'Persetubuhan sejenis berkelanjutan dengan abang militer' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Aug 15, 2018 - Home of 21291 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Persetubuhan sejenis berkelanjutan dengan abang militer

By Tommy Rinaldo Vito

submitted May 26, 2006

Categories: In Indonesian

Text Size:

MENIKMATI PENGHAJARAN DAN PENYIKSAAN

Cerita sialan ini terjadi di suatu negara yang tidak perlu aku sebut namanya.Apakah cerita ini benar-benar terjadi atau hanya karangan semata, dapat ditanyakan langsung kepada para pelakunya. Ta'i!

Bang Jeffri adalah abang militer-ku. Yang aku maksud dengan abang militer adalah kakak kelas satu tahun atau dua tahun waktu aku jadi taruna akademi militer.Jadi,abang militer adalah taruna senior waktu aku berstatus Plontos[sebutan untuk calon taruna yang sedang perpeloncoan]waktu aku Capratar [Calon Prajurit Taruna] dan waktu aku masih taruna yunior [tahun pertama dan tahun kedua dengan pangkat Prajurit Taruna dan Kopral Taruna].

Sebetulnya ada beberapa abang militer yang jadi favoritku karena mereka tampan, jantan, atletis dan tubuhnya ketat berotot serta punya prestasi akademik cemerlang dan yang lebih hebat lagi kontol mereka juga besar tidak kalah ukurannya dengan kontol kuda Arab atau kuda Australia dan disunat ketat - high and tight - seperti cara menyunat kontol anggota pasukan khusus US Army : The Green Berret [Baret Hijau]! Tapi Bang Jeffri adalah favoritku. Waktu aku masih Plontos, mau pun Capratar,juga waktu aku sudah dilantik jadi taruna [yunior], aku sering sekali jadi sasaran penghajaran dan penyiksaan Bang Jeffri. Tetapi yang paling berkesan adalah bahwa di sela-sela siksaannya itu aku juga sering dipaksa mengisap kontolnya sampai pejuhnya keluar [dan aku juga dipaksa minum pejuhnya] dan tak jarang lobang pantatku diembat dengan kontolnya yang besar bagaikan kontol kuda Arab itu! Semua itu telah membentuk aku jadi lelaki sejati, taruna yang tanggap,tangon dan trengginas dan juga membentuk aku jadi tentara dan perwira tulen seperti yang sekarang ini! Ta'i!

Kelebihan dari para abang militer adalah bahwa mereka pernah menghajar atau menyiksa kami,para yunior mereka [para adik militer mereka]! Apa yang pernah dilakukan para abang militer kepada kami merupakan rahasia pribadi kami.Karena para abang militer ini memang diberi hak penuh untuk menghajar dan menyiksa para adik militer mereka [taruna yunior].Agar para yunior ini benar-benar terbentuk jadi laki-laki sejati dan tumbuh jadi taruna yang tanggap, tanggon dan trengginas dan kelak jadi perwira sejati!

Bagiku yang adalah seorang cowok homosex sado-masochist, tentu saja masa-masa penghajaran dan penyiksaan merupakan masa-masa yang paling indah dan amat sangat aku nikmati sepenuh hati.Karena aku memang masuk ke akademi militer untuk bisa merasakan betapa nyeri,pedih,perih [dan nikmat-nya] siksaan secara militer! Karena sejak kecil aku sudah sering mendengar cerita-cerita tentang perlakuan kejam para taruna senior kepada yunior-nya dan aku sangat terangsang.

Cerita tentang penggunaan pecut kawat [cemeti yang diberi kawat tajam] untuk "mendisiplinkan" taruna yunior juga terasa amat indah.Aku melihat sendiri sepupuku yang saat itu masih jadi taruna menunjukkan bekas luka akibat siksaan seniornya di berbagai bagian tubuhnya. Amat mengesankan, indah,jantan dan kelaki-lakian.Jujur saja, waktu itu aku berusia 8-10 tahun jadi amat terangsang.

Kontolku [yang waktu itu sudah sunat] mengeras menegang dan.... ngaceng! Ta'i! Sejak itu lah aku berniat untuk masuk tentara,jadi taruna agar bisa merasakan siksaan militer dan nantinya juga punya hak untuk menyiksa taruna yunior dan juga menyiksa bawahan untuk melampiaskan nafsu sado- masochistku! Aghh! Nikmatt! Sejak itu aku terus berlatih, belajar, dan bekerja keras agar pada saatnya kelak aku berhasil lulus testing masuk akademi militer. Ternyata usahaku tak sia-sia dan aku berhasil diterima jadi taruna akademi militer untuk dibentuk dan dididik dengan cara-cara yang teramat kejam, sadis, dan tak berperi-kemanusiaan menjadi seorang perwira sejati! Agh! Ta'i!

Memang sejak aku usia 4-5 tahun aku sudah merasa-kan getaran-getaran homosexualisme dan dorongan sado-masochisme dalam diriku. Tidak heran jika cerita tentang penyiksaan selalu jadi favorit dalam fantasi sexualku!

Karena para abang militer[taruna senior] umumnya berwajah tampan dan bertubuh atletis, ketat dan berotot serta tampak sangat jantan dan kelaki-lakian [manly].Mereka juga umumnya teramat sadis tidak punya perikemanusiaan sama sekali! Maklum lah usia mereka sekitar 18 - 20 tahun dan mereka juga mengalami penghajaran dan penyiksaan yang juga kejam waktu mereka masih berstatus taruna yunior. Apa yang pernah mereka alami, dipraktek-kan lagi dengan lebih kejam dan lebih sadis pada para yunior mereka. Prinsip yang dianut dalam membentuk [sebutan untuk menghajar dan menyiksa]taruna yunior adalah :"Taruna yunior boleh diapa-kan saja asal tidak sampai cacat atau mati!"]. Tanpa proses penghajaran,penyiksaan,pemerkosaan, tak mungkin aku bisa jadi lelaki perkasa seperti sekarang ini!

Lecutan-lecutan cemeti yang keras yang diayunkan oleh abang-abang militerku dengan sekuat tenaga ke tubuhku sampai tubuhku bilur,lebam,lecet dan berdarah merupakan proses transfer enersi kelaki-lakian sejati yang membentuk mental dan fisikku jadi seperti sekarang ini! Makin keras ayunan pecut mereka maka makin banyak enersi yang telah ditransfer ke tubuhku.

Semua hajaran dan siksaan para abang militer itu wajib kami terima dengan sepenuh hati kami tanpa perlawanan,keengganan atau rasa takut!Kami harus bangga bahwa kami bisa merasakan sakit dan nyeri-luar biasa yang diakibatkan siksaan kejam dan sadis di luar batas peri-kemanusiaan itu!

Metode menanamkan kebanggaan untuk bisa menahan dan merasakan rasa sakit, pedih, nyeri ini juga dikembangkan di Marinir Amerika/US Marine Corps, [Prinsipnya adalah : "A Marine feels no pain" - Marinir tidak mengenal rasa sakit!].Sesuatu yang sadis!, tetapi jantan dan terasa amat kelaki-lakian sekali!

MENIKMATI PERSETUBUHAN DAN PERKOSAAN

Setelah aku jadi perwira efektif, aku ditugaskan di suatu pasukan elite [pasukan khusus]. Hal ini bukan sesuatu yang mengherankan bagiku mau pun bagi teman-temanku. Karena aku memang berprestasi akademik cemerlang [tak kalah dengan Bang Jeffri abang militer favoritku],memiliki fisik dan juga keterampilan militer yang prima. Aku juga lulus dengan penghargaan dari akademi militer[mungkin jika aku di Indonesia saat itu, penghargaan yang aku terima kira-kira setara dengan bintang Adhi Makayasa].

Kata pepatah "Untung tak dapat diraih dan malang tak dapat ditolak", bagaikan aku mendapat rejeki nomplok, ketika aku mendapatkan bahwa ternyata Bang Jeffri - abang militer-ku itu juga berada di pasukan yang sama. Tak heran jika sejak aku bergabung dengan pasukan khusus itu hingga saat cerita cabul, bejat, sialan ini aku tulis, aku selalu bersemangat tinggi dan juga menggebu-gebu dalam melaksanakan tugas-tugas militer-ku! Aku selalu berusaha bekerja sebaik-baiknya. Semua-nya itu aku persembahkan kepada Bang Jeffri-ku tercinta,abang militerku yang waktu itu menjabat sebagai salah satu komandan kesatuan di pasukan khusus itu.

Dalam pandanganku, Bang Jeffri tetap hebat dan aku tidak berlebih-lebihan, karena pujian-pujian tentang abang militerku itu juga aku dengar dari para perwira sejawatku.Disamping cemerlang dalam gagasan dan pikiran,Bang Jeffri juga tegas dalam bertindak dan mengambil keputusan. Bang Jeffri juga teguh dalam menegakkan disiplin militer.

Hukuman-hukuman kejam, sadis dan tidak berperi-kemanusiaan dijatuhkan kepada anak buahnya yang melanggar disiplin militer sekecil apapun dan seringan apapun kesalahannya.

Pada awal-awal masa jabatan Bang Jeffri, jika Bang Jeffri turun ke lapangan atau ke pasukan untuk memeriksa atau menginspeksi anggota maka tidak sedikit anggota[anak buah] yang menggigil karena ketakutan,sampai-sampai ada saja yang memancarkan air maninya [pejuh] karena teramat sangat tertekan[stress].Tapi,lama-kelamaan, para anggota itu terbiasa dengan perlakuan-perlakuan kejam sadis dan tidak berperi-kemanusiaan yang diterapkan Bang Jeffri. Meskipun demikian, para anggota tetap berusaha keras untuk tidak melaku-kan kesalahan - karena risikonya adalah mendapat hukuman yang teramat sangat kejam dan sadis!

Bang Jeffri adalah penggemar pecut yang fanatik [cambuk, cemeti], tak heran jika semua hukuman yang diberikan kepada anak buah selalu disertai lecutan cemeti ke tubuh mereka, di samping juga hukuman fisik seperti lari puluhan kilometer dan gerak-gerakan fisik militer seperti push up,sit up,pull up dan scott jump sampai ratusan kali!

Bang Jeffri sering sekali "turun tangan" untuk mencambuki anggota yang melanggar disiplin dan juga menjatuhkan sendiri hukuman-hukuman mereka seperti memberi sengatan listrik,menempeli paha mereka dengan besi panas atau menyundut tubuh mereka dengan rokok menyala.

Lari cambuk juga merupakan hukuman yang amat disukai Bang Jeffri.Anggota yang dihukum disuruh lari mengelilingi lapangan olah raga,hanya boleh mengenakan kancut atau supporter[jockstrap]saja.

Sementara itu Bang Jeffri,atau perwira lain yang diberi tugas menghajar,berdiri di sebuah pick up dengan bak terbuka memegang sebuah cemeti. Pick up itu berjalan di samping anggota yang sedang dihukum dan Bang Jeffri sekali-sekali melecuti tubuh si anggota sialan yang sedang dihukum lari itu.

Setiap kali terdengar suara CETARR! .. CETARR!, [bunyi ujung pecut beradu dengan kulit anggota sialan itu], maka si anggota sialan itu tampak tergelinjang kaget, kepalanya mendongak karena amat kesakitan akibat cemeti yang diayun dengan teramat keras itu. Agh! ... indah,jantan,kelaki-lakian dan militeristik!

Sebab itu para perwira bawahan Bang Jeffri juga diharuskan untuk membiasakan anak buah mereka masing-masing merasakan hukuman-hukuman yang ter-amat sadis tersebut. Sehingga para anak buah itu tak kalah mutunya dengan taruna akademi militer yaitu tanggap,tanggon dan trengginas!

Bagi anggota yang melakukan pelanggaran tertentu ada yang disekap dalam sel. Bang Jeffri sudah menyiapkan sel-sel yang sempit dan gelap di markas pasukan yang dipimpinnya .

Anggota dimasukkan ke dalam sel dalam keadaan telanjang bulat, diborgol dan dirantai. Kadang-kadang mereka diharuskan berdiri terus dalam sel. Tiap jam mereka dikeluarkan dari sel dan dipaksa melakukan latihan fisik militer [push, sit up, pull up] ratusan kali tentu di bawah hujan lecutan cemeti dari piket yang bertugas saat itu.

Jika anggota yang disekap dalam sel akan makan, juga didahului dengan acara latihan atau gerakan fisik sampai ratusan kali[telanjang bulat].Maka tak heran jika anggota-anggota yang pernah masuk sel itu kapok dan jadi amat berhati-hati dalam bertindak dan berusaha tidak membuat kesalahan sekecil apapun juga!

Bang Jeffri juga amat memperhatikan kebersihan dan kesehatan anak buahnya. Karena itu setiap anggota-baru selalu diperiksa apakah sudah sunat atau belum. Jika sudah sunat, apakah sunatnya sudah high and tight [ketat]. Jika ada anggota yang belum sunat atau sunatnya belum sempurna, maka harus disunat atau disunat ulang secara militer, yaitu disunat tanpa anestesi! Setiap ada anak buah yang akan disunat atau disunat ulang, maka Bang Jeffri harus diberi kehormatan untuk melakukan keratan pertama yaitu melakukan guntingan sedikit di kulup sebelum dokter atau tim kesehatan menyelesaikan sunatan itu.Keratan pertama itu secara sengaja disentakkan oleh Bang Jeffri sehingga anggota itu kaget menggelinjang kesakitan, terkadang sampai berteriak :"AGHH!" atau "ADUH" karena kaget dan kesakitan!Pada saat itulah para perwira dan anggota lain yang hadir bertepuk tangan!

Anggota yang akan disunat terlentang setengah duduk, telanjang bulat, dengan kedua lengan ke atas. Sehingga yang hadir bisa melihat semua bagian tubuh sebelah depan anggota itu exposed [terpapar] bertelanjang bulat! Baik kontol,biji peler,jembut,puting susu sampai bulu keteknya.

Karena anggota yang akan disunat itu disuruh mengangkang lebar-lebar, maka lobang pantatnya juga bisa dilihat oleh yang hadir disitu.Pendek- nya anggota itu berada dalam keadaan telanjang bulat sempurna [completely exposed]!

Sunat militer terkenal teramat nyeri dan perih! Karena itu banyak di antara anggota yang disunat itu jatuh pingsan kesakitan [akibat neurogenic shock].Biasanya tubuh anggota yang sedang sunat dan bertelanjang bulat itu jadi berkilat-kilat bercucuran keringat akibat menahan rasa nyeri yang teramat sangat! Wajah anggota yang sedang disunat itu selalu menunjukkan guratan teramat kesakitan! Terasa indah dan jantan sekali!

Bang Jeffri juga mewajibkan anak buahnya untuk merapikan jembut dan mencabuti bulu ketek setiap minggu. Setiap hari Senen, ketiak semua anggota nya harus klimis. Jika ada selembar saja bulu ketek ditemukan,maka si anggota itu akan dihajar dengan cemeti 10 kali dan anggota lainnya satu kali! Bang Jeffri menerapkan hukuman kolektif agar anak buahnya saling mengingatkan agar tetap disiplin dan tidak melanggar aturan! Bang Jeffri juga paling benci pada anggotanya yang bau badan atau bau ketek! Jika kedapatan ada anggota yang bau badan atau bau ketek, kontan akan dihajar! Kadang-kadang anggota sialan itu dimasukkan sel untuk disiksa dengan cara yang lebih kejam dan lebih sadis lagi! Badan berbau dianggap sebagai pelanggaran disiplin militer berat oleh Bang Jeffri!

Meskipun Bang Jeffri sudah sibuk dengan berbagai kegiatan sebagai komandan - termasuk menghukum dan melecuti anggotanya - tetapi setiap minggu dia masih sempat "mendatangi" aku [atau aku yang diperintah menghadap] untuk disetubuhi [sekalian untuk dihajar dan disiksa].Demi menjaga rahasia perbuatannya maka tempat pertemuan dan hari-hari pertemuan kami selalu berubah-ubah.Sesuai dengan sifatnya yang amat berdisiplin maka Bang Jeffri pun tak pernah absen mencabuli aku.

Bang Jeffri-Taruna dan Bang Jeffri-Perwira ada bedanya. Bang Jeffri yang perwira ternyata otot-otot tubuhnya makin terbentuk dan juga tubuhnya selalu harum dengan parfum, deodoran, medicated powder maupun after shave. Ukuran kontolnya juga terkesan lebih besar dengan produksi pejuh yang melimpah. Setiap kali aku baru minum pejuh Bang Jeffri,selalu saja aku merasa kenyang tak ingin makan nasi lagi.Mungkin karena Bang Jeffri rajin mengkonsumsi obat-obatan yang bisa meningkatkan produksi pejuh di dalam kedua biji pelernya!

Karena setiap hari selalu saja ada kemungkinan aku akan "dipakai" oleh Bang Jeffri, maka setiap hari aku berusaha mengosongkan poros ususku dari ta'i dengan enema,supaya kalau Bang Jeffri ingin mengentoti boolku - kontolnya tidak belepetan ta'i ketika kontolnya dicabut dari dalam lobang pantatku setelah dia mencapai puncak syahwat [orgasme] dan dia sudah mengeluarkan pejuhnya!

Setiap kali aku akan dientot Bang Jeffri, maka Bang Jeffri melakukan ritual "foreplay", yaitu menghajar aku dengan pecutnya [dalam keadaan aku dan dia sudah telanjang bulat]!.Kalau sudah ada lecet berdarah di tubuhku, barulah Bang jefrri berselera untuk memperkosa aku!

Terkadang Bang Jeffri melakukan variasi dengan memberi sengatan listrik pada kontol atau bool-ku,atau juga menempeli pahaku dengan besi panas. Supaya pahaku tidak penuh dengan parut akibat luka bakar, maka bagian pahaku yang dia tempeli besi panas selalu pada bagian yang sama - yaitu bagian paha yang pernah ditempeli besi panas sebelumnya!

Sekali-sekali Bang Jeffri minta aku hajar dan aku entot. Tapi jarang sekali, Bang Jeffri lebih suka berada dalam posisi dominan, maklumlah dia adalah atasanku! Jadi dia harus selalu dalam posisi "top" [dominan],juga dalam hubungan sex!

Meskipun sedang berada di tempat tidur dan siap akan dientot,aku selalu tetap konsisten bersikap militer pada abang militer dan atasanku itu!

Kalau aku diperintah untuk melakukan sesuatu apa ketika aku akan "dipakai" Bang Jeffri,aku selalu mengatakan dengan tegas dan militeristik :

"SIAP KOMANDAN!"

Atau kadang-kadang aku menjawab secara informal :

"SIAP BANG!"

Agaknya, sikap militerku yang konsisten itu yang menyebabkan Bang Jeffri selalu memerlukan tubuh-ku untuk dihajar,disiksa,dientot dan diperkosa. Di samping [tentu saja] ketampanan wajahku dan fisikku yang berpenampilan jantan serta ukuran kontolku yang tidak kalah dengan ukuran kontol kuda! Ta'i!

Jika Bang Jeffri ingin "memakai" aku lebih lama, maka kami menginap diluar[di hotel atau di villa di luar kota]. Kami menginap di satu kamar, tapi kami tidur di lantai saja tanpa alas dan dalam keadaan telanjang bulat.Berkat "pembentukan" di akademi militer, aku "tahan banting"! Meskipun tidur di lantai telanjang bulat tapi aku tidak pernah sakit atau masuk angin! Itu baru namanya tentara !

[KONTOL]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Tommy Rinaldo Vito

This true story took place in the City of Batam, a city across Singapore which is separated by the Strait of Philips. This is about Alex - a handsome and muscular guy who works as private body-guard and his client Steve, a good looking, well built body,rich and young Eurasian business-man. Alex is 165 cm - 70 Kg, in his 27 and Steve is in his 30 years of age with almost the same size as Alex.... read more

Tokoh Alex adalah tokoh nyata. Ada orangnya dan sekarang masih hidup. Kisah-kisah tentang Alex adalah kisah nyata. Aku [Tommy Tjokro] adalah teman Alex.Kami adalah sahabat dekat. Karena itu Alex tidak ragu curhat kepadaku tentang apa saja.Tentang hidupnya, baik yang susah dan senang.Tentang pengalamannya jadi body-guard, mengawal macam-macam orang. Tentang kecenderungannya dan orientasi... read more

Although Alex was very busy guarding Steve and acted as his sexual partner, however Alex still had chances to experiment sexual encounter with others. Steve was doing business in the City of Batam - a neighbour city of Singapore. While sitting in the hotel lobby and guarding Steve - who was having a business meeting - Alex met Joko. Alex had been hired as a body-guard by Steve. Alex worked... read more

Before joining the Security Agency, Alex was with Abdul [Abdul Rahman Rasyid].Abdul was a rich gay man who had various kinds of businesses - which included operating gay bars.Gay bar actually was not common in Indonesia, although a couple of bars in Jakarta was once considered as gay bars. Because gays used to frequent the bars. Alex was once a security officer in Abdul owned gay bars.... read more

Alex was a good boy. His "mistake" was that he was such a good looking guy with beautiful body and a big cock. These provoked his martial art coach to always found reasons to punish him in order "to discipline" him. Meanwhile, Ab [his martial art coach] had always good reasons to inflict severe punishments upon him - for just minor infractions.But these punishments had made Alex a real man! ... read more

The Malay Dilema is the book written by Mahathir Mohammad. I have never read the book, nor have I seen it. But once I have to face the dilema to choose between two handsome and muscular Malay guys. Berkeliling dan berwisata di rantau ini adalah suatu pengalaman yang menggetarkan jiwaku yang kotor dan doyan sejenis ini.Di Nusantara ini ada beberapa negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei... read more

Accompanying Steve in a tour in the Peninsular Malaysia was really very enjoyable for my body and soul.Steve was such a passionate, homosexual and hypersexual guy.Everynight he asked me to be allowed to suck my cock and eat my cum.Luckily I am use to have abundant sperm in my balls,which was enough to cum twice or thrice daily without feeling weak! He asked me also to masturbate his huge... read more

Bang Abdulrahman Rasyid adalah seorang olahraga-wan. Dalam usianya yang baru 35 tahun dia sudah menyandang berbagai gelar kejuaraan dan berbagai kualifikasi ilmu beladiri. Meskipun mempunyai ijazah doktor tehnik kimia dari luar negeri [Jerman] tapi kecintaannya pada ilmu bela diri menyebabkan dia lebih memilih untuk mengembangkan ilmu bela diri dari pada menerapkan keahliannya di bidang... read more

It is very common that the side-walk in Jakarta is used by the vendors to make their living. So, most of the time people cannot walk on the side-walk because it is occupied by newspaper, fruit, food vendors or even street restaurants. After the economic crisis started in 1997, this has become worse and worse. I have always been interested in watching the street restaurants start their... read more

Bogor is a cool and beautiful city located about 60 km from Jakarta. During the Dutch Colonial Administration time - it was called Buitenzorg. It was then the second seat of the colonial government - after Batavia [now Jakarta] since the Governor General of the Dutch Indies lived in Bogor Palace. The incident told in this story took place in a camp located at the surrounding of Bogor. The... read more



Efforts of the government to stop the practice of brutality, sexual assault, torture and violence in STPDN has come to a complete failure. STPDN is a school run by the government for bureaucrats at the Local Governments. But, "Tradition cannot be stopped" said one of STPDN students,"We enjoy S/M in our school". 1. Lobang Pantat Praja Muda Usaha untuk mengakhiri kebejatan di STPDN gagal... read more

Telanjang bulat semua. Demikianlah kondisi para calon parjurit taruna (capratar)ini waktu mereka sedang "dijajakan" oleh para taruna senior untuk disewakan. Yang boleh menyewa adalah para taruna senior dan para perwira efektif alias perwira aktif. Perbudakan sementara ini merupakan "tradisi" di Akmil (Akademi Militer). Para capratar ini adalah pemuda-pemuda yang baru saja diterima atau... read more

The harsh whipping on naked bodies is one of the barbaric methods used in the boot camp.The whips are liberally used to maintain discipline of the recruits. Proding the recruit naked bodies with hot irons and giving electroshocks to their genital, ass hole, armpit are also very commonly done. The muscular instructors seems to have no mercy at all. Kami tiba di "Kawah Candradimuka" [yaitu... read more

The new recruits had never imagined that being members of the armed forces meant they are bound by a contract for miserable torture. They were just aware of it when the boot camp was started and when suddenly they found they were stripped naked and tortured! As new recruits they had to be naked almost all the time. It was meant to make them aware that they were men and to make them... read more

Slavery is still very much exist in the world. Bounded labour, indenture labour, child labour, you name it! All of them are forms of modern slavery.Even the real slavery- just like being practiced in the eighteen century - is still in existence today. What I had endured is just the worst part of my life i.e. when I was enslaved! I was enslaved mentally,physically,and sexually! I was also stripped... read more

Film Indonesia nyaris punah,kalau saja tidak ada produsen yang berani memulai produksi film untuk layar lebar seperti: "Cau Bau Kan" dan "Arisan". Seberapa jauh investasi yang dikeluarkan untuk kedua film tersebut? Apakah sebanding dengan film berjudul "Tora!Tora!Tora!" tentang serangan Angkatan Udara Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii - tidak jelas. Film "Arisan" terasa amat indah karena di... read more

Jeffri masih tergantung di tiang pencambukan. Tubuhnya yang telanjang bulat,putih,atletis dan ketat berotot itu penuh bilur, lembam dan lecet berdarah. Ia baru saja mewakili teman-temannya satu angkatan menerima "Lecutan Pertama". Kedua lengannya terangkat ke atas dan bergantung pada rantai besi yang mencekal borgol di masing-masing pergelangan tangannya.Kakinya mengangkang dan masing-masing... read more

Nafsu menjadi budak seakan tertanam dalam otakku sejak lahir. Keinginan jadi budak seorang lelaki muncul saja tiba-tiba dalam diriku yang kemudian makin lama meningkat, makin kental dalam diriku. Tidak ada yang lebih nikmat selain menjadi budak Tommy Tjokro dan Abdul Rahman Rasyid.Kedua cowok itu ganteng tapi sadiss(!)-nya bukan main!Tommy maupun bang Abdul,keduanya ahli mengayun pecut! ... read more

BUKAN KHAYALAN SEMATA Ada yang mengira penulis cerita sialan ta'i ini berkhayal atau berfantasi. Padahal, ini adalah kisah nyata yang senyata-nyatanya - seperti ta'i di lobang kakus - nyata dan bau ta'i (!) dan apa adanya! Nyata! Seperti halnya seorang pemuda remaja yang barusan mimpi basah. Mula-mula terasa kancutnya basah sewaktu dia terbangun. Ketika dilihat, ter-nyata memang... read more

PERJUMPAAN PERTAMA Aku berjumpa di kantor dengan Yopi ketika dia melamar pekerjaan.Umurnya 18 tahun dengan ijazah SMA.Aku ingin menerima Yopi bekerja di kantorku, pertama:karena Yopi cowok ganteng,tegap atletis dan yang kedua:karena aku ingin menolong dia. Jadi memang nafsu sudah mengatasi niat baikku. Sebetulnya aku bisa saja menerima dia bekerja di kantorku, sebab aku orang... read more



MENGHAJAR PRAJURIT Rudiyanto [Rudy] adalah anak buahku di batalyon. Umurnya 18 tahun. Dia tamatan SMU dan lazimnya tamatan SMU melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi tekanan ekonomi mengharuskan dia memilih jalan lain.Dia berpangkat Prada[Prajurit Dua].Jadi,ijazah yang dipunyai jauh lebih tinggi dari yang seharusnya menjadi persyaratan seorang tamtama. Sejak pertama aku jumpa... read more

PECUT, CAMBUK, DAN CEMETI Sewaktu masih taruna senior dan setelah aku jadi pelatih taruna di Akmil,cemeti,pecut atau cambuk adalah alat favoritku untuk mendisiplin pemuda-pemuda yang sedang dibentuk untuk jadi militer sejati.Betapa indah dan nikmatnya melihat pemuda remaja yang tengah menanjak dewasa itu telanjang dada atau telanjang bulat, tampak menggelinjang, kaget kesakitan saat lecutan... read more

TAHANAN YANG TAMPAN, BEROTOT KETAT Tahanan itu berpangkat bintara [sersan]. Tubuhya tinggi besar,atletis dan berotot ketat.Tidak ada segumpal lemak pun yang tampak di tubuhnya yang saat itu sedang telanjang bulat tidak berpenutup selembar benang pun.Tidak jelas apa kesalahannya atau pasal apa dari hukum militer yang dilanggar-nya. Bisa jadi dia tidak bersalah. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia... read more

MAGANG Apprenticeship atau "magang" adalah suatu proses dimana seseorang belajar atau berlatih untuk mampu bekerja dalam profesi tertentu. Misalnya, untuk menjadi pandai besi maka seseorang bekerja dan belajar pada seorang pandai besi senior.Pada saatnya kelak si pemagang dapat berdiri sendiri dan bekerja sebagai pandai besi profesional. Pada waktu aku jadi Capratar [Calon Prajurit... read more

Siapapun pasti akan malu jika harus melepas baju dan celananya di depan orang banyak, meskipun di depan sesama jenis.Itulah perasaan yang aku rasa-kan sewaktu jadi "new recruit",yaitu waktu untuk pertama kalinya masuk kampus kawah Candradimuka sebagai kadet baru yang disebut : calon prajurit taruna [Capratar]. Candradimuka adalah suatu kampus akademi militer di suatu negara di dunia.... read more

ANAK TUNGGAL Meskipun anak tunggal,tetapi aku bukan tipe anak yang manja.Entah karena kedua orangtuaku pandai mendidik anak ataukah aku memang anak baik. Dari segi kelaki-lakian dan kontol, aku disunat sejak kecil.Jadi aku tak pernah melihat kulupku sendiri seumur hidup. Kata teman-temanku yang pernah mandi bareng dengan aku, kontolku besar. Mungkin sama besar dengan kontol Ricardo... read more

PROFESI SADO-MASOCHIST Aku amat menikmati profesiku sebagai militer! Suatu profesi yang dasarnya adalah membunuh atau dibunuh.Profesi yang jadi jiwa,raga,sukmaku dan jadi panggilan nafsu sex sejenis serta dorongan sado-masochist-ku. Aku juga bersyukur bahwa aku terlahir jadi laki-laki jantan yang kuat fisik dan mental sehingga cocok jadi anggota militer. Tidak heran jika aku bisa survive... read more

Pecut itu aku ayun-putarkan ke atas dan ujungnya aku lecutkan ke bagian bawah perut prajurit yang telanjang bulat itu, tepat di bagian pertumbuhan jembutnya : Whetttt!Cettarr! Suara dengung pecut itu segera diikuti dengan suara ujung pecut yang beradu dengan kulit yang ditumbuhi jembut sang prajurit:Cettarr! bagaikan bunyi letusan pistol dan..: AAAAGH!, si prajurit menjerit tertahan, amat... read more

PENGANTAR Siapa yang tak suka menyiksa? Bohong besar kalau ada yang mengatakan dirinya tidak suka menyiksa! Nyatanya kalau ada maling tertangkap di jalan, pasti akan berebutan orang datang untuk ramai-ramai menghajar maling sialan itu. Terlepas dari apakah yang dihajar itu benar-benar maling atau bukan! Bahkan ada maling yang sekalian disiram bensin badannya lalu dibakar hidup-hidup sampai... read more

LETNAN BENNY Letnan Benny adalah salah seorang perwira yang bertugas sebagai mentor. Mentor atau pembimbing bertindak untuk mempersiapkan para pemuda sipil yang segera akan dimiliterkan [militerisasi]. Karena itu pada waktu-waktu tertentu ia harus bertugas di kawah Candradimuka - suatu kampus akademi militer, dimana pemuda-pemuda dibentuk jadi militer sejati.Tentu saja dengan penyiksaan... read more



Page 1 of 4

   1 2 3 4