'Kelaki-lakian dan kejantanan di Mess Perwira' - gay sex story @ Menonthenet.com's Gay Erotic Stories

Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Oct 17, 2018 - Home of 21338 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Kelaki-lakian dan kejantanan di Mess Perwira

By Tommy Rinaldo Vito

submitted August 14, 2006

Categories: In Indonesian

Text Size:

JANTAN DAN MILITERISTIK

Sudah dua tahun aku bertugas di suatu pasukan khusus [pasukan elite] di negaraku. Selama itu pula aku tinggal di suatu Mess Perwira yang terletak di komplex kesatuan tempat aku bertugas.

Bagiku Mess Perwira adalah tempat yang teramat menyenangkan karena suasananya amat jantan dan kelaki-lakian dan terasa sangat militeristik.

Ada sepuluh orang perwira yang tinggal di mess itu dengan pangkat mulai dari Letnan Dua [Letda]sampai Mayor. Semuanya adalah abituren [alumni] suatu akademi militer [Akmil] yang terkenal dan bergengsi [prestigious] di negaraku. Di samping merupakan akademi militer yang prestigious juga terkenal sebagai institusi pendidikan militer yang menerapkan metode pembentukan para pemuda remaja menjadi tentara dan perwira dengan cara-cara yang kejam, sadis, di luar batas-batas peri kemanusiaan. Tetapi, tentu saja cara-cara itu sangat efektif dan teramat jantan dan kelaki-lakian. Sehingga semua abiturennya benar-benar terbentuk jadi tentara tulen dan perwira yang sesungguhnya serta jadi laki-laki sejati [real man]!

TELANJANG BULAT DI MESS

Tidak heran jika suasana di Mess Perwira juga terasa amat jantan. Jika sedang berada di mess, para perwira itu bertelanjang bulat saja! Karena semua penghuninya adalah laki-laki dan semuanya anggota tentara!

Bertelanjang bulat di luar dinas merupakan nilai-nilai yang sudah ditanamkan kepada kami sejak masih berstatus taruna [kadet] akademi militer! Dengan bertelanjang bulat maka kami selalu sadar bahwa diri kami adalah laki-laki. Dengan selalu bertelanjang bulat pula, kami merasa lebih PD = Percaya Diri dan akibatnya kami juga selalu ber-usaha menjaga penampilan fisik kami. Kebiasaan telanjang bulat di Mess Perwira ini tidak ada hubungannya dengan gaya hidup nudist atau pun naturalist,melainkankan sesuatu yang memang lazim dilakukan di dunia militer laki-laki di seluruh dunia!

Untuk menjaga privacy dan rasa kemiliteran kami, ada bagian di mess yang tidak boleh dimasuki orang luar, kecuali penghuni mess dan seorang tamtama bernama : Prada [Prajurit Dua] Yatin. Yatin bertugas mengurus mess.Termasuk membersih-kan dan juga melayani para perwira penghuni mess.

Bagiku yang terjun ke dunia militer semata-mata hanya untuk bisa menikmati kejantanan dan kelaki-lakian - suasana mess itu terasa amat sexy dan menyenangkan. Aku merasa berada di Surga Firdaus aku merasa seakan nyawaku moksa ke Surga Nirwana. Betapa tidak? Aku dikelilingi perwira -perwira muda yang yang tampan, jantan, atletis, bertubuh ketat dan berotot dan jika sedang berada di mess semuanya hampir selalu bertelanjang bulat!Seakan mereka itu adalah para bidadara[bidadari cowok].

Tentu saja aku yang abituren Akmil dan saat aku menulis cerita ini berpangkat Letnan Dua, turut menyesuaikan diri. Begitu juga Prada Yatin yang pelayan mess itu. Kami berdua juga bertelanjang bulat jika sedang berada di mess.

TES PENAMPILAN LAHIRIAH

Kontol para perwira juga rata-rata besar-besar ukurannya. Tidak kalah dengan ukuran kontol dari Raja Kontol Ricardo Gelael yang amat terkenal di Jakarta itu!Ukuran kontol perwira abituren Akmil memang besar-besar.Karena pada waktu tes seleksi untuk jadi taruna,mereka harus melalui suatu tes penampilan lahirian [physical appearance] dan memang besarnya ukuran kontol juga jadi kriteria kelulusan dan diterima-tidaknya para calon jadi taruna!

Pada waktu tes penampilan lahiriah, para pemuda remaja yang mendaftar jadi calon taruna diharus-kan berjalan telanjang bulat dihadapan satu tim penguji yang terdiri dari para perwira senior.

Mereka juga harus mengangkat kedua lengan keatas untuk dapat dilihat pola pertumbuhan bulu ketek mereka dan menunduk sampai menungging untuk bisa dilihat bentuk lobang pantat [bool,silit] mereka.

Pola pertumbuhan jembut,bulu ketek,dan juga bulu kaki, bulu dada, bulu perut [jika ada], mau tak mau harus jadi pertimbangan para anggota tim penguji. Untuk menentukan apakah seorang calon bisa diterima atau tidak jadi taruna.Pertumbuhan rambut [bulu] dewasa ini bagaimanapun menentukan dan mempengaruhi penampilan lahiriah mereka! Dan itu lah maksudnya tes penampilan lahiriah: "That is physical apperance test for!".

Puncak dari tes penampilan lahiriah adalah saat para calon taruna itu diharuskan onani di depan tim penguji untuk dilihat bentuk kontol mereka sewaktu ngaceng dan puncak ereksi mereka, waktu mereka hampir mencapai puncak syahwat [orgasme] yang ditandai dengan pejuh mereka yang muncrat keluar dari lobang kencing mereka dan berceceran kemana-mana : CROOOOOOOOOOOOT! CROOOOOOOOOOOOOOT!

Jarak pancaran pejuh dari lobang kencing juga diukur. Makin jauh pancarannya maka score calon itu makin bagus. Kalau pancaran pejuh calon itu cukup jauh [misalnya ada calon yang pancarannya sampai satu meter dari lobang kencingnya] biasa-nya calon itu disuruh mengulang onani sampai 2 - 3 kali.[Katanya tim penguji itu harus memastikan apakah pancaran pejuh yang jauh itu adalah suatu kabetulan ataukah benar merupakan kemampuan dan vitalitas calon dalam memuncratkan pejuhnya!].

Beberapa calon yang vitalitasnya tinggi dengan enteng melakukan onani bolak-balik,tapi sebagian calon yang lain hanya bisa mengeluarkan pejuh sekali sehari. Sehingga,mereka harus susah-payah mengocok-ngocok kontolnya agar pejuhnya dapat keluar lagi! Meskipun hanya sedikit saja! Ta'i!

Melihat calon yang sedang susah payah mengocok kontolnya di depan banyak orang - agar pejuhnya keluar lagi - sungguh suatu pengalaman yang unik dan asyik!!!Kontol!

Tentu saja meskipun calon itu pejuhnya hanya bisa keluar sekali saja, tidak akan mempengaruhi kelulusannya,sepanjang score-nya yang lain cukup baik.Tim penguji itu hanya sekedar mau melakukan tes mental sebagai tambahan [ekstra] bagi para calon sialan itu!Yaitu untuk menguji rasa PD = Percaya Diri mereka!

Sebab jika seorang pemuda remaja sudah "bisa" dan sudah "berani" ngeloco di depan orang lain, sudah pasti cowok itu seorang yang sangat PD = Percaya Diri, bukan?! Ta'i!

Tidak jarang para calon taruna yang semuanya ber-telanjang bulat itu tubuhnya jadi berkilat-kilat oleh keringat. Karena mereka merasa nikmat saat melakukan onani-wajib itu dengan intens! Indah sekali!

TES TAMBAHAN : DIHAJAR DENGAN CEMETI

Terkadang tim penguji itu melakukan tes tambahan [ekstra] yaitu para calon taruna itu diberikan lecutan cemeti beberapa kali, dengan ayunan yang teramat KERAS!.Untuk mengetahui bagaimana reaksi tubuh mereka yang bertelanjang bulat itu jika dihajar dengan cemeti! Karena setelah mereka diterima jadi taruna, mereka akan sering dihajar dengan pecut untuk "melaki-lakikan" mereka atau menjadikan mereka laki-laki dan tentara sejati!

Karena sudah diberitahu bahwa mereka tidak boleh bersuara waktu sedang dihajar dengan pecut, maka para calon taruna itu tidak berani mengeluarkan suara, merintih atau berdesah! Apalagi berteriak kesakitan. Mereka hanya tampak menggeliat serta menggelinjang dan kaget sewaktu ujung cemeti itu menghunjam kulit tubuh mereka yang bertelanjang bulat itu : CETARRR!!!Mereka tampak menarik rona wajah yang teramat kesakitan.Sementara itu kulit mereka yang baru dilecut tampak bilur-memerah, lebam,luka lecet, dan mengeluarkan darah segarr! Indah, jantan dan sadis sekali!

Tes penampilan lahiriah merupakan bagian yang terindah dari proses seleksi calon taruna. Baik untuk sekedar dilihat maupun dirasakan sendiri! Aku sendiri amat-sangat menikmati tes penampilan lahiriah - sewaktu aku menjalani seleksi calon taruna !

TEMPAT-TEMPAT BERTELANJANG BULAT

Jika sedang berada di rumah [di mess], penghuni Mess Perwira bertelanjang bulat di ruang makan, ruang TV, kamar tidur dan di halaman belakang.

Sedangkan jika berada ruang tamu, maka minimal kami mengenakan kancut atau boxer. Tapi kami selalu telanjang dada saja jika berada di ruang tamu Mess Perwira. Para perwira itu suka sekali bertelanjang dada di hadapan orang lain karena mereka mau menunjukkan bentuk tubuh mereka yang atletis, ketat dan berotot itu!

Tubuh-tubuh kami penghuni Mess Perwira terjaga keketatannya, karena kami rajin sekali push up dan sit up jika ada waktu luang di mess. Tentu saja push up dan sit kami lakukan bertelanjang bulat. Tak jarang gerakan push up dan sit sambil telanjang bulat itu membuat kontol kami jadi ngaceng terangsang. Sehingga akhirnya kami jadi terpaksa [keterusan] harus ngeloco.Agh! Nikmat!

Kami penghuni mess sudah biasa ngeloco secara terbuka - tanpa sembunyi-sembunyi - di hadapan sesama penghuni mess. Suatu hal yang juga sudah biasa kami lakukan sewaktu kami jadi taruna di Akmil dulu! Hal ini merupakan bukti bahwa kami memang punya rasa Percaya Diri yang besar! Sebab ngeloco adalah sesuatu yang sangat pribadi! Tapi sebagai militer sejati kami tidak ragu mengocok kontol di depan orang lain. Sepanjang orang lain itu sesama lelaki, apalagi dan sesama tentara!

Di mess tersedia alat-alat olah-raga lengkap termasuk barbel, halter, mesin-mesin olah raga lainnya untuk latihan beban dan membentuk otot.

Alat-alat itu digunakan secara sangat intens oleh kami para penghuni, siang malam. Jika akan latihan beban, kami memasangkan jockstrap dulu [supporter] supaya biji peler kami tidak kondor [burut, hernia].

Latihan fisik, latihan beban, dan latihan bela diri merupakan siklus rutin dalam kehidupan kami di Mess Perwira pasukan elite itu,seakan jadwal sholat - yang akan berdosa - jika ditinggalkan!

Tiap penghuni mess punya jadwal individu yang tidak sama. Sebagai contoh, ada yang jogging subuh, ada yang sore,bahkan ada yang malam hari. Begitu juga latihan fisik: push up, sit up, pull up 1000 kali sehari sudah sesuatu yang mutlak.

Demikian pula jadwal latihan bela diri mingguan, jadwal latihan renang atau pun jadwal olah raga permainan : basket, volley, tenis, badminton. Jadwal itu juga disesuaikan dengan jadwal dari kesatuan masing-masing[setingkat Kompi]dan hobby masing-masing!

Olahraga militer seperti renang militer, jalan cepat [spitzmars], halang rintang [hindernis], punya jadwal sendiri. Termasuk latihan panjat tebing,latihan dengan tali-temali,meluncur,turun tebing dsb. Latihan fisik militer ini terjadwal dikesatuan masing-masing.Pendeknya,terasa sekali bagi kami : menjadi tentara, menjadi perwira dan menjadi lelaki sejati yang benar-benar jantan! Kontol!

BERJEMBUT DAN BERBULU KETEK LEBATT

Aku perhatikan, para perwira penghuni mess itu umumnya berjembut lebat, tebal dan tumbuh luass. Demikian juga bulu ketek mereka lebat!Tapi tetap enak dilihat karena otot lengan mereka ketat dan bagus. Begitu juga otot dada dan otot mereka. Sehingga lebatnya bulu ketek mereka justru jadi menambah cantik dan elok penampilan mereka yang jantan, menawan dan amat laki-lakian itu. Ta'i!

Karena para perwira itu hampir selalu telanjang bulat di rumah maka jika Yatin sedang menyapu atau mengepel lantai, dia amat sering menemukan rontokan rambut yang tak lain adalah rontokan : jembut, bulu ketek, atau bulu kaki para perwira itu!

Pada malam hari para perwira itu tidur dilantai. Juga dalam keadaan telanjang bulat - beralaskan kain atau panco mereka.Panco adalah mantel untuk militer penahan air hujan yang dirancang untuk dipakai waktu mereka bertempur mau pun latihan militer.

Di halaman belakang mess ada sedikit lapangan rumput di alam terbuka - yang dikelilingi pagar tembok. Pada malam hari sebagian penghuni mess ada yang tidur di luar beralas rumput dan tentu saja telanjang bulat!Maksudnya untuk membiasakan dan melatih tubuh mereka agar tegar,kuat dan ter-biasa menghadapi terpaan alam! Untuk mencegah dari gangguan nyamuk mereka melumuri kulit tubuh mereka yang telanjang bulat itu dengan cairan repellent anti nyamuk [misalnya : Autan].

Jika turun hujan,para perwira "pecinta alam" itu juga tidak bergeming,mereka tetap saja menentang hujan lebat sambil berbaring terlentang dan ber- telanjang bulat di atas rerumputan! Ta'i!

Apabila pagi hari [menjelang subuh] aku patroli berkeliling mess, maka tampaklah kontol perwira-perwira yang masih tidur[bertelanjang bulat] itu ngaceng semua. Karena memang pagi hari hormon testosteron meningkat dalam darah lelaki[sejati] dan kandung kemih mereka biasanya penuh dengan air kencing! Tak jarang aku menemukan di lobang kencing mereka ada lelehan pejuh - karena malam itu mereka mimpi basah! Indah bukan? Ta'i!

LATIHAN MENAHAN RASA NYERI DAN SAKIT

Motto perwira pasukan khusus adalah "Perwira tak kenal rasa sakit", karena itu kami juga sering gantian saling cambuk dengan berbagai cemeti, pecut, cambuk yang tersedia.Bagi perwira yunior yang baru masuk mess,pasti harus melalui proses inisiasi atau "perpeloncoan" dengan merasakan lecutan cemeti dari para perwira senior penghuni mess satu per satu. Dengan perjanjian bagian kontol, biji peler, wajah,dan lengan tidak boleh jadi sasaran lecutan. Tapi bagian tubuh lainnya boleh dihajar semau-maunya!!!

Di samping itu kami juga rutin melakukan latihan bela diri full contact yang tentu berisiko luka, memar, bahkan patah tulang!Latihan tinju merupa-kan favorit kami.Pokoknya kalau bukan laki-laki yang betulan jangan berani-berani jadi penghuni Mess Perwira itu!

Sebulan sekali kami latihan gulat dengan macam -macam gaya - termasuk gaya Greco-Roman [Romawi-Yunani] yang dilakukan bertelanjang bulat.Untuk memberi semangat bertanding maka kriteria menang ada dua tahap,yang Pertama adalah membuat lawan terlentang dengan punggung menempel kelantai dan tahap Kedua adalah membuat lobang pantat lawan bisa tersodomi! Selanjutnya,pemenang akan diberi hak untuk menghajar lawan yang kalah bertanding dengan pecut! Ternyata semua penghuni mess itu amat antusias dengan pertandingan gulat ini!Tiap bulan pertandingan gulat yang amat jantan dan bernuansa sadis ini tak pernah absen dari jadwal Mess Perwira!

PRADA JADI MAINAN YANG MENGASYIKKAN

Permainan yang juga "menarik" di Mess Perwira adalah Yatin.Sebagai seorang berpangkat Prajurit Dua, tentu saja dia adalah yang paling yunior dari segi umur maupun pangkat di Mess Perwira.

Karena itu,disamping Yatin punya tugas membersih-kan mess, melayani kami para perwira, dia juga punya tugas-tugas lain yang tak kalah jantannya! Seperti : memijat tubuh para perwira, mengisap kontol perwira dan sekali-sekali lobang pantat-nya juga "dipakai" para perwira itu! Terkadang Yatin dipaksa harus menjilati tubuh perwira yang bercucuran keringat sehabis perwira itu latihan fisik atau latihan beban atau latihan bela diri, dengan lidahnya! Ada juga perwira yang menyuruh Yatin menjilati lobang pantatnya yang dikenal dengan kegiatan : "rimming". Yatin juga pernah aku lihat diperintah salah seorang perwira untuk menjilati ketiaknya yang berambut lebatt!

Kalau ada perwira yang iseng,Yatin juga kadang-kadang dihajar tanpa alasan - hanya sekedar mau melampiaskan nafsu sadis!Untunglah Yatin seorang prajurit pasukan khusus yang tegar dan tak kalah tanggap,tanggon,dan trengginasnya seperti para atasannya, para perwira sialan itu! Tidak jarang Yatin juga dipaksa untuk onani. Kebetulan Yatin punya vitalitas tinggi dan dia mampu mengeluar-kan pejuhnya sampai 2 - 3 kali sehari tanpa dia merasa lemess atau mengantuk! Maklumlah, kontol dan biji peler Yatin ukurannya amat besar.Kontol Yatin nyaris tak kalah besar dengan kontol kuda Arab atau kontol kuda Australia.Gede bangeth!!

Tubuh Yatin memang bagus, atletis, ketat dan berotot! Kalau sedang tidak ada acara, sekali-sekali Yatin juga dipaksa harus onani! Yang kami suka dari Yatin adalah diapakan saja, dia selalu menjawab secara militer dengan suara nyaring dan tegas :"SIAP!" dan dia akan melaksanakan semua perintah dengan penuh tanggung jawab, seperti layaknya seorang prajurit pasukan khusus! Yatin tak pernah mengeluh, walaupun dia diapakan saja! Prada Yatin memang laki-laki sejati dan prajurit tulen! Kami para perwira penghuni Mess Perwira amat bangga dan kagum dengan kejantanan dan jiwa kemiliteran Prada Yatin!

Yatin juga berwajah tampan dan berkontol besar dengan jembut lebat tapi dia tak berbulu ketek! Usia Yatin sekitar 19 tahun. Jika Yatin itu buah mangga,dia lagi mengkal-mengkalnya - enak untuk dirujak!Karena dia pemuda remaja,maka Yatin lagi enak-enaknya untuk dihajar, disiksa, dan tentu saja untuk diperkosa [dientot]!

Untuk mencegah agar bentuk lobang pantat Yatin tidak cepat berubah jadi seperti corong [akibat terlalu sering diembat kontol para perwira],maka bagian tubuh Yatin yang lain yang jadi sasaran entotan para perwira. Termasuk mulut,ketiak, dan paha Yatin.

Yatin dipaksa mengempit kontol para perwira itu dengan ketek atau pahanya yang sudah dirapatkan. Lalu perwira itu maju-mundur menyodok-nyodokkan kontolnya.Perwira itu keenakan, sampai pejuhnya muncrat keluar dan menceceri ketiak Yatin yang klimis tidak berambut atau melumuri pahanya!

LECUTAN CEMETI OBAT MUJARAB

Sekali-sekali,para perwira itu membawa anggota-nya yang berpangkat Prajurit Dua untuk membantu Yatin di mess. Tentu saja Prajurit Dua itu juga dijadikan "mainan" kami para Perwira.

Ada saja Prajurit Dua yang "dibawa" para perwira itu yang tampak risih kemalu-maluan atau "malu-malu kucing" waktu dipaksa harus telanjang bulat di mess.Prajurit Dua seperti itu harus "diobati" atau "dihilangkan" rasa malunya dengan beberapa lecutan cemeti yang KERAS.Sampai kulit punggung, kulit bokong dan kulit pahanya lecet berdarah.

Setelah dicambuk,langsung rasa malu Prajurit Dua itu hilang-lenyap dibawa mengalir oleh darah segar yang keluar dari luka lecet akibat dihajar dengan pecut!

Untuk membuktikan bahwa rasa malunya benar-benar sudah hilang, Prada itu dipaksa melakukan onani di hadapan kami semua.Kalau Prada itu tidak bisa ngaceng karena masih stress dan malu-malu kucing maka dia diancam pahanya akan ditempeli dengan besi panas. Diancam begitu, biasanya Prada itu jadi amat ketakutan.Ada Prada yang karena sangat takut waktu besi panas didekatkan ke pahanya,dia spontan memuncratkan pejuhnya! Tentu saja kami para perwira yang hadir jadi tergelak melihat kejadian sadis itu! [Memang umum terjadi cowok yang sangat ketakutan, secara spontan pejuhnya muncrat keluar tak terkendali!].

MENGGUNTING SISA KULUP

Pernah ada Prajurit Dua yang sudah sunat tapi kurang sempurna sunatnya.Dia disunat waktu kecil oleh dukun dan yang dipotong hanya kulup bagian atas [dorsum-cisio]. Bagian frenulum atau kulup bagian sebelah bawah masih ada. Terkesan kontol Prajurit Dua itu ada bagian "dagu"-nya atau ada "jenggot"-nya.

Maka segera saja kami panggil petugas kesehatan kesatuan dan menyuruhnya menggunting sisa kulup itu tanpa anestesi. Tentu saja Prajurit Dua itu menggeliat dan menggelinjang kesakitan waktu sisa kulupnya digunting pelan-pelan tanpa pemati rasa. Tubuhnya yang atletis ketat berotot akibat latihan intens itu bercucuran keringat karena amat kesakitan dan tampak berkilat-kilat. Wajah-nya yang tampan menunjukkan rona wajah teramat kesakitan. Tapi dia tetap sadar, tidak pingsan!

Selesai disunat ulang Prajurit Dua [yang namanya Biantoro itu] kami suruh berbaring terlentang telanjang bulat dilantai yang dingin tanpa alas. Kami katakan, rasa dingin lantai akan mengurangi rasa nyeri di kontolnya akibat disunat itu!

ANTICLIMAX

Dengan cara hidup dan gaya hidup yang jantan dan dengan permainan-permainan yang mengasyikkan dan militeristik seperti itu,tidak mengherankan jika aku teramat menikmati tinggal di Mess Perwira sialan itu!

[TA'I]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Tommy Rinaldo Vito

This true story took place in the City of Batam, a city across Singapore which is separated by the Strait of Philips. This is about Alex - a handsome and muscular guy who works as private body-guard and his client Steve, a good looking, well built body,rich and young Eurasian business-man. Alex is 165 cm - 70 Kg, in his 27 and Steve is in his 30 years of age with almost the same size as Alex.... read more

Tokoh Alex adalah tokoh nyata. Ada orangnya dan sekarang masih hidup. Kisah-kisah tentang Alex adalah kisah nyata. Aku [Tommy Tjokro] adalah teman Alex.Kami adalah sahabat dekat. Karena itu Alex tidak ragu curhat kepadaku tentang apa saja.Tentang hidupnya, baik yang susah dan senang.Tentang pengalamannya jadi body-guard, mengawal macam-macam orang. Tentang kecenderungannya dan orientasi... read more

Although Alex was very busy guarding Steve and acted as his sexual partner, however Alex still had chances to experiment sexual encounter with others. Steve was doing business in the City of Batam - a neighbour city of Singapore. While sitting in the hotel lobby and guarding Steve - who was having a business meeting - Alex met Joko. Alex had been hired as a body-guard by Steve. Alex worked... read more

Before joining the Security Agency, Alex was with Abdul [Abdul Rahman Rasyid].Abdul was a rich gay man who had various kinds of businesses - which included operating gay bars.Gay bar actually was not common in Indonesia, although a couple of bars in Jakarta was once considered as gay bars. Because gays used to frequent the bars. Alex was once a security officer in Abdul owned gay bars.... read more

Alex was a good boy. His "mistake" was that he was such a good looking guy with beautiful body and a big cock. These provoked his martial art coach to always found reasons to punish him in order "to discipline" him. Meanwhile, Ab [his martial art coach] had always good reasons to inflict severe punishments upon him - for just minor infractions.But these punishments had made Alex a real man! ... read more

The Malay Dilema is the book written by Mahathir Mohammad. I have never read the book, nor have I seen it. But once I have to face the dilema to choose between two handsome and muscular Malay guys. Berkeliling dan berwisata di rantau ini adalah suatu pengalaman yang menggetarkan jiwaku yang kotor dan doyan sejenis ini.Di Nusantara ini ada beberapa negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei... read more

Accompanying Steve in a tour in the Peninsular Malaysia was really very enjoyable for my body and soul.Steve was such a passionate, homosexual and hypersexual guy.Everynight he asked me to be allowed to suck my cock and eat my cum.Luckily I am use to have abundant sperm in my balls,which was enough to cum twice or thrice daily without feeling weak! He asked me also to masturbate his huge... read more

Bang Abdulrahman Rasyid adalah seorang olahraga-wan. Dalam usianya yang baru 35 tahun dia sudah menyandang berbagai gelar kejuaraan dan berbagai kualifikasi ilmu beladiri. Meskipun mempunyai ijazah doktor tehnik kimia dari luar negeri [Jerman] tapi kecintaannya pada ilmu bela diri menyebabkan dia lebih memilih untuk mengembangkan ilmu bela diri dari pada menerapkan keahliannya di bidang... read more

It is very common that the side-walk in Jakarta is used by the vendors to make their living. So, most of the time people cannot walk on the side-walk because it is occupied by newspaper, fruit, food vendors or even street restaurants. After the economic crisis started in 1997, this has become worse and worse. I have always been interested in watching the street restaurants start their... read more

Bogor is a cool and beautiful city located about 60 km from Jakarta. During the Dutch Colonial Administration time - it was called Buitenzorg. It was then the second seat of the colonial government - after Batavia [now Jakarta] since the Governor General of the Dutch Indies lived in Bogor Palace. The incident told in this story took place in a camp located at the surrounding of Bogor. The... read more



Efforts of the government to stop the practice of brutality, sexual assault, torture and violence in STPDN has come to a complete failure. STPDN is a school run by the government for bureaucrats at the Local Governments. But, "Tradition cannot be stopped" said one of STPDN students,"We enjoy S/M in our school". 1. Lobang Pantat Praja Muda Usaha untuk mengakhiri kebejatan di STPDN gagal... read more

Telanjang bulat semua. Demikianlah kondisi para calon parjurit taruna (capratar)ini waktu mereka sedang "dijajakan" oleh para taruna senior untuk disewakan. Yang boleh menyewa adalah para taruna senior dan para perwira efektif alias perwira aktif. Perbudakan sementara ini merupakan "tradisi" di Akmil (Akademi Militer). Para capratar ini adalah pemuda-pemuda yang baru saja diterima atau... read more

The harsh whipping on naked bodies is one of the barbaric methods used in the boot camp.The whips are liberally used to maintain discipline of the recruits. Proding the recruit naked bodies with hot irons and giving electroshocks to their genital, ass hole, armpit are also very commonly done. The muscular instructors seems to have no mercy at all. Kami tiba di "Kawah Candradimuka" [yaitu... read more

The new recruits had never imagined that being members of the armed forces meant they are bound by a contract for miserable torture. They were just aware of it when the boot camp was started and when suddenly they found they were stripped naked and tortured! As new recruits they had to be naked almost all the time. It was meant to make them aware that they were men and to make them... read more

Slavery is still very much exist in the world. Bounded labour, indenture labour, child labour, you name it! All of them are forms of modern slavery.Even the real slavery- just like being practiced in the eighteen century - is still in existence today. What I had endured is just the worst part of my life i.e. when I was enslaved! I was enslaved mentally,physically,and sexually! I was also stripped... read more

Film Indonesia nyaris punah,kalau saja tidak ada produsen yang berani memulai produksi film untuk layar lebar seperti: "Cau Bau Kan" dan "Arisan". Seberapa jauh investasi yang dikeluarkan untuk kedua film tersebut? Apakah sebanding dengan film berjudul "Tora!Tora!Tora!" tentang serangan Angkatan Udara Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii - tidak jelas. Film "Arisan" terasa amat indah karena di... read more

Jeffri masih tergantung di tiang pencambukan. Tubuhnya yang telanjang bulat,putih,atletis dan ketat berotot itu penuh bilur, lembam dan lecet berdarah. Ia baru saja mewakili teman-temannya satu angkatan menerima "Lecutan Pertama". Kedua lengannya terangkat ke atas dan bergantung pada rantai besi yang mencekal borgol di masing-masing pergelangan tangannya.Kakinya mengangkang dan masing-masing... read more

Nafsu menjadi budak seakan tertanam dalam otakku sejak lahir. Keinginan jadi budak seorang lelaki muncul saja tiba-tiba dalam diriku yang kemudian makin lama meningkat, makin kental dalam diriku. Tidak ada yang lebih nikmat selain menjadi budak Tommy Tjokro dan Abdul Rahman Rasyid.Kedua cowok itu ganteng tapi sadiss(!)-nya bukan main!Tommy maupun bang Abdul,keduanya ahli mengayun pecut! ... read more

BUKAN KHAYALAN SEMATA Ada yang mengira penulis cerita sialan ta'i ini berkhayal atau berfantasi. Padahal, ini adalah kisah nyata yang senyata-nyatanya - seperti ta'i di lobang kakus - nyata dan bau ta'i (!) dan apa adanya! Nyata! Seperti halnya seorang pemuda remaja yang barusan mimpi basah. Mula-mula terasa kancutnya basah sewaktu dia terbangun. Ketika dilihat, ter-nyata memang... read more

PERJUMPAAN PERTAMA Aku berjumpa di kantor dengan Yopi ketika dia melamar pekerjaan.Umurnya 18 tahun dengan ijazah SMA.Aku ingin menerima Yopi bekerja di kantorku, pertama:karena Yopi cowok ganteng,tegap atletis dan yang kedua:karena aku ingin menolong dia. Jadi memang nafsu sudah mengatasi niat baikku. Sebetulnya aku bisa saja menerima dia bekerja di kantorku, sebab aku orang... read more



MENGHAJAR PRAJURIT Rudiyanto [Rudy] adalah anak buahku di batalyon. Umurnya 18 tahun. Dia tamatan SMU dan lazimnya tamatan SMU melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi tekanan ekonomi mengharuskan dia memilih jalan lain.Dia berpangkat Prada[Prajurit Dua].Jadi,ijazah yang dipunyai jauh lebih tinggi dari yang seharusnya menjadi persyaratan seorang tamtama. Sejak pertama aku jumpa... read more

PECUT, CAMBUK, DAN CEMETI Sewaktu masih taruna senior dan setelah aku jadi pelatih taruna di Akmil,cemeti,pecut atau cambuk adalah alat favoritku untuk mendisiplin pemuda-pemuda yang sedang dibentuk untuk jadi militer sejati.Betapa indah dan nikmatnya melihat pemuda remaja yang tengah menanjak dewasa itu telanjang dada atau telanjang bulat, tampak menggelinjang, kaget kesakitan saat lecutan... read more

TAHANAN YANG TAMPAN, BEROTOT KETAT Tahanan itu berpangkat bintara [sersan]. Tubuhya tinggi besar,atletis dan berotot ketat.Tidak ada segumpal lemak pun yang tampak di tubuhnya yang saat itu sedang telanjang bulat tidak berpenutup selembar benang pun.Tidak jelas apa kesalahannya atau pasal apa dari hukum militer yang dilanggar-nya. Bisa jadi dia tidak bersalah. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia... read more

MAGANG Apprenticeship atau "magang" adalah suatu proses dimana seseorang belajar atau berlatih untuk mampu bekerja dalam profesi tertentu. Misalnya, untuk menjadi pandai besi maka seseorang bekerja dan belajar pada seorang pandai besi senior.Pada saatnya kelak si pemagang dapat berdiri sendiri dan bekerja sebagai pandai besi profesional. Pada waktu aku jadi Capratar [Calon Prajurit... read more

Siapapun pasti akan malu jika harus melepas baju dan celananya di depan orang banyak, meskipun di depan sesama jenis.Itulah perasaan yang aku rasa-kan sewaktu jadi "new recruit",yaitu waktu untuk pertama kalinya masuk kampus kawah Candradimuka sebagai kadet baru yang disebut : calon prajurit taruna [Capratar]. Candradimuka adalah suatu kampus akademi militer di suatu negara di dunia.... read more

ANAK TUNGGAL Meskipun anak tunggal,tetapi aku bukan tipe anak yang manja.Entah karena kedua orangtuaku pandai mendidik anak ataukah aku memang anak baik. Dari segi kelaki-lakian dan kontol, aku disunat sejak kecil.Jadi aku tak pernah melihat kulupku sendiri seumur hidup. Kata teman-temanku yang pernah mandi bareng dengan aku, kontolku besar. Mungkin sama besar dengan kontol Ricardo... read more

PROFESI SADO-MASOCHIST Aku amat menikmati profesiku sebagai militer! Suatu profesi yang dasarnya adalah membunuh atau dibunuh.Profesi yang jadi jiwa,raga,sukmaku dan jadi panggilan nafsu sex sejenis serta dorongan sado-masochist-ku. Aku juga bersyukur bahwa aku terlahir jadi laki-laki jantan yang kuat fisik dan mental sehingga cocok jadi anggota militer. Tidak heran jika aku bisa survive... read more

Pecut itu aku ayun-putarkan ke atas dan ujungnya aku lecutkan ke bagian bawah perut prajurit yang telanjang bulat itu, tepat di bagian pertumbuhan jembutnya : Whetttt!Cettarr! Suara dengung pecut itu segera diikuti dengan suara ujung pecut yang beradu dengan kulit yang ditumbuhi jembut sang prajurit:Cettarr! bagaikan bunyi letusan pistol dan..: AAAAGH!, si prajurit menjerit tertahan, amat... read more

PENGANTAR Siapa yang tak suka menyiksa? Bohong besar kalau ada yang mengatakan dirinya tidak suka menyiksa! Nyatanya kalau ada maling tertangkap di jalan, pasti akan berebutan orang datang untuk ramai-ramai menghajar maling sialan itu. Terlepas dari apakah yang dihajar itu benar-benar maling atau bukan! Bahkan ada maling yang sekalian disiram bensin badannya lalu dibakar hidup-hidup sampai... read more

LETNAN BENNY Letnan Benny adalah salah seorang perwira yang bertugas sebagai mentor. Mentor atau pembimbing bertindak untuk mempersiapkan para pemuda sipil yang segera akan dimiliterkan [militerisasi]. Karena itu pada waktu-waktu tertentu ia harus bertugas di kawah Candradimuka - suatu kampus akademi militer, dimana pemuda-pemuda dibentuk jadi militer sejati.Tentu saja dengan penyiksaan... read more



Page 1 of 4

   1 2 3 4