'Main cabul dengan security officer' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated May 25, 2018 - Home of 21264 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Main cabul dengan security officer

By Tommy Rinaldo Vito

submitted April 1, 2006

Categories: In Indonesian

Text Size:

USAHA MENDAPATKAN MAS BOBBY

Umumnya para selebriti (celebrity) yang sudah mapan mulai melengkapi timnya dengan body guards atau security officer.

Tujuannya adalah untuk melindungi diri mereka dari "gangguan" para fans yang bertindak terlalu jauh, media masa pengejar berita infotainment dan kalau di negara-negara barat juga melindungi mereka dari para paparazzi - yaitu tukang foto atau juru foto yang mengambil momen eksklusif, pribadi, sensual, tendesius sampai yang cabul dari para selebriti untuk dibuat foto kemudian dijual mahal kepada media masa!

Sebagai seorang Satpam dari suatu Production House tentu saja aku sering sekali berhubungan dengan para body guards dan security officers dari para selebriti ini. Baik waktu mereka mengawal bos mereka ke kantorku untuk mengurus kontrak dan honor atau waktu mereka mengawal bos mereka saat sedang shooting di lapangan.

Aku sangat tertarik pada para body guards dan security officer ini. Terutama karena sebagai body guards atau security officer, tentu mereka harus bisa main keras dan main kasar dan hampir pasti mereka itu adalah laki-laki yang bertubuh atletis, berotot ketat dan jantan sekali.Tidak sedikit di antara mereka yang berwajah tampan, menawan dan enak dipandang dan nikmat dilihat.

Selain body guards dan security officer, maka ajudan para pejabat juga banyak yang berwajah tampan, berpenampilan jantan dan amat menawan.

Sehingga banyak di antara mereka yang wajah dan tubuhnya aku jadikan alat atau instrumen untuk berkhayal berfantasi sewaktu memuaskan syahwatku dengan cara merancap atau bermasturbasi [onani, coli, ngeloco, ngocok kontol].

Kalau aku jumpa body guard atau security officer [juga ajudan] berwajah tampan, jantan, menawan, bertubuh atletis ketat berotot dengan pandangan mata yang tajam,keras dan acuh tak acuh, apalagi dengan biseps yang kekar dan indah, maka keruan saja terbit air liurku! Kontolku jadi ngaceng, jantungku berdegup keras dan aliran darahku ber-desir-desir akibat disuguhi keindahan laki-laki yang sejati yang indah dan sempurna itu!

Mereka ini ada berbagai jenis dan tipe.Ada yang profesional dan anggota dari suatu security agency, ada aparat yang masih aktif, ada juga yang bekerka lepas atau sekedar preman dan orang sembarangan.

Di antara sekian banyak body guards, security officer dan ajudan yang datang pergi ke kantorku ada yang aku kenal dekat, yaitu Mas Bobby!

Mas Bobby adalah seorang aparat aktif dari suatu instansi. Orangnya ramah dan pandai bergaul dan yang paling penting dan yang aku sukai ada lah wajahnya tampan,tubuhnya atletis ketat berotot, berotak cerdas dan penampilannya tangkas!

Jika Mas Bobby datang ke kantor ku, aku selalu berusaha keras agar aku bisa melakukan PDKT [pendekatan] dengan Mas Bobby - supaya dia mau berteman denganku. Tentu saja semuanya itu aku lakukan dengan cara-cara yang elegan dan tidak mencolok,tidak kampungan dan tidak over acting. Ta'i!

Meskipun [kata orang] aku punya tampang lumayan dan bentuk badan meyakinkan dan sering juga jadi perhatian orang, tapi statusku yang hanya Satpam tentu merupakan penghambat dan kelemahanku!

Tapi dengan ketekunan dan bakatku PDKT kepada sesama jenis [laki-laki] dan tentu saja dengan modal sekedarnya - seperti memberikan suprise-suprise kecil - pada Mas Bobby akhirnya aku berhasil juga diterima sebagai teman oleh Mas Bobby.

Tentu saja perjuanganku belum selesai, karena sasaranku [goal] adalah menikmati tubuhnya yang atletis ketat berotot, mengisap kontolnya dan menelan pejuhnya! Syukur-syukur kalau dia mau mengentoti bo'olku dengan kontolnya yang pasti besar itu atau sapa tahu aku diizinkan merojok lobang pantatnya dengan kontolku yang berukuran besar dan tidak kalah besarnya dengan ukuran kontol kuda Arab! Demikianlah khayalanku yang liar dan cabul! Ta'i!

BERTEMAN DENGAN MAS BOBBY

Demikianlah, sejak hubunganku dengan Mas Bobby sudah mencapai taraf pertemanan maka aku makin leluasa menikmati Mas Bobby.Meski pada awalnya aku hanya bisa menikmati keberadaanku dekat Mas, ngobrol atau makan bareng.

Aku selalu siap dengan beberapa bungkus rokok kesukaan Mas Bobby di kantor dan kalau Mas Bobby datang ke kantorku mengawal bos-nya - aku selalu menghadiahkan sebungkus rokok buat Mas Bobby.

Begitu juga kalau tiba jam makan siang dan Mas Bobby kebetulan sedang berada di kantorku - aku selalu mengajak Mas Bobby makan siang bareng bersama dengan partnernya sesama body guard atau security officer,

Ketampanan, kejantanan dan keindahan Mas Bobby memang sangat menawan jiwa ragaku. Tidak heran jika Mas Bobby masuk dalam daftar instrumenku untuk berfantasi tentang laki-laki waktu onani !

Yang sangat aku sukai adalah melirik lengannya yang kekar dan tangannya yang kuat berotot,amat merangsang!Kontolku selalu ngaceng kalau berada dekat Mas Bobby - agaknya aura sexualnya amat kuat mempengaruhi gairah dan nafsu berahiku!

Berdasarkan perhitunganku pada ukuran-ukuran tubuhnya, baik tinggi badan, berat badan dan ukuran bagian tubuh Mas Bobby yang lain, juga bentuk wajah dan ukuran jemarinya, aku berasumsi bahwa kontol dan biji peler Mas Bobby berukuran besar dari rata-rata, sekurang-kurangnya sama dengan ukuran kontol kuda Australia atau paling tidak sama besar dengan kontol Ricardo Gelael yang terkenal sebagai kontol paling besar di ibu kota itu! Ta'i!!

Aku juga mereka-reka kelebatan jembut dan bulu keteknya serta bentuk puting susunya. Tentu saja aku berharap agar rambut dan bagian-bagian tubuh Mas Bobby sebelah dalam itu sama indahnya dengan bagian luar tubuhnya yang menawan!

Pertemananku dengan Mas Bobby sudah makin erat dan berkembang ketika aku mulai bisa mengajak dia nonton dan makan di luar - waktu dia sedang off. Tentu saja aku harus mencuri-curi waktu dan melakukannya sembunyi-sembunyi, agar perbuatanku tidak ketahuan oleh Kolonel Teguh ["Pemilik"-ku alias "Master'-ku]. Untunglah acara yang aku ciptakan cukup berhasil, karena Mas Bobby cukup senang.

Kemudian, aku juga mengajaknya berenang, karena katanya Mas Bobby hobby berenang. Aku pilihkan suatu resort yang bagus sehingga Mas Bobby puas dan menikmati acara berenang itu! Resort itu berada dekat villa Mas Teguh dan kebetulan Mas Bobby yang menawarkan agar gantian dia yang bawa mobil sendiri. Sehingga aku lebih mudah mengatur waktu tidak meninggalkan villa terlalu lama!

Sesudah berenang kami membilas badan bareng dan itu lah pertama kalinya aku melihat bagian dalam tubuh Mas Bobby secara lengkap dan kami bertiga [dengan Alex sesama Satpam kantor] telanjang bulat sempurna.

Semua asumsiku tepat,baik asumsi tentang bentuk dan ukuran kontol, biji peler dan puting susunya maupun asumsi-asumsiku tentang kelebatan dan pola pertumbuhan jembut dan bulu keteknya. Ta'i!

DIENTOT MAS BOBBY

Akhirnya datanglah saat yang aku tunggu-tunggu. Suatu kali ada shooting di luar kota dimana aku bertugas ikut mengawal. Sementara itu Mas Bobby pun mengawal bosnya yang juga akan ikut main sinetron. Aku berharap agar : the dream comes true. Paling tidak aku bisa menginap bareng Mas Bobby - satu kamar. Aku tidak dientot Mas Bobby juga tidak apa-apa asal bisa tidur sekamar. Oleh karena itu aku kontak dengan seksi akomodasi.Aku sengaja membayar sewa kamar hotel sendiri dan bahkan aku juga minta agar diatur sekamar dengan Mas Bobby.Lama shooting sekitar 5 hari dan kelak aku merasa bahwa usahaku itu tidak sia-sia!

Seksi akomodasi tidak keberatan [dan juga tidak curiga], apalagi aku bayar kamar sendiri. Yah, kalau mau ngentot tentu harus bermodal: There is no free lunch - kata orang Amerika!

Perjalanan kelokasi makan waktu cukup lama. Kira-kira jam 22:00 kami baru tiba di hotel. Setelah Mas Bobby selesai mengurus bosnya dan bagi tugas dengan partnernya, kami masuk kamar hotel. Aku segera masuk kamar mandi,karena aku ingin tampak rapi di hadapan cowok pujaanku itu.Selesai mandi aku menutup auratku dengan handuk dan keluar kamar mandi.

Kulihat Mas Bobby sedang berbaring terlentang di atas tempat tidur.Dia mengenakan kancut minim dengan label Calvin Klein - hampir telanjang bulat! Darahku menggelegak disuguhi pemandangan indah dan kelaki-lakian seperti itu oleh Mas Bobby!

Untuk basa-basi dan sopan-santun aku mengambil posisi di balik lemari untuk mengenakan pakaian dan aku menghadapkan tubuhku ke tembok. Ketika aku akan mengenakan kancutku,tiba-tiba Mas Bobby sudah di belakangku dan dia merenggutkan handuk dari auratku sehingga aku telanjang bulat. Aku tak melawan.

Segera saja aku merasakan pelukan Mas Bobby dari belakang. Mas Bobby pun sudah telanjang karena aku merasakan gesekan kontol dan jembutnya di belahan pantatku!Aku juga bisa merasakan gesekan tubuh bagian depannya yang keras dan ketat di punggungku - aku merasakan gesekan kedua puting susunya yang tegang dan melenting di punggungku. Aku merasa amat nikmat, bahagia dan terhormat - karena seorang lelaki yang tampan jantan dan sempurna mau menikmati tubuhku secara fisik!

Tidak lama,Mas Bobby mengesek-gesekkan tubuhnya ke tubuhku. Kemudian aku dibimbing ke tempat tidur, lalu ditindih dari depan. Aku bagaikan akan disetubuhi dari depan bagaikan aku seorang perempuan.Aku terpejam dan aku merasakan lumatan bibir Mas Boby di bibirku.Lalu aku merasa kedua tangannya memainkan kedua puting susuku. Nikmat! Kemudian kontolnya digesekkan ke jembut dan juga perutku.

Selanjutnya Mas Bobby berusaha membalikkan tubuh-ku. Aku tahu dia mau menyodomi lobang pantatku! Tapi aku bertahan! Maka terjadi lah pergumulan seru yang terasa amat kelaki-lakian antara aku dan Mas Bobby.

Aku bisa merasakan tenaga kuat Mas Bobby yang berusaha memaksa tubuhku berbalik. Aku bertahan keras dan dia berusaha keras,keringat kami mulai keluar dan tubuhku kami bergesekkan licin dan nikmat!

Supaya, Mas Bobby tidak kecewa, aku mengalah sehingga dia berhasil membalikkan tubuhku, lalu memiringkan tubuhku dan akhirnya dia berhasil merojok lobang pantatku dengan kontolnya.Dengan kasar Mas Bobby menyodokkan kontolnya ke bo'olku berkali-kali,sakitnya bukan main! Meskipun lama kelamaan nikmat juga ketika kontolnya menggesek kelenjar prostatku di bagian depan poros usus! Ta'i!

Beberapa kali Mas Bobby memkasa aku merubah posisiku supaya dia mudah menyodok bo'olku. Aku tetap bertahan, sehingga Mas Bobby mulai main kasar!Dengan otot body guardnya dia menggampar kedua belah bokongnku dengan amat keras PLAKK! PLAKK! PLLAKK! PLAKK!. Aku kaget tapi bahagia karena Mas Bobby telah memaksa aku agar dia bisa menikmati tubuhku [bo'olku].Itu satu kehormatan bagiku.Aku bangga,aku bahagia telah diperkosa!

Rupanya Mas Bobby tidak marah, karena setelah aku mengubah posisi, dia masih mau mencari-cari kontolku dengan tangannya untuk dikocok. Lalu dia mensikronkan gerakan kocokannya di kontolku dan gerakan "pompanisasi" di boolku : maju-maju, mundur-mundur, maju-maju, mundur-mundur! Begitu terus makin cepat makin cepat... dan akhirnya pejuh Mas Bobby dan pejuhku berhasil muncrat bareng ... CROOOOOOOOOOOOOT!CROOOOOOOOOOOOOOOOT! Terus keluar seakan tak henti-hentinya sampai akhir nanti!

Setelah pejuh kami keluar semua, kami berdua tergelimpang terlentang dan telanjang di atas tempat tidur.Pebuatan itu kami ulang-ulang tiap malam selama lima hari sampai kami pulang! Ta'i!

Berbagai variasi hubungan sex sejens dicobakan ke tubuhku oleh Mas Bobby. Suatu kali dia paksa aku mengisap kontolnya, lain kali dia setubuhi aku dari depan dan menyuruh aku menjepit kontol-nya dengan pahaku. Pada kesempatan lain kami main gaya 69.Pendeknya selama lima hari itu aku merasa seperti pengantin baru yang berbulan madu!

Sayang sekali, kontrak Mas Booby dengan bos-nya berakhir. Karena artis bintang sinetron yang dikawal Mas Bobby menikah dan dia menggunakan body guard dari security agency lain yang biasa dipakai suaminya. Sejak "bulan madu" dengan Mas Bobby itu, aku tidak pernah jumpa dia lagi dan kami sama sekali tidak pernah kontak. Aku coba telpon dan sms di HP-nya tapi tidak pernah bisa tersambung. Entah dimana Mas Bobby sekarang!

[JEMBUT]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Tommy Rinaldo Vito

This true story took place in the City of Batam, a city across Singapore which is separated by the Strait of Philips. This is about Alex - a handsome and muscular guy who works as private body-guard and his client Steve, a good looking, well built body,rich and young Eurasian business-man. Alex is 165 cm - 70 Kg, in his 27 and Steve is in his 30 years of age with almost the same size as Alex.... read more

Tokoh Alex adalah tokoh nyata. Ada orangnya dan sekarang masih hidup. Kisah-kisah tentang Alex adalah kisah nyata. Aku [Tommy Tjokro] adalah teman Alex.Kami adalah sahabat dekat. Karena itu Alex tidak ragu curhat kepadaku tentang apa saja.Tentang hidupnya, baik yang susah dan senang.Tentang pengalamannya jadi body-guard, mengawal macam-macam orang. Tentang kecenderungannya dan orientasi... read more

Although Alex was very busy guarding Steve and acted as his sexual partner, however Alex still had chances to experiment sexual encounter with others. Steve was doing business in the City of Batam - a neighbour city of Singapore. While sitting in the hotel lobby and guarding Steve - who was having a business meeting - Alex met Joko. Alex had been hired as a body-guard by Steve. Alex worked... read more

Before joining the Security Agency, Alex was with Abdul [Abdul Rahman Rasyid].Abdul was a rich gay man who had various kinds of businesses - which included operating gay bars.Gay bar actually was not common in Indonesia, although a couple of bars in Jakarta was once considered as gay bars. Because gays used to frequent the bars. Alex was once a security officer in Abdul owned gay bars.... read more

Alex was a good boy. His "mistake" was that he was such a good looking guy with beautiful body and a big cock. These provoked his martial art coach to always found reasons to punish him in order "to discipline" him. Meanwhile, Ab [his martial art coach] had always good reasons to inflict severe punishments upon him - for just minor infractions.But these punishments had made Alex a real man! ... read more

The Malay Dilema is the book written by Mahathir Mohammad. I have never read the book, nor have I seen it. But once I have to face the dilema to choose between two handsome and muscular Malay guys. Berkeliling dan berwisata di rantau ini adalah suatu pengalaman yang menggetarkan jiwaku yang kotor dan doyan sejenis ini.Di Nusantara ini ada beberapa negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei... read more

Accompanying Steve in a tour in the Peninsular Malaysia was really very enjoyable for my body and soul.Steve was such a passionate, homosexual and hypersexual guy.Everynight he asked me to be allowed to suck my cock and eat my cum.Luckily I am use to have abundant sperm in my balls,which was enough to cum twice or thrice daily without feeling weak! He asked me also to masturbate his huge... read more

Bang Abdulrahman Rasyid adalah seorang olahraga-wan. Dalam usianya yang baru 35 tahun dia sudah menyandang berbagai gelar kejuaraan dan berbagai kualifikasi ilmu beladiri. Meskipun mempunyai ijazah doktor tehnik kimia dari luar negeri [Jerman] tapi kecintaannya pada ilmu bela diri menyebabkan dia lebih memilih untuk mengembangkan ilmu bela diri dari pada menerapkan keahliannya di bidang... read more

It is very common that the side-walk in Jakarta is used by the vendors to make their living. So, most of the time people cannot walk on the side-walk because it is occupied by newspaper, fruit, food vendors or even street restaurants. After the economic crisis started in 1997, this has become worse and worse. I have always been interested in watching the street restaurants start their... read more

Bogor is a cool and beautiful city located about 60 km from Jakarta. During the Dutch Colonial Administration time - it was called Buitenzorg. It was then the second seat of the colonial government - after Batavia [now Jakarta] since the Governor General of the Dutch Indies lived in Bogor Palace. The incident told in this story took place in a camp located at the surrounding of Bogor. The... read more



Efforts of the government to stop the practice of brutality, sexual assault, torture and violence in STPDN has come to a complete failure. STPDN is a school run by the government for bureaucrats at the Local Governments. But, "Tradition cannot be stopped" said one of STPDN students,"We enjoy S/M in our school". 1. Lobang Pantat Praja Muda Usaha untuk mengakhiri kebejatan di STPDN gagal... read more

Telanjang bulat semua. Demikianlah kondisi para calon parjurit taruna (capratar)ini waktu mereka sedang "dijajakan" oleh para taruna senior untuk disewakan. Yang boleh menyewa adalah para taruna senior dan para perwira efektif alias perwira aktif. Perbudakan sementara ini merupakan "tradisi" di Akmil (Akademi Militer). Para capratar ini adalah pemuda-pemuda yang baru saja diterima atau... read more

The harsh whipping on naked bodies is one of the barbaric methods used in the boot camp.The whips are liberally used to maintain discipline of the recruits. Proding the recruit naked bodies with hot irons and giving electroshocks to their genital, ass hole, armpit are also very commonly done. The muscular instructors seems to have no mercy at all. Kami tiba di "Kawah Candradimuka" [yaitu... read more

The new recruits had never imagined that being members of the armed forces meant they are bound by a contract for miserable torture. They were just aware of it when the boot camp was started and when suddenly they found they were stripped naked and tortured! As new recruits they had to be naked almost all the time. It was meant to make them aware that they were men and to make them... read more

Slavery is still very much exist in the world. Bounded labour, indenture labour, child labour, you name it! All of them are forms of modern slavery.Even the real slavery- just like being practiced in the eighteen century - is still in existence today. What I had endured is just the worst part of my life i.e. when I was enslaved! I was enslaved mentally,physically,and sexually! I was also stripped... read more

Film Indonesia nyaris punah,kalau saja tidak ada produsen yang berani memulai produksi film untuk layar lebar seperti: "Cau Bau Kan" dan "Arisan". Seberapa jauh investasi yang dikeluarkan untuk kedua film tersebut? Apakah sebanding dengan film berjudul "Tora!Tora!Tora!" tentang serangan Angkatan Udara Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii - tidak jelas. Film "Arisan" terasa amat indah karena di... read more

Jeffri masih tergantung di tiang pencambukan. Tubuhnya yang telanjang bulat,putih,atletis dan ketat berotot itu penuh bilur, lembam dan lecet berdarah. Ia baru saja mewakili teman-temannya satu angkatan menerima "Lecutan Pertama". Kedua lengannya terangkat ke atas dan bergantung pada rantai besi yang mencekal borgol di masing-masing pergelangan tangannya.Kakinya mengangkang dan masing-masing... read more

Nafsu menjadi budak seakan tertanam dalam otakku sejak lahir. Keinginan jadi budak seorang lelaki muncul saja tiba-tiba dalam diriku yang kemudian makin lama meningkat, makin kental dalam diriku. Tidak ada yang lebih nikmat selain menjadi budak Tommy Tjokro dan Abdul Rahman Rasyid.Kedua cowok itu ganteng tapi sadiss(!)-nya bukan main!Tommy maupun bang Abdul,keduanya ahli mengayun pecut! ... read more

BUKAN KHAYALAN SEMATA Ada yang mengira penulis cerita sialan ta'i ini berkhayal atau berfantasi. Padahal, ini adalah kisah nyata yang senyata-nyatanya - seperti ta'i di lobang kakus - nyata dan bau ta'i (!) dan apa adanya! Nyata! Seperti halnya seorang pemuda remaja yang barusan mimpi basah. Mula-mula terasa kancutnya basah sewaktu dia terbangun. Ketika dilihat, ter-nyata memang... read more

PERJUMPAAN PERTAMA Aku berjumpa di kantor dengan Yopi ketika dia melamar pekerjaan.Umurnya 18 tahun dengan ijazah SMA.Aku ingin menerima Yopi bekerja di kantorku, pertama:karena Yopi cowok ganteng,tegap atletis dan yang kedua:karena aku ingin menolong dia. Jadi memang nafsu sudah mengatasi niat baikku. Sebetulnya aku bisa saja menerima dia bekerja di kantorku, sebab aku orang... read more



MENGHAJAR PRAJURIT Rudiyanto [Rudy] adalah anak buahku di batalyon. Umurnya 18 tahun. Dia tamatan SMU dan lazimnya tamatan SMU melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi tekanan ekonomi mengharuskan dia memilih jalan lain.Dia berpangkat Prada[Prajurit Dua].Jadi,ijazah yang dipunyai jauh lebih tinggi dari yang seharusnya menjadi persyaratan seorang tamtama. Sejak pertama aku jumpa... read more

PECUT, CAMBUK, DAN CEMETI Sewaktu masih taruna senior dan setelah aku jadi pelatih taruna di Akmil,cemeti,pecut atau cambuk adalah alat favoritku untuk mendisiplin pemuda-pemuda yang sedang dibentuk untuk jadi militer sejati.Betapa indah dan nikmatnya melihat pemuda remaja yang tengah menanjak dewasa itu telanjang dada atau telanjang bulat, tampak menggelinjang, kaget kesakitan saat lecutan... read more

TAHANAN YANG TAMPAN, BEROTOT KETAT Tahanan itu berpangkat bintara [sersan]. Tubuhya tinggi besar,atletis dan berotot ketat.Tidak ada segumpal lemak pun yang tampak di tubuhnya yang saat itu sedang telanjang bulat tidak berpenutup selembar benang pun.Tidak jelas apa kesalahannya atau pasal apa dari hukum militer yang dilanggar-nya. Bisa jadi dia tidak bersalah. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia... read more

MAGANG Apprenticeship atau "magang" adalah suatu proses dimana seseorang belajar atau berlatih untuk mampu bekerja dalam profesi tertentu. Misalnya, untuk menjadi pandai besi maka seseorang bekerja dan belajar pada seorang pandai besi senior.Pada saatnya kelak si pemagang dapat berdiri sendiri dan bekerja sebagai pandai besi profesional. Pada waktu aku jadi Capratar [Calon Prajurit... read more

Siapapun pasti akan malu jika harus melepas baju dan celananya di depan orang banyak, meskipun di depan sesama jenis.Itulah perasaan yang aku rasa-kan sewaktu jadi "new recruit",yaitu waktu untuk pertama kalinya masuk kampus kawah Candradimuka sebagai kadet baru yang disebut : calon prajurit taruna [Capratar]. Candradimuka adalah suatu kampus akademi militer di suatu negara di dunia.... read more

ANAK TUNGGAL Meskipun anak tunggal,tetapi aku bukan tipe anak yang manja.Entah karena kedua orangtuaku pandai mendidik anak ataukah aku memang anak baik. Dari segi kelaki-lakian dan kontol, aku disunat sejak kecil.Jadi aku tak pernah melihat kulupku sendiri seumur hidup. Kata teman-temanku yang pernah mandi bareng dengan aku, kontolku besar. Mungkin sama besar dengan kontol Ricardo... read more

PROFESI SADO-MASOCHIST Aku amat menikmati profesiku sebagai militer! Suatu profesi yang dasarnya adalah membunuh atau dibunuh.Profesi yang jadi jiwa,raga,sukmaku dan jadi panggilan nafsu sex sejenis serta dorongan sado-masochist-ku. Aku juga bersyukur bahwa aku terlahir jadi laki-laki jantan yang kuat fisik dan mental sehingga cocok jadi anggota militer. Tidak heran jika aku bisa survive... read more

Pecut itu aku ayun-putarkan ke atas dan ujungnya aku lecutkan ke bagian bawah perut prajurit yang telanjang bulat itu, tepat di bagian pertumbuhan jembutnya : Whetttt!Cettarr! Suara dengung pecut itu segera diikuti dengan suara ujung pecut yang beradu dengan kulit yang ditumbuhi jembut sang prajurit:Cettarr! bagaikan bunyi letusan pistol dan..: AAAAGH!, si prajurit menjerit tertahan, amat... read more

PENGANTAR Siapa yang tak suka menyiksa? Bohong besar kalau ada yang mengatakan dirinya tidak suka menyiksa! Nyatanya kalau ada maling tertangkap di jalan, pasti akan berebutan orang datang untuk ramai-ramai menghajar maling sialan itu. Terlepas dari apakah yang dihajar itu benar-benar maling atau bukan! Bahkan ada maling yang sekalian disiram bensin badannya lalu dibakar hidup-hidup sampai... read more

LETNAN BENNY Letnan Benny adalah salah seorang perwira yang bertugas sebagai mentor. Mentor atau pembimbing bertindak untuk mempersiapkan para pemuda sipil yang segera akan dimiliterkan [militerisasi]. Karena itu pada waktu-waktu tertentu ia harus bertugas di kawah Candradimuka - suatu kampus akademi militer, dimana pemuda-pemuda dibentuk jadi militer sejati.Tentu saja dengan penyiksaan... read more



Page 1 of 4

   1 2 3 4