'Mengendalikan pengeluaran pejuh seorang budak' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Oct 18, 2018 - Home of 21343 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Mengendalikan pengeluaran pejuh seorang budak

By Tommy Rinaldo Vito

submitted June 1, 2006

Categories: In Indonesian

Text Size:

PROLOG

Mungkin saja cerita ini tidak jelas alurnya atau tidak ada plotnya. Tetapi yang penting adalah bahwa cerita ini merupakan kisah nyata[!].Nyata bagaikan ta'i di lobang kakus atau bagaikan laki-laki yang mimpi basah lalu terbangun dari tidur-nya!Nyata-nyata dia melihat bahwa pejuhnya telah muncrat, mengotori kancutnya atau seprei tempat tidur atau mengotori sebagian jembutnya jika dia kebetulan tidur sambil telanjang bulat seperti yang biasanya dilakukan oleh semua lelaki homo-sex! Ta'i!

Jadi, yang penting adalah apakah kisah ini kisah nyata atau bukan [fakta atau fiksi] dan apakah orang yang membacanya kontolnya jadi ngaceng atau tidak. Syukur-syukur kalau cowok yang baca cerita cabul sialan ini sampai ingin ngeloco dan mengeluarkan pejuhnja : CROOOOOOOOOOOOOOOOOOOOT! CROOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOT! CROOOOOOOOOOOOOOOOOOT!

EPILOG

Ketika kontol sudah ngaceng berat,tegang, kepala-nya [glans penis] berwarna merah-ungu berkilat-kilat, biasanya ujung lobang kencing membasah oleh mazie [pre-cum], maka saat itu lah puncak kenikmatan. Tidak heran, jika orang-biasa punya keyakinan "Surga ada di telapak kaki ibu", maka cowok homosex berkeyakinan bahwa "Surga ada di ujung kontol masing-masing!". Kenikmatan saat pejuh hampir keluar itulah yang rasanya bagaikan nyawa moksa ke nirwana. Setelah pejuh muncrat keluar maka "semuanya telah berakhir"! Ta'i!

Sebelumnya tak pernah aku bayangkan bahwa pejuh yang sudah penuh di dalam peler, jika tak boleh dikeluarkan bisa membikin stress.Tak pernah pula aku bayangkan bahwa menghalangi seseorang untuk mengeluarkan pejuhnya [sex deprivation] merupa-kan siksaan berat! Itulah yang sering aku alami semenjak aku dijadikan milik Mas Teguh dengan status sebagai budak sex atau sex slave!

Mas Teguh adalah seorang Perwira Militer yang berpangkat tiga kuntum melati [Kolonel].Meskipun beliau umurnya hampir atau bahkan sudah paruh baya, yaitu sekitar 40'an tapi tubuhnya masih kencang seperti anak muda, kontolnya tok-cer dan pejuhnya bukan main mutunya : kental dan banyak!

Di samping vitalitasnya yang masih tinggi,beliau juga punya physical fitness[kesemaptaan jasmani] yang prima! Setiap hari beliau lari 5 km seperti Presiden George W. Bush dan melakukan push up, sit up dan pull up total 1000 kali sehari!Beliau sanggup mengeluarkan pejuh setiap hari.Tiap hari lebih dari satu kali. Tidak heran, jika selain beliau sanggup mengentoti isterinya, beliau juga masih punya sisa vitalitas untuk memuaskan nafsu sejenisnya padaku [budak sexnya] dan pada Rahman [anak angkatnya].Otot-otot beliau yang ketat dan indah diperoleh dari latihan beban intens yang praktis dilakukan beliau setiap hari. Karena itu beliau juga selalu masih punya selera dan tenaga untuk menghajar, menyiksa dan memperkosa kami [aku dan Rahman] dengan amat kejam dan sadis di villa beliau!Menurut beliau,dorongan sadis untuk menyiksa adalah bukti kelaki-lakian beliau yang sejati! Di dalam dinas, Mas Teguh juga sering menyiksa anak buah beliau dan juga para tahanan militer.Beliau selalu saja punya alasan yang sah untuk menyiksa anak buah beliau dan para tahanan militer!

BRONGSONG KONTOL

Jika menyambangi budak dan "anaknya" divilla,Mas Teguh sering memaksa aku onani,tapi ketika pejuh-ku hampir keluar - aku harus bilang - dan waktu aku bilang bahwa pejuhku hampir keluar maka aku dipaksa menahan muncratnya pejuhku, lalu aku dipaksa menghentikan onaniku! Kemudian Mas Teguh memasangkan brongsong kontol dari logam [buatan luar negeri], sehingga aku tak bisa memanipulasi atau memain-mainkan kontolku, akibatnya pejuhku batal dimuncratkan dan aku jadi frustrasi!

Sebelum dipasangi brongsong kontol, aku biasanya melampiaskan nafsuku pada teman serumah[Rahman], kalau Mas Teguh sedang tidak berada di rumah.Aku memaksa agar aku boleh menyodokkan kontolku ke mulut Rahman atau ke lobang pantatnya.

Kalau Rahman tidak mau, aku ancam dan aku paksa dengan kekerasan. Tubuhku jauh lebih besar dan lebih kuat dari Rahman. Rahman takut dan segan padaku!

Tetapi setelah kami berdua dipasangi brongsong kontol dari logam yang bisa dikunci, maka aku terpaksa hanya bisa memendam nafsuku untuk mengeluarkan pejuh.Paling-paling aku hanya bisa melampiaskan nafsu sadis dan nafsu agresifku kepada Rahman dengan memukulinya atau menghajar-nya.Kasihan juga Rahman! Dia anak baik, tapi dia jatuh di tangan manusia-manusia bejat macam aku! Agh! Ta'i!

Sebelum Mas Teguh dapat kiriman dua brongsong kontol dari temannya di pusat homosex dunia San Francisco [Amerika Serikat], jika beliau ingin menyiksa aku dengan cara sex deprivation, mula-mula aku disuruh onani [Lebih tepat, aku dipaksa onani, karena perintah beliau diiringi lecutan cemeti yang kerasss[!] ke punggung atau bokong- ku]].Saat pejuhku hampir keluar aku harus lapor beliau dan menghentikan onaniku. Kemudian beliau memasung aku di lantai bertelanjang bulat.Dalam posisi aku telentang kedua tanganku diborgol ke atas dan kedua kaki dan pahaku dirantai dengan ketat. Aku tak bisa menggerakkan atau menggoyang panggulku untuk menyelesaikan onaniku. Kontolku amat tegang tetapi aku tak bisa mencapai puncak syahwat.Aku jadi frustrasi,stres dan merasa amat tersiksa! Aku dibiarkan begitu sampai kontolku loyo lagi setelah memuncratkan cairan mazie [pre-cum]!

Yang membikin aku makin tersiksa adalah produksi pejuhku banyak dan melimpah.Sehingga kalau pejuh-ku tidak dikeluarkan, biji pelerku terasa pegal dan kontolku terasa kencang, ngaceng terus minta diloco! Produksi pejuhku yang banyak itu dipicu oleh obat-obat penambah vitalitas atau libido yang dipaksakan oleh Mas Teguh untuk aku minum. Antara lain : Pasak Bumi,Kapsul Kuku Bima, Irex, Tongkat Ali, Hormoviton,dan Ma'djoon.

Obat perangsang dan penambah nafsu syahwat itu telah membuat vitalitas sexualku meningkat tajam dan aku mampu mengeluarkan pejuh beberapa kali tiap hari,tidak lemes,tetap terasa nikmat dan pejuhku tetap kental [tidak encer].

Setiap hari, aku juga dipaksa Mas Teguh harus minum ramuan rebusan telor ayam kampung sebutir, dicampur madu satu sendok makan, merica sedikit, kecap manis satu sendok makan diikuti secangkir kopi-susu!Untuk bisa menenggak ramuan sialan ini badan harus benar-benar sehat. Kalau punya darah tinggi atau kolesterol atau sakit kencing manis jangan coba-coba. Resep itu hanya untuk lelaki sejati yang sehat jasmani dan rohani! KONTOL! Ta'i!

Akibat obat dan ramuan penambah nafsu syahwat seperti itulah, kedua biji pelerku dipacu untuk memproduksi pejuh yang lebih banyak tetapi tetap bermutu. Padahal dalam keadaan normal produksi pejuhku sudah melimpah ruah! Bisa dibayangkan, betapa menderitanya aku dan kontolku kalau aku dihukum dengan siksaan semacam sex deprivation [tak boleh mengeluarkan pejuh].

Bahkan sekarang kontolku jadi tegang terus dan bolak balik mengeluarkan mazie [pre-cum] setiap kali ngaceng. Kedua puting susuku juga terasa kencang, ketat, melenting, nikmat jika tergesek bajuku. Karena rangsangan spontan itu aku selalu ingin bertelanjang bulat saja untuk meringankan rangsangan akibat gesekan kancut pada kontolku dan gesekan baju pada kedua puting susuku! Agh! Ta'i!

Menjadi milik seorang Majikan [Master] ternyata tidak mudah. Hal ini aku baru rasakan sekarang, setelah hampir setahun aku dimiliki oleh Mas Teguh seorang Perwira Menengah [Kolonel]. Bukan saja aku harus mengikuti semua perintah dan juga kemauan beliau dan dijadikan sasaran pelampiasan nafsu sex sejenis, tetapi juga aku jadi sasaran pelampiasan nafsu sadis beliau. Untunglah Mas Teguh punya dua orang budak sex[sex slave],yaitu aku dan Rahman. Dengan demikian aku bukan satu-satunya sasaran pelampiasan nafsu sadis dan aku punya teman curhat tentang apa yang kami rasa-kan bersama, yaitu : jadi milik Mas Teguh yang ganteng, berotot dan berkontol besar tapi sadis-nya luar biasa!

Yang seorang lagi adalah Rahman - pemuda umur 19 tahun - yang sudah aku ceritakan di atas. Rahman resminya anak angkat Mas Teguh tapi diperlakukan tidak lebih dari budak sex beliau - seperti aku!

Rahman anak orang miskin yang lalu bekerja jadi kacung di villa Mas Teguh, karena Rahman cerdas, bersih dan ganteng[dan kontolnya besar],dia lalu dijadikan anak angkat oleh Mas Teguh dan disuruh sekolah lagi! Dibawah binaan Mas Teguh [tentu diselingilecutan-lecutan cemeti]Rahman melakukan latihan intens binaraga,sehingga tubuhnya tumbuh jadi berotot ketat 'bak otot-otot tubuh Primus Yustisio!

Aku sendiri anak guru SMA [ayah-ibuku guru SMA], dan kedua orang-tuaku sudah meninggal dunia. Aku anak tunggal dan umurku 27 tahun. Meskipun orang-tuaku miskin [seperti halnya semua guru],tetapi aku berhasil disekolahkan sampai SMA/SMU dan aku berhasil menyelesaikan Sarjana/S-1 Ekonomi di UT [Universitas Terbuka].Karena sukar mencari kerja maka aku bekerja di sebuah producton House. Mula-mula jadi OB [Office Boy],lama-lama aku diangkat jadi Satpam, karena aku punya ban hitam karate dan dasarnya aku suka berkelahi sejak kecil!

Ketika aku sedang bekerja jadi Satpam Production House aku terpikat pada seorang presenter cowok yang tampan dan jantan[penyiar TV] dan aku jatuh di bawah telapak kakinya. Di luar jam tugas-ku sebagai Satpam aku mengabdikan diriku sebagai kacung merangkap budak sex-nya. Ketika aku jumpa Mas Teguh seorang Kolonel, aku memutuskan untuk meninggalkan Sang Penyiar untuk jadi budak sex Sang Kolonel.Karena itu aku kemasi barang-barang-ku dan aku tinggalkan surat permohonan diri pada majikanku Sang Penyiar dan lalu aku menyerahkan diriku ke dalam cengkeraman Sang Kolonel yang ternyata teramat sangat sadis itu!

Aku jumpa Mas Teguh disebuah Dojo[tempat latihan karate]. Aku jatuh cinta pada pandangan pertama sewaktu aku melihat ketampanan, kejantanan, dan keketatan otot Mas Teguh! Sejak itu aku langsung ngintil[mengikuti terus dari belakang] Mas Teguh dan aku memohon agar aku bisa dijadikan budak beliau.

Aku siap dan bersedia diapakan saja oleh beliau: dihajar,disiksa dan diperkosa!Bahkan aku serah-kan jiwa-ragaku pada beliau[dalam bahasa Inggris disebut "submission" = penyerahan diri]. Tentu saja beliau tidak langsung menerima aku. Mula-mula aku diperiksa dulu oleh beliau seperti tes penampilan lahiriah dalam ujian calon taruna akademi militer. Aku disuruh telanjang bulat di depan beliau dan semua bagian tubuhku dicek.Lalu aku disuruh onani di hadapan beliau agar beliau bisa melihat pancaran pejuhku. Lobang pantatku juga diperiksa apakah masih perawan atau sudah dobol karena sering dirojok kontol cowok lain! Ta'i!Ternyata beliau cukup puas dan menganggap aku sangat tepat untuk dijadikan pelampiasan nafsu sejenis dan nafsu sadis beliau!

Selanjutnya, karena aku telanjang bulat, beliau langsung saja menghajar dan menyiksa aku. Aku dipaksa untuk melakukan sit up, push up dan pull up masing-masing 1000 kali [sambil telanjang bulat].Setelah itu, dalam keadaan tubuhku masih bercucuran keringat dan berkilat kilat, beliau berkenan untuk menghajar tubuhku dengan cemeti sampai kulitku lebam, bilur, lecet dan berdarah-darah!Aku merasa tindakan Mas Teguh amat jantan, kelaki-lakian dan militeristik! Tetapi ternyata itu belum apa-apa.Setelah itu beliau masih juga sempat "mengobati" semua luka-luka lecet akibat lecutan itu dengan yodium tincture. Karena aku kelojotan dan menggelinjang kesakitan, sebagai hukuman, beliau menempeli pahaku kiriku dengan besi panas dan lalu menyetrum kontol dan lobang pantatku! Aku hampir pingsan disiksa dengan amat kejam begitu. Ternyata siksaan-siksaan seperti itu,setelah aku jadi budak sex beliau, merupa-kan "makanan"-ku setiap kali aku akan dijadikan pelampiasan nafsu sejenis Mas Teguh, merupakan suatau "foreplay" sebelum aku dientot beliau!

Mas Teguh mengakhiri siksaannya dengan menyodok-kan sebuah kawat ke dalam lobang kencingku dan memaksakan masuk sebuah dildo [kontol buatan] dari kayu yang permukaannya bertonjol-tonjol ke dalam lobang pantatku.Keruan saja lobang kencing dan lobang pantatku segera mengeluarkan darah segarr! Lobang kencingku terasa perih dan panas akibat disodok-sodok kawat dan selama seminggu air kencingku jadi berwarna merah seperti air cucian daging!

Kebetukan aku dianugerahi wajah yang tampan dan tubuh yang bagus berkat latihan-latihan fisik yang intens, yaitu jogging setiap hari disertai sit up, push up, pull up masing-masing 1000 X sehari, diikuti latihan beban yang sistematis, berenang sekali seminggu dan latihan karate dua kali seminggu!Dengan latihan fisik yang demikian intens tidaklah mengherankan jika tubuhku sangat atletis, ketat dan berotot tanpa gumpalan lemak sedikit pun!

Agaknya itulah yang membuat Mas Teguh berselera untuk memiliki aku jadi budak sex beliau [sex slave]. Tapi, semuanya yang aku miliki itu masih ditambah dengan ukuran kontol dan biji pelerku yang mungkin hanya bisa dikalahkan ukurannya oleh kuda Australia atau kuda Arab saja!Produksi pejuhku juga melimpah bagaikan produksi pejuh kuda pejantan[pemacek] atau stud!Kalau aku onani aku lihat bahwa pejuhku bisa terpancar jauh dari lobang kencingku.

ANTICLIMAX

Setelah jadi milik Mas Teguh atau jadi budaknya aku dipaksa Mas Teguh harus minum obat-obatan penambah produksi pejuh dan obat penambah nafsu pejantan. Akibatnya roduksi pejuhku meningkat tajam dan melimpah.Agresifitasku juga meningkat, karena itu aku sekarang juga berlatih tinju di samping karate. Latihan tinju sangat baik untuk menyalurkan agresifitas, terutama waktu sedang latihan memukul sandsack! Meskipun begitu tetap saja aku ngebet ingin mengeluarkan pejuh, tapi tidak bisa! Sungguh suatu siksaan yang tak kalah kejamnya dengan sunat militer,yaitu tanpa pemati rasa atau siksaan berupa paha yang ditempeli besi panas membara!

[KONTOLLL!!!!!]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Tommy Rinaldo Vito

This true story took place in the City of Batam, a city across Singapore which is separated by the Strait of Philips. This is about Alex - a handsome and muscular guy who works as private body-guard and his client Steve, a good looking, well built body,rich and young Eurasian business-man. Alex is 165 cm - 70 Kg, in his 27 and Steve is in his 30 years of age with almost the same size as Alex.... read more

Tokoh Alex adalah tokoh nyata. Ada orangnya dan sekarang masih hidup. Kisah-kisah tentang Alex adalah kisah nyata. Aku [Tommy Tjokro] adalah teman Alex.Kami adalah sahabat dekat. Karena itu Alex tidak ragu curhat kepadaku tentang apa saja.Tentang hidupnya, baik yang susah dan senang.Tentang pengalamannya jadi body-guard, mengawal macam-macam orang. Tentang kecenderungannya dan orientasi... read more

Although Alex was very busy guarding Steve and acted as his sexual partner, however Alex still had chances to experiment sexual encounter with others. Steve was doing business in the City of Batam - a neighbour city of Singapore. While sitting in the hotel lobby and guarding Steve - who was having a business meeting - Alex met Joko. Alex had been hired as a body-guard by Steve. Alex worked... read more

Before joining the Security Agency, Alex was with Abdul [Abdul Rahman Rasyid].Abdul was a rich gay man who had various kinds of businesses - which included operating gay bars.Gay bar actually was not common in Indonesia, although a couple of bars in Jakarta was once considered as gay bars. Because gays used to frequent the bars. Alex was once a security officer in Abdul owned gay bars.... read more

Alex was a good boy. His "mistake" was that he was such a good looking guy with beautiful body and a big cock. These provoked his martial art coach to always found reasons to punish him in order "to discipline" him. Meanwhile, Ab [his martial art coach] had always good reasons to inflict severe punishments upon him - for just minor infractions.But these punishments had made Alex a real man! ... read more

The Malay Dilema is the book written by Mahathir Mohammad. I have never read the book, nor have I seen it. But once I have to face the dilema to choose between two handsome and muscular Malay guys. Berkeliling dan berwisata di rantau ini adalah suatu pengalaman yang menggetarkan jiwaku yang kotor dan doyan sejenis ini.Di Nusantara ini ada beberapa negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei... read more

Accompanying Steve in a tour in the Peninsular Malaysia was really very enjoyable for my body and soul.Steve was such a passionate, homosexual and hypersexual guy.Everynight he asked me to be allowed to suck my cock and eat my cum.Luckily I am use to have abundant sperm in my balls,which was enough to cum twice or thrice daily without feeling weak! He asked me also to masturbate his huge... read more

Bang Abdulrahman Rasyid adalah seorang olahraga-wan. Dalam usianya yang baru 35 tahun dia sudah menyandang berbagai gelar kejuaraan dan berbagai kualifikasi ilmu beladiri. Meskipun mempunyai ijazah doktor tehnik kimia dari luar negeri [Jerman] tapi kecintaannya pada ilmu bela diri menyebabkan dia lebih memilih untuk mengembangkan ilmu bela diri dari pada menerapkan keahliannya di bidang... read more

It is very common that the side-walk in Jakarta is used by the vendors to make their living. So, most of the time people cannot walk on the side-walk because it is occupied by newspaper, fruit, food vendors or even street restaurants. After the economic crisis started in 1997, this has become worse and worse. I have always been interested in watching the street restaurants start their... read more

Bogor is a cool and beautiful city located about 60 km from Jakarta. During the Dutch Colonial Administration time - it was called Buitenzorg. It was then the second seat of the colonial government - after Batavia [now Jakarta] since the Governor General of the Dutch Indies lived in Bogor Palace. The incident told in this story took place in a camp located at the surrounding of Bogor. The... read more



Efforts of the government to stop the practice of brutality, sexual assault, torture and violence in STPDN has come to a complete failure. STPDN is a school run by the government for bureaucrats at the Local Governments. But, "Tradition cannot be stopped" said one of STPDN students,"We enjoy S/M in our school". 1. Lobang Pantat Praja Muda Usaha untuk mengakhiri kebejatan di STPDN gagal... read more

Telanjang bulat semua. Demikianlah kondisi para calon parjurit taruna (capratar)ini waktu mereka sedang "dijajakan" oleh para taruna senior untuk disewakan. Yang boleh menyewa adalah para taruna senior dan para perwira efektif alias perwira aktif. Perbudakan sementara ini merupakan "tradisi" di Akmil (Akademi Militer). Para capratar ini adalah pemuda-pemuda yang baru saja diterima atau... read more

The harsh whipping on naked bodies is one of the barbaric methods used in the boot camp.The whips are liberally used to maintain discipline of the recruits. Proding the recruit naked bodies with hot irons and giving electroshocks to their genital, ass hole, armpit are also very commonly done. The muscular instructors seems to have no mercy at all. Kami tiba di "Kawah Candradimuka" [yaitu... read more

The new recruits had never imagined that being members of the armed forces meant they are bound by a contract for miserable torture. They were just aware of it when the boot camp was started and when suddenly they found they were stripped naked and tortured! As new recruits they had to be naked almost all the time. It was meant to make them aware that they were men and to make them... read more

Slavery is still very much exist in the world. Bounded labour, indenture labour, child labour, you name it! All of them are forms of modern slavery.Even the real slavery- just like being practiced in the eighteen century - is still in existence today. What I had endured is just the worst part of my life i.e. when I was enslaved! I was enslaved mentally,physically,and sexually! I was also stripped... read more

Film Indonesia nyaris punah,kalau saja tidak ada produsen yang berani memulai produksi film untuk layar lebar seperti: "Cau Bau Kan" dan "Arisan". Seberapa jauh investasi yang dikeluarkan untuk kedua film tersebut? Apakah sebanding dengan film berjudul "Tora!Tora!Tora!" tentang serangan Angkatan Udara Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii - tidak jelas. Film "Arisan" terasa amat indah karena di... read more

Jeffri masih tergantung di tiang pencambukan. Tubuhnya yang telanjang bulat,putih,atletis dan ketat berotot itu penuh bilur, lembam dan lecet berdarah. Ia baru saja mewakili teman-temannya satu angkatan menerima "Lecutan Pertama". Kedua lengannya terangkat ke atas dan bergantung pada rantai besi yang mencekal borgol di masing-masing pergelangan tangannya.Kakinya mengangkang dan masing-masing... read more

Nafsu menjadi budak seakan tertanam dalam otakku sejak lahir. Keinginan jadi budak seorang lelaki muncul saja tiba-tiba dalam diriku yang kemudian makin lama meningkat, makin kental dalam diriku. Tidak ada yang lebih nikmat selain menjadi budak Tommy Tjokro dan Abdul Rahman Rasyid.Kedua cowok itu ganteng tapi sadiss(!)-nya bukan main!Tommy maupun bang Abdul,keduanya ahli mengayun pecut! ... read more

BUKAN KHAYALAN SEMATA Ada yang mengira penulis cerita sialan ta'i ini berkhayal atau berfantasi. Padahal, ini adalah kisah nyata yang senyata-nyatanya - seperti ta'i di lobang kakus - nyata dan bau ta'i (!) dan apa adanya! Nyata! Seperti halnya seorang pemuda remaja yang barusan mimpi basah. Mula-mula terasa kancutnya basah sewaktu dia terbangun. Ketika dilihat, ter-nyata memang... read more

PERJUMPAAN PERTAMA Aku berjumpa di kantor dengan Yopi ketika dia melamar pekerjaan.Umurnya 18 tahun dengan ijazah SMA.Aku ingin menerima Yopi bekerja di kantorku, pertama:karena Yopi cowok ganteng,tegap atletis dan yang kedua:karena aku ingin menolong dia. Jadi memang nafsu sudah mengatasi niat baikku. Sebetulnya aku bisa saja menerima dia bekerja di kantorku, sebab aku orang... read more



MENGHAJAR PRAJURIT Rudiyanto [Rudy] adalah anak buahku di batalyon. Umurnya 18 tahun. Dia tamatan SMU dan lazimnya tamatan SMU melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi tekanan ekonomi mengharuskan dia memilih jalan lain.Dia berpangkat Prada[Prajurit Dua].Jadi,ijazah yang dipunyai jauh lebih tinggi dari yang seharusnya menjadi persyaratan seorang tamtama. Sejak pertama aku jumpa... read more

PECUT, CAMBUK, DAN CEMETI Sewaktu masih taruna senior dan setelah aku jadi pelatih taruna di Akmil,cemeti,pecut atau cambuk adalah alat favoritku untuk mendisiplin pemuda-pemuda yang sedang dibentuk untuk jadi militer sejati.Betapa indah dan nikmatnya melihat pemuda remaja yang tengah menanjak dewasa itu telanjang dada atau telanjang bulat, tampak menggelinjang, kaget kesakitan saat lecutan... read more

TAHANAN YANG TAMPAN, BEROTOT KETAT Tahanan itu berpangkat bintara [sersan]. Tubuhya tinggi besar,atletis dan berotot ketat.Tidak ada segumpal lemak pun yang tampak di tubuhnya yang saat itu sedang telanjang bulat tidak berpenutup selembar benang pun.Tidak jelas apa kesalahannya atau pasal apa dari hukum militer yang dilanggar-nya. Bisa jadi dia tidak bersalah. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia... read more

MAGANG Apprenticeship atau "magang" adalah suatu proses dimana seseorang belajar atau berlatih untuk mampu bekerja dalam profesi tertentu. Misalnya, untuk menjadi pandai besi maka seseorang bekerja dan belajar pada seorang pandai besi senior.Pada saatnya kelak si pemagang dapat berdiri sendiri dan bekerja sebagai pandai besi profesional. Pada waktu aku jadi Capratar [Calon Prajurit... read more

Siapapun pasti akan malu jika harus melepas baju dan celananya di depan orang banyak, meskipun di depan sesama jenis.Itulah perasaan yang aku rasa-kan sewaktu jadi "new recruit",yaitu waktu untuk pertama kalinya masuk kampus kawah Candradimuka sebagai kadet baru yang disebut : calon prajurit taruna [Capratar]. Candradimuka adalah suatu kampus akademi militer di suatu negara di dunia.... read more

ANAK TUNGGAL Meskipun anak tunggal,tetapi aku bukan tipe anak yang manja.Entah karena kedua orangtuaku pandai mendidik anak ataukah aku memang anak baik. Dari segi kelaki-lakian dan kontol, aku disunat sejak kecil.Jadi aku tak pernah melihat kulupku sendiri seumur hidup. Kata teman-temanku yang pernah mandi bareng dengan aku, kontolku besar. Mungkin sama besar dengan kontol Ricardo... read more

PROFESI SADO-MASOCHIST Aku amat menikmati profesiku sebagai militer! Suatu profesi yang dasarnya adalah membunuh atau dibunuh.Profesi yang jadi jiwa,raga,sukmaku dan jadi panggilan nafsu sex sejenis serta dorongan sado-masochist-ku. Aku juga bersyukur bahwa aku terlahir jadi laki-laki jantan yang kuat fisik dan mental sehingga cocok jadi anggota militer. Tidak heran jika aku bisa survive... read more

Pecut itu aku ayun-putarkan ke atas dan ujungnya aku lecutkan ke bagian bawah perut prajurit yang telanjang bulat itu, tepat di bagian pertumbuhan jembutnya : Whetttt!Cettarr! Suara dengung pecut itu segera diikuti dengan suara ujung pecut yang beradu dengan kulit yang ditumbuhi jembut sang prajurit:Cettarr! bagaikan bunyi letusan pistol dan..: AAAAGH!, si prajurit menjerit tertahan, amat... read more

PENGANTAR Siapa yang tak suka menyiksa? Bohong besar kalau ada yang mengatakan dirinya tidak suka menyiksa! Nyatanya kalau ada maling tertangkap di jalan, pasti akan berebutan orang datang untuk ramai-ramai menghajar maling sialan itu. Terlepas dari apakah yang dihajar itu benar-benar maling atau bukan! Bahkan ada maling yang sekalian disiram bensin badannya lalu dibakar hidup-hidup sampai... read more

LETNAN BENNY Letnan Benny adalah salah seorang perwira yang bertugas sebagai mentor. Mentor atau pembimbing bertindak untuk mempersiapkan para pemuda sipil yang segera akan dimiliterkan [militerisasi]. Karena itu pada waktu-waktu tertentu ia harus bertugas di kawah Candradimuka - suatu kampus akademi militer, dimana pemuda-pemuda dibentuk jadi militer sejati.Tentu saja dengan penyiksaan... read more



Page 1 of 4

   1 2 3 4