'Indah dan nikmatnya kehidupan militer' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Aug 14, 2018 - Home of 21291 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Indah dan nikmatnya kehidupan militer

By Tommy Rinaldo Vito

submitted October 22, 2005

Categories: In Indonesian

Text Size:

KARIR YANG MENTOK

Setamat dari akmil aku ditugaskan di beberapa kesatuan dan akhirnya setelah mencapai pangkat mayor aku diberi kepercayaan menjabat komandan batalyon suatu pasukan tempur.

Sebagai lelaki sejati yang sehat fisik - mental serta mempunyai kecerdasan lumayan, sebetulnya tidak ada masalah bagiku untuk membina karir di militer. Tapi dengan bergulirnya waktu maka aku mulai mendapat kesulitan. Karena, dengan makin bertambahnya umur dan meningkatnya pangkat dan jabatanku - dunia militer lazimnya menghendaki aku mempunyai seorang isteri.Sesuatu yang hampir tak mungkin aku penuhi,karena aku adalah seorang homosex tulen, total, 100%. Artinya, walaupun dipaksa-paksa, tidak mungkin aku bisa melakukan hubungan sex dengan perempuan!

Dinas atau Negara boleh meminta apa saja dariku termasuk nyawaku. Tapi, menuntut seorang isteri? Tidak mungkin aku penuhi! Oleh karena itu, aku berpikir, mungkin jabatanku akan mentok sebagai Danyon [Komandan Batalyon]. Setelah itu, mungkin saja akan diberi jabatan non-komando dan non- tempur seperti guru militer[gumil],administrasi atau yang sejenisnya. Tapi aku sudah siap!

NIKMATNYA KEHIDUPAN MILITER

Sejak pendidikan di akmil sampai menjadi perwira efektif,aku sangat menikmati kehidupan militer yang jantan dan kelaki-lakian. Aku beruntung di karunia fisik yang kuat,gesit dan terampil.Tentu saja kualitas seperti itu amat mendukung tugas-tugas militerku. Aku juga amat gila olah raga.

Tak heran jika boleh dibilang aku selalu jadi bintang dan favorit di semua kesatuanku dimana pun aku ditugaskan. Karena aku selalu jadi juara apapun setiap kali harus aku mewakili kesatuan-ku, dalam pertandingan atau lomba apa pun juga, baik bersifat fisik,kemiliteran maupun akademik!

Hobby dan kegilaanku akan olah raga dan latihan fisik membikin tubuhku atletis, tidak berlemak sedikitpun juga.Semua lemak di tubuhku sebentar saja larut terbakar sewaktu lari pagi, latihan bela diri, angkat berat dan bina raga, renang, maupun olah raga permainan seperti basket, bola volley, sepak bola, bulu tangkis, tenis lapangan dan tenis meja!

Otot-ototku juga terbentuk jadi amat menggiurkan cowok-cowok homosex. Kalau aku sedang latihan renang - mengenakan kancut - ada saja cowok yang mencuri pandang untuk menikmati keindahan tubuh-ku yang jantan dan amat kelaki-lakian.Kalau aku berpakaian lengkap - maka yang terlihat adalah seorang cowok yang ramping [lean] dan atletis.

Tetapi jika aku buka baju atau telanjang bulat -maka tampaklah tonjolan-tonjolan ototku yang indah : otot dada yang ketak menonjol ke depan dihiasi oleh sepasang puting susu yang tegang dan melenting, otot perutku six packs, biseps dan trisepsku ketat - amat indah membikin ngiler cowok-cowok homosex yang melihatnya. Sebetulnya jembut dan bulu ketekku lumayan lebat,tapi aku selalu mencabuti bulu ketekku sampai ketiakku klimis dan tampak putih bersih.Sedangkan jembut-ku selalu aku rapikan!

Kontolku juga lumayan besar - lebih besar dari ukuran kontol cowok-cowok Melayu pada umumnya, meski tidak sebesar ukuran kontol kuda Arab atau kuda Australia!

Kata orang wajahku boleh dibilang tampan,walau pun tidak setampan Tommy Tjokro - tapi enak dilihat [kata orang] apalagi kalau aku telanjang bulat. Seorang temanku - Jeffri - sesama perwira dan satu angkatan di akmil pernah mengatakan :

"Erik seharusnya kamu jadi penari strip tease, model atau peragawan, jangan jadi tentara"

Pada waktu itu aku tak mengerti maksud Jeffri, dan bahkan aku tidak memperhatikan omongannya. Belakangan, setelah aku tamat akmil dan sering browsing situs-situs gay, cabul dan homosex di internet, barulah aku paham apa yang dimaksud oleh Jeffri.

Aku amat menikmati kehidupan militer [yang amat santai] tidak usah berpikir. Yang kami lakukan sampai tingkat batalyon lebih banyak kegiatan fisik dan otot. Di dalam dinas yang ada hanya laki-laki saja dan aku sebagai atasan praktis berhak memerintahkan dan melakukan apa saja yang aku suka - dengan alasan dinas atau latihan.

Perwira, bintara, tamtama yang jadi bawahanku banyak yang ganteng, tubuh mereka atletis ketat berotot - maklum tentara! Aku mengharuskan agar semua latihan fisik dilakukan dengan telanjang dada - sehingga waktu mereka sedang latihan aku bisa memeriksa dan menikmati pemandangan tubuh-tubuh berotot ketat bawahanku yang tentara dan laki-laki semua itu!

Para Danki [Komandan Kompi], Danton [Komandan Peleton], dan Pelatih juga aku wajibkan untuk menggenggam cemeti setiap mengawasi anak buahnya latihan. Supaya setiap saat bisa dilecutkan ke tubuh bawahan mereka yang kurang bersemangat, tidak disiplin atau membuat gerakan salah waktu latihan. Tidak aneh jika setiap habis latihan banyak tamtama yang penuh lecet, lebam dan bilur-bilur tubuhnya karena dicambuki oleh atasannya waktu sedang latihan!

Mungkin hanya batalyonku lah yang latihannya paling intens.Tidak pernah aku biarkan bawahanku menganggur. Mereka tidak berani protes, karena aku selalu terjun di tengah-tengah mereka. Dari senam pagi, lari pagi, latihan siang hari, olah raga sore, sampai kegiatan malam! Mereka tidak bisa menandingi kekuatan fisikku yang seperti tidak pernah lelah atau mengantuk.Ada juga Danki dan Danton atau Perwira bawahanku yang tampak keteteran,tidak kuat, meskipun umur mereka lebih muda dari aku.

Aku juga menciptakan hukuman-hukuman sadis bagi bawahanku [khususnya tamtama] yang mangkir atau melanggar disiplin. Para Danki dan Danton aku paksa untuk memberikan hukuman-hukuman kejam. Setiap kali mereka menghukum bawahannya yang melanggar disiplin, aku harus diberitahu supaya aku bisa hadir dan melihat penyiksaan yang amat aku sukai itu!Aku wajibkan para Danki dan Danton untuk menyiksa sendiri bawahannya!

Umumnya para Danki dan Danton itu juga sangat menikmati tugas menyiksa itu. Karena mereka itu tamatan akmil semua dan sudah dilatih jadi orang-orang yang kejam dan sadis sewaktu jadi taruna akmil!Aku juga mengharuskan agar semua Danki dan Danton memaksa korban siksaannya untuk telanjang bulat waktu disiksa!

Latihan intens dengan hukuman yang amat sangat kejam [seperti di zaman Sparta] ternyata membuat batalyon yang aku pimpin menjadi batalyon yang terbaik di brigade kami!

Setiap bulan semua anggota batalyonku harus diperiksa kesehatannya.Mereka disuruh telanjang bulat di aula batalyon untuk diperiksa satu per satu oleh dokter batalyon dan tim kesehatan!

Sambil telanjang bulat mereka disuruh mengeluar-kan contoh air kencingnya ke dalam botol untuk diperiksa di laboratorium. Mereka juga disuruh onani di aula dan di hadapan semua yang hadir - untuk mengeluarkan contoh pejuhnya supaya secara rutin kualitas pejuh [dan sperma] mereka dapat dimonitor kualitasnya.

Acara periksa kesehatan ini merupakan favoritku dan aku selalu ikut mengawasi dan menyaksikan anak buahku perwira, bintara, tamtama yang lima ratusan orang itu diperiksa bertelanjang bulat, mengeluarkan kencing dan pejuh mereka! Asyik!

Semua anggota baru batalyonku baik perwira, bintara, maupun tamtama yang belum sunat, harus disunat kulupnya.Aku mewajibkan dokter batalyon ku untuk selalu menyunat dan melakukan operasi kecil[apapun] terhadap bawahanku tanpa anestesi!

Tidak heran jika di klinik batalyon sering ada suara desah atau rintih anggota yang kesakitan, baik karena sedang disunat atau sedang dijahit luka-lukanya [akibat luka waktu latihan militer atau luka akibat dihajar, disiksa atau dicambuk atasannya] tanpa pemati rasa!

Aku juga menyuruh para tamtama yang tinggal di asrama batalyon untuk selalu bertelanjang bulat saja jika ada di asrama. Untuk meningkatkan rasa kelaki-lakian dan rasa percaya diri mereka!

Setiap hari aku melatih sendiri semua tamtama untuk latihan angkat beban dan bina raga. Tentu saja aku selalu menggenganm cemeti yang siap aku ayunkan dengan keras dan sekuat tenaga otot-otot karateku - ke tubuh-tubuh tamtama yang hanya mengenakan kancut minim itu! Ta'i!

JEFFRI YANG KEJAMM

Jeffri adalah anak seorang perwira tinggi pada suatu angkatan. Aku dan Jeffri sahabat dekat. Bukan hanya karena kami berdua satu angkatan di akmil, punya banyak persamaan - tapi yang lebih penting lagi adalah bahwa kami berdua suka pada sejenis [gay alias homosex].

Selama pendidikan di akmil - setiap liburan - aku sering menginap di rumah [orang tua] Jeffri yang besar dan luas di Jakarta. Di kamar Jeffri, kami berbuat dan melakukan eksperimen apa saja yang kami suka: saling onani,saling isap kontol, saling sodomi, BDSM, dan entah perbuatan cabul apa lagi! Kami juga "mempelajari" cara-cara hubungan sex sejenis lainnya dari internet, blue film dan majalah gay cabul seperti Mandate, Gaya Nusantara dan entah apa lagi!

Perbuatan kami berdua tidak pernah diduga atau dicurigai orang karena penampilan kami berdua sama-sana jantan dan kelaki-lakian - tidak ada nuansa feminin, banci, atau sissy sedikit pun juga dalam diri kami! Apalagi kami berdua adalah tentara atau [waktu itu] calon perwira!

Jeffri dan aku juga punya kecenderungan sado-masochist. Waktu masih di akmil, kami berdua sering menciptakan tehnik menyiksa plontos dan capratar,juga taruna yunior. Tehnik menyiksa itu masih sering aku praktekkan pada bawahanku ter-utama tamtama [prajurit sampai kopral] yang baru masuk [new recruits]!

Ketika tamat akmil, aku masuk [kesenjataan] Infanteri dan Jeffri masuk Polisi Militer [POM dulu CPM]. Tehnik menyiksa yang kami ciptakan di akmil banyak dipraktekkan oleh Jeffri untuk meng-interogasi tahanan militer atau untuk sekedar iseng - kalau Jeffri sedang ingin melampiaskan nafsu sadisnya pada tahanan militer!

Jeffri lebih beruntung dari pada aku karena dia seorang bi-sex. Sekarang Jeffri sudah menikah dengan seorang gadis cantik dan dia juga sudah punya anak laki-laki yang ganteng seperti bapak-nya. Meskipun begitu, kalau kami jumpa, Jeffri dan aku masih sering mencari tempat buat ngentot [berhubungan sex] dengan aku. Sedapp!

Jeffri orangnya ganteng dan atletis. Kontolnya BESAR - mungkin hampir sama ukurannya dengan kontol kuda Arab [MONSTER COCK]. Waktu capratar, di akmil, Jeffri sering dipaksa taruna senior untuk onani di hadapan mereka.Para taruna senior itu suka melihat kontolnya yang besar memuncrat-kan pejuhnya yang jauh sekali muncratannya. Ter kadang Jeffri dipaksa para senior onani beberapa kali - untung saja Jeffri - fisik dan libidonya kuat! Dia memang sanggup eyakulasi sampai lima kali sehari, tidak lemess,dengan kualitas pejuh yang baik [tidak encer] dan volumenya banyak!

Seandainya Jeffri tidak kuat, pasti akan sering dihajar taruna senior sebagai hukuman - dengan alasan tidak menurut perintah! Bayangkan Jeffri dipaksa taruna senior harus onani sampai lima kali berturut-turut [in sequence]!

Terus terang, setiap kali aku berhubungan sex dengan Jeffri di rumahnya dan mengisap kontolnya sampai pejuhnya muncrat - memang aku jadi sering kekenyangan. Karena pejuh Jeffri yang volumenya banyak dan kental itu selalu aku telan! Dasar ta'i!

Pengalaman Jeffri sering dipaksa onani oleh para taruna senior di akmil juga dipratekkan Jeffri di rumah tahanan militer tempat dia ditugaskan. Para tahanan militer itu dipaksa onani beberapa kali - biasanya mereka hanya sanggup onani satu atau dua kali - yang ketiga kalinya mereka sudah tidak kuat - banyak yang kontolnya sudah layu - bahkan tegangpun tidak bisa - mengkeret!

Hal ini jadi alasan oleh Jeffri untuk menyiksa mereka sebagai hukuman.Dengan alasan mereka mem-bangkang atau melawan! Jeffri memang amat hobby menyiksa tahanan. Kalau Jeffri menyiksa tahanan biasanya dia tidak berhenti sebelum tahanan itu pingsan,semaput tak sadarkan diri dan berlumuran darah segarr!. Jeffri suka menyiksa para tahanan di hadapan tahanan-tahanan lainnya untuk menakut-nakuti mereka. Tahanan yang akan disiksa Jeffri selalu dipaksa harus telanjang bulat! Sehingga dia bisa memilih mau menyakiti bagian tubuh yang mana dari tahanan sialan itu! Ta'i! Selain itu Jeffri sering menyodokkan kawat ke dalam lobang kencing tahanan - sehingga si tahanan menjerit-jerit kesakitan.Kalau tahanan itu menjerit-jerit karena amat kesakitan maka Jeffri membentak :

"DIAM KAU! AKAN AKU BUNUH KAU KALAU TIDAK MAU DIAM!"

Lalu sebagai hukuman kepada si tahanan yang men-jerit-jerit itu, Jeffri menyodokkan dildo kayu [kontol buatan] yang permukaannya bertonjolan ke lobang pantat tahanan sialan itu.Biasanya lobang pantat tahanan itu jadi berdarah-darah disodok dildo berduri seperti itu!

Sementara itu tubuh tahanan yang telanjang bulat itu menggelinjang kesakitan dan keringatnya ber-cucuran karena kesakitan. Tetapi karena kelenjar prostat tahanan itu tertekan dildo kayu,maka tak urung malahan jadi muncrat pejuhnya : CROOOOOOT! OOOOOOOOOOOOOT!COOOOOOOOOOOOOOT!CROOOOOOOOOOOOT!

Kalau si tahanan mengeluarkan pejuh maka Jeffri akan memerintahkan salah seorang tahanan lainnya untuk menjilati ceceran pejuh tahanan sialan itu :

"HEY! KAU JILAT PEJUH KAWAN KAU ITU!"

maka tahanan yang ketiban sial itu gemetar dan ketakutan maju ke depan menjilati ceceran pejuh kawannya di lantai dengan lidahnya, merangkak - tak ubahnya seperti seekor anjing!!!

Muncratnya pejuh si tahanan yang sedang disiksa akibat pantatnya disodok dildo itu menjadikan Jeffri alasan untuk menuduh si tahanan bahwa dia berbohong mengatakan sudah tidak bisa muncrat waktu dipaksa onani untuk yang ketiga kalinya :

"HEY! TADI KAU BILANG NGGAK BISA KELUAR PEJUH, SEKARANG KAU KELUARKAN PEJUH! DASAR PEMBOHONG!

maka Jeffri pun punya alasan lagi untuk menambah siksaanya, dengan memberikan sengatan listrik, menyundutkan rokok menyala, besi panas dan juga meneteskan lilin panas ke bagian-bagian tubuh tahanan sialan itu! Biasanya setelah si tahanan sialan itu disetrum ketiak, kontol dan lobang pantatnya oleh Jeffri, dia akan jatuh pingsan, semaput, tak sadarkan diri! Ta'i!

[KONTOLLL!!!]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Tommy Rinaldo Vito

This true story took place in the City of Batam, a city across Singapore which is separated by the Strait of Philips. This is about Alex - a handsome and muscular guy who works as private body-guard and his client Steve, a good looking, well built body,rich and young Eurasian business-man. Alex is 165 cm - 70 Kg, in his 27 and Steve is in his 30 years of age with almost the same size as Alex.... read more

Tokoh Alex adalah tokoh nyata. Ada orangnya dan sekarang masih hidup. Kisah-kisah tentang Alex adalah kisah nyata. Aku [Tommy Tjokro] adalah teman Alex.Kami adalah sahabat dekat. Karena itu Alex tidak ragu curhat kepadaku tentang apa saja.Tentang hidupnya, baik yang susah dan senang.Tentang pengalamannya jadi body-guard, mengawal macam-macam orang. Tentang kecenderungannya dan orientasi... read more

Although Alex was very busy guarding Steve and acted as his sexual partner, however Alex still had chances to experiment sexual encounter with others. Steve was doing business in the City of Batam - a neighbour city of Singapore. While sitting in the hotel lobby and guarding Steve - who was having a business meeting - Alex met Joko. Alex had been hired as a body-guard by Steve. Alex worked... read more

Before joining the Security Agency, Alex was with Abdul [Abdul Rahman Rasyid].Abdul was a rich gay man who had various kinds of businesses - which included operating gay bars.Gay bar actually was not common in Indonesia, although a couple of bars in Jakarta was once considered as gay bars. Because gays used to frequent the bars. Alex was once a security officer in Abdul owned gay bars.... read more

Alex was a good boy. His "mistake" was that he was such a good looking guy with beautiful body and a big cock. These provoked his martial art coach to always found reasons to punish him in order "to discipline" him. Meanwhile, Ab [his martial art coach] had always good reasons to inflict severe punishments upon him - for just minor infractions.But these punishments had made Alex a real man! ... read more

The Malay Dilema is the book written by Mahathir Mohammad. I have never read the book, nor have I seen it. But once I have to face the dilema to choose between two handsome and muscular Malay guys. Berkeliling dan berwisata di rantau ini adalah suatu pengalaman yang menggetarkan jiwaku yang kotor dan doyan sejenis ini.Di Nusantara ini ada beberapa negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei... read more

Accompanying Steve in a tour in the Peninsular Malaysia was really very enjoyable for my body and soul.Steve was such a passionate, homosexual and hypersexual guy.Everynight he asked me to be allowed to suck my cock and eat my cum.Luckily I am use to have abundant sperm in my balls,which was enough to cum twice or thrice daily without feeling weak! He asked me also to masturbate his huge... read more

Bang Abdulrahman Rasyid adalah seorang olahraga-wan. Dalam usianya yang baru 35 tahun dia sudah menyandang berbagai gelar kejuaraan dan berbagai kualifikasi ilmu beladiri. Meskipun mempunyai ijazah doktor tehnik kimia dari luar negeri [Jerman] tapi kecintaannya pada ilmu bela diri menyebabkan dia lebih memilih untuk mengembangkan ilmu bela diri dari pada menerapkan keahliannya di bidang... read more

It is very common that the side-walk in Jakarta is used by the vendors to make their living. So, most of the time people cannot walk on the side-walk because it is occupied by newspaper, fruit, food vendors or even street restaurants. After the economic crisis started in 1997, this has become worse and worse. I have always been interested in watching the street restaurants start their... read more

Bogor is a cool and beautiful city located about 60 km from Jakarta. During the Dutch Colonial Administration time - it was called Buitenzorg. It was then the second seat of the colonial government - after Batavia [now Jakarta] since the Governor General of the Dutch Indies lived in Bogor Palace. The incident told in this story took place in a camp located at the surrounding of Bogor. The... read more



Efforts of the government to stop the practice of brutality, sexual assault, torture and violence in STPDN has come to a complete failure. STPDN is a school run by the government for bureaucrats at the Local Governments. But, "Tradition cannot be stopped" said one of STPDN students,"We enjoy S/M in our school". 1. Lobang Pantat Praja Muda Usaha untuk mengakhiri kebejatan di STPDN gagal... read more

Telanjang bulat semua. Demikianlah kondisi para calon parjurit taruna (capratar)ini waktu mereka sedang "dijajakan" oleh para taruna senior untuk disewakan. Yang boleh menyewa adalah para taruna senior dan para perwira efektif alias perwira aktif. Perbudakan sementara ini merupakan "tradisi" di Akmil (Akademi Militer). Para capratar ini adalah pemuda-pemuda yang baru saja diterima atau... read more

The harsh whipping on naked bodies is one of the barbaric methods used in the boot camp.The whips are liberally used to maintain discipline of the recruits. Proding the recruit naked bodies with hot irons and giving electroshocks to their genital, ass hole, armpit are also very commonly done. The muscular instructors seems to have no mercy at all. Kami tiba di "Kawah Candradimuka" [yaitu... read more

The new recruits had never imagined that being members of the armed forces meant they are bound by a contract for miserable torture. They were just aware of it when the boot camp was started and when suddenly they found they were stripped naked and tortured! As new recruits they had to be naked almost all the time. It was meant to make them aware that they were men and to make them... read more

Slavery is still very much exist in the world. Bounded labour, indenture labour, child labour, you name it! All of them are forms of modern slavery.Even the real slavery- just like being practiced in the eighteen century - is still in existence today. What I had endured is just the worst part of my life i.e. when I was enslaved! I was enslaved mentally,physically,and sexually! I was also stripped... read more

Film Indonesia nyaris punah,kalau saja tidak ada produsen yang berani memulai produksi film untuk layar lebar seperti: "Cau Bau Kan" dan "Arisan". Seberapa jauh investasi yang dikeluarkan untuk kedua film tersebut? Apakah sebanding dengan film berjudul "Tora!Tora!Tora!" tentang serangan Angkatan Udara Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii - tidak jelas. Film "Arisan" terasa amat indah karena di... read more

Jeffri masih tergantung di tiang pencambukan. Tubuhnya yang telanjang bulat,putih,atletis dan ketat berotot itu penuh bilur, lembam dan lecet berdarah. Ia baru saja mewakili teman-temannya satu angkatan menerima "Lecutan Pertama". Kedua lengannya terangkat ke atas dan bergantung pada rantai besi yang mencekal borgol di masing-masing pergelangan tangannya.Kakinya mengangkang dan masing-masing... read more

Nafsu menjadi budak seakan tertanam dalam otakku sejak lahir. Keinginan jadi budak seorang lelaki muncul saja tiba-tiba dalam diriku yang kemudian makin lama meningkat, makin kental dalam diriku. Tidak ada yang lebih nikmat selain menjadi budak Tommy Tjokro dan Abdul Rahman Rasyid.Kedua cowok itu ganteng tapi sadiss(!)-nya bukan main!Tommy maupun bang Abdul,keduanya ahli mengayun pecut! ... read more

BUKAN KHAYALAN SEMATA Ada yang mengira penulis cerita sialan ta'i ini berkhayal atau berfantasi. Padahal, ini adalah kisah nyata yang senyata-nyatanya - seperti ta'i di lobang kakus - nyata dan bau ta'i (!) dan apa adanya! Nyata! Seperti halnya seorang pemuda remaja yang barusan mimpi basah. Mula-mula terasa kancutnya basah sewaktu dia terbangun. Ketika dilihat, ter-nyata memang... read more

PERJUMPAAN PERTAMA Aku berjumpa di kantor dengan Yopi ketika dia melamar pekerjaan.Umurnya 18 tahun dengan ijazah SMA.Aku ingin menerima Yopi bekerja di kantorku, pertama:karena Yopi cowok ganteng,tegap atletis dan yang kedua:karena aku ingin menolong dia. Jadi memang nafsu sudah mengatasi niat baikku. Sebetulnya aku bisa saja menerima dia bekerja di kantorku, sebab aku orang... read more



MENGHAJAR PRAJURIT Rudiyanto [Rudy] adalah anak buahku di batalyon. Umurnya 18 tahun. Dia tamatan SMU dan lazimnya tamatan SMU melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi tekanan ekonomi mengharuskan dia memilih jalan lain.Dia berpangkat Prada[Prajurit Dua].Jadi,ijazah yang dipunyai jauh lebih tinggi dari yang seharusnya menjadi persyaratan seorang tamtama. Sejak pertama aku jumpa... read more

PECUT, CAMBUK, DAN CEMETI Sewaktu masih taruna senior dan setelah aku jadi pelatih taruna di Akmil,cemeti,pecut atau cambuk adalah alat favoritku untuk mendisiplin pemuda-pemuda yang sedang dibentuk untuk jadi militer sejati.Betapa indah dan nikmatnya melihat pemuda remaja yang tengah menanjak dewasa itu telanjang dada atau telanjang bulat, tampak menggelinjang, kaget kesakitan saat lecutan... read more

TAHANAN YANG TAMPAN, BEROTOT KETAT Tahanan itu berpangkat bintara [sersan]. Tubuhya tinggi besar,atletis dan berotot ketat.Tidak ada segumpal lemak pun yang tampak di tubuhnya yang saat itu sedang telanjang bulat tidak berpenutup selembar benang pun.Tidak jelas apa kesalahannya atau pasal apa dari hukum militer yang dilanggar-nya. Bisa jadi dia tidak bersalah. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia... read more

MAGANG Apprenticeship atau "magang" adalah suatu proses dimana seseorang belajar atau berlatih untuk mampu bekerja dalam profesi tertentu. Misalnya, untuk menjadi pandai besi maka seseorang bekerja dan belajar pada seorang pandai besi senior.Pada saatnya kelak si pemagang dapat berdiri sendiri dan bekerja sebagai pandai besi profesional. Pada waktu aku jadi Capratar [Calon Prajurit... read more

Siapapun pasti akan malu jika harus melepas baju dan celananya di depan orang banyak, meskipun di depan sesama jenis.Itulah perasaan yang aku rasa-kan sewaktu jadi "new recruit",yaitu waktu untuk pertama kalinya masuk kampus kawah Candradimuka sebagai kadet baru yang disebut : calon prajurit taruna [Capratar]. Candradimuka adalah suatu kampus akademi militer di suatu negara di dunia.... read more

ANAK TUNGGAL Meskipun anak tunggal,tetapi aku bukan tipe anak yang manja.Entah karena kedua orangtuaku pandai mendidik anak ataukah aku memang anak baik. Dari segi kelaki-lakian dan kontol, aku disunat sejak kecil.Jadi aku tak pernah melihat kulupku sendiri seumur hidup. Kata teman-temanku yang pernah mandi bareng dengan aku, kontolku besar. Mungkin sama besar dengan kontol Ricardo... read more

PROFESI SADO-MASOCHIST Aku amat menikmati profesiku sebagai militer! Suatu profesi yang dasarnya adalah membunuh atau dibunuh.Profesi yang jadi jiwa,raga,sukmaku dan jadi panggilan nafsu sex sejenis serta dorongan sado-masochist-ku. Aku juga bersyukur bahwa aku terlahir jadi laki-laki jantan yang kuat fisik dan mental sehingga cocok jadi anggota militer. Tidak heran jika aku bisa survive... read more

Pecut itu aku ayun-putarkan ke atas dan ujungnya aku lecutkan ke bagian bawah perut prajurit yang telanjang bulat itu, tepat di bagian pertumbuhan jembutnya : Whetttt!Cettarr! Suara dengung pecut itu segera diikuti dengan suara ujung pecut yang beradu dengan kulit yang ditumbuhi jembut sang prajurit:Cettarr! bagaikan bunyi letusan pistol dan..: AAAAGH!, si prajurit menjerit tertahan, amat... read more

PENGANTAR Siapa yang tak suka menyiksa? Bohong besar kalau ada yang mengatakan dirinya tidak suka menyiksa! Nyatanya kalau ada maling tertangkap di jalan, pasti akan berebutan orang datang untuk ramai-ramai menghajar maling sialan itu. Terlepas dari apakah yang dihajar itu benar-benar maling atau bukan! Bahkan ada maling yang sekalian disiram bensin badannya lalu dibakar hidup-hidup sampai... read more

LETNAN BENNY Letnan Benny adalah salah seorang perwira yang bertugas sebagai mentor. Mentor atau pembimbing bertindak untuk mempersiapkan para pemuda sipil yang segera akan dimiliterkan [militerisasi]. Karena itu pada waktu-waktu tertentu ia harus bertugas di kawah Candradimuka - suatu kampus akademi militer, dimana pemuda-pemuda dibentuk jadi militer sejati.Tentu saja dengan penyiksaan... read more



Page 1 of 4

   1 2 3 4