'Menyunat kulup laki-laki dewasa' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Oct 17, 2018 - Home of 21338 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Menyunat kulup laki-laki dewasa

By Tommy Rinaldo Vito

submitted December 29, 2005

Categories: In Indonesian

Text Size:

Seperti halnya Thomas Djorghi, Ari Wibowo dan Samuel Rizal, maka Nicolas Saputra juga tidak sunat kontolnya. Hal ini sangat berbeda dengan kontol Irgi Achmad Fahrezi yang sudah disunat waktu kecil - sehingga sekarang ini, jika Irgi telanjang bulat, enak sekali dilihat. Terutama bagian kontolnya yang berlatar belakang jembut lebat menghitam - amat merangsang. Ketiak Irgi juga ditumbuhi rambut [bulu ketek], meskipun tidak terlalu lebat.

Sejak Nicolas Saputra menggemukkan badan, memang betul, dia jadi lebih menarik. Tampak imut-imut dan amat menggemaskan. Tapi,tentu saja itu tidak cukup. Karena seorang laki-laki sempurna tidak cukup tampak menarik saat dia berpakaian saja - tapi juga harus tetap menarik, menggemaskan dan menawan waktu dia sedang bertelanjang bulat!

Kekurangan dari Nicolas Saputra adalah bahwa tubuhnya tak berotot dan kontolnya tidak sunat! Sungguh sayang sekali! Ta'i!

Karena itu perkumpulan gabungan fan's club [Fan's Club Association] dari para selebritis yang masih kulup [selebritis cowok yang tidak sunat]telah bertekad untuk mendesak, kalau perlu memaksa, agar para fans mereka yang kontolnya masih kulup [seperti alat kelamin bebek jantan] agar segera sunat!

Target pertama adalah Nicolas Saputra, karena dia masih muda, jadi tentu akan amat menarik melihat Nicolas Saputra yang sedang telanjang bulat itu menggelinjang kesakitan waktu kulupnya digunting pelan-pelan tanpa anestesi!

"AAAGH! AAGH! SAKIIIIT!", begitu teriak Nicolas Saputra waktu sedang disunat dalam posisi tubuh-nya terlentang dan telanjang bulat. Sementara kedua tangan dan kakinya difiksasi dengan borgol ke besi meja operasi!

Tubuhnya yang telanjang bulat, tidak berpenutup selembar benang pun itu tampak basah dan jadi berkilat-kilat oleh keringat yang bercucuran di sekujur tubuhnya - karena amat sangat kesakitan!

Kedua belah ketiaknya yang exposed ditumbuhi bulu ketek ringan! Wajah Nicolas Saputra yang tampan dan imut itu tampak menarik rona wajah yang sangat kesakitan.Suasana di ruang sunat itu terasa jantan kelaki-lakian sadis sekali! Ta'i!

Yang menyunat Nicolas Saputra adalah seorang dokter militer yang berpangkat kolonel dan ber-wajah ganteng, bertubuh atletis serta tekenal sadis,karena sudah biasa menyunat Taruna Akademi Militer [Akmil] tanpa anestesi.

Banyak Taruna Akmil yang jatuh pingsan sewaktu disunat sang kolonel yang kejam dan sadis ini!Ta'i!

Setiap kali Nicolas Saputra tampak menggeliat dan menggelinjang kesakitan , maka sang kolonel menghentikan keratan kulup Nicolas Saputra dan dia mencoba "menenangkan" Nicolas Saputra. Jika Nicolas Saputra sudah mulai tenang, maka sang kolonel meneruskan pekerjaannya memotong kulup Nicolas Saputra - dan tiap kali keratan dimulai hal ini membuat Nicolas Saputra menggelinjang lagi kesakitan...!.

Akhirnya, keratan sampai di kulup yang ada pada bagian bawah kontol [frenulum] Nicolas Saputra. Bagian itu kalau dikerat akan terasa amat sangat nyeri, karena mengandung banyak sekali serabut syaraf.Oleh karena itu sang kolonel akan membuat proses pengguntingan kulit di bagian frenulum itu secara teramat sangat berkesan bagi Nicolas Saputra. Artinya, akan dilakukan sedemikian rupa agar Nicolas Saputra bisa merasakan nyeri yang luar biasa dan teramat hebat [excruciating pain]!

Untuk keratan yang amat menyiksa itu maka sang kolonel mula-mula menyuruh asisten-nya mengering kan keringat yang bercucuran di tubuh Nicolas Saputra dengan handuk yang diberi air hangat.

Lalu dalam keadaan kontol Nicolas Saputra yang belum siap disunat itu, Nicolas Saputra disuruh minum air hangat dan menarik nafas teratur.

Dua orang anggota militer yang kekar mendudukkan Nicolas Saputra lalu memassage punggung, lengan dan kedua tungkainya,agar Nicolas Saputra rilex. Padahal Nicolas saputra sedang merasakan pedih yang amat sangat di luka bekas keratan kulup sebelumnyanya.

Kemudian dokter kolonel sialan yang sadis itu, berkata kepada Nicolas Saputra :

"Tarik nafas dan tahan"

Dalam keadaan begitu, sang dokter dengan enteng menggunting frenulum Nicolas Saputra dengan cara agak disentakkan, dan ....:

"AAAAGH!"

Nicolas Saputra menjerit keras sekali, kaget dan dia seperti terloncat, karena merasa amat sangat nyeri di kulit kontolnya. Tubuhnya tampak mulai berkeringat lagi dan wajahnya tampak amat sangat kesakitan!Kulupnya sudah lepas tergunting semua-nya, dia sudah sunat! Kepala kontolnya [glans penis] tampak memerah! Sekarang dokter itu masih harus menjahit luka-lukanya. Supaya perdarahan tidak terjadi dan ..pasti amat nyeri setiap kali jarum ditusukka kesisa-sisa kulupnya!Dan.. betul saja :

"AAAH!....AAAH!....AAAH!"

Begitu teriak lirih Nicolas Saputra setiap kali jarum ditusukkan dokter ke sisa kulupnya untuk menjahit lukanya. Nicolas seperti akan pingsan karena merasa amat sangat kesakitan! Pedih! Tapi dia bisa bertahan untuk tetap sadar!

Dokter dan asisten-asistennya tampak senang dan puas melihat penderitaan Nicolas Saputra yang ganteng dan imut-imut itu!Kalau boleh, mau rasa-nya ketiga anggota militer sialan yang sadis itu menyiksa Nicolas Saputra dengan siksaan-siksaan yang lebih kejam dan sadis!Tapi tentu fantasi itu tak akan pernah terwujud, bukan?! Ta'i!

Selesai sunat,Nicolas Saputra disuruh turun dari meja sunat.Dia berdiri,nanar dan pandangan mata-nya terasa berkunang-kunang. Kontolnya dibiarkan dokter terbuka tidak diperban.

"Supaya cepat kering"

Kata dokter sialan itu! Ta'i!

Kemudian, Nicolas Saputra disuruh berbaring dan dia menelentang dengan kaki terkangkang. Dia tetap dibiarkan telanjang bulat selama seminggu, sampai luka sunatnya betul-betul kering. Nicolas Saputra masih merasa amat perih dan pedih di bekas keratan kulupnya, sampai hampir dua jam kemudian.Dia amat menderita! Tapi dia sudah jadi lelaki sejati yang sempurna!



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Tommy Rinaldo Vito

This true story took place in the City of Batam, a city across Singapore which is separated by the Strait of Philips. This is about Alex - a handsome and muscular guy who works as private body-guard and his client Steve, a good looking, well built body,rich and young Eurasian business-man. Alex is 165 cm - 70 Kg, in his 27 and Steve is in his 30 years of age with almost the same size as Alex.... read more

Tokoh Alex adalah tokoh nyata. Ada orangnya dan sekarang masih hidup. Kisah-kisah tentang Alex adalah kisah nyata. Aku [Tommy Tjokro] adalah teman Alex.Kami adalah sahabat dekat. Karena itu Alex tidak ragu curhat kepadaku tentang apa saja.Tentang hidupnya, baik yang susah dan senang.Tentang pengalamannya jadi body-guard, mengawal macam-macam orang. Tentang kecenderungannya dan orientasi... read more

Although Alex was very busy guarding Steve and acted as his sexual partner, however Alex still had chances to experiment sexual encounter with others. Steve was doing business in the City of Batam - a neighbour city of Singapore. While sitting in the hotel lobby and guarding Steve - who was having a business meeting - Alex met Joko. Alex had been hired as a body-guard by Steve. Alex worked... read more

Before joining the Security Agency, Alex was with Abdul [Abdul Rahman Rasyid].Abdul was a rich gay man who had various kinds of businesses - which included operating gay bars.Gay bar actually was not common in Indonesia, although a couple of bars in Jakarta was once considered as gay bars. Because gays used to frequent the bars. Alex was once a security officer in Abdul owned gay bars.... read more

Alex was a good boy. His "mistake" was that he was such a good looking guy with beautiful body and a big cock. These provoked his martial art coach to always found reasons to punish him in order "to discipline" him. Meanwhile, Ab [his martial art coach] had always good reasons to inflict severe punishments upon him - for just minor infractions.But these punishments had made Alex a real man! ... read more

The Malay Dilema is the book written by Mahathir Mohammad. I have never read the book, nor have I seen it. But once I have to face the dilema to choose between two handsome and muscular Malay guys. Berkeliling dan berwisata di rantau ini adalah suatu pengalaman yang menggetarkan jiwaku yang kotor dan doyan sejenis ini.Di Nusantara ini ada beberapa negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei... read more

Accompanying Steve in a tour in the Peninsular Malaysia was really very enjoyable for my body and soul.Steve was such a passionate, homosexual and hypersexual guy.Everynight he asked me to be allowed to suck my cock and eat my cum.Luckily I am use to have abundant sperm in my balls,which was enough to cum twice or thrice daily without feeling weak! He asked me also to masturbate his huge... read more

Bang Abdulrahman Rasyid adalah seorang olahraga-wan. Dalam usianya yang baru 35 tahun dia sudah menyandang berbagai gelar kejuaraan dan berbagai kualifikasi ilmu beladiri. Meskipun mempunyai ijazah doktor tehnik kimia dari luar negeri [Jerman] tapi kecintaannya pada ilmu bela diri menyebabkan dia lebih memilih untuk mengembangkan ilmu bela diri dari pada menerapkan keahliannya di bidang... read more

It is very common that the side-walk in Jakarta is used by the vendors to make their living. So, most of the time people cannot walk on the side-walk because it is occupied by newspaper, fruit, food vendors or even street restaurants. After the economic crisis started in 1997, this has become worse and worse. I have always been interested in watching the street restaurants start their... read more

Bogor is a cool and beautiful city located about 60 km from Jakarta. During the Dutch Colonial Administration time - it was called Buitenzorg. It was then the second seat of the colonial government - after Batavia [now Jakarta] since the Governor General of the Dutch Indies lived in Bogor Palace. The incident told in this story took place in a camp located at the surrounding of Bogor. The... read more



Efforts of the government to stop the practice of brutality, sexual assault, torture and violence in STPDN has come to a complete failure. STPDN is a school run by the government for bureaucrats at the Local Governments. But, "Tradition cannot be stopped" said one of STPDN students,"We enjoy S/M in our school". 1. Lobang Pantat Praja Muda Usaha untuk mengakhiri kebejatan di STPDN gagal... read more

Telanjang bulat semua. Demikianlah kondisi para calon parjurit taruna (capratar)ini waktu mereka sedang "dijajakan" oleh para taruna senior untuk disewakan. Yang boleh menyewa adalah para taruna senior dan para perwira efektif alias perwira aktif. Perbudakan sementara ini merupakan "tradisi" di Akmil (Akademi Militer). Para capratar ini adalah pemuda-pemuda yang baru saja diterima atau... read more

The harsh whipping on naked bodies is one of the barbaric methods used in the boot camp.The whips are liberally used to maintain discipline of the recruits. Proding the recruit naked bodies with hot irons and giving electroshocks to their genital, ass hole, armpit are also very commonly done. The muscular instructors seems to have no mercy at all. Kami tiba di "Kawah Candradimuka" [yaitu... read more

The new recruits had never imagined that being members of the armed forces meant they are bound by a contract for miserable torture. They were just aware of it when the boot camp was started and when suddenly they found they were stripped naked and tortured! As new recruits they had to be naked almost all the time. It was meant to make them aware that they were men and to make them... read more

Slavery is still very much exist in the world. Bounded labour, indenture labour, child labour, you name it! All of them are forms of modern slavery.Even the real slavery- just like being practiced in the eighteen century - is still in existence today. What I had endured is just the worst part of my life i.e. when I was enslaved! I was enslaved mentally,physically,and sexually! I was also stripped... read more

Film Indonesia nyaris punah,kalau saja tidak ada produsen yang berani memulai produksi film untuk layar lebar seperti: "Cau Bau Kan" dan "Arisan". Seberapa jauh investasi yang dikeluarkan untuk kedua film tersebut? Apakah sebanding dengan film berjudul "Tora!Tora!Tora!" tentang serangan Angkatan Udara Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii - tidak jelas. Film "Arisan" terasa amat indah karena di... read more

Jeffri masih tergantung di tiang pencambukan. Tubuhnya yang telanjang bulat,putih,atletis dan ketat berotot itu penuh bilur, lembam dan lecet berdarah. Ia baru saja mewakili teman-temannya satu angkatan menerima "Lecutan Pertama". Kedua lengannya terangkat ke atas dan bergantung pada rantai besi yang mencekal borgol di masing-masing pergelangan tangannya.Kakinya mengangkang dan masing-masing... read more

Nafsu menjadi budak seakan tertanam dalam otakku sejak lahir. Keinginan jadi budak seorang lelaki muncul saja tiba-tiba dalam diriku yang kemudian makin lama meningkat, makin kental dalam diriku. Tidak ada yang lebih nikmat selain menjadi budak Tommy Tjokro dan Abdul Rahman Rasyid.Kedua cowok itu ganteng tapi sadiss(!)-nya bukan main!Tommy maupun bang Abdul,keduanya ahli mengayun pecut! ... read more

BUKAN KHAYALAN SEMATA Ada yang mengira penulis cerita sialan ta'i ini berkhayal atau berfantasi. Padahal, ini adalah kisah nyata yang senyata-nyatanya - seperti ta'i di lobang kakus - nyata dan bau ta'i (!) dan apa adanya! Nyata! Seperti halnya seorang pemuda remaja yang barusan mimpi basah. Mula-mula terasa kancutnya basah sewaktu dia terbangun. Ketika dilihat, ter-nyata memang... read more

PERJUMPAAN PERTAMA Aku berjumpa di kantor dengan Yopi ketika dia melamar pekerjaan.Umurnya 18 tahun dengan ijazah SMA.Aku ingin menerima Yopi bekerja di kantorku, pertama:karena Yopi cowok ganteng,tegap atletis dan yang kedua:karena aku ingin menolong dia. Jadi memang nafsu sudah mengatasi niat baikku. Sebetulnya aku bisa saja menerima dia bekerja di kantorku, sebab aku orang... read more



MENGHAJAR PRAJURIT Rudiyanto [Rudy] adalah anak buahku di batalyon. Umurnya 18 tahun. Dia tamatan SMU dan lazimnya tamatan SMU melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi tekanan ekonomi mengharuskan dia memilih jalan lain.Dia berpangkat Prada[Prajurit Dua].Jadi,ijazah yang dipunyai jauh lebih tinggi dari yang seharusnya menjadi persyaratan seorang tamtama. Sejak pertama aku jumpa... read more

PECUT, CAMBUK, DAN CEMETI Sewaktu masih taruna senior dan setelah aku jadi pelatih taruna di Akmil,cemeti,pecut atau cambuk adalah alat favoritku untuk mendisiplin pemuda-pemuda yang sedang dibentuk untuk jadi militer sejati.Betapa indah dan nikmatnya melihat pemuda remaja yang tengah menanjak dewasa itu telanjang dada atau telanjang bulat, tampak menggelinjang, kaget kesakitan saat lecutan... read more

TAHANAN YANG TAMPAN, BEROTOT KETAT Tahanan itu berpangkat bintara [sersan]. Tubuhya tinggi besar,atletis dan berotot ketat.Tidak ada segumpal lemak pun yang tampak di tubuhnya yang saat itu sedang telanjang bulat tidak berpenutup selembar benang pun.Tidak jelas apa kesalahannya atau pasal apa dari hukum militer yang dilanggar-nya. Bisa jadi dia tidak bersalah. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia... read more

MAGANG Apprenticeship atau "magang" adalah suatu proses dimana seseorang belajar atau berlatih untuk mampu bekerja dalam profesi tertentu. Misalnya, untuk menjadi pandai besi maka seseorang bekerja dan belajar pada seorang pandai besi senior.Pada saatnya kelak si pemagang dapat berdiri sendiri dan bekerja sebagai pandai besi profesional. Pada waktu aku jadi Capratar [Calon Prajurit... read more

Siapapun pasti akan malu jika harus melepas baju dan celananya di depan orang banyak, meskipun di depan sesama jenis.Itulah perasaan yang aku rasa-kan sewaktu jadi "new recruit",yaitu waktu untuk pertama kalinya masuk kampus kawah Candradimuka sebagai kadet baru yang disebut : calon prajurit taruna [Capratar]. Candradimuka adalah suatu kampus akademi militer di suatu negara di dunia.... read more

ANAK TUNGGAL Meskipun anak tunggal,tetapi aku bukan tipe anak yang manja.Entah karena kedua orangtuaku pandai mendidik anak ataukah aku memang anak baik. Dari segi kelaki-lakian dan kontol, aku disunat sejak kecil.Jadi aku tak pernah melihat kulupku sendiri seumur hidup. Kata teman-temanku yang pernah mandi bareng dengan aku, kontolku besar. Mungkin sama besar dengan kontol Ricardo... read more

PROFESI SADO-MASOCHIST Aku amat menikmati profesiku sebagai militer! Suatu profesi yang dasarnya adalah membunuh atau dibunuh.Profesi yang jadi jiwa,raga,sukmaku dan jadi panggilan nafsu sex sejenis serta dorongan sado-masochist-ku. Aku juga bersyukur bahwa aku terlahir jadi laki-laki jantan yang kuat fisik dan mental sehingga cocok jadi anggota militer. Tidak heran jika aku bisa survive... read more

Pecut itu aku ayun-putarkan ke atas dan ujungnya aku lecutkan ke bagian bawah perut prajurit yang telanjang bulat itu, tepat di bagian pertumbuhan jembutnya : Whetttt!Cettarr! Suara dengung pecut itu segera diikuti dengan suara ujung pecut yang beradu dengan kulit yang ditumbuhi jembut sang prajurit:Cettarr! bagaikan bunyi letusan pistol dan..: AAAAGH!, si prajurit menjerit tertahan, amat... read more

PENGANTAR Siapa yang tak suka menyiksa? Bohong besar kalau ada yang mengatakan dirinya tidak suka menyiksa! Nyatanya kalau ada maling tertangkap di jalan, pasti akan berebutan orang datang untuk ramai-ramai menghajar maling sialan itu. Terlepas dari apakah yang dihajar itu benar-benar maling atau bukan! Bahkan ada maling yang sekalian disiram bensin badannya lalu dibakar hidup-hidup sampai... read more

LETNAN BENNY Letnan Benny adalah salah seorang perwira yang bertugas sebagai mentor. Mentor atau pembimbing bertindak untuk mempersiapkan para pemuda sipil yang segera akan dimiliterkan [militerisasi]. Karena itu pada waktu-waktu tertentu ia harus bertugas di kawah Candradimuka - suatu kampus akademi militer, dimana pemuda-pemuda dibentuk jadi militer sejati.Tentu saja dengan penyiksaan... read more



Page 1 of 4

   1 2 3 4