'Disetubuhi Bang Dasrizal di tempat fitness' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Jul 16, 2019 - Home of 21478 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Disetubuhi Bang Dasrizal di tempat fitness

By Tommy Rinaldo Vito

submitted April 26, 2005

Categories: In Indonesian

Text Size:

Bang Das [Dasrizal] adalah pelatih fitness-ku. Aku kenal Bang Das sekitar setahun yang lalu di tempat fitness. Waktu itu badan Bang Das belum seketat sekarang. Tetapi berkat latihan intens selama setahun dengan barbel dan berbagai mesin olah raga lainnya maka tubuh Bang Das sekarang sudah "jadi", ketat amat berotot dan nyata sekali dia seorang binaragawan.

Otot dadanya sangat menonjol ke depan dengan belahan atau lembah di tengahnya [crest]. Tentu dengan puting susu yang masing-masing tertancap di tengah sebelah bawah masing-masing belahan dadanya - tegang melenting - dan kelak ketika aku jilat dengan lidah - terasa nikmat. Biseps dan trisepsnya menonjol amat nyata dan besar. Sedangkan otot perutnya rata ketat sixpacks dan otot pinggang-nya ramping dan ketat. Demikian pula otot paha dan betisnya tampak nyata.

Sejak semula aku memang dekat dengan Bang Das. Dia memang ramah dan simpatik. Aku suka dilatih Bang Das, karena dia pelatih yang baik, selalu penuh perhatian.Di samping itu,juga tentu karena keketatan otot-ototnya yang sangat merangsang dan merupakan fantasi yang sangat efektif untuk menegangkan kontolku waktu aku berniat ngeloco agar pejuhku muncrat keluar.

Kalau sedang bertugas melatih, Bang Das selalu mengenakan celana pendek olah raga[boxer] dengan bahagian atas model singlet.Tentu saja ketiaknya jadi perhatianku. Tampak ada jejas bulu ketek di ketiaknya tetapi kedua belah ketiaknya bersih dari rambut dan klimis karena rajin dicukur atau dicabuti bulunya. Agaknya Bang Das harus rajin mencukur bulu keteknya,karena kumisnyapun tampak tumbuh cepat.

Favoritku adalah cowok yang atletis berotot dan bertubuh ketat.Tidak heran jika aku sudah naksir Bang Das sejak aku baru kenal dia. Untunglah Bang Das tidak pernah keberatan jika tubuhnya kupegang-pegang atau pura-pura aku pijit-pijit. Lama-kelamaan malah Bang Das sendiri yang minta aku massage.Kebetulan aku jagoan massage, karena aku pernah belajar secara professional. Aku juga tahu tentang acupressure.

Biasanya Bang Das aku massage sesudah selesai kegiatan di fitness center sekitar jam 19:00. Sebelum mandi, tubuhnya yang basah dan lengket oleh keringat itu aku massage, setelah aku olesi dengan minyak. Kontolku selalu saja ngaceng jika sedang massage tubuh Bang Das yang ketat, keras dan kenyal itu.Seluruh tubuhnya aku massage, ter-masuk dada dan puting susunya,kedua belah ketiak dan belahan pantatnya. Karena itu aku menyuruh Bang Das melepas seluruh pakaiannya sampai dia telanjang bulat - tak berpenutup selembar benang pun juga - ketika akan dimassage.Yang tidak jadi sasaran massage-ku adalah kontol dan biji peler-nya.Tapi aku lakukan acupressure di bagian ter-tentu sehingga Bang Das jadi ngaceng kontolnya, mengeras dan kepala kontolnya [glans penis] jadi berwarna merah ungu tegang dan berkilat-kilat!

Kadang-kadang, saking tegangnya kontol Bang Das, maka dia jadi gelisah dan menggeliat-geliat.Lalu dia mulai mengeluh "AAAGH, MMMPH, MMMPH, MMMPH". Tubuhnya yang ketat itu tampak bertambah kencang dan puting susunya pun melenting :"Tommiiiiii!", dia mulai memanggil namaku :"Isepin kontooool".

Lalu dia mulai meremas-remas dan mengelus puting susunya yang makin kencang. Kalau sudah begitu aku jadi tidak tega melihat "penderitaan" Bang Das, maka aku menunduk dan menjilati kontolnya, lalu juga mengisap dan mengulumnya.Bang Das jadi berceloteh merasa amat keenakan karena kontolnya aku isap:"AAAGH, MMMPH, MMMPH, MMMPH". Tanganku juga merayap kemana-mana,mengelus puting susu-nya, menyodok ketiaknya, juga lobang pantatnya.

"MMMPH, MMMPH, MMMPH", Bang Das terus mengeluh dan melenguh seperti kerbau. Setelah aku lihat Bang Das makin gelisah, maka isapan aku maju-mundurkan seperti kontol ketika sedang memompa nonok perempuan: makin cepat, makin cepat, makin cepaaaat dan akhirnya .....CROOOOOOOOOOOOOOOOOOT! CROOOOOOOOOOOOOOOOOOT! CROOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOT! Pejuh Bnag Das muncrat berceceran kemana-mana!

[Bersambung/ To Be Continued]


The site is under heavy traffic at this time. Could not retreive more articles from Tommy Rinaldo Vito at this time Please refresh the page.