Alex was once a security officer in Abdul owned gay bars.... read more

Alex was a good boy. His "mistake" was that he was such a good looking guy with beautiful body and a big cock. These provoked his martial art coach to always found reasons to punish him in order "to discipline" him. Meanwhile, Ab [his martial art coach] had always good reasons to inflict severe punishments upon him - for just minor infractions.But these punishments had made Alex a real man! ... read more

The Malay Dilema is the book written by Mahathir Mohammad. I have never read the book, nor have I seen it. But once I have to face the dilema to choose between two handsome and muscular Malay guys. Berkeliling dan berwisata di rantau ini adalah suatu pengalaman yang menggetarkan jiwaku yang kotor dan doyan sejenis ini.Di Nusantara ini ada beberapa negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei... read more

Accompanying Steve in a tour in the Peninsular Malaysia was really very enjoyable for my body and soul.Steve was such a passionate, homosexual and hypersexual guy.Everynight he asked me to be allowed to suck my cock and eat my cum.Luckily I am use to have abundant sperm in my balls,which was enough to cum twice or thrice daily without feeling weak! He asked me also to masturbate his huge... read more

Bang Abdulrahman Rasyid adalah seorang olahraga-wan. Dalam usianya yang baru 35 tahun dia sudah menyandang berbagai gelar kejuaraan dan berbagai kualifikasi ilmu beladiri. Meskipun mempunyai ijazah doktor tehnik kimia dari luar negeri [Jerman] tapi kecintaannya pada ilmu bela diri menyebabkan dia lebih memilih untuk mengembangkan ilmu bela diri dari pada menerapkan keahliannya di bidang... read more

It is very common that the side-walk in Jakarta is used by the vendors to make their living. So, most of the time people cannot walk on the side-walk because it is occupied by newspaper, fruit, food vendors or even street restaurants. After the economic crisis started in 1997, this has become worse and worse. I have always been interested in watching the street restaurants start their... read more

Bogor is a cool and beautiful city located about 60 km from Jakarta. During the Dutch Colonial Administration time - it was called Buitenzorg. It was then the second seat of the colonial government - after Batavia [now Jakarta] since the Governor General of the Dutch Indies lived in Bogor Palace. The incident told in this story took place in a camp located at the surrounding of Bogor. The... read more



Efforts of the government to stop the practice of brutality, sexual assault, torture and violence in STPDN has come to a complete failure. STPDN is a school run by the government for bureaucrats at the Local Governments. But, "Tradition cannot be stopped" said one of STPDN students,"We enjoy S/M in our school". 1. Lobang Pantat Praja Muda Usaha untuk mengakhiri kebejatan di STPDN gagal... read more

Telanjang bulat semua. Demikianlah kondisi para calon parjurit taruna (capratar)ini waktu mereka sedang "dijajakan" oleh para taruna senior untuk disewakan. Yang boleh menyewa adalah para taruna senior dan para perwira efektif alias perwira aktif. Perbudakan sementara ini merupakan "tradisi" di Akmil (Akademi Militer). Para capratar ini adalah pemuda-pemuda yang baru saja diterima atau... read more

The harsh whipping on naked bodies is one of the barbaric methods used in the boot camp.The whips are liberally used to maintain discipline of the recruits. Proding the recruit naked bodies with hot irons and giving electroshocks to their genital, ass hole, armpit are also very commonly done. The muscular instructors seems to have no mercy at all. Kami tiba di "Kawah Candradimuka" [yaitu... read more

The new recruits had never imagined that being members of the armed forces meant they are bound by a contract for miserable torture. They were just aware of it when the boot camp was started and when suddenly they found they were stripped naked and tortured! As new recruits they had to be naked almost all the time. It was meant to make them aware that they were men and to make them... read more

Slavery is still very much exist in the world. Bounded labour, indenture labour, child labour, you name it! All of them are forms of modern slavery.Even the real slavery- just like being practiced in the eighteen century - is still in existence today. What I had endured is just the worst part of my life i.e. when I was enslaved! I was enslaved mentally,physically,and sexually! I was also stripped... read more

Film Indonesia nyaris punah,kalau saja tidak ada produsen yang berani memulai produksi film untuk layar lebar seperti: "Cau Bau Kan" dan "Arisan". Seberapa jauh investasi yang dikeluarkan untuk kedua film tersebut? Apakah sebanding dengan film berjudul "Tora!Tora!Tora!" tentang serangan Angkatan Udara Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii - tidak jelas. Film "Arisan" terasa amat indah karena di... read more

Jeffri masih tergantung di tiang pencambukan. Tubuhnya yang telanjang bulat,putih,atletis dan ketat berotot itu penuh bilur, lembam dan lecet berdarah. Ia baru saja mewakili teman-temannya satu angkatan menerima "Lecutan Pertama". Kedua lengannya terangkat ke atas dan bergantung pada rantai besi yang mencekal borgol di masing-masing pergelangan tangannya.Kakinya mengangkang dan masing-masing... read more

Nafsu menjadi budak seakan tertanam dalam otakku sejak lahir. Keinginan jadi budak seorang lelaki muncul saja tiba-tiba dalam diriku yang kemudian makin lama meningkat, makin kental dalam diriku. Tidak ada yang lebih nikmat selain menjadi budak Tommy Tjokro dan Abdul Rahman Rasyid.Kedua cowok itu ganteng tapi sadiss(!)-nya bukan main!Tommy maupun bang Abdul,keduanya ahli mengayun pecut! ... read more

BUKAN KHAYALAN SEMATA Ada yang mengira penulis cerita sialan ta'i ini berkhayal atau berfantasi. Padahal, ini adalah kisah nyata yang senyata-nyatanya - seperti ta'i di lobang kakus - nyata dan bau ta'i (!) dan apa adanya! Nyata! Seperti halnya seorang pemuda remaja yang barusan mimpi basah. Mula-mula terasa kancutnya basah sewaktu dia terbangun. Ketika dilihat, ter-nyata memang... read more

PERJUMPAAN PERTAMA Aku berjumpa di kantor dengan Yopi ketika dia melamar pekerjaan.Umurnya 18 tahun dengan ijazah SMA.Aku ingin menerima Yopi bekerja di kantorku, pertama:karena Yopi cowok ganteng,tegap atletis dan yang kedua:karena aku ingin menolong dia. Jadi memang nafsu sudah mengatasi niat baikku. Sebetulnya aku bisa saja menerima dia bekerja di kantorku, sebab aku orang... read more



MENGHAJAR PRAJURIT Rudiyanto [Rudy] adalah anak buahku di batalyon. Umurnya 18 tahun. Dia tamatan SMU dan lazimnya tamatan SMU melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi tekanan ekonomi mengharuskan dia memilih jalan lain.Dia berpangkat Prada[Prajurit Dua].Jadi,ijazah yang dipunyai jauh lebih tinggi dari yang seharusnya menjadi persyaratan seorang tamtama. Sejak pertama aku jumpa... read more

PECUT, CAMBUK, DAN CEMETI Sewaktu masih taruna senior dan setelah aku jadi pelatih taruna di Akmil,cemeti,pecut atau cambuk adalah alat favoritku untuk mendisiplin pemuda-pemuda yang sedang dibentuk untuk jadi militer sejati.Betapa indah dan nikmatnya melihat pemuda remaja yang tengah menanjak dewasa itu telanjang dada atau telanjang bulat, tampak menggelinjang, kaget kesakitan saat lecutan... read more

MAGANG Apprenticeship atau "magang" adalah suatu proses dimana seseorang belajar atau berlatih untuk mampu bekerja dalam profesi tertentu. Misalnya, untuk menjadi pandai besi maka seseorang bekerja dan belajar pada seorang pandai besi senior.Pada saatnya kelak si pemagang dapat berdiri sendiri dan bekerja sebagai pandai besi profesional. Pada waktu aku jadi Capratar [Calon Prajurit... read more

Siapapun pasti akan malu jika harus melepas baju dan celananya di depan orang banyak, meskipun di depan sesama jenis.Itulah perasaan yang aku rasa-kan sewaktu jadi "new recruit",yaitu waktu untuk pertama kalinya masuk kampus kawah Candradimuka sebagai kadet baru yang disebut : calon prajurit taruna [Capratar]. Candradimuka adalah suatu kampus akademi militer di suatu negara di dunia.... read more

ANAK TUNGGAL Meskipun anak tunggal,tetapi aku bukan tipe anak yang manja.Entah karena kedua orangtuaku pandai mendidik anak ataukah aku memang anak baik. Dari segi kelaki-lakian dan kontol, aku disunat sejak kecil.Jadi aku tak pernah melihat kulupku sendiri seumur hidup. Kata teman-temanku yang pernah mandi bareng dengan aku, kontolku besar. Mungkin sama besar dengan kontol Ricardo... read more

PROFESI SADO-MASOCHIST Aku amat menikmati profesiku sebagai militer! Suatu profesi yang dasarnya adalah membunuh atau dibunuh.Profesi yang jadi jiwa,raga,sukmaku dan jadi panggilan nafsu sex sejenis serta dorongan sado-masochist-ku. Aku juga bersyukur bahwa aku terlahir jadi laki-laki jantan yang kuat fisik dan mental sehingga cocok jadi anggota militer. Tidak heran jika aku bisa survive... read more

Pecut itu aku ayun-putarkan ke atas dan ujungnya aku lecutkan ke bagian bawah perut prajurit yang telanjang bulat itu, tepat di bagian pertumbuhan jembutnya : Whetttt!Cettarr! Suara dengung pecut itu segera diikuti dengan suara ujung pecut yang beradu dengan kulit yang ditumbuhi jembut sang prajurit:Cettarr! bagaikan bunyi letusan pistol dan..: AAAAGH!, si prajurit menjerit tertahan, amat... read more

PENGANTAR Siapa yang tak suka menyiksa? Bohong besar kalau ada yang mengatakan dirinya tidak suka menyiksa! Nyatanya kalau ada maling tertangkap di jalan, pasti akan berebutan orang datang untuk ramai-ramai menghajar maling sialan itu. Terlepas dari apakah yang dihajar itu benar-benar maling atau bukan! Bahkan ada maling yang sekalian disiram bensin badannya lalu dibakar hidup-hidup sampai... read more

LETNAN BENNY Letnan Benny adalah salah seorang perwira yang bertugas sebagai mentor. Mentor atau pembimbing bertindak untuk mempersiapkan para pemuda sipil yang segera akan dimiliterkan [militerisasi]. Karena itu pada waktu-waktu tertentu ia harus bertugas di kawah Candradimuka - suatu kampus akademi militer, dimana pemuda-pemuda dibentuk jadi militer sejati.Tentu saja dengan penyiksaan... read more

Bang Das [Dasrizal] adalah pelatih fitness-ku. Aku kenal Bang Das sekitar setahun yang lalu di tempat fitness. Waktu itu badan Bang Das belum seketat sekarang. Tetapi berkat latihan intens selama setahun dengan barbel dan berbagai mesin olah raga lainnya maka tubuh Bang Das sekarang sudah "jadi", ketat amat berotot dan nyata sekali dia seorang binaragawan. Otot dadanya sangat menonjol ke... read more



Page 1 of 4

   1 2 3 4